1 / 18

Assalamualaikum Wr . Wb

Assalamualaikum Wr . Wb. Psikologi Agama. Agama dan teori-teori Psikologi yang Pro. William James. Agama sebagai jalan menuju keunggulan manusia.

schuyler
Download Presentation

Assalamualaikum Wr . Wb

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. AssalamualaikumWr. Wb Psikologi Agama

  2. Agama danteori-teoriPsikologi yang Pro

  3. William James

  4. Agama sebagaijalanmenujukeunggulanmanusia William jamesbolehdisebutsebagaibapakpsikologi agama. James berpendapatbahwa agama mempunyaiperanansentraldalammenentukanperilakumanusia. Doronganberagamapadamanusia paling tidaksamamenariknyadengandorongan-doronganlainnya. Padaawalkuliahnyatentangpengalamanreligius James menolaksetiappenjelasan agama yang iasebutsebagai “MaterialismeMedis”. Para ilmuanmenerangkanbahwapengalamanhidupkita yang lebihtinggiituadalahpengalaman “hanyasekedar”. Agama sekedarproyeksidanketakutanmasakecil.

  5. Karenaitu, James menolakmencariasal-usul agama yang patologisdanmemusatkanperhatiankepadaungkapankeberagamaan agama dalamberbagairagamnya. Kita harusmenilai agama bukandariasal-usulnyamelainkandarihasilnyadalamkehidupanorang-orang yang menjalankanagamanyasecaramendalam. Denganmengutib Al-Kitab, James merumuskankriteriauntukmenilai agama: “Dari buahnya, kamuakankenalmereka, bukandariakarnya”. James tidakmaumembahas agama sepertiorang-orangawam, karena agama merekadiperolehmelaluitangankeduasepertitradisi, imitasi, dankebiasaan.

  6. Dalamkuliahketiga, James menandaisikapberagamasebagaikebudayaanakanadanyakehidupan yang takterlihatdankeinginankitauntukhidupserasidenganketertibanini. Agama dapatmenggairahkansemangathidup, meluaskankepribadian, memperbaharuigayahidupdanmemberikanmaknadankemuliaanbarupadahal-hal yang biasadalamkehidupan. Orang yang beragamaakanmencapaiperasaantenteramdandamai. Cintamendasariseluruhhubunganinterpesonalnya. Tanpamengabaikan rasa takutatau rasa sedihdalamkehidupanberagama, James lebihbanyakmelihat agama sebagaisumberkebahagiaan.

  7. Kebahagiaanagama menurut James, ditandaidenganhilanganyaupayauntukmelarikandiri. Sikap agama selalumengandungpengorbanan. Padaakhirnya, kebergantunganpadaalamsemestabersifatmutlak. Manusiatidakpunyapilihankecualiberkorbandanpasrahdengancaraapapun. Anjuranpositifuntukberserahdiridanberkorbantampakterjadipadakehidupanberagamasehingga “mempermudahdanmeringankanapasaja yang niscayaterjadi.

  8. MenurutJames, perdebatanantarasainsdan agama itusia-sia, dankesi-siaaninitersebarsecaramerata. “persetandengan yang mutlak!" iaseringmengutukdalamkuliahnya. Materialismeilmiahtakberhakuntukmengklaimkebenaranmutlak, karenaketikaiamenelitiduniadenganmetode yang seharusnyaobjektif, iamelupakanfaktabahwapenelitianitudilakukanolehentitas yang sungguhsubjektifolehseorangmanusia.

  9. C.G Jung

  10. Agama sebagaijalanmenujukeutuhan

  11. Jung mendefinisikan agama sebagaiketerkaitanantaraprosespsikistaksadar yang punyakehidupantersendiri. Agama menurut Jung, adalahketergantungandankepasrahankepadafaktapengalaman yang erosional. Agama adalah “pertimbangandanpengamatan yang cermatpadafaktordinamis, yang adalah “kekuasaan”, padatenaga-tenagataksadar, danpada symbol-simbol yang mengungkapakankehidupantenaga-tenagaini, pada yang batiniahyakni “gerakandinamis” diluarkesadarandiubahkarenaberhubungandengan yang batiniah

  12. Sejakpencerahan agama telahdikonstruksisecararasionalsebagaisistemfilsafat yang “dicetak” dalamotak. OrangberanggapanbahwapernahadaseseorangmenciptakanTuhandanberbagaidokma agama. Karenadiamemilikikekuasaanmempengaruhi yang sangatbesar, yang meyakinkanorang-orangdisekitardiatentangcitrarealitas yang memuaskankeinginan. Jung menentangpandanganinidenganberdalihbahwabukanlahkepala yang menciptakansimbol-simbol agama melainkanhati, daerahtaksadar psyche karenaitulahmengapasimbol-simbolini, yang seluruhnyamisteribagikesadaran, datangkepadakitasebagai “wahyu” atau revelation.

  13. KhutbahTologiskata Jung adalahmetologemserangkaiancitraarketipal yang memberikan “gambaran yang agaktepattentangtransendensi yang takterbayangkan”. Jung berkatabahwasetiapajaran agama munculpadasatusisiatasdasarpengalaman yang batiniahdanpadasisi yang lain atasdasarkepercayaanpadapenglamanitudanperubahan yang ditimbulkannya.

  14. AnalasisdanKesimpulandaripertanyaan

  15. Wiiliam James Agama dianggapsebagaipantologis, ilusidanketakutanmasakecil. • Agama sebagaiPantologismaksudnya agama itujustrusumberpenyakit, ituakanmerong-rongkondisimanusia, hanyabayangan yang tidaknyata, tidakjelas, tidakadakenyataanya. • Agama sebagaiilusiketakutanmasakecil. Ilusimerupakansuatubayangan yang belumtentukebenaranya.

  16. Menurut James, Perdebatanantara agama dansainsitusia-sia, karena • Agama memandangsainsituarogan, tidakmengakuiadanyatuhanorangsainsitudibuktikansecaraempiris(eksperimen), • Sainsmemandang agama ituhanyamitos, ritual-ritual yang sengajadibuat.

  17. C.G Jung Agama sebagaijalanmenujukeutuhandanmanusiamenjadiseutuhnya. Agama telahdikontruksikansecararasionalsebagaisistemfilsafat yang dicetakdalamotak, maksudyaawalmulaorangpunya agama karenaseseorangmempunyaititikkepasrahan yang semuanyaitutidakbisadifikirolehakal. Wahyumenurutjungadalahilhamdarimimpidanbersifatirasional.

  18. Terimakasih WassalamualaikumWr. Wb

More Related