1 / 14

Assalamualaikum Wr . Wb

Assalamualaikum Wr . Wb. Mengidentifikasi Kasus-kasus Upaya Bela Negara yang Dapat Dilakukan Untuk Menanggulangi Kasus yang Berhubungan dengan Pertahanan dan Keamanan. Disusun Oleh :. Linda Amalia S (11) Rifka Wahyuningtyas (23) Salma Zulfa Nadhiroh (26) Yuliana Nurlaili (32)

ilana
Download Presentation

Assalamualaikum Wr . Wb

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. AssalamualaikumWr. Wb

  2. Mengidentifikasi Kasus-kasus Upaya Bela Negara yang Dapat Dilakukan Untuk Menanggulangi Kasus yang Berhubungan dengan Pertahanan dan Keamanan

  3. DisusunOleh : • Linda AmaliaS (11) • RifkaWahyuningtyas (23) • SalmaZulfaNadhiroh (26) • YulianaNurlaili (32) Kelas : IX B

  4. KASUS AMBALAT

  5. KasusAmbalat • Konsesi minyak oleh Malaysia di wilayah Indonesia Pada 16 Februari 2005 Pemerintah Indonesia telah memprotes pemberian konsesi (izin untuk membuka tambang,manebang hutan,dsb) minyak oleh Pemerintah Malaysia melalui perusahaan minyak Petronas kepada Shell, perusahaan minyak Belanda di Ambalat, Laut Sulawesi (wilayah Indonesia). Berita tersebut diklarifikasi oleh Departemen Luar Negeri RI (Deplu) melalui siaran pers tanggal 25 Februari 2005, yang kemudian menimbulkan reaksi keras dari berbagai lapisan masyarakat Indonesia.

  6. Suatu kejutan spontanitas kemudian terjadi di mana-mana. Tanpa menunggu komando, masyarakat di berbagai kota berdemonstrasi dan menghimpun sukarelawan untuk menghadapi Malaysia. Kemarahan tersebut dipicu oleh berbagai perasaan kecewa terhadap sikap Malaysia antara lain dalam masalah TKI dan terlepasnya pulau Sipadan – Ligitan dari kekuasaan RI bulan Desember 2002.

  7. B. Penyebab Kasus Ambalat Perusahaan minyak Royal Dutch Shell didugamemakai data migas Blok Ambalatdanmenyalahiundang-undang Indonesia yang melarangmenggunakan data kakayaanmigas Indonesia diluarnegeri. • Melanggar UU Indonesia Memangtitikawalnyadipicudiserahkannya Blok Ambalatpada Shell olehPetronas. Dan Shell yang tadinyaperusahaanminyak yang memperolehkonsesidari Indonesia untuk Blok Ambalat,denganbegituentengmasuklagikebloksamalewat Malaysia, setelahmeninggalkan Blok Ambalatlaludiserahkanpada ENI, perusahaan Italia.

  8. Kecurigaan [Shell mencuri data] ituberalasan.Sebenarnyabukanmencuri, karenawaktumenggarapdanmemperolehkonsesidari Indonesia untuk Blok Ambalat, Shellsudahmelakukaneksplorasi, pengeborandanseterusnyadiwilayahitu.Sehinggamerekasudahmendapatkan data geologiuntukkawasanAmbalatini.Akantetapi Shellmeninggalkan Blok Ambalatsetelahmemiliki data-data itu.

  9. SekarangShell kembali masukkebloksamamelaluijalur Malaysia. Maka adakecurigaan, data yang merekaperolehitumerekabukakepihak Malaysia. Nah, kalauiniterjadi, jelaskurangbaguskarenainidapatdikategorikanmelanggarketentuanhukum Indonesia. Dimanaditentukan data kekayaanmigas Indonesia dibukadipihak yang tidakberhak. Dalamhalini Malaysia atauPetronas.Lebih-lebihdi Indonesia adaundang-undangnya yang melarang data geologi Indonesia dibawakeluarnegeri.

  10. Inimenyalahiundang-undang.Danjugasecaraetikabisnisinijugatidakelok. Shell meninggalkan Blok Ambalatlalumasuklewatpintu Malaysia keblokyang sama. Kalaudiaberminatuntukblokyang sama,karenaternyataprospekmigasdisanaternyatacukupbesar,diabisamasuk Blok Ambalatlewat Indonesia lagi. Diabisa compete (bersaing) dengan yang lain,termasuk Unocal untuk Blok East Ambalat.

  11. C. Solusi Kasus Ambalat • Penyelesaian kasus Ambalat yang melibatkan pemerintah Indonesia dengan Malaysia harus dilakukan secara beradab, bukan dengan menggunakan cara emosional. Diantaranya adalah dengan melakukan dialog atau diplomasi antara kedua negara guna mencari titik temu dari akar permasalahan yang ada. Jika ditanggapi secara emosional maka kasus ini tidak akan selesai.

  12. Seharusnya pemerintah cepat tanggap dengan apa yang terjadi di perairan Ambalat. Masuknya kapal-kapal Malaysia ke Ambalat merupakan lemahnya pengawasan pemerintah terhadap pulau-pulau terluar. • Meningkatkan perhatian terhadap pulau-pulau terluar. Karena pulau terluar memendam beberapa potensi sumber daya alam yang menjadi incaran negara lain.

  13. Pemerintah secepat mungkin membangun serta mempatenkan pulau Ambalat sebagai salah satu bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan demikian negara lain termasuk Malaysia tidak akan mengusik keberadaannya. Saat ini pemerintah hanya mengklaim jika Ambalat adalah bagian dari NKRI. Namun pemerintah tidak melakukan pembangunan (tugu perbatasan) untuk warga Ambalat dan hanya membangun sebuah mercusuar saja.

  14. Sekian&WassalamualaikumWr.Wb

More Related