1 / 26

PSIKOLOGI PENDIDIKAN TEORI BELAJAR

PSIKOLOGI PENDIDIKAN TEORI BELAJAR. Dosen Febriyanto. Teori BELAJAR. 4 Mazhab Utama. Sosial. Humanis. Behavioris. Kognitif. Pavlov Thorndike Skinner. Gagne Bruner Ausubel. Bandura. Rogers. Teori BELAJAR. Memandang individu hanya dari sisi fenomena jasmaniah,

armina
Download Presentation

PSIKOLOGI PENDIDIKAN TEORI BELAJAR

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PSIKOLOGI PENDIDIKANTEORI BELAJAR Dosen Febriyanto

  2. Teori BELAJAR 4 MazhabUtama Sosial Humanis Behavioris Kognitif Pavlov Thorndike Skinner Gagne Bruner Ausubel Bandura. Rogers

  3. Teori BELAJAR Memandang individu hanya dari sisi fenomena jasmaniah, dan mengabaikan aspek mental, tidak mengakui adanya kecerdasan, bakat, minat, dan perasaan individu dalam suatu belajar. Pavlov Thorndike Skinner Behavioris

  4. Teori Belajar Behaviorisme (Tingkah Laku) • Belajar : Perubahan tingkah laku • PBM : • Kritik : m Proses belajar yang kompleks tidak terjelaskan • m Asumsi “stimulus-respon” terlalu • sederhana Penguatan Stimulus Proses Respon Penguatan Kembali ke TEORI BELAJAR

  5. Contoh Aplikasi Teori Behaviorisme 1. Menentukan tujuan-tujuan instruksional 2. Menganalisis lingkungan kelas yang ada saat ini termasuk mengidentifikasi “entry behavior” mahasiswa (pengetahuan awal mahasiswa) 3. Menentukan materi pelajaran (pokok bahasan, topik dan sebagainya) 4. Memecah materi pelajaran menjadi bagian kecil-kecil (sub pokok bahasan, sub topik, dsb) 5. Menyajikan materi pelajaran 6. Memberikan stimulus yang mungkin berupa: • pertanyaan • tes • latihan • tugas-tugas

  6. Contoh Aplikasi Teori Behaviorisme 7. Mengamati dan mengkaji respons yang diberikan 8. Memberikan penguatan/reinforcement (mungkin penguatan positif ataupun penguatan negatif) 9. Memberikan stimulus baru 10. Mengamati dan mengkaji respons yang diberikan (mengevaluasi hasil belajar) 11. Memberikan penguatan 12. dan seterusnya

  7. Untuk meningkatkan kemampuan berfikir siswa, dan membantu siswa menjadi pembelajar yang sukses, maka pengajar yang menganut paham Kognitivisme banyak melibatkan siswa dalam kegiatan dimana faktor motivasi, kemampuan problem solving, strategi belajar, memory retention skill sering ditekankan. Teori Belajar Kognitif

  8. A B C D Kognitivisme • Belajar : Perubahan persepsi/pemahaman • PBM : A, B, C, D Struktur kognitif mahasiswa Kembali ke TEORI BELAJAR

  9. Contoh Aplikasi Teori Kognitivisme 1. Menentukan tujuan-tujuan instruksional 2. Mengukur kesiapan mahasiswa (minat, kemampuan, struktur kognitif), baik melalui tes awal, interview, review, pertanyaan, dan lain-lain 3. Memilih materi pelajaran dan mengaturnya dalam bentuk penyajian konsep-konsep kunci 4. Mengidentifikasi prinsip-prinsip yang harus dikuasai mahasiswa dari materi tersebut 5. Menyajikan suatu pandangan secara menyeluruh tentang apa yang harus dipelajari

  10. Contoh Aplikasi Teori Kognitivisme 6. Membuat dan menggunakan “advance organizer”, paling tidak dengan cara membuat rangkuman terhadap materi yang baru saja diberikan, dilengkapi dengan uraian singkat yang menunjukkan relevansi (keterkaitan) materi yang sudah diberikan itu dengan materi baru yang akan diberikan. 7. Mengajar mahasiswa memahami konsep-konsep dan prinsip-prinsip yang sudah ditentukan, dengan memberi fokus pada hubungan yang terjalin antara konsep-konsep yang ada 8. Mengevaluasi proses dan hasil belajar

  11. Teori BELAJAR • Jenis model dalam • Tingkah laku kanak-kanak adalah dipelajari melalui • peniruan atau pemodelan. • Orang diperhatikan sebagai model. • Proses pembelajaran melalui pemerhatian tingkah • laku model sebagai permodelan (modelling). Sosial Bandura.

  12. Teori Pembelajaran Sosial • Teori Pemodelan : Bandura • Tingkah laku kanak-kanak adalah dipelajari melalui peniruan atau pemodelan. • Orang diperhatikan sebagai model. • Proses pembelajaran melalui pemerhatian tingkah laku model sebagai permodelan (modelling).

  13. Teori Pembelajaran Sosial • Teori Pemodelan : Bandura • 4 unsur utama • Perhatian (attentian) • Mengingat (retention) • Reproduksi (reproduction) • Peneguhan/Motivasi (reinforcement/motivation)

  14. Teori Belajar Humanistik Diharapkan siswa memahami potensi diri , mengembangkan potensi dirinya secara positif dan meminimalkan potensi diri yang bersifat negatif dan tujuan pembelajaran lebih kepada proses belajarnya daripada hasil belajar.

  15. Humanistik • Belajar : Memanusiakan Manusia • PBM : Ilmu Pengetahuan Pengalaman • Kritik : Lebih dekat ke filsafat daripada • pendidikan. • Lebih menekankan pada deskriptif dari • pada preskriptif Kembali ke TEORI BELAJAR

  16. Mazhab Humanis • Fitrah manusia – mulia dan baik • Individu akan tumbuh secara semula jadi jika persekitarannya sesuai. • Oleh itu – guru perlu mengikut keperluan pelajar, membantu mereka mempelajari ilmu pengetahuan yang bermakna. • Sekolah harus mengutamakan pendidikan afektif berasaskan ilmu pengetahuan. • Pembelajaran manusia bergantung kepada emosi dan perasaannya.

  17. Mazhab Humanis • Setiap individu adalah berbeza, dan mempunyai cara belajar yang berbeza. • Strategi p&p hendaklah mengikut kehendak dan perkembangan emosi pelajar. • Ahli mazhab : Carl Rogers dan Maslow. • Setiap individu mempunyai potensi dan keinginan untuk mencapai kecermelangan kendiri. • Guru hendaklah menjaga kendiri pelajar dan memberi bimbingan supaya potensi mereka dpt dikembangkan.

  18. Ciri-ciri Khusus Mazhab Humanis • Pengalaman dan psikologi manusia berlainan dgn haiwan. • Kajian tema akur dengan kehirupan manusia yg bermakna. • Kajian tingkah laku manusia merangkumi proses dalaman yang subjektif serta tingkah laku luaran. • Kajian berdasarkan teori psikologi dan psikologi gunaan, • Pertimbangan asas- perbezaan individu. • Sumbangan mazhab – kehidupan manusia yg bermakna dan sejahtera.

  19. Hiraki Keperluan Maslow Aktualisasi Sendiri Estetik Kognitif 10% Penghargaan Sendiri 40% 50% Kasih Sayang 70% Keselamatan 80% Fisiologi

  20. Teori Keperluan Maslow • Pembelajaran berkesan bergantung kepada motif pelajaran sendiri. • Motivasi intrinsik merupakan penggerak asas bagi manusia mencapai kejayaan. • Keperluan = kehendak manusia untuk mensempurnakan keadaan kekurangan, gangguan dan ketidak seimbangan dalam diri

  21. Konsep Asas Teori Keperluan Maslow • Keperluan manusia : • Keperluan fisiologi – asas (makanan, minuman, oksigen, kepuasan deria, tidur, rehat ) • Keperluan psikologi – keperluan sekunder (lahir dari perhubungan dan interaksi antara orang dan persekitaran – keselamatan, kasih sayang, sempurna kendiri dll.)

  22. Teori Keperluan Maslow • Motivasi Intrinsik – kuasa dalaman yg berada dalam perkembangan fisiologikal dan psikologikal manusia. • Kuasa dalaman ini mendorong manusia mengejar kecermelangan. • Perkaitan antara motivasi dengan hiraki keperluan – apabila individu mendapat kepuasan dlm sesuatu hiraki, keperluan kepada hiraki yg lebih tinggi berlaku secara semula jadi.

  23. Teori Keperluan Maslow • Ciri individu yang mencapai ke peringkat tinggi: • Boleh memahami hakikat sebenar. • Mempunyai pemikiran tersendiri. • Boleh menerima diri, orang lain dan alam semula jadi. • Boleh mengikut aliran masa tetapi tidak kehilangan identiti sendiri. • Mempunyai falsafah hidup dan moral sendiri. • Mempunyai minat meluas terhadap pelbagai aktiviti sosial

  24. Teori Keperluan Maslow • Ciri individu yang mencapai ke peringkat tinggi: • Mempunyai kawan karib dan suka menolong orang • Mengamalkan demokrasi dan mempunyai sifat berjenaka. • Boleh menanggung konflik di antara perasaan kegembiraan dengan kepahitan.

  25. Contoh Aplikasi Teori Humanistik 1. Menentukan tujuan-tujuan instruksional 2. Menentukan materi pelajaran 3. Mengidentifikasi “entry behavior” mahasiswa 4. Mengidentifikasi topik-topik yang memungkinkan mahasiswa mempelajarinya secara aktif (mengalami) Mendesain wahana (lingkungan, media, fasilitas, dsb) yang akan digunakan mahasiswa untuk belajar 6. Membimbing mahasiswa belajar secara aktif 7. Membimbing mahasiswa memahami hakikat makna dari pengalaman belajar mereka 8. Membimbing mahasiswa membuat konseptualisasi pengalaman tersebut 9. Membimbing mahasiswa sampai mereka mampu mengaplikasikan konsep-konsep baru ke situasi yang baru 10. Mengevaluasi proses dan hasil belajar-mengajar

  26. Teori belajar dan Implikasinya dalam praktek Pembelajaran di sekolah dan Perguruan Tinggi Manfaat dari beberapa teori belajar adalah :1. Membantu guru atau dosen untuk memahami bagaimana peserta didik belajar,2. Membimbing guru atau dosen untuk merancang dan merencanakan proses pembelajaran,3. Memandu guru atau dosen untuk mengelola kelas,4. Membantu guru untuk mengevaluasi proses, perilaku guru sendiri serta hasil belajar siswa yang telah dicapai,6. Membantu proses belajar lebih efektif, efisien dan produktif,7. Membantu guru atau dosen dalam memberikan dukungan dan bantuan kepada peserta didik sehingga dapat mencapai hasil prestasi yang maksimal.

More Related