1 / 15

PERIKATAN/PERJANJIAN

PERIKATAN/PERJANJIAN. Created by Sabrina. AZ., S.H. PENGERTIAN  Perikatan ( verbintenis ) adalah suatu hubungan hukum (mengenai harta benda) antara dua orang,yg memberi hak pada yang satu utk menuntut brg sesuatu dari yg lainnya, sedangkan orang yg ini diwajibkan memenuhi tuntutan itu.

zarola
Download Presentation

PERIKATAN/PERJANJIAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PERIKATAN/PERJANJIAN Created by Sabrina. AZ., S.H

  2. PENGERTIAN Perikatan (verbintenis) adalah suatu hubungan hukum (mengenai harta benda) antara dua orang,yg memberi hak pada yang satu utk menuntut brg sesuatu dari yg lainnya, sedangkan orang yg ini diwajibkan memenuhi tuntutan itu. Rumusan Pasal 1313 KUHPerdata: Perjanjian/ kontrak adalah suatu persetujuan dua orang atau lebih yg mengikatkan diri atas suatu yg disepakati. tidak ada ketentuan tentang arti perikatan

  3. 2. LAHIRNYA PERIKATAN • UU (1352 KUHPER) • UU (104 & 625 KUHPER) • UU & PERB MANUSIA (1353 KUHPER) PERB YG MENURUT HUKUM (1354 & 1359) DAN PERBUATAN MELAWAN HUKUM (1365)TUGAS: ISI DARI PASAL 1352, 104,625, 1353,1354,1359 DAN 1365.

  4. 3. SYARAT SAHNYA PERJANJIAN • Syarat subyektif • Sepakat para pihak • Cakap membuat perjanjian Apabila tidak terpenuhi maka perjanjian kemungkinan untuk dibatalkan b. Syarat obyektif • Suatu hal tertentu (terang&jelas) • Suatu sebab yang halal(benda halal)  Apabila cacat maka perjanjian batal demi hukum (nietig)

  5. Asas konsensual dari suatu kontrak adl jk suatu kontrak telah dibuat maka telah mengikat walaupun belum ada bentuk tertulis, kecuali untuk beberapa jenis kontrak yg dipersyaratkan syarat tertulis. Contoh jual beli tanah, perjanjian perdamaian dan kontrak pertanggungan.

  6. 4. ASAS-ASAS PERJANJIAN • ASAS KEBEBASAN BERKONTRAK 1338 KUHPER: semua persetujuan yg dibuat secara sah berlaku sbg uu bagi mereka yang membuatnya tidak bertentangan dg kesusilaan & ketertiban umum • ASAS KONSENSUALISME

  7. ASAS PACTA SUNT SERVANDA janji itu mengikat. Artinya suatu kontrak yg dibuat secara sah oleh para pihak mengikat para pihak sesuai isi kontrak. Kontrak berlaku sbg UU apabila para pihak tdk menuruti isi kontrak maka oleh hkm disediakan ganti rugi atau bahkan pelaksanaan kontrak secara paksa

  8. PRESTASI & WANPRESTASI • PRESTASIpelaksanaan isi kontrak yg telah diperjanjikan menurut tata cara yg telah disepakati bersama bentuknya: memberikan sesuatu, berbuat sesuatu dan tidak berbuat sesuatu. • WANPRESTASIcidera janjitidak dilaksanakannya suatu prestasi atau kewajiban sebagaimana yang telah disepakati bersama sesuai isi perjanjian.

  9. Bentuk wanprestasi tidak memenuhi prestasi, terlambat memenuhi prestasi dan memenuhi prestasi tetapi tidak sempurna. • Penggantian kosten, schaden dan interessen. • Kosten biaya2 yg sungguh2 telah dikeluarkan. • Schaden  kerugian2 yg sungguh2 menimpa harta benda si berpiutang. • Interessen kehilangan keuntungan, yaitu keuntungan yg akan didapat seandainya si berhutang tidak lalai (wintsderving)

  10. JENIS-JENIS PERJANJIAN/PERIKATAN • Perikatan Bersyaratsuatu perikatan yg digantungkan pada suatu kejadian dikemudian hari yang masih belum tentu akan atau tidak terjadi. Perjanjian menggantungkan adanya suatu perikatan pada suatu syarat yg menunda/ mempertanggungkan. • Perikatan yg digantungkan pada suatu ketetapan waktu. Perbedaan dg perikatan bersyarat? Bersyaratsuatu kejadian yg belum tentu atau tidak akan terlaksana , sedangkan yang kedua adalah satu hal yang pasti akan datang.

  11. Perikatan alternatif perikatan dimana terdapat dua atau lebih macam prestasi. • Perikatan tanggung menanggung perikatan dimana beberapa orang bersama-sama sebagai pihak yang berhutang (debitur) berhadapan dg satu orang yg menghutangkan (kreditur) atau sebaliknya. • Perikatan yg dapat dibagi dan yg tidak dapat dibagitergantung pada kemungkinan tidaknya membagi prestasi.

  12. Perikatan dengan penetapan hukuman(strafbeding)digunakan utk mencegah jgn smp debitur dengan mudah saja melalaikan kewajibannya. Di dalam praktekdebitur dikenakan suatu hukuman apabila ia tidak menepati kewajibannya. • Perjanjian sepihak perjanjian yg hny menimbulkan kewajiban satu pihak saja, sedang pada pihak yang lain hanya terjadi hak saja. Co, hibah, penitipan barang Cuma-Cuma.

  13. Perjanjian timbal balik perjanjian yg menimbulkan kewajiban2 dan hak2 kepada kedua pihak dan mempunyai hubungan diantara keduanya. Co; jual beli, sewa menyewa, tukar-menukar. • Perjanjian timbal balik tak sempurnapada dasarnya adalah perjanjian sepihak krn kewajiban pokoknya hanya ada pada satu pihak saja. Tetapi dlm hal2 tertentu dapat timbul kewajiban2 pda pihak lain.

  14. HAPUSNYA PERIKATAN • Pembayaran • Penawaran pembayaran tunai diikuti oleh penyimpanan barang yg hendak dibayarkan itu di suatu tempat • Pembaharuan hutang • Kompensasi atau perhitungan timbal balik • Percampuran hutang • Pembebasan hutang • Hapusnya barang yg dimaksudkan dlm perjanjian • Pembatalan Perjanjian • Akibat berlakunya syarat pembatalan • Lewat waktu

  15. PERKULIAHAN SELASAI • TERIMA KASIH

More Related