PENDIDIKAN PANCASILA 2012/2013 - PowerPoint PPT Presentation

pendidikan pancasila 2012 2013 n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
PENDIDIKAN PANCASILA 2012/2013 PowerPoint Presentation
Download Presentation
PENDIDIKAN PANCASILA 2012/2013

play fullscreen
1 / 102
PENDIDIKAN PANCASILA 2012/2013
907 Views
Download Presentation
mason
Download Presentation

PENDIDIKAN PANCASILA 2012/2013

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. PENDIDIKAN PANCASILA2012/2013 DOSEN DRS. ISMADI,MSI

  2. LANDASAN PENDIDIKAN PANCASILA Landasan Historis Landasan Kultural Landasan Yuridis Landasan Filosofis LANDASAN HISTORIS Secara historis, nilai-nilai Pancasila telah dimiliki dan dilaksanakan oleh bangsa Indonesia sejak dahulu kala. • Pengakuan terhadap adanya Tuhan • Sikap tolong menolong, menghormati • Persatuan dan kesatuan adanya beberapa kerajaan besar (Sriwijaya, Majapahit). • Gotong Royong, musyawarah mufakat. • Mengakui, menghormati hak dan kewajiban

  3. SEJARAH PERADAPAN MANUSIA MEYAKINI ADANYA TUHAN / KEKUATAN TERTINGGI / ROH TERTINGGI (YANG MAHA ESA) -3000 TH SM--Permulaan Agama Hindu---PeradpanlembahIndus.PercyaSatuTuhan Brahma sbgRohtertinggi,MemilikiDewa-Dewa utama1000lebih ,sifatutamanyatrimurti:Brahma,Wisnu,SivaKitabnya Veda-Shruti & Smriti -1800 THSM--Agama YudaismeBapa-bapaBangsa Israel-Musa (Abraham),-percayahayakpdAllah (monothiisme), tidakadadewa, KitabnyaTeNakh(bagianTaurot/hokum(persisperjanjian lama kitap Kristen),Para Nabi/Nevi’im(Yoshua+hakim2+Samuel+Raja2), SastraatauKetuvim.. -500 TH SM---Agama Budhisme,asaldariHinduisme, OrangygmencerahkanSidartaGautama,DewatertinggiBrahma,FilsafatinyaLahir-Hidup-Mati. KitabsuciThrevada-/Tripitaka(tigabakul:VinayaPitaka,SuttaPitaka,AbhimdhammaPitaka; Kitabsuci Mahayana/sabdaBudha,limaaturanmoral,Doa&Meditasi(5 Larangan) 600-500 SM—Kepercayaan;Konfusianisme,Taoisme,Sintoisme,Zoroaster(Majusi)berkembangpesatpada 200-600 M. dikelompokandalam Agama Budhisme. Sedangkan, Kepercayaan Baha’i dalamkelompok Islam. Dll

  4. 0 TH M Agama Kristianitas- DisebarkanolehYesusPercayaKpdAllah— DenganTrinitas-satuAllah tigapribadi(Bapa,Putra,Ruhul Kudus), KiabsuciAlkitab: Perjanjianlama(24dibagi membentuk39 Kitab),&Perjanjianbaru(27Kitab+Injil,Kisah para Rosul+21surat/Epistola) +500 TH M- Agama Islam, PercayakpdAllah (Tuhan Yang MahaEsa),Kitabsucinya Al-Qur’an, dilengkapiAs-Sunah+AlHadis,+RukunIslam,RukunIman, Solat5 waktudlmsatuhari; diwahyukankpdNabi Muhammad, +1500 TH M—Agama Sikisme,Gabungan Agama Hindu dan Islam untukmencarikebenaran, percayakepadaAllah.diajarkanoleh Guru Nanak/10 guru, “ SEMUA AGAMA TERSEBUT DAPAT DISIMPULKAN ditinjaudari: *TEOLOGI--BEDA/SAMA DLM PENGAKUAN ADANYA TUHAN( YANG MAHA ESA) *IBADAH/CARA BERDO’A ----TIDAK SAMA *AQLAK----SAMA/SERUPA (YANG MENYANGKUT MORAL MANUSIA YANG BAIK) Membangun: 1. Etis/Etika(tolrans) 2. Keyakinan. 3. Pranatasososial yang baik

  5. LANDASAN KULTURAL Nilai – nilaiPancasiladigalidaribudayadanperadapanbangsa Indonesia yang telahberurat, berakardalamsejarahperjuanganbangsa Indonesia Nilai-nilaiitusebagaibuahpikirandangagasandasarbangsa Indonesia tentang kehidupan yang dianggapbaik Tata nilaikehidupansosialdan tatanilaikehidupankerohanian sebagaibudayadanperadapan bangsa yang membericorak, watakdancirimasyarakatdan bangsa Indonesia yang membedakandengan bangsa lain

  6. LANDASAN YURIDIS Pembukaan UUD 1945 alinea IV UUD 1945 pasal 31 ayat 1 dan 2 (Amandemen) Kep. DirjenDepdiknas No.38/Dikti/Kep/2002 tentangRambu-rambupelaksanaanmatakuliahpengembangankepribadiandiPerguruanTinggi UU No20 tahun 2003 ttg SISDIKNAS.” PendidikanNasionaladalah pendidikan yang berakar padakebudayaanbangsa Indonesia danberdasakan Pancasiladan UUD 1945.

  7. Ir. Soekarno ( 1 Juni 1945). “Pancasila adalah hasil perenungan jiwa yang mendalam. sedangkan* Renungan isi jiwa yang mendalam itu adalah Falsafah. “Pancasila itu adalah isi jiwa bangsa Indonesia. Kalau filsafat bangsa itu adalah “isi jiwa (sesuatu) bangsa”, maka filsafat Pancasila itu adalah filsafat bangsa Indonesia”. LANDASAN FILOSOFIS Atas dasar pengertian filosofis tersebut maka nilai-nilai Pancasila merupakan dasar falsafah negara, konsekwensinya setiap aspek Penyelenggaraan negara harus bersumber pada nilai-nilai Pancasila, termasuk sistem pepaturan perundang-undangan Negara.

  8. Tujuan Nasional. Tujuan Pendidikan Nasional. Tujuan Pendidikan Pancasila. TUJUAN PENDIDIKAN PANCASILA TUJUAN NASIONAL • Dalam Alinea IV Pembukaan UUD 1945 : • Melindungi segenap bangsa Indonesia • dan seluruh tumpah darah Indonesia. • Memajukan kesejahteraan umum • Mencerdaskan kehidupan bangsa • Ikut serta melaksanakan ketertiban dunia

  9. TUJUAN PENDIDIKAN NASIONAL UU No. 2/1989 jo UU No.20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. “Pendidikan Nasional untuk meningkatkan kualitas manuisa Indonesia yaitu Manusia yang bertaqwa terhadap Tuhan YME, Berbudi pekerti luhur, Berkepribadian mandiri, Maju, tangguh, cerdas, kreatif, trampil, berdisiplin, beretos Kerja profesional, bertangungjawab, dan produktif serta Sehat jasmani dan rohani”. Pendidikan Nasional harus menumbuhkan(sikap,mental/karakter bangsa): Jiwa patriotik dan mempertebal rasa cinta tanah air, Meningkatkan semangat kebangsaan dan Kesetiakawanan sosial serta Kesadaran pada sejarah bangsa dan Sikap menghargai jasa para pahlawan serta Berorientasi ke masa depan.

  10. SK DirjenDikti No39th2002 denganPendidikanPancasiladiharapkandapat : Mengantarkanmahasiswamemilikikemampuanuntukmengambilsikapbertanggungjawabsesuaidengannuraninya Mengantarkanmahasiswamemilikikemampuanuntukmengenalimasalahhidupdankesejahteraansertacara-carapemecahannya Mengantarkanmahasiswamampu mengenaliperubahan-perubahandan perkembengan IPTEK danSeni d. Mengantarkanmahasiswamemiliki kemampuanuntukmemakaisejarahdan nilai-nilaibudayauntukmenggalang persatuan Indonesia. TUJUAN PENDIDIKAN PANCASILA

  11. PANCASILA DALAM KONTEKS SEJARAH PERJUANGAN BANGSA INDONESIA Perkembangansingkatkerajaan-kerajaankunodi Indonesia; 1. ZamanKerajaanKutai. 2. ZamanKerajaanSriwijaya,berdirinyasekitarabad VII – XII (Th600-Th1400). 3. ZamansebelumKerajaanMajapait.( abad VII- abad XI) 4. ZamanKerjaanMajapahit, berdirinyasekitarabad XIII - XVI(Th1293-Th1520)

  12. PERJUANGAN MELAWAN PENJAJAHAN Perjuangansebelumabad XX. . 2. KebangkitanNasional (1908-1945)

  13. PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945 MAKNA PROKLMASI BAGI BANGSA INDONESIA DALAM ARTI POLITIS: DALAM ARTI YURIDIS: Pembacaanteksproklmsi jam10.00(pernyataanberdirinya RI) Merupakanpuncakperjuanganbangsa Indonesia dalamrangkamemperjuangkankedaulatanbangsa. Berdirinya NKRI danberlakunyahukumNasionalsbgSaranamencapaitujuannasional. Ikutmembentuk “duniabaru” yang damaidanabadi

  14. PERUMUSAN PANCASILA & UUD 1945 Tgl. 7 September 1944 janji kemerdekaan oleh penguasa Jepang. Tgl. 29 April 1945 diangkat Ketua BPUPKI yg dibentuk1maret 1945 Tgl. 28 Mei 1945 sidang pertama, anggota BPUPKI dilantik. Tgl. 29 Mei – 1 Juni 1945 sidang II tahap I BPUPKI: Rancangan Dasar Negara. pidato Mr Muh. Yamin Pandangan Prof.Soepomo ttg bentuk-bentuk negara Pidato Ir.Soekarno tgl 1juni 1945 dengan nama Pancasila. Tgl. 10-16 Juli 1945 sidang tahap II BPUPK hasil panitia IX: Rancangan Hukum Dasar -dukumen tsb oleh Muh Yamin disebut “Piagam Jakarta”(hasil panitia kecil VIII dengan anggota 38) Tgl. 9 Agustus 1945 PPKI dibentuk (anggota 14 orang). Tgl. 17 Agustus 1945 Proklamasi Kemerdekaan RI,oleh Soekarno Tgl. 18 Agustus 1945 PPKI+6 orang, Tgl 19 Agustus 1945 Tgl 20 Agustus 1945 Tgl 21 Agustus 1945

  15. MACAM-MACAM RUMUSAN PANCASILA Dasar Negara Indonesia menurutMrMuhYaminpidatotgl 29 Mei 1945 1. PeriKebangsaan. 2. PeriKemanusiaan. 3. PeriKe-Tuhanan. 4. PeriKerakyatan. 5. KesejahteraanSosial. Dasar Negara Indonesia menurutIr.Soekarnotgl 1juni 1945 ( Pancasila) 1. Kebangsaan Indonesia 2. InternasionalismeatauPeriKemanusiaan 3. MufakatatauDemokrasi 4. Kesejahteraansosial 5.Ke-Tuhanan ygberkebudayaanatau Ke-Tuhanan Yang MahaEsa DalamPemerintahanSoekarnoPancasila mengalamipenafsiran-penafsiran: TRI SILA 1. SosioNasionalyaitu “NasionalismedanInternasionalisme” 2. SosioDemokrasiyaitu “DemokrasidenganKesejahteraan Rakyat” 3. Ketuhanan Yang MahaEsa EKA SILA intinya “GOTONG ROYONG”

  16. Dasarnegara Indonesia menurutPiagam Jakarta 11Juli 1945 olehPanitiakecil IX Ke-Tuhanan dg kewajibanmenjalankansyari’at Islam bagipemeluk-pemeluknya Menurutdasarkemanusiaan yang adildanberadap Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpinolehhikmat-kebijaksanaandalampermusyawaratanperwakilan Serta denganmewujudkansuatukeadilansosialbagiseluruhrakyat Indonesia Pancasiladalamkonstitusi RIS 29-12-1949 s/d17-8-1950 dan UUDS 1950 s/d 5Juli 1959. Ketuhanan yang MahaEsa PeriKemanusiaan Kebangsaan Kerakyatan KeadilanSosial RUMUSAN PancasiladikalanganMasyarakat Ketuhanan Yang MahaEsa PeriKemanusiaan Kebangsaan Kedaulatan Rakyat KeadilanSosial

  17. PANCASILA dalam PEMBUKAAN UUD 1945 Dalampembukaan UUD’45 padaalineakeempattercantumPancasila yang disyahkanpadatgl 18 Agustus 1945 olehsidang PPKI denganrumusan: 1. Ketuhanan Yang MahaEsa 2. Kemanusiaan yang adildanberadap 3. Persatuan Indonesia 4. Kerakyatan yang dipimpinolehhikmatkebijaksanaandlmpermusyawaratan / perwakilan 5. KeadilanSosialbagiseluruh Rakyat Indonesia *PancasilapadamasaOrdebaru - DitandaidenganHarikesaktianPancasila danTritura ( bubarkan PKI danormas-ormasnya; pembersihankabinetdr unsur2 PKI; turunkanharga) *PancasilapadamasaReformasi - Ditandaidenganturunnya Pres.Soehartodarijabatanya.

  18. PANCASILA SBG SISTEM FILSAFAT PengertianSistem Yang dimaksudsistemadalahsuatukesatuanbagian-bagian yang salingberhubungan,salingbekerjasamauntuksatutujuantertentudansecara keseluruhanmerupakansuatukesatuan yang utuh. Sistemlazimnyamemilikiciri-cirisebagaiberikut: - suatukesatuanbagian - bagian. - bagian-bagiantersebutmempunyaifungsisendiri-sendiri. - salingberhubungan, salingketergantungan. - kesemuanyadimaksuduntukmencapaisuatutujuanbersama. - terjadidalamsuatulingkungan yang kompleks.

  19. INTI PENGERTIAN FILSAFAT *PerkataanFilsafatberasaldaribahasa Arab yaitufalsafahataufalasifah, *BerasaldaribahasaYunaniyaituPhileatau“Philein”yangberarticintadan “shopia” yang berartikebijaksanaan, kataPhilejamaknyaphilos = pengetahuan, jadikataPhiloshopiaartinyacintapadailmupengetahuan= Dayaupayamanusiauntukmencarikebenaranataubijaksana. *Menurutpengertiandarietimologifilsafatadalahsemuailmupengetahuan yang membicarakanhakikat,dengandemikiansetiaporang yang berfilsafatakanjadibijaksana (wisdom). *Dari pengertianpraktis, filsafatartinyaalam berpikirataualampikiran. *Berfilsafatartinya “Berpikirsecaramendalam dandengansungguh-sungguhtentang hakikatsegalasesuatu yang dilakukan atasdorongankehendak yang baik berdasarkanputusanakal yang benar sesuai rasa kemanusiaan”.

  20. Pancasilasbgsuatusistemfilsafat Sistemfilsafatadalahajaran yang bulattentangberbagaisegikehidupanyangmendasar. Suatusistemfilsafat paling sedikitmengajarkanhakikatrealitas, filsafathidup,dantatanilai(etika). Pancasila yang terdiriatas lima silapadahakikaynyamerupakansistemfilsafat. Pancasilaterdiriatasbagian-bagianyaitu sila-silanyamerupakansatuasas,drsuatufungsi danbertujuantertentu yang isisila-silanya merupakansatukesatuan yang bersifat majemuktunggal, konsekwensinyasetiap silatidakdapatberdirisendiri terpisahdarisila-sila yang lain, tetapisalingberkaitan, salingberhubungan, bahkansalingmengkualifikasi. Sila yang satusenantiasadikualifikasiolehsila-sila yang lainnya. KesatuanPancasilasebagaisuatusistemdijelaskansbb: SilapertamaKetuhanan Y M E meliputidanmenjiwaisila II,III,IV,V SilakeduameliputidanmenjiwaisilaIII,IV,V.diliputidandijiwaisila I Silaketigameliputidanmenjiwaisila IV,V. diliputidandijiwaisila I,II. Silakeempatmeliputidanmenjiwaisila V, diliputidandijiwaisila I,II,III. Silakelimadiliputidandijiwaisila I,II,III,IV.

  21. CARA BERPIKIR FILSAFAT MenurutSidiGazalbadalamFilsafatSunoto(1985) ciri-ciriberpikirfilsafatiadalah: a. Radikal(berpikirmendasarsampaikeakarnya). b. Sistematik(berpikirlogisbergerakselangkahdemiselangkah). c. Universal(berpikirsecaraumum/ keseluruhan). MenurutA.GunawanSetiardjo(1993) caraberpikirkefilsafatan : a. Koheren(masing-masingtidakbertolakbelakang+melengkapi). b. Menyeluruh/Komprehensif(mencakupsecarakeseluruhan). c. Mendasar/ Radikal(berpikirmendasarsampaikeakarnya). d. Sistematik(Menunjukantataurutygberurutantdkbertentangan). e. Konseptual(Hasilgeneralisasidanabstraksidari pengalaman2). f. BertanggungJawab(Hasilpemikiran yang bertanggungjawab).

  22. PengertianPancasilasecaraFilsafat 1.ASPEK ONTOLOGIS OntologisberasaldaribahasaYunaniasalkata onto berartisesuatu yang sungguh- sungguhadaataukenyataan yang sesungguhnyadan logos berartiilmuatauteoriataustuditentangsesuatu. Dari aspekontologi, Pancasilameliputipersoalan-persoalantentangpembuktiankeberadaanPancasilamelaluiasal-usulterjadinya, apalandasannyabaik moral maupunyuridis. MenurutSumaryono (1994), tinjauanOntologisuntukmembahasPancasilaakandidapatkanpokok-pokokpikiranOntologisssb: a. Adanyaasasdansumber “Ada” yang Universal. b. Pribadimanusiasebagai “subyek”, baiksecara individual maupunsosial. c. Manusiasebagaisubyeksadarbahwa eksistensinyaberadadalam “Adabersama, baiksecarasejajaratau horizontal.

  23. 2. AspekEpistemologis KataEpistemologisberasaldaribahasaYunani episteme berartipengetahuanataukebenarandan logos artinyailmuatauteori, dengandemikianepistemologisberartiilmupengetahuan yang benar. AspekepistemologidalamPancasilaterletakpadakeabsahanPancasilasebagaiilmu yang dapatdipertanggungjawabkan. SumbernyamanusiasbgepistemologiyaitubahwaPancasila: 1. Sebagaisumberpengetahuanmanusia 2. Teorikebenaranpengetahuanmanusia 3. Watakpengetahuanmanusia, yang isinya Pancasila: a. Umum Universal– sbgpangkaltolak pelaks.kenegaraan b. UmumKolektif—sbgpedomankolektif negaratentangtertib.hukumdi Indonesia. c. KhususdanKongkrit—realiasipraksis.

  24. 3. AspekAksiologi Kataaksiologiberasaldariaxios yang berartinilaidan logos berartiilmuatauteori, jadiAksiologiadalahteoritentangnilai,ataumembahastentangnilai, jugadisebutfilsafatnilai. Berbagaibatasantentangnilaibanyakdikemukakanolehparaahli. Secaragarisbesarsebagianparaahlimengemukakannilaiadalahsesuatu yang berharga, berguna, baik, benar, danindah(B4,i). Mempunyainilaiartinyamempunyaikwalitas yang dapatmenyebabkanseseorangbersikapmenyetujui. DalamPancasila, terkandungimplikasi moral yang terdapatdalamsubstansiPancasilasebagaisuatunilai, terkandungmulaisilapertamahinggasilakelima yang merupakancita-cita, harapan, dandambaanbangsa Indonesia yang akandiwujudkandalamkehidupansehari-hari. NilaiKetuhanandannilaiKemanusiaan merupakannilaitertinggijikadibandingkan denganketiganilaidibawahnya. ketigakeempatdanke lima, merupakannilai kenegaraankarenaketiganya berkaitandengankehidupankenegaraan. Sedangkansilakeempatmerupakansarana terwujudnyasuatukeadilansosialdan selanjudnyasilake lima adalahtujuandari keempatsila-silalainnya.

  25. E T I K A Etikaadalahilmuygmembahasttgbagaimanadanmengapamanusiamengikutisuatuajaran moral tertentuataubagaimanamanusiabersikap,bertanggungjawabterhadabberbagaiajaran moral. 1. Etikaumum : adalahprinsip yang berlakubagisetiaptindakanmanusia. 2. Etikakhusus : adalahmembahasprinsipdalamhubungannyadenganberbagaiaspekkehidupanmanusia a. Etika individual  kewajiban pd dirisendiri b. EtikaSosial Kewajibanmanusiadgnmanusia lain Etikaberkaitandenganpredikatnilai : - Susila – tidaksusila( Baik – buruk) Etikaberkaitandgndasar-dasarfilosofis yaituetikadalamhubungannyadengan tingkahlakumanusia

  26. PANCASILA SEBAGAI ETIKA Pancasilasebagaietikakarenamengandungajaranyb hrs dipertagungjawakandlmsikapdantindakanygterkaitdengannilai,moral,norma. PengertianNilai, Moral dan Norma Nilai, Value (Inggris) termasukpengertianfilsafat. Filsafatdisebutjugailmutentangnilai-nilai Istilahnilaidipakaiuntukmenunjukkatabendaabstrakygartinya “Keberhargaan” (Worth) ataukebaikan(Goodness), dankatakerjaygartinyasuatutindakankejiwaantertentudalammenilaiataumelakukanpenilaian Moral - Seluruhkaidahkesusilaandankebiasaan yang berlakupadakelompoktertentu. - Ajarankesusilaan, tentangasasdankaidahkesusilaanygsistematisdidalametika, Filsafat moral danteologi moral : Ajarantentanghalygbaikdanburukygmenyangkuttingkahlakudanperbuatanmanusia Norma Peraturanhidupygmempengaruhitingkahlakumanusiadidalammasyarakatsbb: a. Norma Agama ialahperaturanhidupygditerimasbg perintah2 larangan2 anjuran2 yang berasaldariTuhan. b. Norma Kesusilaanialah peraturan2 hidup yang dianggapsbgsuarahatisanubarimanusia( insan- kamil). c. Norma Kesopananialah peraturan2 hidup yang timbuldaripergaulansegolonganmanusia. d. Norma Hukumialah peraturan2 yang timbuldibuatolehpenguasanegara.

  27. NILAI DASAR, NILAI INSTRUMENTAL, NILAI PRAKSIS Tata nilaidalamkehidupanbernegara. Nilaidasaradalahasas-asas yang diterimasebagaidalil yang bersifatbanyaksedikitnyamutlak,dantidakdipertanyakanlagi. Nilai InstrumentaladalahPelaksanaanumumdarinilaidasar, biasanyadalamwujudnormasosialatauwujudnormahukum yang terkristalisasidlmlembaga – lembaga, sifatnyadinamisdankontekstualyaitusesuaidengankebutuhantempatdanwaktu, jugamerupakansemacamtafsirpositifterhadapnilaidasar yang bersifatumumtersebut. NilaiPraksisadalahNilai yang sesungguhnyadilaksanakandalamkenyataan, seyogianyasamasemangatnyadengannilaidasardannilai instrumental. Nilaipraksisiniakanmerupakanbatuujianapkahnilaidasardannilaiinstromentalsungguh-sungguhhidupdalammasyarakatatautidak, karenanilaipraksismerupakanpenjabaransecaraoperasionaldarinilaidasardan instrumental yang berupaperaturan-peraturanpelaksanaan.

  28. PANCASILA SEBAGAI NILAI DASAR FUNDAMENTAL BAGI BANGSA DAN NEGARA Sebagaifalsafahhidupmengandungnilai-nilaiygsistematis, fundamentalidanmenyeluruh. Sila-silaPancasilamerupakansuatukesatuanygbulatdanutuh, hirarkidanSistematis. KelimasilamemilkiesensisertaMaknaygutuh. Setiapaspekkehidupanbermasyarakat, berbangsadanbernegaraharusberdasarnilai “Pancasila”. Nilaiobyektif. Bersifatumum, universal danabstrak. NilaiPancasilatetapadasepanjangmasa Pancasiladalampembukaan UUD’45 sebagaipokokkaidah fundamental merupakanSumberhukumpositifsebagaitertibhukumtertinggi NilaiSubyektif. Hasilpemikirankritis, refleksifilosofisbangsa Indonesia Pandanganhidupbangsa, jatidiribangsasebagaisumbernilaikebenaran, kebaikan, keadilandiwujudkansesuaihatinuranikarenabersyumberpadakepribadianbangsa

  29. INTI ISI SILA-2 PANCASILA SBG FILSAFAT *SilaKetuhanan Yang MahaEsa: Menjiwaisemuasilalainya; PengejawantahantujuanmanusiasebagaimaklukTuhan YME; Segalahal yang berkaitandenganpenyelenggaraannegara, moral negara, moral penyelenggaranegara; Pol.Neg, pemerintahanneg, hukum,peraturanperUUneg,kebebasan,&HAMwarganegaradijiwaiKetuhanan. *SilaKemanusiaan yang adildanberadap: Nilaikemanusiaanbersuberdasarfisolofisantropologi; Nilai yang menjunjungtinggiharkat,martabatmanusiasbgmaklukygberadap; Hakkodratimanusia/hakdasar(ham); . Nilaikesadaransikap moral dantingkahlakumanusiadidasarkanpotensimurnimanusia; Nilaikemanusiaansbgmaklukygberbudaya,bermoraldanberagama;Nilai man harusadilthddirisendiri,lingkungan,masy,bangsa&negara; MenghargaikesamaanatashakdanderajattanpamembedakanSARA;Nilaitenggangrasa,salingmencintaisesamamanusia,tidaksemena-mena. *SilaPersatuan Indonesia: Penjelmaansifatkodrati man yg mono dualis,sbgmaklukindividu&sosial; Negara merupakansuatupersekutuanhidupbersamaantar SARA; Pengikat Indonesia “Bhineka Tunggal Eka”; Mengatasisegalakesalahfahaman SARA memberiwahanaatastercapainyaharkat&martabatmanusia; memanfaatkanpotensinegarasecarabersamadlmkehidupanberbangsa&bernegara. *SilaKerakyatan yang dipimpinolehhikmatkebijaksanaandlmpermusyawaratan/ perwakilan : Mewujudkanharkat&martabatmanusiadlmsuatuwilnegara; Rakyat asalmulakekuasaanneg; Negara adalahsbgpenjilmaansifatkodratimanusiasbgmaklukindividu&makluksosial; Musyawarah&mufakatdigunakansbgnilaidemokrasidi Indonesia. .*SilaKeadilansosialbagiseluruhrakyat Indonesia: Terkandung nilai2tujuan negara; Keadilandlmhubungandirisendiridandenganmanusialainya; Keadialanantaranegaradanwarganya(distributif,legal, kumulatif)

  30. HAM MENURUT NILAI-NILAI PANCASILA Kebebasan dasar dan hak-hak dasar disebut HAM yang melekat pada manusia secara kodrati sebagai anugerah Tuhan YME. Dalam tiap-tiap sila dari Pancasila selalu terkandung makna tentang HAM HAM harus selalu menjadi titik tolak dan tujuan dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hubungan negara dengan warga negara dalam kehidupan penegakan HAM pada pembukaan UUD’45 yang menjiwai keseluruhan pasal dalam batang tubuh UUD’45 terutama pasal 27 s/d pasal 34 dan Amandemen UUD’45 tahun 2002 BAB XA pasal 28A s/d 28J tentang HAM

  31. PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI Ideologi : Idea : Gagasan, konsep, pengertiandasar, cita-cita. Logos: artinyailmu Ideologi : Ilmupengetahuantentangide-ide / ajarantentang pengertian-pengertiandasar. -DikemukanpertamaolehDestutt de Tracy orangPerancis(1796) “The Science of Ideas”. -Dikembangkanoleh Karl Marx sbgpandanganhidupberdsrkankepentingankelas/ gol. Tertentu, dalambid.politik/sosialekonomi. -Ideologitergantungdarifilsafat yang dianutolehpok/negara. Ideologipengertianumum : Kumpulan gagasan , ide-ide, keyakinan- keyakinan,kepercayaan-kepercayaan yang menyeluruhdansistematis yang menyangkutdanmengaturtingkahlakusekelompokmanusiatertentudalampelbagibidangkehidupan

  32. MACAM-MACAM IDEOLOGI • Ideologi Leberlisme : • -Rasio diletakan pada nilai kebenara tertinggi • -Materialism meletakan materi sbg nilai tertinggi • - Pelopor : - John Loch menyatakan bahwa manusia dilahirkan “bebas sempurna”,sehingga tiap-tiap orang mempunyai keleluasaan berbuat. • -Kebebasan individu sbg nilai tertinggi dlm bermasyarakat • -Hubungan dengan Agama Sekulerisme(tidak ada hubunganya) • 2. Ideologi Komunis(KarlMARX) : Reaksi dari perkembangan masy. Kapitalism • -Filosofis materialism dialektis&historis kenyataan tertinggi adalah materi. • -Hak individu diganti milik kolektivif,dlm klas-klas(kapitalis& proletar) • -Disebut juga ideologi sosialisme,dg etika menghalalkan segala cara utk kptingan klas • -Manusia merupakan hakekat menciptakan dirinya sendiri • Tidak mengenal adanya Tuhan (Atheis), karena manusia diciptakan oleh diri sendiri • 3. Ideologi Pancasila : • -Berasal dari falsafah bangsa Indonesia, • -Merupakan sari dari budaya2 Bangsa. • -Berkembang dengan pola pikir integralistik. • -Dengan pendekatan : kesisteman,keseimbangan,keserasian, kekeluargaan, koperasi dll. • -Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa

  33. MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA Bagisuatubangsadannegara, ideologiadalahwawasan, pandanganhidupataufalsafahkebangsaandankenegaraan. Ideologiadalahlandasandansekaligustujuandalamkehidupanbermasyarakat, berbangsadanbernegara Ideologimengandungintiserangkaiannilai / normaatausistemnilaidasar yang bersifatmenyeluruh, mendalam yang dimilikidandipegangolehmasyarakat, bangsa Nilaidasar yang terangkumdalamPancasila, menjadiideologibangsa Indonesia, karena bersumberdaribudayadanpengalaman sejarahmasyarakat, bangsadannegara RI

  34. PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA DAN NEGARA INDONESIA IdeologiPancasilaadalahIdeologi yang berasaldarifalsafahbangsa Indonesia, merupakan sari budayadaribudaya-budaya yang yangdi Indonesia Ideologi Negara dalamarticita-citanegarapadahakekatnyamerupakanasaskerohanianmemiliki cir-ciri : - Mempunyaiderjattertinggisebagainilaihidupkebangsaandankenegaraan, - Olehkarenaitumewujudkanasas kerohanian, pandangnhidup, pedomanhidup, yang dipelihara, dikembangkan, diamalkan, dilestarikan kepadagenerasiberikutnya diperjuangkandandipertahankan dengankesediaanberkorban.

  35. IDEOLOGI TERTUTUP -Nilai &Cita-citadarisuatukelompokorang -Dibenarkanpengorbana yang dibebankankepadamasyarakat. -Dituntuttaatsecaramutlak IDEOLOGI TERTBUKA -Nilai & cita-citadigalidarirohani, moral, budayamasyatakat -Tidakdibenarkanpengorbanankepadamasyarakat. -Berdasarkanhatinurani, tanggungjawabhak-hakasasi PancasilaIdeologiterbuka : Memberiorientasikedepanyaitu: Pancasilabersifataktual, dinamis, antisipatifdansenantiasamampumenyesuaikanperkembanganzaman Menurut Dr Alfianidiologiterbukadituntutmemiliki kekuatan2 sbb: - Dimensirealita : nilai2 dasarbersumberdanhidup,berakardlmmasyarakat - Dimensidealisme: nilai2 dasarygmemberiharapanmasadepan. - Dimensifleksibilitas(pengembangankedepan): luwes& merangsangpengembanganpemikiran-pemikiranbarusesuairealitasperkembanganzaman. PANCASILA IDEOLOGI TERBUKA

  36. KedudukanPancasilaseringdisebutsebagai : Dasarfilsafata/falsafahnegara,Ideologinegara,Dasarnegara KedudukanPancasilasebagaiDasar Negara : a-Sumberdarisegalasumberhukum (sumbertertibhukum) b-Meliputisuasanakebatinan UUD’45. c-Mewujudkancita-citahukumbagihukumdasarnegara d-Mengandungnorma yang harusdiikutiolehsemuawarga negaradanpemerintah. e-Merupakansumbersemangatbagi UUD’45 PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA

  37. HUBUNGAN NEGARA DENGAN AGAMA MENURUT PANCASILA 1.Negara berdasarkanKetuhanan Yang MahaEsa 2. Bangsa Indonesia adalahBangsa yang berTuhandanmelaksanakanibadahsesuai agama/kepercayannya. 3. ManusiamenurutkodratnyasebagaimaklukTuhan (tidakAtheis/Sekuler). 4Tidak adapertentanganbagiantargolongan intern/antar agama 5.Tidak memaksakanuntukmemelukkepada Agama tertentu. 6. Memberitoleransidalamkehidupanberagama. 7. Pelaksanaandanpenyelenggaraan Negara harussesuainilai-nilaiKetuhanan Yang MahaEsa. 8. Negara padahakekatnyaberkatrahmat Allah Yang MahaKuasa

  38. AktualisasiPancasila 2 carayaitu: SecaraobyektifyaituaktualisasiPancasiladalamberbagaibidangkehidupankenegaraanantara lain bidangpolitik, ekonomi, sosialbudaya, hukum, denganpenjabarannyakedalamundang-undang,menyangkutkelembagaanyaituLembagaEksekutif, Legislatif , Yudikatifsertakelembagaanlainnya, termasukkelompok supra dan infra strukturpolitik. SecaraSubyektif adalahaktualisasiPancasilapadasetiapindividuterutamadalamaspek moral yang kaitannyadengannegaradanmasyarakat, dalamhaliniwargabiasa,pelajar,mahasiswa, aparat, penguasa, pengusaha,intelektualdan lain-lainya. 38

  39. PANCASILA DALAM KONTEKS KETATANEGARAAN RI Pancasila sebagai dasar negara merupakan asas kerokanian, sebagai sumber norma dan tertib hukum yang melamdasi berbagai kegiatan penyelenggaraan pemerintahan dan rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara (POLEKSOSBUDHANKAM). Konsekuensi : Pemerintah dan warga negara dalam Ikatan hidup bernegara harus tetap dalam jangkauan Pancasila sebagai dasar negara Ini berarti : Pokok-poko pikiran muatan Pancasila merupakan alat ukur untuk menilai sejauh mana pemerintah dan warga negara sudah menjalankan tugas dan kewajiban sesuai tuntutan Pancasila Negara Indonesia adalah negara demokrasi berdasarkan atas Hukum.

  40. SISTEMATIKA HUKUM & PERUNDANG-UNDANGAN RI UUD 1945 KETETAPAN (TAP) MPR UNDANG -UNDANG PERPU PeraturanPemerintah KeputusanPresiden KeputusanMenteri. Peraturan Daerah. HukumDasar : Meliputi UUD tertulismaupuntidaktertulis. UUD : Hukumdasar yang tertulis Konvensi : Hukumdasar yang tidaktertulis UUD bagisuatunegara : *Memberikanperlindungan HAM *Pedomanbagipenyelenggaraan Negara *Pedomanbagiwarganegara, lembaganegaradanlembagamasyarakat

  41. PROSES PERUMUSAN UNDANG-UNDANG DASAR 1945 1. Dirancangdanditerimaoleh : BadanPenyelidikusaha-usahapersiaspankemerdekaan Indonesia (BPUPKI) tanggal 16 Juli 1945. *Panitiakecil IX Pemeriksaanusul-usuldrpihak 2 *Panitiankecil IX perancang JAKARTA CHARTER *PanitiaPerancang UUD Negara Panitia Kecil(7orang) sempurnakannaskah, sedangkanbahasanyaolehpanitiaahlibahasa Indonesia: 3 orang (Perancang UUD) 2. Disyahkan & ditetapkanOleh : PanitiapersiapanKemerdekaan Indonesia (PPKI) padatanggal 18 Agustus 1945 pukul 1.45.

  42. Pengertian UUD 1945 adalahkeseluruhannaskahterdiridari : 1. Pembukaan 4 alinea 2. BatangTubuh : 16 Bab, 37pasal, 4 Pasalaturanperaliandan 2ayat aturantamb. Disyahkansidang PPKI Tgl. 18 Agustus 1945 DimuatdandisiarkandalamBeritaRepublik Indonesia Tahunke II No. 7 tanggal 15 Pebruari 1946. Diamandemenoleh MPR dalam SI 1999,2000,2001,2002 Padaperubahan(amandemen)ditambahPasal6A,7ABC,18AB,20A, 22ABCDE, 23ABCDEFG, 24ABC, 28A s/d J, 36ABC, ditambah BAB VIIA,B,VIIIA,IXA,XA,dan BAB IV dihapus. Sedangkan : 4 Pasal, AturanPerlihan — dirubah 3 Pasal. 2 AyatAturanTambahan ---- dirubah 2 Pasal . .

  43. B. Kedudukan Menurut TAP.MPRS No. XX/MPRS/1966 Jo.TAP MPR No. V/MPR/1973 No.IX/MPR/1978 No.III/MPR/2000 UUD 1945 menempatikedudukantertinggidenganheirarkisebagaiberikut : UUD 1945 TAP.MPR. UU / peraturanPemerintahsebagai pengganti UU (Perpu) 4 PeraturanPemerintah 5 KeputusanPresiden 6 Peraturan Daerah 7 Peraturan – peraturan pelaksanaannyalainnya, (Peraturan/ keputusanMenteri ,dll).

  44. C. Sifat UUD 1945 1). UMUM : aspekygdiaturoleh / denganketentuandidalam UUD harusmencakupsemuaaspekkehidupanketatanegaraan. 2). LUHUR : melihatisi / materi UUD memuatcita-citasertapandanganhidupbangsa yang menjaditujuansertalandasannegara. 3). ISTIMEWA : - Formil : pembentukandanataupembebannyadilakukan MPR - Materiilisi UUD bersifatkomplek, menjangkauseluruhkehidupanbangsa 4). KUSUS : -Singkat / supel, flexibel : hanyamemuat 37 pasal, 3 pasalaturan tambahandan 2 ayataturanperalihan, cukupmemuataturanpokok. - Luwes / kenyal : tetapmenjamin kejelasandankepastianhukum, Peraturanlebihlanjutsebagai penyelenggaraanaturanpokokdengan hukumditingkat yang lebihrendah, karenamudahmembuat/ merubahnya.

  45. D. Fungsi UUD 1945 = SebagaiDasar Negara RI. = Sumberhukumdarisegalasumberhukum yang berlakudi Indonesia = Sebagaialatkontrolbagiperaturan/perundang-undangan yang beradadibawahnya. = UUD berisipembatasankekuasaandalam Negara, tampakdalam 3 hal : Menjaminhakasasimanusiaatauhakwarganegara. Memuatketatanegaraansuatunegara yang bersifatmendasar. Mengaturtugassertawewenang `dalamnegara.

  46. UDANG – UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIATAHUN 1945 , PEMBUKAAN (PREAMBUL) Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harusdihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum,mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang – Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalamPermusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. .

  47. MAKNA PEMBUKAAN UUD 1945 BAGI PERJUANGAN BANGSA INDONESIA. MOTIVASI ASPIRASI SUMBER CITA-CITA HUKUM CITA-CITA MORAL UNIVERSAL NILAI-NILAI LESTARI

  48. 2. MAKNA ALINEA-ALINEA DALAM PEMBUKAAN.UUD’45

  49. 3. POKOK-POKOK PIKIRAN DALAM PEMBUKAAN UUD 1945 PERSATUAN KEADILAN SOSIAL POKOK PIKIRAN KEDAULATAN RAKYAT KETUHANAN Y.M.E MENURUT DASAR KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB

  50. HUBUNGAN PEMBUKAAN DENGAN BATANG TUBUH UUD 1945 Pembukaan UUD 1945 mempunyai fungsi hubungan langsung bersifat kausal organik dengan batang tubuh UUD 1945,karena dalam pembukaan dijabarkan dalam pasal-pasal UUD 1945. Pembukaan memuat dasar falsafat negara dan UUD merupakan arti kesatuan nilai dan norma yang terpadu. Makna yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 : Rangkaian peristiwa dan keadaan yang mendahului terbentuk negara. Merupakan ekspresi dari peristiwa dan keadaan setelah negara Indonesia terwujud (Alinea IV).