LINGKUNGAN PENDIDIKAN SEBAGAI SISTEM SOSIAL - PowerPoint PPT Presentation

slide1 n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
LINGKUNGAN PENDIDIKAN SEBAGAI SISTEM SOSIAL PowerPoint Presentation
Download Presentation
LINGKUNGAN PENDIDIKAN SEBAGAI SISTEM SOSIAL

play fullscreen
1 / 9
LINGKUNGAN PENDIDIKAN SEBAGAI SISTEM SOSIAL
231 Views
Download Presentation
janus
Download Presentation

LINGKUNGAN PENDIDIKAN SEBAGAI SISTEM SOSIAL

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. LINGKUNGAN PENDIDIKAN SEBAGAI SISTEM SOSIAL DRS. H. YUSUF A. HASAN, M.AG. BAHAN AJAR MATAKULIAH “SOSIOLOGI PENDIDIKAN ISLAM” PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) FAI-UMY, 2012

  2. NATIVISME: PERKEMBANGAN MANUSIA DITENTUKAN OLEH FAKTOR-FAKTOR NATIVE (ASLI, PEMBAWAAN). LINGKUNGAN (TERMASUK PENDIDIKAN) DINILAI TIDAK DAPAT MENGUBAH SIFAT-SIFAT PEMBAWAAN (PESIMISME) EMPIRISME: PERKEMBANGAN MANUSIA DITENTUKAN OLEH LINGKUNGAN. LINGKUNGANLAH YANG MEMBERIKAN EMPERI (PENGALAMAN) DAN SELANJUTNYA MENENTUKAN PERKEMBANGAN MANUSIA. PENDIDIKAN DINILAI DAPAT MENGUBAH SIFAT-SIFAT PEMBAWAAN (OPTIMISME)

  3. MUNGKINKAH MANUSIA DIDIDIK? • SECARA BIOLOGIS: MANUSIA DILAHIRKAN TAK BERDAYA TAPI MEMILIKI POTENSI BESAR UNTUK BERUBAH. • SECARA PSIKO-SOSIO-ANTROPOLOGIS: MANUSIA MEMILIKI KERAGAMAN, KELEMAHAN DAN KELEBIHAN MASING-MASING.SEBAGAI MAKHLUK ANIMAL-SOCIALE, MANUSIA CENDERUNG HIDUP BERSAMA, SALING BEKERJASAMA, TOLONG-MENOLONG, PENGARUH-MEMPENGARUHI, SALING MENUTUP KELEMAHAN. • SIAPA PUN ANAK MANUSIA MEMILIKI KEMUNGKINAN DIDIDIK BAHKAN MENJADI PENDIDIK.

  4. HARUSKAH MANUSIA DIDIDIK? • SECARA BIOLOGIS, MANUSIA HARUS DIDIK KARENA MEMILIKI POTENSI BESAR UNTUK BERUBAH. • SECARA PSIKO-SOSIO-ANTROPOLOGIS, KEBUDAYAAN TIDAK TERJADI, TERBENTUK DAN DIMILIKI ORANG DENGAN SENDIRINYA.SETIAP ORANG PERLU MENGETAHUI DAN MENGUASAI BUDAYA MASYARAKATNYA; SETIAP MASYARAKAT MENGINGINKAN KEHIDUPAN YANG BERBUDAYA. • DIPERLUKAN TRANSMISI DAN INTERNASLISASI BUDAYA; SERTA KONTROL SOSIAL UNTUK PELESTARIAN BUDAYA

  5. Pendidikanadalahprosespersonalisasiperanansosial-budaya. BERBAGAI PERISTIWA, GEJALA SOSIAL DAN NONSOSIAL, MELALUI INTERAKSI DAN INTERNALISASI AKHIRNYA MENJADI PENGETAHUAN, PEMAHAMAN DAN KEYAKINAN SESEORANG DAN BERSIFAT PERSONAL. Lingkunganmenjadifaktordominan yang menentukanperkembangan yang bersangkutan.

  6. ENVIRONMENT/LINGKUNGAN: KEADAAN SEKITAR, ATAU KONTEKS DI MANA MANUSIA, HEWAN ATAU OBYEK BEREKSISTENSI DAN MELAKUKAN TINDAKAN (SECARA SPESIFIK BERKAITAN DENGAN LEARNING DAN EXPERIENCE, BANYAKNYA PENGARUH DARI LUAR PADA ORGANISME, DAN DIPISAHKAN DARI POTENSI-POTENSI YANG BERSIFAT WARISAN/KETURUNAN) • INTERNAL ENVIRONMENT • EXTERNAL/PHYSICAL ENVIRONMENT • SOCIAL/NONPHYSICAL ENVIRONMENT

  7. SOCIETY MACRO SYSTEM MESO SYSTEM EXO SYSTEM INDIVIDU MICRO SYSTEM CHRONOSYSTEM

  8. Political ideology, Science/ technology, Religion, Economic MACROSYSTEM S O C I A L S Y S T E M Community boards, School boards , Work, Social services Federal/state commission EXOSYSTEM School and child care, Family, Peers, Media, Community MICROSYSTEM Having friends at ones home, Friends going to movie, Cencorship, Guest speskers, Conferences MESOSYSTEM

  9. KEPRIBADIAN: The dinamyc organization within the individual of those psycho-physical system, that determines his unique adjusment to his environment. (Gordon Allport) • MENGGUNAKAN • MENENTANG/BERTENTANGAN • BERPARTISIPASI • ADAPTASI/SESUAIKAN DIRI (AUTOPLASTIS, ATAU ALLOPASTIS)