sekolah sebagai sistem sosial dan sub kultur n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
SEKOLAH SEBAGAI SISTEM SOSIAL DAN SUB KULTUR PowerPoint Presentation
Download Presentation
SEKOLAH SEBAGAI SISTEM SOSIAL DAN SUB KULTUR

Loading in 2 Seconds...

  share
play fullscreen
1 / 9
mihaly

SEKOLAH SEBAGAI SISTEM SOSIAL DAN SUB KULTUR - PowerPoint PPT Presentation

420 Views
Download Presentation
SEKOLAH SEBAGAI SISTEM SOSIAL DAN SUB KULTUR
An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. SEKOLAH SEBAGAI SISTEM SOSIAL DAN SUB KULTUR MATA KULIAH SOSIAL PENDIDIKAN DOSEN : Dr. SUPARTO,MA IAIN SYEKH NURJATI CIREBON KONSENTRASI PAI SEMESTER 2 TAHUN 2012 • OLEH : ASEP YUSUP ZAENI,S.Ag. • NIM : 141163710029

  2. Kebudayaan Sekolah : • a complex set of beliefs, values and traditions, ways of thinking and behaving yang membedakannyadariinstitusi-institusilainnya (Vembriarto, 1993:82). Kebudayaansekolahmemilikiunsur-unsurpenting, yaitu : • Letak, lingkungan, danprasaranafisiksekolahgedungsekolah, mebelair, danperlengkapanlainnya • Kurikulumsekolah yang memuatgagasan-gagasanmaupunfakta-fakta yang menjadikeseluruhan program pendidikan • Pribadi-pribadi yang merupakanwargasekolah yang terdiriatassiswa, guru, non teaching specialist, dantenagaadministrasi • Nilai-nilaimoral, sistemperaturan, daniklimkehidupansekolah

  3. BUDAYA SEKOLAH : • Budaya yang kondusifmemilikiciri: • 1. Iklimterbuka • 2. Budayapositif • 3. Suasanabatin yang • menyenangkan • 4. Produktifbagipengembangan • kognitif, afektif, danpsikomotor • 5. Memungkinkanpengembangan • nilai, karakter, kepribadian, dan • kecakapanhidup • BUDAYA KAMPUS/SEKOLAH SEBAGAI SISTEM SOSIAL • 1. Budayamutu • 2. Budayabelajar: • a. Tekun, disiplin, belajar, cerdas • b. Kaizen: selalumemperbaiki/meng-update • kualitas • c. Bersaing, ada benchmark, studi banding untuk • titiktolakmaju • d. Salingasah, asih, asuh • e.Cerdas, mampumenyerapkonsepbarutidak • mengulangkesalahan, mampumenerapkan • konseptertentupadasituasibaru • f. Membangunkompetensi optimal secara • kolektif • 3. Budayasetiakawan • 4. Budaya moral spiritual • 5. Budayabersihrapi

  4. PENGARUH KULTUR SEHAT • 1. Prestasi dan motivasi siswa dalam belajar meningkat • 2. Sikap dan motivasi kerja guru meningkat • 3. Produktivitas dan kepuasan kerja guru meningkat

  5. TIPS MENJADI KULTUR SOSIAL SEHAT • Untukmerubahbudayasekolah • 1. Promosikanvisi, misi, sasaran, dannilai • 2. Bawasemuastafuntuk menemukanpraktek terbaik • 3. Lestarikanbudaya lewatkomunikasi • 4. Tekun • 5. Hadapimasalah • Budayasehatdapat: • a. Mempersatukanorang- orangdalamsekolah denganberbagai komunitas • b. Membantumenetapkan rencanaperbaikan sekolah • c. Fokuspadamasadepan • d. Mempromosikan pertumbuhanparaanggota (guru)

  6. LAPANGAN BERMAIN • Menurut National Association for the Education of Young Children (YuliaAyriza, 2010), bermainitupentingkarena: • 1. Memungkinkananakmenjelajahi dunianya. • 2. Mengembangkanpemahaman sosialdankultural. • 3. Membantuanak-anak mengekspresikanpikirandanperasaan mereka. • 4. Memberikesempatanpadaanakuntuk menemuidanmenyelesaikanmasalah. • 5. Mengembangkanbahasaserta keterampilandankonsepmengenal huruf. • Meskipunbentukpermainananak-anakdiseluruhduniadariwaktukewaktuberbeda-beda, namuntampaknyaesensinyatetapsama (SlametSuyanto, 2005:117-119). Berikutinipenjelasantentangesensibermain: • a. Aktif • b. Menyenangkan • c. Motivasi Internal • d. MemilikiAturan • e. SimbolisdanBerarti

  7. MANFAAT BERMAIN • MenurutUsenberg & Jalangotujuanataufungsibermaindapatdijelaskandariduateori, yaituteoriklasikdanteori modern (YuliaAyriza, 2010). • MenurutTeoriKlasik, bermainmerupakankegiatan yang terjadikarenadidasariolehbeberapahalsebagaiberikut: • 1. Surplus energi, sehinggaperlubermain untukmengeluarkankelebihanenergi. • 2. Rekreasidanrelaksasi, untuk mengembalikanenergi yangdigunakan melakukanaktivitas. • 3. Insting, untukmelatihketerampilanhidup dimasamendatang. Misal: bermainperan sebagai ayah atauibu. • 4. Rekapitulasi, untukmengulang pengalamannenekmoyang. Misal: kejar- kejaranuntukmengulangjamanberburu. • SedangkanmenurutTeori Modern, bermaindapatditinjaudaritigapandangan: • 1. TeoriPsikoanalitik • Bermainmerupakanalatpelepasemosi, memungkinkananakmengekspresikanperasaannyasecaraleluasatanpatekananbatin. • 2. TeoriPerkembanganKognitif • Bermainmerupakanbagiandariperkembangankognitif, melatihprosesberpikirsecarafleksibeldanprosespemecahanmasalah, sertamerupakancaraanakbelajar. • 3. TeoriKultural • Bermainmemilikiazasberlawanan, padasatutahapanakterikatpadapengasuhanorangtua, padatahap yang lain anak-anaksadarakanidentitasdirimereka yang sebenarnya.

  8. DESAIN SEKOLAH I. RUANG KELAS II. FENE TRA TION III. AREA BER MAIN IV. RUANG PERPUS TAKAAN

  9. Terima KasihMY INSPIRATION