kebijakan publik dalam perspektif etika a dministrasi publik l.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Kebijakan Publik dalam Perspektif Etika A dministrasi Publik PowerPoint Presentation
Download Presentation
Kebijakan Publik dalam Perspektif Etika A dministrasi Publik

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 10

Kebijakan Publik dalam Perspektif Etika A dministrasi Publik - PowerPoint PPT Presentation


  • 1142 Views
  • Uploaded on

Kebijakan Publik dalam Perspektif Etika A dministrasi Publik. KEBIJAKAN PUBLIK PLURALISME AGAMA PLURALISME BUDAYA PERTIMBANGAN MORAL ETIKA ADMINISTRASI. Kebijakan Publik.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'Kebijakan Publik dalam Perspektif Etika A dministrasi Publik' - jana


Download Now An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
kebijakan publik dalam perspektif etika a dministrasi publik

KebijakanPublikdalamPerspektifEtikaAdministrasiPublik

KEBIJAKAN PUBLIK

PLURALISME AGAMA

PLURALISME BUDAYA

PERTIMBANGAN MORAL

ETIKA ADMINISTRASI

kebijakan publik
Kebijakan Publik
  • Terminologi kebijakan publik menunjuk pada serangkaian peralatan pelaksanaan yang lebih luas dari peraturan perundang-undangan, mencakup juga aspek anggaran dan struktur pelaksana. Siklus kebijakan publik sendiri bisa dikaitkan dengan pembuatan kebijakan, pelaksanaan kebijakan, dan evaluasi kebijakan.
kajian etika administrasi
kajianetikaadministrasi
  • Minimalisme moral yang berlangsung menyebabkan rendahnya kualitas "kebijakan" yang diambil dalam tindakan sosial, ekonomi, dan politik. Misalnya, kebijakan kenaikan harga BBM di tengah impitan hidup rakyat kecil menunjukkan rendahnya kualitas moral dari kebijakan itu, disebabkan di dalam konsep "kebijakan" inheren muatan nilai-nilai moral ("bijak"), sehingga kebijakan yang tidak "bijak" sama artinya dengan kebijakan tak bermoral minimalist morality.
slide5

ETIKA :

Nilai-nilai moral yang mengikatseseorangatausekelompokorangdalammengatursikap, tindakanataupunucapannya

NILAI :

Mencakupperangkathal-hal yang dapatditerimadanhal-hal yang tidakdapatditerimadalammasyarakat.

Pengertian-pengertian yang yangdihayatiseseorangmengenaiapa yang lebihpentingataukurangpenting, apa yang lebihbaikataukurangbaik, danapa yang lebihbenardankurangbenar

NORMA :

Secaraharafiah, dapatdiartikan “ ukuranataupatokanbagiseseoranguntukberperilakudalammasyarakat “

slide6

Julia Kristeva, dalam Black Sun: Depression and Melancholia (1989), melukiskan "manusia minimalis" sebagai manusia yang terjatuh ke kondisi ketidakbermaknaan hidup atau kehampaan eksistensi (the meaningless of Being), yaitu manusia yang terjerembab ke titik nadir kehidupan, sehingga tidak ada lagi yang tersisa untuk dibanggakan, yang menjadikannya malu menghadapi realitas hidup sendiri

slide7

Imoralitas bangsa, Ada kaitan erat antara "kualitas moral" dan "kualitas politik"

  • Alasdair MacIntyre dalam After Virtue (1999), masyarakat yang kurang atau tidak memiliki kesadaran dan kesepakatan tentang kebajikan moral (virtue) dan keadilan (justice), mesti kurang atau tidak memiliki basis masyarakat politik, akan menjadi ancaman bagi masyarakat
pertimbangan moral
Pertimbangan moral
  • Dalam kerangka tugas fasilitasi, negara berkewajiban menciptakan basic social structure(John Rawls, A Theory of Justice) demi menjamin kepentingan semua pihak. Artinya, negara tidak berurusan langsung dengan kesejahteraan masing-masing individu, melainkan menciptakan kebijakan publik yang memungkinkan setiap orang mendapat kesempatan yang fair untuk memenuhi kepentingannya, termasuk kehidupan beragama. Dalam konteks ini, negara berhak menerapkan UU atau kebijakan publik yang dipandangnya bermanfaat untuk memelihara tertib sosial
pluralisme agama budaya
Pluralisme agama & budaya
  • Pluralisme agama adalah sebuah konsep yang mempunyai makna yang luas, berkaitan dengan penerimaan terhadap agama-agama yang berbeda, dan dipergunakan dalam cara yang berlain-lainan pula
  • Pluralisme budaya yang kini lebih populer dengan istilah ‘multikulturalisme’;Multikulturalisme mengibarkan bendera pertukaran dan pemahaman antar budaya. Istilah ‘multikulturalisme’ menujukkan keanekaragaman budaya yang memungkinkan untuk hidup bersama.
kasus kasus dalam masyarakat
Kasus-kasusdalammasyarakat
  • Prita mulyasari vs RS Omni Internasional
  • Kasus porong Sidoarjo
  • Kasus poso
  • Kasus GAM di NAD
  • dll