1 / 33

Dipresentasikan oleh Sri Krisyanti Program Studi Teknik Lingkungan

STUDI PENDAHULUAN RECOVERY MINYAK DARI LIMBAH B3 SPENT BLEACHING EARTH DENGAN METODE EKSTRAKSI PELARUT. Dipresentasikan oleh Sri Krisyanti Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Institut Teknologi Bandung 2011. Pendahuluan. Bahan Dasar Oleokimia.

israel
Download Presentation

Dipresentasikan oleh Sri Krisyanti Program Studi Teknik Lingkungan

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. STUDI PENDAHULUAN RECOVERY MINYAK DARI LIMBAH B3 SPENT BLEACHING EARTH DENGAN METODE EKSTRAKSI PELARUT Dipresentasikanoleh Sri Krisyanti Program StudiTeknikLingkungan FakultasTeknikSipildanLingkungan InstitutTeknologi Bandung 2011

  2. Pendahuluan BahanDasarOleokimia Fraksionasi

  3. PENDAHULUAN • MenurutKheang (2007), diperkirakansekitar600.000 metrik ton per tahunataulebihbleaching earthdigunakandalamprosespengilangandengantingkatproduksimencapailebihdari 60 juta ton minyakdiseluruhdunia. • Di Indonesia total produksioleokimiatahun 2009 : 757.581 ton • Peningkatanpermintaanprodukoleokimiapeningkatanlimbahprosesrefining. • KASUSdinegara lain • Malaysia : 2,23 ton spent bleaching earthdiproduksisetiapharinya (Pariatamby, 2010) • Di Mesirtimbulanspent bleaching earth :10.000 ton/ tahun(Soliman, 2007)

  4. Pendahuluan • MasalahUtama • Kandunganminyak yang tinggi: 20 %- 30 % bk (Huang dan Chang, 2009) • SBE tergolonglimbah B3 sumberspesifik PP 85 Tahun 1999 Pasal 7 (Lampiran I Tabel 2 ) • Pembuangan SBE ke landfill menimbulkankebakarandanpolusiberbahaya Upaya 3R  minyak yang terkandungdidalam SBE di recovery.

  5. Pendahuluan PenangananLimbah Spent Bleaching Earth dibuangkelandfill Upaya yang pernahdikembangkan • Diolah, baikdenganprosestermalataupunregenerasisecarakimia • Dijadikanbahanbakaralternatifuntukindustri semen kiln

  6. Tujuan Menentukankadarminyak (% rendemen) dari SBE Mengetahuiperbandingankualitasdariekstrakminyakdenganvariasiperlakuan

  7. Metodologi • Bulk density • Analisaproksimat: • Kadar air • Kadar abu • Kadar volatil • Kadar karbonterikat • AnalisaUltimat: • C,H,O,N,S • pH • Kadar minyakawal Sampel Spent Bleaching Earth EkstraksiPelarut UjiKualitasMinyak Analisa Data

  8. Metodologi Ekstraksi Aseton N-heksan Jangkawaktu = ± 24 jam Temperatur 20-25oC Beratsampel : 100 gr Volume pelarut : 150 mL Jangkawaktu = ± 3-4 hari Temperatur 100oC Beratsampel : 20 gr Volume pelarut 150 mL Rotavapor

  9. Metodologi

  10. UjiKarakteristikSampel SBE SBE TidakKorosif SBE KurangReaktif Sebandingdengannilaikalor SBE

  11. UjiKarakteristikSampel SBE *) Kadar sulfur tidakterdeteksi

  12. RendemenMinyakMetodeSoxhlet Rentang MinyakAseton : 21,65 -26,22 % Minyak N-heksan : 21,57 -25,59 %

  13. RendemenMinyakMetodeMaserasi Rentang MinyakAseton : 11, 45 – 16,43 % Minyak N-heksan : 13,09 – 16,04 %

  14. WarnaMinyak Pelarut N-heksan : warnakemerahan Kheang, 2007 Pelarutaseton, gelapkehitaman PernahdilakukanolehChanrai (2002)

  15. DensitasMinyak Densitasuntuk biodiesel : 0,85 – 0,89 gr/cm3 (SNI 04-7182-2006 ) Densitasuntukpelumasnabati : 0,91-0,92 gr/cm3 (Sudradjat, 2007)

  16. ViskositasMinyak Viskositas Biodiesel : 2,3 – 6 cSt (SNI 04-7182-2006 ) ViskositasPelumasNabati : 30 -35 cSt (Sudradjat, 2007)

  17. NilaiKalorMinyak Biodiesel jarakpagar : 41,17 MJ/kg

  18. Kandungan Air padaMinyak Mutu biodiesel : 0,05 %(SNI 04-7182-2006 )

  19. IR Soxhlet n-Heksan Karboksilat tidakterdeteksiadanyagugusfungsialkena aldehid

  20. IR Maserasi N-heksan senyawaamina GugusAlkena Daerah serapangugusalkana Tidakterdapatguguskarbonilpadaserapan1760-1740 cm-1dan 1740-1790 cm-1

  21. IR SoxhletAseton GugusAlkena GugusKarbonil Daerah serapangugusalkana

  22. IR MaserasiAseton GugusAlkena GugusKarbonil Daerah serapangugusalkana

  23. SpektrumInframerah • Area fingerprintkelimaspektruminframerahmenunjukkanfungsi yang sama senyawapadaminyaksama(Mahmud,2010) • Adanyaaldehiddankarboksilatpadaekstrakminyaksoxhlet n-heksan minyakterdegradasi(Winarni, 2010) • Ekstrakminyaktergolongasamlemakjenuh ikatantunggalantara 2 atom karbon.

  24. BilanganAsam Semakintinggibilanganasam kualitasmenurun Tingginya %FFA  warnaberubahdan rasa tidakenak

  25. BilanganPeroksida PenambahanindikatoramilumtidakmerubahhasilpenitarandenganNatriumtiosulfat BilanganPeroksida TIDAK TERDETEKSI untuksemuaekstrakminyak PENYEBAB : Hasilanalisa IR tidakmenunjukkanadanyaikatanrangkappadastrukturmolekulekstrakminyak (asamlemakjenuh).

  26. SifatEkstrakMinyak Bagianatasminyakmenebaldanmembentukselaputjikaterpapardenganudara drying oil Minyakmengendappadatemperaturkamar asamlemakjenuh

  27. Warna Bleaching Earth Spent Bleaching Earth : Coklatkehitaman Bleaching earth murni : PUTIH SetelahdiekstrakmetodeSoxhlet SetelahdiekstrakmetodeMaserasi

  28. Kesimpulan KuantitasMinyak • Metodesoxhletpelarutasetonyaitu 21,65% sampai 26,2 % • Metodesoxhletpelarut n-heksanyaitu 21,57 sampai 25,19 % • Metodemaserasipelarutasetonyaitu 13,09 % sampai 16,04 % • Metodemaserasipelarut n-heksanyaitu 11,45 % sampai 16,43 % Metode SOXHLET lebihbanyakmengekstrakminyakdibanding MASERASI Pelarut ASETON lebihbanyakmengekstrakminyakdibanding N-HEKSAN

  29. Kesimpulan KuaLitasMinyak Kandungan air semuaekstrakminyak < 0,3 % Kemurniancukuptinggi Densitassemuaminyaksesuaistandarmutu biodiesel yaitu 0,85 – 0,89 gr/cm3 Viskositas >darirentang2,3 sampai 6 cSt (SNI-04-7182-2006)  perlupengolahanlebihlanjut Nilaikalor > 40 MJ/kg cukuptinggijikadigunakansebagai biodiesel • Analisa IR : • Asamlemakjenuh (C rantaitunggal) • semuasenyawapadaekstrakminyaksama • Beratmolekulcukupbesar polaspektrumtidaksederhana

  30. Kesimpulan KuaLitasMinyak Bilanganasamtertinggiyaitu minyakasetonsoxhlet 23,35 mgNaOH/mg minyak %FFA tertinggi : Asetonsoxhlet 39,77 % sebagaiasampalmitat Bilanganperoksidatidakterdeteksi Kualitasminyakmenurunberdasarkan parameter viskositasdanwarnayaitumaserasi n-heksan soxhlet n-heksan  maserasiaseton  soxhletaseton.

  31. Kesimpulan PotensiPenggunaanMinyak Ekstrakminyakcocokuntukbahanbaku biodiesel atauminyakpelumasnabati, danbahanbakupembuatansabundenganpengolahanlebihlanjut.

  32. Saran Apabilaakandilakukandalamskalabesar (industri) diperlukananalisislebihlanjutdanmendalam, tidakhanyakondisisaatdilakukandalamskalalaboratoriumtetapijugaberdasarkankondisiaktualdilapangan.

  33. TERIMA KASIH

More Related