slide1 n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Bab 7 : Aturan Diferensiasi dan P enggunaannya dalam Statika Komparatif PowerPoint Presentation
Download Presentation
Bab 7 : Aturan Diferensiasi dan P enggunaannya dalam Statika Komparatif

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 20

Bab 7 : Aturan Diferensiasi dan P enggunaannya dalam Statika Komparatif - PowerPoint PPT Presentation


  • 653 Views
  • Uploaded on

Bab 7 : Aturan Diferensiasi dan P enggunaannya dalam Statika Komparatif. 7.1 Aturan Diferensiasi Satu Variabel. 7.2 Aturan Diferensiasi yang Melibatkan Dua atau Lebih Fungsi dari Variabel yang Sama. Mencari Fungsi Pendapatan Marjinal dari Fungsi Pendapatan Rata-rata.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

Bab 7 : Aturan Diferensiasi dan P enggunaannya dalam Statika Komparatif


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
    Presentation Transcript
    1. Bab 7 : AturanDiferensiasidanPenggunaannyadalamStatikaKomparatif 7.1 AturanDiferensiasiSatuVariabel

    2. 7.2 AturanDiferensiasi yang MelibatkanDuaatauLebihFungsidariVariabel yang Sama

    3. MencariFungsiPendapatanMarjinaldariFungsiPendapatan Rata-rata. Biladiketahuipendapatan rata-rata(AR) pertamakitacarifungsipendapatan total (R) R = AR.Q MR = dR = R’ dQ HubunganAntaraFungsiBiayaMarjinaldenganBiaya Rata-rata. C = Biaya total AC = Biaya rata-rata Fungsi C = C(Q) Fungsi AC = C(Q)/Q, Q > 0 Perubahan AC terhadap Q dapatdicaridenganmendiferensiasikan AC : dC(Q) = [ C’(Q) . Q – C(Q) . 1 ] = 1 C’(Q) C(Q) dQ Q Q2 Q Q

    4. 7.3 AturanDiferensiasi yang MelibatkanFungsi – fungsidariVariabel yang Berbeda

    5. 7.4 DiferensiasiParsial

    6. 7.5 AplikasipadaAnalisisStatis - Komparatif • Model Pasar Q = a- bP (a, b > 0) [ permintaan ] Q = -c + dP (c, d > 0) [ penawaran ] Denganpenyelesaian P* = a + c Q* = ad – bc b + d b + d DerivatifParsial P* / P

    7. Ket : Y = PendapatanNasional C = Konsumsi T = Pajak • Model PendapatanNasional EkuilibriumPendapatan : DerivatifParsialPendapatan :

    8. Model Input – Output X1* V11 V12 V13 d1 X2* = V21 V22V22 d2 X3* V31 V32 V33 d3 ∂x*j = vjk (j, k = 1, 2, 3) ∂dk Jikadiketahui x* = Vdmaka : V11 V12 V13 ∂x* =V21 V22V22= v = ( I – A )-1 ∂d V31 V32 V33

    9. 7.6 CatatanatasDeterminanJacobian

    10. Bab 8 : AnalisisStatis – Komparatifdari Model Fungsi-Umum 8.1 Diferensial DiferensialdanDerivatif Derivatifdy/dx = f’(x) merupakan limit darisuatuhasilbagiselisih : DiferensialdanElastisitas-Titik Elastisitastitikpermintaan : Ɛd = dQ/Q = dQ/dP dP/P Q/P Untuksemuafungsi total y = f (x), rumuselastisitastitik y terhadap x adalah : Ɛyx = dy/dx = fungsimarjinal y / x fungsi rata - rata ∆y = dy ∆x + ∂ ∆x atau ∆y = f’(x) ∆x + ∂ ∆x dx

    11. 8.2 Diferensial Total Fungsitabungan : S = S(Y,i) S= tabungan Y= PendapatanNasional I = SukuBunga Perubahan total dalam S : dS = ∂S ∂SataudS = SydY + Sidi ∂Y ∂i di dY + ∂S = dS ∂Y dYikonstan

    12. 8.3 Aturan – aturanDiferensial Misal : k = konstanta , u dan v = variabel x1dan x2; makaberlaku : Aturan I dk = 0 Aturan II d(cun) = cnun-1 du Aturan III d (u ± v) = du ± dv Aturan IV d(uv) = v du + u dv Aturan V d u = 1 ( v du – u dv) v v2 Aturan VI d ( u ± v ± w ) = du ± dv ± dw Aturan VII d (uvw) = vw du + uwdv + uvdw

    13. 8.4 Derivatif Total MencariDerivatif Total y = f (x, w) dimana x = g(w) y = f [ g (w), w] dy = dx = ∂y∂x + ∂Y dwdw∂x dw∂w dy = fxdx + fwdw SatuVariasimengenaiDerivatif Total Y = f (x1, x2, w) dimana x1 = g(w) ; x2 = h(w) dy = ∂y∂x1 + ∂y∂x2 + ∂y dw ∂x1dw ∂x2dw∂w = ∂x1 ∂x2 dwdw fx + fw f1 + f2 + fw

    14. Variasi Lain mengenaiDerivatif Total y = f (x1, x2, u, v) dimana x1 = g(u,v) x2 = h(u,v) dy = ∂y∂x1 + ∂y∂x2 + ∂ydu + ∂ydv dw ∂x1 du ∂x2 du ∂u du ∂v du = ∂y∂x1 + ∂y∂x2 + ∂y ∂x1 du ∂x2 du ∂u Deriviatif total parsial : = ∂y∂x1 + ∂y∂x2 + ∂y ∂x1 du ∂x2 du ∂u dv = 0 karena v tetapkonstan du

    15. 8.5 Derivatif dan Fungsi-fungsi Implisitdalil fungsi implisit dari persamaan simultan F1 (y1, . . . , yn ; x1 , . . . , xm ) = 0F2 (y1, . . . , yn ; x1 , . . . , xm ) = 0............................................................Fn (y1, . . . , yn ; x1 , . . . , xm ) = 0Pasti akan membentuk suatu himpunan fungsi-sungsi implisit Yi = f1 (x1...... xm)Y2= f2 (x1...... xm).................................Yn= fn (x1...... xm)

    16. 8.6 Statika Komparatif dan Model-model Fungsi UmumModel pasarQd = QsQd = D (P , Y0)Qs = S(P)D (P , Y0) – S(P) = 0 P * = P * (Y0) D (P * ,Y0) – S(P *) = 0 [kelebihan permintaan = 0 dalam ekuilibrium]Pendekatan persamaan simultan

    17. Penggunaan derivativ total Model pendapatan nasional (IS-LM) Kemiringan dari kurva IS Kemiringan kurva LM

    18. 8.7Memperluas Model : SuatuEkonomiterbuka Ekspor neto. Misalkan X melambangkan ekspor, M melambangkakn impor, dan E memlambangkan nilai tukar )diukur sebagai harga domestikk dari mata uanga asing). Ekspor merupakan fungsi yang meningkat dari nilai tukar. X= X(E) di mana X’(E) > 0 . impor merupakan suatu fungsi yang menurun dari nilai tukar tapi merupakan fungsi yang meningkat dari pendapatan. M = K(r, rw) di mana My >0, Me <0Aliran Modal. Aliran modal neto ke dalam suatu negara merupakan suatu fungsi dari suku bunga domestik r dan seklaigus juga dari suku bunga dunia rw. Misalakan K melambangkan aliran neto yang masuk sehingga K = K(r, rw) di mana Kr > 0, Krw < 0 Neraca pembayaran (balance of payment). Aliran masuk dan aliran keluar dari mata unang asing untuk suatu negar apada umumnya dipisahkan kedalam dua neraca: neraca berjalan (eksporo neto dari barang dan jasa) dan neraca modal (pembelian dari obligasi asing dan domestik). Bersama-sama kedua neraca tersebut membentuk neraca pembayaran. NP = neraca berjalan + neraca modal = [ X(E) – M(Y,E)] + K(r,rw)