Download
menulis feature n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
MENULIS FEATURE PowerPoint Presentation
Download Presentation
MENULIS FEATURE

MENULIS FEATURE

795 Views Download Presentation
Download Presentation

MENULIS FEATURE

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. MENULIS FEATURE

  2. Pengantar • Feature bisaberfungsisebagaipenjelasanatautambahanuntukberita yang sudahdisiarkansebelumnya, memberilatarbelakangsuatuperistiwa, menyentuhperasaandanmengharukan, menghidangkaninformasidenganmenghibur, jugabisamengungkapsesuatu yang belumtersiarsebagaiberita. • Sambiltetapmempertahankanelemenpenulisanberitatradisional (5W + 1H) feature jugabisaberfungsisebagaipenjelasanatautambahanuntukberita yang sudahdisiarkansebelumnya, memberilatarbelakangsuatuperistiwa, menyentuhperasaandanmengharukan, menghidangkaninformasidenganmenghibur, jugabisamengungkapsesuatu yang belumtersiarsebagaiberita. • Meskiumumnyaenakdibaca, dankarenanyamenghibur, feature kadangsaratdengankadarkeilmuan -- cumapengolahannyasecarapopuler. Jugadipakaiuntukpenulisanberita-berita yang dihasilkandaripengumpulanbahan yang mendalam.

  3. Dalampersaingan media yang kianketattakhanyaantar media cetakmelainkanjugaantara media cetakdengantelevisi, straight/spot news seringkalitakterlalumemuaskan. Spot news cenderunghanyaberumursehariuntukkemudiandibuang, ataubahkanbeberapa jam ditelevisi. Spot news jugacenderungmenekankansekadarunsurelementerdalamberita, namunmelupakanlatarbelakangperistiwa. • Kita memerlukanberita yang lebihdariituuntukbisabersaing. Kita memerlukan news feature -- perkawinanantara spot news dan feature.

  4. APAKAH FEATURE ITU? • Inilahbatasanklasikmengenai feature: ''Cerita feature adalahartikel yang kreatif, kadangkadangsubyektif, yang terutamadimaksudkanuntukmembuatsenangdanmemberiinformasikepadapembacatentangsuatukejadian, keadaanatauaspekkehidupan.''

  5. Kreatifitas • Berbedadaripenulisanberitabiasa, penulisan feature memungkinkan reporter ''menciptakan'' sebuahcerita. • Meskipunmasihdiikatetikabahwatulisanharusakurat -- karanganfiktifdankhayalantidakboleh -- reporter bisamencari feature dalampikirannya, kemudiansetelahmengadakanpenelitianterhadapgagasannyaitu, iamenulis.

  6. Informatif • Feature, yang kurangnilaiberitanya, bisamemberikaninformasikepadamasyarakatmengenaisituasiatauaspekkehidupan yang mungkindiabaikandalampenulisanberitabiasadikoran. Misalnyatentangsebuah museum ataukebunbinatang yang terancamtutup. • Aspekinformatifmengenaipenulisan feature bisajugadalambentuk-bentuk lain. Adabanyak feature yang enteng-entengsaja, tapibilaberadaditanganpenulis yang baik, feature bisamenjadialat yang ampuh. Feature bisamenggelitikhatisanubarimanusiauntukmenciptakanperubahankonstruktif.

  7. Menghibur • Dalam20 tahunterakhirini, feature menjadialatpentingbagisuratkabaruntukbersaingdengan media elektronika. • Reporter suratkabarmengakuibahwamerekatidakakanbisa''mengalahkan'' wartawan radio dantelevisiuntuklebihdulusampaikemasyarakat. Wartawan radio dan TV bisamengudarakanceritabesarhanyadalambeberapamenitsetelahmerekatahu. Sementaraituwartawankoransadar, bahwabarubeberapa jam setelahkejadian, pembacanyabarubisatahusesuatukejadian -- setelahkorandiantar. • Wartawanharian, apalagimajalah, bisamengalahkansaingannya, radio dan TV, denganceritaeksklusif. Tapiiajugabisamembuatversi yang lebihmendalam (in depth) mengenaicerita yang didengarpembacanyadari radio. • Denganpatokansepertiinidalambenaknya, reporter selalumencari feature, terhadapberita-berita yang paling hangat. Cerita feature biasanyaeksklusif, sehinggatidakadakemungkinandikalahkanoleh radio dan TV ataukoran lain. • Feature memberikanvariasiterhadapberita-beritarutinsepertipembunuhan, skandal, bencanadanpertentangan yang selalumenghiasikolom-kolomberita, feature bisamembuatpembacatertawatertahan. • Seorang reporter bisamenulis ''ceritaberwarna-warni'' untukmenangkapperasaandansuasanadarisebuahperistiwa. Dalamsetiapkasus, sasaranutamaadalahbagaimanamenghiburpembacadanmemberikankepadanyahal-hal yang barudansegar.

  8. Awet • Menurutseorangwartawankawakan, korankemarinhanyabaikuntukbungkuskacang. Unsurberita yang semuanyapentingluluhdalamwaktu 24 jam. Beritamudahsekali ''punah'', tapi feature bisadisimpanberhari, berminggu, atauberulanbulan. Koran-korankecilseringmembuatsimpanan ''naskahberlebih'' – kebanyakan feature. Feature inidisetdandisimpandiruangtatamuka, karena editor tahubahwanilaiceritaitutidakakanmusnahdimakanwaktu. • Dalamkacamata reporter, feature sepertiitumempunyaikeuntunganlain. Tekanan deadline jarang, sehinggaiabisapunyawaktucukupuntukmengadakanrisetsecaracermatdanmenulisnyakembalisampaimempunyaimutu yang tertinggi. • Sebuah feature yang mendalammemerlukanwaktucukup. Profilseorangkepalapolisimungkinbarubisadiperolehsetelahwawancaradengankawan-kawansekerjanya, keluarga, musuh-musuhnyadankepalapolisiitusendiri. Diperlukanwaktujugauntukmengamatitabiat, reaksiterhadapkeadaantertentuperwiraitu.

  9. Subyektifitas • Beberapafeature ditulisdalambentuk ''aku'', sehinggamemungkinkan reporter memasukkanemosidanpikirannyasendiri. Meskipunbanyak reporter, yang dididikdalam reporting obyektif, hanyamemakaiteknikinibilatidakadapilihan lain, hasilnyabisaenakdibaca. • Tapi, reporter-reporter mudaharusawasterhadapcarasepertiitu. Kesalahanumumpada reporter baruadalahkecenderunganuntukmenonjolkandirisendirilewatpenulisandengangaya ''aku''.Kebanyakanwartawankawakanmemakaipedomanbegini: ''KalauAndabukantokohutama, jangansebut-sebutAndadalamtulisanAnda.'' • Singkatkata, berbedadenganberita, tulisan feature memberikanpenekanan yang lebihbesarpadafakta-fakta yang penting --fakta-fakta yang mungkinmerangsangemosi (menghibur, memunculkanempati, disampingtetaptidakmeninggalkanunsurinformatifnya).Karenapenakananitu, tulisan feature seringdisebutkisah humaninterest ataukisah yang berwarna.

  10. MENCARI GAGASAN DAN JENIS-JENIS FEATURE

  11. Ide feature itubisadiperolehdariberbagaihal. Bisadarikelanjutanberita-beritaaktual, bisamendomplenghari-haritertentu, atauprofiltokoh yang sedangramaidibicarakan. Yang pentingadanewspeg (cantelanberita), karena feature bukanfiksi. Iafakta yang ditulisdengangayamiripfiksi. Kita bisamenggaliidedenganmenengokbeberapajenis feature dibawahini

  12. Feature kepribadian (Profil) • Profilmengungkapmanusia yang menarik. Misalnya, tentangseseorang yang secaradramatik, melaluiberbagailiku-liku, kemudianmencapaikarir yang istimewadansuksesataumenjaditerkenalkarenakepribadianmereka yang penuhwarna. Agar efektif, profilsepertiiniharuslebihdarisekadardaftarpencapaiandantanggaltanggalpentingdarikehidupansiindividu. Profilharusbisamengungkapkaraktermanusiaitu. • Untukmemperolehinformasi yang dibutuhkan, penulis feature tentangpribadisepertiiniseringkaliharusmengamatisubyekmerekaketikabekerja; mengunjungirumahmerekadanmewawancarateman-teman, kerabatdankawanbisnismereka. Profil yang komplitsebaiknyadisertaikutipan-kutipansisubyek yang bisamenggambarkandengan pas karakternya. Profil yang baikjugasemestinyabisamemberikankesankepadapembacanyabahwamerekatelahbertemudanberbicaradengan sang tokoh. • Banyaksumber yang diwawancaramungkinsecaraterbukaberanimengejutkanAndadenganmengungkaprahasiapribadiatauanekdottentangsisubyek. Tapi, banyaksumberlebihsukameminta agaridentitasnyadirahasiakan. Informasisumber-sumberitupentinguntukmemberikanbalansdalampenggambaransitokoh.

  13. Feature sejarah • Feature sejarahmemperingatitanggal-tanggaldariperistiwapenting, sepertiproklamasikemerdekaan, pemboman Hiroshima ataupembunuhanjenderal-jenderalrevolusi. Koran jugaseringmenerbitkan feature peringatan 100 tahunlahirataumeninggalnyaseorangtokoh. • Kisah feature sejarahjugabisaterikatpadaperistiwa-peristiawamutakhir yang memangkitkanminatdalamtopikmereka. Jikamusibahgunungapiterjadi, Koran seringmemuatperistiwaserupadimasalalu. • Feature sejarahjugaseringmelukiskan landmark (monumen/gedung)terkenal, pionir, filosof, fasilitashiburandanmedis, perubahandalamkomposisirasial, polaperumahan, makanan, industri, agama dankemakmuran. • Setiapkotaatausekolahmemilikiperistiwamenarikdalamsejarahnya. Seorangpenulis feature yang bagusakanmengkajilebihtentangperistiwa-peristiwaitu, mungkindengandokumenhistorisataudenganmewawancaraorang-orang yang terlibatdalamperistiwa-peristiwabersejarah.

  14. Feature petualangan • Feature petualanganmelukiskanpengalaman-pengalamanistimewadanmencengangkan -- mungkinpengalamanseseorang yang selamatdarisebuahkecelakaanpesawatterbang, mendakigunung, berlayarkelilingduniapengalamanikutdalampeperangan. • Dalam feature jenisini, kutipandandeskripsisangatpenting. Setelahbencana, misalnya, penulis feature seringmenggunakansaksihidupuntukmerekontruksikanperistiwaitusendiri. Banyakpenulis feature jenisinimemulaitulisannyadenganaksi -- momen yang paling menarikdan paling dramatis.

  15. Feature musiman • Reporter seringkaliditugasiuntukmenulis feature tentangmusimdanliburan, tentangHari Raya, Natal, danmusimkemarau. Kisahsepertiitusangatsulitditulis, karena agar tetapmenarik, reporter harusmenemukan angle atausudutpandang yang segar. Contoh yang bisadipakaiadalahbagaimanaseorangpenulismenyamarmenjadiSinterklasdiHari Natal untukmerekamresponatautingkahlakuanak-anakdiseputarhararayaitu.

  16. Feature interpretatif • Feature darijenisinimencobamemberikandeskripsidanpenjelasanlebihdetilterhadaptopik-topik yang telahdiberitakan. Feature interpretatifbisamenyajikansebuahorganisasi, aktifitas, trend ataugagasantertentu. Misalnya, setelahkisahberitamenggambarkanaksiterorisme, feature interpretatifmungkinmengkajiidentitas, taktikdantujuanterotisme. • Beritamemberikangagasanbagiribuan feature semacamini. Setelahperampokan bank, feature interpretatifbisasajamenyajikantentanglatihan yang diberikan bank kepadapegawaiuntukmenangkalperampokan.Atau yang mengungkaplebihjauhtipikalperampok bank, termasukpeluangperampokbisaditangkapdandihukum.

  17. Feature kiat (how-to-do-it feature) • Feature iniberkisahkepadapembacanyabagaimanamelakukansesuatuhal: bagaimanamembelirumah, menemukanpekerjaan, bertanamdikebun, mereparasimobilataumempererattaliperkawinan. Kisahsepertiiniseringkalilebihpendekketimbangjenis feature lain danlebihsulitdalampenulisannya. • Reporter yang belumberpengalamanakancenderungmenceramahiataumendiktepembaca -- memberikanopinimerekasendiri -- bukannyamewawancarasumberahlidanmemberikanadvisdetildanfaktual.

  18. TEKNIK PENULISAN FEATURE

  19. Jikadalampenulisanberita yang diutamakanialahpengaturanfakta-fakta, makadalampenulisan feature kitadapatmemakaiteknik ''mengisahkansebuahcerita''. Memangitulahkunciperbedaanantaraberita ''keras'' (spot news) dan feature. Penulis feature padahakikatnyaadalahseorang yang berkisah. • Penulismelukisgambardengankata-kata: iamenghidupkanimajinasipembaca; iamenarikpembaca agar masukkedalamceritaitudenganmembantunyamengidentifikasikandiridengantokohutama. • Penulis feature untuksebagianbesartetapmenggunakanpenulisanjurnalistikdasar, karenaiatahubahwateknik-teknikitusangatefektifuntukberkomunikasi. Tapibilaadaaturan yang mengurangikelincahannyauntukmengisahkansuatucerita, iasegeramenerobosaturanitu. • Konsep ''piramidaterbalik'' seringditinggalkan. Terutamabilaurutanperistiwasudahdengansendirinyamembentukcerita yang baik. • Elemen Feature Terpenting: DeskripsidanNarasi

  20. LUKISKAN, BUKAN KATAKAN • PernahkahAndamembacasebuahtulisandansampaibertahunkemudianmengingatdeskripsidalamtulisanitu? • Kita umumnyaterkesanpadasebuahtulisan yang mampumelukissecarakuatgambarandidalamotakkita. Deskripsi yang kuatadalahalat yang digdayabagiparapenulis, apapun yang kitatulis: esai, artikel, feature, berita, cerpen, novel ataupuisi. • Bagaimanacarabelajarmembuatdeskripsi yang kuatdanhidup? • Cara terbaikuntukmelakukannyaadalahmenerapkankonsep"Show-Not-Tell" atau "Lukiskan, bukanKatakan". Ubahlahpernyataan yang keringdankaburmenjadiparagrafberisiilustrasimemukau. • Perhatikankalimatini: "Nasibnenekitusangatmalang" • Kalimat "mengatakan/telling" itubisadiubahmenjadiparagraf"melukiskan/showing" sepertiini:

  21. **Umurnya 60 tahun. Diahidupsebatangkara. Para tetangganya,orang-orang papa yang tinggaldigubukkardusperkampungan liar-kumuh Kota Bandung, mengenalnyadengannamasederhana: "Emak". Tidakada yang tahunamaaslinya. Awalpekanini, Emakditemukanmeninggal, tigaharisetelahparatetangganyamelihatnyahidupterakhir kali. "SejakJumatpekanlalu, Emaktidakpernahkelihatan," kataseorangtetangganya. "Saatgubuknyadilongok, Emaksudahterbujurkakudidalam."** • Jikakitamenggunakankonsep "Show Not Tell", paragraf-paragrafakanterbentuksecaraalami, kuat, hidupdanmudahdikenang.

  22. HINDARI KATA KETERANGAN/KATA SIFAT • Feature yang bagusmemaparkansoal yang kongkretdanspesifik. Salahsatucaranyaadalahdenganmenghindarikata-katasifatsepertitinggi, kaya, cantik, dankatataktidakspesifik, cukupbesar, lumayanheboh, kerenabis. • ''Katasifatadalahmusuhbebuyutankatabenda,'' katapujanggaPrancis Voltaire.

  23. Contoh: 1. KonserPeterpanituhebohbanget. • KonserPeterpandiGelanggangSenayandihadirioleh 50.000 penonton. TiketsehargaRp 200 sudahhabisludessebulansebelumpertunjukan. Penonton yang rata-rata siswa SMP dan SMA berdesak-desakan. Duapuluhorangpingsan, ketikaparapenontonberjingkrakmengikutilagu "AdaApaDenganmu". 2. Ahmad seorangpetanimiskin. • Ahmad tinggalbersamaseorangistridananaknyadigubukberataprumbia. Tiapharimerekahanyabisamakansekali, itupunnasijagungtanpalauk. 3. MakErohmarahbesar. • "Pemerintahzalim!" kataMakEroh, istriseorangnelayan yang suaminyatakbisakelautkarenakanaikanharga solar.*

  24. STRUKTUR PENULISAN FEATURE

  25. Lead • Mari kitatinggalkandifinisiapaitu feature dankitalangsungketeknikpenulisannya. Ini yang lebihpenting. Kita tahubahwaberitaumumnyaditulisdenganteknikpiramidaterbalikdanharusmemenuhiunsur 5 W + 1 H (what, who, why, when, where: apa, siapa, mengapa, kapan, dimana, bagaimana). • Untukpenerbitanberupakoran, susunanpiramidaterbalikinipentingkarenajikaterjadipemotongankarenatakadatempat, pemotonganlangsungdilakukandaribagianbelakang. Iniberarti lead beritaitupastilah yang terpentingdariisiberitaitusendiri. Iniharusmemikat, tanpaituberitatakmenarikperhatian. Feature hampirsamadalammasalah lead, artinyaharusmemikat. • Tetapi feature tidaktundukpadaketentuanpiramidaterbalik. Feature ditulisdenganteknik lead, tubuhdan ending (penutup). Penutupsebuah feature hampirsamapentingnyadengan lead. Mungkindisanaadakesimpulanatauadaceletukan yang menggoda, atauadasindirandansebagainya. Karenaitukalaumemotongtulisan feature, takbisa main gampangmengambil paling akhir. • Semuabagiandalamfetaureitupenting. Namun yang terpentingmemang lead, karenadisanalahpembukajalan. Gagaldalammenuliskan lead pembacabisatidakmeneruskanmembaca. Gagalberartikehilangandayapikat. Di sinipenulis feature haruspandaibetulmenggunakankalimatnya. Bahasaharusrapidanterjagabagusdancaramemancingituharuslahjitu.Takadateori yang bakubagaimanamenulis lead sebuah feature. Semuanyaberdasarkanpengalamandanjugaperkembangan. Namun, sebagaigarisbesarbeberapacontoh lead sayasebutkandisini:

  26. Lead Ringkasan • Lead inihampirsamasajadenganberitabiasa, yang ditulisadalahinticeritanya. Banyakpenulis feature menulis lead gayainikarenagampang. • Misal:Walaupundengantanganbuntung, Pak Salehsamasekalitakmerasarendahdiribekerjasebagaitukangparkirdidepankampusitu. • Pembacasudahbisamenebak, yang mauditulisadalahtukangparkirbernama Pak Saleh yang cacat. Yang berminatbisameneruskanmembaca, yang takberminat -- apalagisebelumnyatakadaberitatentang Pak Salehitu -- bisamelewatkanbegitusaja.

  27. Lead Bercerita • Lead inimenciptakansuatusuasanadanmembenamkanpembacasepertiikutjaditokohnya. • Misal:AnggotaReserseitumelihatdengantajamkearahsenjatalelakididepannya. Secepatkilatiameloncatkesampingdanmendepaksenjatalawannyasambilmenembakkanpistolnya. Dor... Premanitutergeletaksementarabanyakorangtercengangketakutanmenyaksikanadegan yang sekejapitu ..... • Pembacamasihbertanyaapa yang terjadi. Padahal feature ituberceritatentangoperasipembersihanpreman-preman yang selamainimengacaulingkunganpemukimanitu.

  28. Lead Deskriptif • Lead inimenceritakangambarandalampembacatentangsuatutokohatausuatukejadian. Biasanyadisenangiolehpenulis yang hendakmenulisprofilseseorang. • Misal:Keringatmengucurdimukalelakitua yang tangannyabuntungitu,sementarapemilikkendaraanmerelakanuangkembalinya yang hanyaduaratus rupiah. Namunlelakiitutetapsajamerogohsakudengantangankirinya yang normal, mengambilduakoinratusan. Pak Saleh, tukangparkir yang bertangansebelahitu, takingindikasihani ..... • Pembacamudahterhanyutoleh lead begini, apalagipenulisnyainginmembuatkisah Pak Saleh yang penuhwarna.

  29. Lead Kutipan • Lead inibisamenarikjikakutipannyaharusmemusatkandiripadainticeritaberikutnya. Dan tidakklise. • Misal:"Sayalebihbaiktetaptinggaldipenjara, dibandingkanbebasdenganpengampunan. Apanya yang diampuni, sayakantakpernahbersalah," kata Sri BintangPamungkasketikaakandibebaskandari LP Cipinang. Walaubegitu, Sri Bintangtohmaujugakeluarpenjaradijemputanak-istri.... danseterusnya. • Pembacakemudiandigiringpadakasuspembebasantapolsebagaitekadpemerintahan yang baru. Hati-hatidengankutipanklise. • Contoh:"Pembangunan ituperluuntukmensejahterakanrakyatdanhasil-hasilnyasudahkitalihatbersama," kataMenteri X didepanmasa yang melimpahruah. Pembacasulitterpikatpadahalbisajadi yang mauditulisadalahsebuah feature tentangketerlibatanmasyarakatdalampembangunanyangagakunik.

  30. Lead Pertanyaan • Lead inimenantang rasa ingintahupembaca, asaldipergunakandengantepatdanpertanyaannyawajarsaja. Lead beginisebaiknyasatualineadansatukalimat, dankalimatberikutnyasudahalineabaru. • Misal:Untukapamahasiswadilatihjurnalistik? Memangada yang sinisdenganPekanJurnalistikMahasiswa yang diadakanini. Soalnya, penerbitanpersdikampusinitakbisalagimengikutikaidah-kaidahjurnalistikkarenaterlalubanyaknyabatasan-batasandanlarangan .... • Pembacakemudiandisuguhi feature soalbagaimanakehidupanperskampusdisebuahperguruantinggi.

  31. Lead Menuding • Lead iniberusahaberkomunikasilangsungdenganpembacadanciri-cirinyaadalahadakata "Anda" atau "Saudara". Pembacasengajadibawauntukmenjadibagiancerita, walaupembacaitutidakterlibatpadapersoalan. • Misal:Saudaramengirasudahmenjadiorang yang baikdinegeriini. Padahal, belumtentu. PernahkahSaudaramenggunakanjembatanpenyeberangankalaumelintasdijalan? PernahkahSaudaranaikke bus kotadaripintudepandantertibkeluardaripintubelakang? Mungkintakpernahsamasekali. Saudaratergolongpunyadisiplin yang, maaf, sangatkurang. • Pembacamasihpenasaran feature inimaubicaraapa. Ternyata yangdisorotiadalahkampanyedisiplinnasional.

  32. Lead Penggoda • Lead inihanyasekadarmenggodadengansedikitbergurau. Tujuannyauntukmenggaetpembaca agar secaratidaksadardijebakkebarisberikutnya. Lead inijugatidakmemberitahu, ceritaapa yang disuguhkankarenamasihteka-teki. • Misal:KampanyemenulissuratdimasapemerintahanPresidenSoehartoternyataberhasilbaikdanmembekassampaisaatini. Bukansajaanak-anaksekolah yang gemarmenulissurat, tetapijugaparapejabattinggidimasaitukeranjinganmenulissurat. • Nah, sampaidisinipembacamasihsulitmenebak, tulisanapaini?

  33. Alineaberikutnya:-----------------Kini, adasurat yang membekasdanmenimbulkanmasalahbagirakyatkecil. Yakni, suratsaktiMenteri PU kepadaGubernur DKI agar putraSoeharto, Sigit, diajakberkongsiuntukmenangani PDAM DKI Jakarta. Ternyatabukannyamenyetoruangtetapimengambiluangsetoran PDAM dalamjumlahmilyaran.... danseterusnya. • Pembacamulaimenebak-nebak, inipasti feature yang berceritatentangkasus PDAM DKI Jaya. Tetapi, apaisi feature itu, apakahkasuskolusinya, kesulitan air atautarifnya, masihteka-tekidanitudijabarkandalamalineaberikutnya.

  34. Lead Nyentrik • Lead ininyentrik, ekstrim, bisaberbentukpuisiatausepotongkata-katapendek. Hanyabaikjikaseluruhceritabergayalincahdanhidupcarapenyajiannya. • Misal:Reformasi total.Mundur. Sidang Istimewa.Tegakkanhukum.Hapus KKN. • Teriakanitubersahut-sahutandarisejumlahmahasiswadihalamangedung DPR/MPR untukmenyampaikanaspirasirakyat .... dst.... • Pembacadigiringkepersoalanbagaimanatuntutanreformasi yangdisampaikanmahasiswa.

  35. Lead Gabungan • Iniadalahgabungandaribeberapajenis lead tadi. • Misal:"Sayatakpernahmempersoalkankedudukan. Kalaumemangmaudiganti, ya, diganti," kataMenteriSosialsambilberjalanmenujumobilnyasertamemperbaikikerudungnya. Iatetaptersenyumcerahsambilmenolakmenjawabpertanyaanwartawan. Ketikahendakmenutuppintumobilnya, Menteriberkatapendek: "Bapaksayasehatkok, keluargakamisemuasehat...." • Inigabungan lead kutipandandeskriptif. Dan lead apa pun bisadigabung-gabungkan.

  36. BatangTubuh • Setelahtahubagaimana lead yang baikuntuk feature, tibasaatnyaberkisahmenulisbatangtubuh. Yang pertamadiperhatikanadalahfokusceritajangansampaimenyimpang. Buatlahkronologis, berurutandengankalimatsederhanadanpendek-pendek. • Deskripsi, baikuntuksuasanamaupunorang (profil), mutlakuntukpemanissebuah feature. Kalaudalamberita, cukupbegini: Pak Salehmendapatpenghargaansebagaitukangparkirteladan. Paling hanyadijelaskansedikitsoal Pak Saleh. Tapidalam feature, saudaradituntutlebihbanyak. Profillengkap Pak Salehdiperlukan, agar orangbisamembayangkan.

  37. Tapitakbisadijejalbegini:Pak Saleh, tukangparkirdidepankampusitu, yang tangankanannyabuntung, umurnya 50 tahun, anaknya 9, rumahnyadiDepok, dapatpenghargaan. Data harusdipecah-pecah. Aleniapertamacukupditulis: Pak saleh, 50 tahun, dapatpenghargaan. Lalujelaskandarisiapapenghargaanitudanapasebabnya. Pak Saleh yang tangannyabuntungitumerasakancukupharu, ketikaWali Kota....

  38. Di bagian lain disebut: "Sayatidakmengharapkan," katalelakidengan 9 anak yang tinggaldiDepokini. Dan seterusnya.Anekdotperluuntuksebuah feature. Tapijanganmengada-adadandibikin-bikin. Dan kutipanucapanjugapenting, agar pembacatidakjenuhdengansuatureportase. • Detilpentingtetapiharustahukapanterincibetuldankapantidak. Premanitutertembakdalamjarak 5 meter lebih 35 centi 6melimeter..., apapentingnyaitu? Sebutsajasekitar 5 meter. Tapi, golkemenanganPersebayadicetakpadamenitke 43, inipenting. Takbisadisebutsekitarmenitke 45, karenamenit 45 sudahsetengah main. • Dalamolahragasepakbola, menitke 43 bedajauhdenganmenitke 30. Bahkandalamatletik, waktu 10.51 detikbanyakbedanyadengan 10.24 detik.Inisudahmenyangkutbahasajurnalistik, nantiadapembahasankhusussoalini.

  39. Ending • Jikabatangtubuhsudahselesai, tinggallahmembuatpenutup. Dalamberitatidakadapenutup. Untuk feature setidak-tidaknyaadaempatjenispenutup.

  40. PenutupRingkasan • Sifatnyamerangkumkembalicerita-cerita yang lepasuntukmengacukembalike intro awalatau lead.

  41. PenutupPenyengat • Membuatpembacakagetkarenasamasekalitakdiduga-duga. Sepertikisahdetektifsaja. Misalnya, menulis feature tentang bandit yang berhasilditangkapsetelahmelawan. Kisahsudahpanjangdanseru, pujianuntukpetugassudahdatang, dan bandit itu pun sudahmenghuni sel. Tapi, ending feature adalah: Esokharinya, bandit itutelahkaburkembali. Ending inidisimpansejaktadi.

  42. PenutupKlimak • Inipenutupbiasakarenacerita yang disusuntadisudahkronologis. Jadipenyelesaiannyajelas. Di masalalu, adakegemaranmenulis ending yang singkatdengansatukatasaja: Semoga. Sekaranghalsepertiinimenjaditertawaan. Inisebuahbuktibahwasetiapmasaadakekhasannya.

  43. PenutuptanpaPenyelesaian • Ceritaberakhirdenganmengambang. Inibisataktikpenulis agarpembacamerenungdanmengambilkesimpulansendiri, tetapibisa pula masalah yang ditulismemangmenggantung, masihadakelanjutan, tapitakpastikapan.

  44. Sumber: http://www.pena.or.id • Kontributor: FaridGaban (Pena) danPutuSetia (Tempo).