1 / 23

ASKEP CIDERA KEPALA

ASKEP CIDERA KEPALA. NAMA : GUSTI YAWATI NPM : 101009314401058. DOSEN PEMBIMBING : Ns.HANI RUH DWI, S.Kep. CIDERA KEPALA. Pengertian

tulia
Download Presentation

ASKEP CIDERA KEPALA

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. ASKEPCIDERA KEPALA NAMA : GUSTI YAWATI NPM : 101009314401058 DOSEN PEMBIMBING : Ns.HANI RUH DWI, S.Kep

  2. CIDERA KEPALA • Pengertian Cederakepalaadalah trauma yang mengenaikulitkepala, tengkorak, danotak yang disebabkanoleh trauma tumpulatau trauma tembus ( Mansjoer, 2000; Brunner & Soddarth, 2002 )

  3. 2.Anatomi • Kulitkepala • Skin • Sub Cutaneos tissue • Aponeurosisgalea • Loose areolar tissue • Periost • TulangKepala (Skull) • Terdiridarikubahtulangtengkorakdan basis tulangtengkorak. Tulangtengkorak yang paling tipisadalahtulang temporal.

  4. SelaputOtak (Meninges) Dura : selaputinikuat, terdiridarijaringanfibrotikdanmelekatpadabagiandalamtulangkepala. • Otak (Brain) Otakterdiridariotakbesar, otakkecildanbatangotak. Otakbesarterdiridarihemisferkiridankanan yang dipisahkanolehfalksserebri.

  5. Diproduksi • Diproduksiolehpleksuschoroideuskemudiandisebarkankeruangan sub arachnoid. • Tentorium • Tentoriummembagironggaintrakranialdalam 2 bagian, yaituruangan supra tentorialdan infra tentorial.

  6. 3. Etiologi • Ciderasetempat (bendatajam) • misalnya: pisau, peluru / berasaldariserpihanataupecahandarifrakturtengkorak. • Merupakan trauma yang dapatmenyebabkanciderasetempatataukerusakanterjaditerbatasdimanabendatersebutmerobekotak. • CideraDifus (cideratumpul) • misalnya : terkenapukulanataubenturan. • Trauma olehbendatumpuldapatmenyebabkan/menimbulkankerusakanmenyeluruh (difuse) karenakekuatanbenturan.

  7. 4. Patofisiologi • TekananIntrakranial • Banyakprosespatologis yang mengenaiotakdapatmenyebabkanpeningkatantekananintrakranial, dipihak lain peningkatantekananintrakranialberpengaruhterhadapfungsiotakdanluaranpenderita. • Monroe-Kellie Doctrine • Tulangkepala (dewasa) merupakankotak yang tidakdapatberekspansi, olehkarenaituseharusnya volume intrakranialtetapkonstan.

  8. Tekananperfusiotak (Cerebral Perfusion Pressure) • Sangatpentinguntukmempertahankantekanandarah yang adekuatpadapenderitaciderakepala agar tekananperfusiotaktetap normal. • Alirandarahotak • Normal alirandarahotakkira-kira 50 cc per 100 grotak per menit. Dibawah 20 – 25 cc per 100 gr per menit, aktifitas EEG secarabertahapmenghilangdanpadasekitar 5 cc per 100 gr per menitterjadikematianselataukerusakanirreversibel.

  9. 5. KLASIFIKASI • Mekanismecidera • Secaraluasdibagiatas 2 yaitu : • cideratumpul • cideratajam • Beratringannyacidera • Terdiridaritigakomponen, yaitu: • E (eyes) dengannilai : • 4 = bukamataspontan • 3 = bukamatadenganrangsangsuara • 2 = bukamatadenganrangsangnyeri • 1 = tidakbukamata

  10. V (verbal) dengannilai : • 5 =orientasibaik, jawabansesuaidenganpertanyaan • 4= terbentukkalimat, tetapitidaksesuaidenganpertanyaan • 3 = adakata, tetapitidakterbentukkalimat • 2 = adasuara, denganrangsangnyeri • 1 = tidakadasuara, denganrangsangnyeri

  11. M (motorik) dengannilai : • 6 = ikutperintah • 5 =gerakanmelokalisirnyeri, denganrangsangnyeri • 4 = gerakanmenolak, terhadaprangsangnyeri • 3 = gerakanfleksi abnormal, denganrangsangnyeri • 2 = gerakanekstensi abnormal, denganrangsangnyeri • 1 = tidakadagerakan, denganrangsangnyeri

  12. 6. KriteriaCideraKepala • CederaKepalaRingan • Definisi: Pasienbangun, danmungkinbisaberorientasi . (Tidaktermasukpasiensadarkelompokcederakepalaberat). • CederaKepalaSedang • Definisi: Pasienmungkinkonfusiatausomnolennamuntetapmampuuntukmengikutiperintahsederhana • CederaKepalaBerat • Definisi: Pasientidakmampumengikutibahkanperintahsederhanakarenagangguankesadaran . (Tidaktermasukdisinikelompokcederakepalaberatdengan ).

  13. Penatalaksanaan • Penatalaksanaanumum • ABS (Airway, Breathing, Sirkulasi) • PenatalaksanaanKhusus • Konservatif : Pemberianmonitol, gliserol, furosemid, steroid, antibiotik, barbiturat. • Simptomatik : Mengatasikejang, agitasi, gelisah, encephalopathy • Penatalaksanaan Lain • Manajemenrespiratori • Surgical repair : Craniotomy, ventrikulotomy, cranioplasti • Pengobatan • Monitor TIK • Managemencairandanelektrolit • Gizidandiit • Therapifisik • Rehabilitasi

  14. ASUHAN KEPERAWATAN • Pengkajian Pengumpulan data klienbaiksubyektifatauobyektifpadagangguansistempersarafansehubungandengancederakepalatergantungpadabentuk, lokasi, jenisinjuridanadanyakomplikasipada organ vital lainnya

  15. DiagnosaKeperawatan • DiagnosaKeperawatan yang biasanyamunculadalah: • Tidakefektifnyapolanapassehubungandengandepresipadapusatnapasdiotak. • Tidakefektifnyakebersihanjalannapassehubungandenganpenumpukansputum. • Gangguanperfusijaringanotaksehubungandenganudemotak • Keterbatasanaktifitassehubungandenganpenurunankesadaran (soporos - coma)  • Resikotinggigangguanintegritaskulitsehubungandenganimmobilisasi, tidakadekuatnyasirkulasiperifer.

  16. Intervensi • Tidakefektifnyapolanapassehubungandengandepresipadapusatnapasdiotak. • Tujuan: Mempertahankanpolanapas yang efektifmelaluiventilator. • Kriteriaevaluasi : Penggunaanotot bantu napastidakada, sianosistidakadaatautanda-tandahipoksiatidakadadan gas darahdalambatas-batasnormal. • Rencanatindakan

  17. Tidakefektifnyakebersihanjalannapassehubungandenganpenumpukansputum.Tidakefektifnyakebersihanjalannapassehubungandenganpenumpukansputum. • Tujuan: Mempertahankanjalannapasdanmencegahaspirasi • KriteriaEvaluasi : Suaranapasbersih, tidakterdapatsuarasekretpadaselangdanbunyi alarm karenapeninggiansuaramesin, sianosistidakada. • Rencanatindakan

  18. Gangguanperfusijaringanotaksehubungandenganudemotak • Tujuan : Mempertahankandanmemperbaikitingkatkesadaranfungsimotorik. • Kriteriahasil :Tanda-tanda vital stabil, tidakadapeningkatanintrakranial. • Rencanatindakan

  19. Keterbatasanaktifitassehubungandenganpenurunankesadaran (soporos - coma)  • Tujuan :Kebutuhandasarpasiendapatterpenuhisecaraadekuat. • Kriteriahasil :Kebersihanterjaga, kebersihanlingkunganterjaga, nutrisiterpenuhisesuaidengankebutuhan, oksigenadekuat. • RencanaTindakan

  20. Kecemasankeluargasehubungankeadaan yang kritispadapasien. • Tujuan : Kecemasankeluargadapatberkurang • Kriterievaluasi :EkspresiwajahtidakmenunjangadanyakecemasanKeluargamengerticaraberhubungandenganpasien, pengobatandantindakanmeningkat. • Rencanatindakan

  21. ResikotinggigangguanintegritaskulitsehubungandenganimmobilisasiResikotinggigangguanintegritaskulitsehubungandenganimmobilisasi • Tujuan : Gangguanintegritaskulittidakterjadi • Rencanatindakan

More Related