1 / 20

UJI HIPOTESIS

UJI HIPOTESIS. Persamaan Regresi Linier Berganda. Y = a + b1x1 + b2x2 + bnxn + … + e Y = variabel dependen a = konstanta b = koefisien determinasi X = variabel independen e = error term. Uji Asumsi Klasik.

tibor
Download Presentation

UJI HIPOTESIS

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. UJI HIPOTESIS

  2. Persamaan Regresi Linier Berganda • Y = a + b1x1 + b2x2 + bnxn + … + e • Y = variabel dependen • a = konstanta • b = koefisien determinasi • X = variabel independen • e = error term

  3. Uji Asumsi Klasik • Analisis regresi memerlukan beberapa asumsi agar model layak digunakan. Asumsi yang digunakan adalah: • Uji Normalitas • Uji Multikolinieritas • Uji Heterosdastisitas • Uji Autokorelasi

  4. Uji Normalitas • Untuk menentukan apakah data terdistribusi secara normal atau tidak. • Menggunakan plot grafik dimana asumsi normalitas terpenuhi jika titik-titik pada grafik mendekati sumbu diagonalnya • Untuk memperkuat pengujian dapat dipergunakan Uji Kolmogorov-Smirnov

  5. UjiKolmogorov-Smirnov Grafik Uji Normalitas Nilai signifikansi 0,868 > 0,05 menunjukkan data terdistribusi normal (asumsi signifikansi 0,05)

  6. Uji Multikolinieritas • Multikolinieritas: kondisi dimana terjadi korelasi yang kuat diantara variabel-variabel bebas (X) yang diikutsertakan dalam pembentukan model regresi linier. • Kondisi yang menyalahi asumsi regresi linier. • TIDAK MUNGKIN TERJADI apabila variabel bebas (X) yang diikutsertakan hanya satu.

  7. Uji Multikolinieritas • Ciri-ciri yang seringditemuiapabila model regresi linier kitamengalamimultikolinieritasadalah: • Terjadiperubahan yang berartipadakoefisien model regresi (misalnilainyamenjadilebihbesarataukecil) apabiladilakukanpenambahanataupengeluaransebuahvariabelbebasdari model regresi. • Diperolehnilai R-square yang besar, sedangkankoefisienregresitidaksignifikanpadaujiparsial. • Tanda (+ atau -) padakoefisien model regresiberlawanandengan yang disebutkandalamteori (ataulogika). Misal, padateori (ataulogika) seharusnya b1 bertanda (+), namun yang diperolehjustrubertanda (-). • Nilai standard error untukkoefisienregresimenjadilebihbesardari yang sebenarnya (overestimated)

  8. Uji Multikolinieritas • Untuk mendeteksi apakah model regresi mengalami multikolinieritas, dapat diperiksa menggunakan VIF (Variance Inflation Factor). • Nilai VIF > 10 berarti telah terjadi multikolinieritas yang serius di dalam model regresi kita.

  9. Uji Multikolinieritas

  10. Uji Heteroskedastisitas • situasidimanakeragamanvariabelindependenbervariasipada data yang kitamiliki. Salah satuasumsikuncipadametoderegresibiasaadalahbahwaerrormemilikikeragaman yang samapadatiap-tiapsampelnya. Asumsiinilah yang disebuthomoskedastisitas. • Jikakeragaman residual/error tidakbersifatkonstan, data dapatdikatakanbersifatheteroskedastisitas. Karenapadametoderegresiordinary least-squaresmengasumsikankeragaman error yang konstan, heteroskedastisitasmenyebabkanestimasi OLS menjaditidakefisien. • Model yang memperhitungkanperubahankeragamandapatmembuatpenggunaandanestimasi data menjadilebihefisien.

  11. Uji Heteroskedastisitas • Beberapa asumsi dalam model regresi yang terkait dengan heteroskedastisitas antara lain adalah residual (e) memiliki nilai rata-rata nol, keragaman yang konstan, dan residual pada model tidak saling berhubungan, sehingga estimator bersifat BLUE. • Jika asumsi ini dilanggar maka prediksi model yang dibuat tidak dapat diandalkan.

  12. Uji Heteroskedastisitas

  13. Uji Heteroskedastisitas • Uji Goldfeld-Quandt • Uji Korelasi Spearman • Uji Glejser • Uji Bruesch-Pagan-Godfrey • dll

  14. Uji Autokorelasi • Uji autokorelasi digunakan untuk melihat apakah ada hubungan linier antara error serangkaian observasi yang diurutkan menurut waktu (data time series). • Uji autokorelasi perlu dilakukan apabila data yang dianalisis merupakan data time series (Gujarati, 1993). • Menggunakan Uji Durbin Watson

  15. Goodness of Fit Test • Setelah kita melakukan uji normalitas data, maka kita perlu melakukan Uji kesesuaian model atau seberapa besar kemampuan variable bebas dalam menjelaskan varian variabel terikatnya

  16. Goodness of Fit Test - R2 • R2 adalahperbandinganantaravariasi Y yang dijelaskanoleh x1 dan x2 secarabersama-samadibandingdenganvariasi total Y. • Jikaselain x1  dan x2 semuavariabel di luar model yang diwadahidalam E dimasukkankedalam model, makanilai R2akanbernilai 1. • Iniberartiseluruhvariasi Y dapatdijelaskanolehvariabelpenjelas yang dimasukkankedalam model. • ContohJikavariabeldalam model hanyamenjelaskan 0,4 makaberartisebesar 0,6 ditentukanolehvariabel di luar model, nilaidiperolehsebesar R2 = 0,4.

  17. Goodness of Fit Test – Uji F • Selain R2ketepatan model hendaknyadiujidenganuji F. Hipotesisdalamuji F adalahsebagaiberikut: • Hipotesismengenaiketepatan model: • Ho : b1 = b2 = 0      (Pengambilanvariabel X1 dan X2 tidakcukuptepatdalammenjelaskanvariasi Y, iniberartipengaruhvariabel di luar model terhadap Y, lebihkuatdibandingdenganvariabel yang sudahdipilih). • Ha : b1 ≠ b2 ≠ 0      (Pengambilanvariabel X1 dan X2 sudahcukuptepatkarenamampumenjelaskanvariasi Y, dibandingdenganpengaruhvariabel di luar model atauerrrorterhadap Y).

  18. Uji F • Uji F adalah uji simultan untuk melihat pengaruh variabel-variabel independen/bebas (x1, x2, x3…) secara serempak terhadap variabel terikatnya/dependen

  19. Uji t • Uji t adalah uji parsial untuk melihat pengaruh masing-masing variabel independen atau bebas (x) berpengaruh nyata atau tidak secara parsial terhadap variabel dependen/terikatnya (Y)

More Related