MOTIVASI
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 32

MOTIVASI PowerPoint PPT Presentation


  • 48 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

MOTIVASI. Menjalani kehidupan / Menghadapi masalah. Rutin, hedonistik Menikmati/Terlarut. Meaningfullness Ingin berguna. MOTIVATED to be better. Terima & nikmati yang ada Maunya teratur-terencana Mapan / adem-ayem saja Tak paham ada perubahan Sulit terima perubahan

Download Presentation

MOTIVASI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Motivasi

MOTIVASI


Motivasi

Menjalani kehidupan /

Menghadapi masalah

Rutin, hedonistik

Menikmati/Terlarut

Meaningfullness

Ingin berguna

MOTIVATED

to be better

  • Terima & nikmati yang ada

  • Maunya teratur-terencana

  • Mapan / adem-ayem saja

  • Tak paham ada perubahan

  • Sulit terima perubahan

  • Never rock the boat

  • Kritis, ingin lebih baik

  • Tak mudah terima keadaan

  • Mencari alternatif / cara

  • baru

  • Mencari “kesulitan”

  • Pikiran selalu bekerja


Motivasi

MOTIVATION

  • is the “why” of behavior , the causes, purposes, goals, needs, wants, desires, drives(Keith Davis)

  • “The arousal, direction, and persistence of goal-directed behavior.”

  • “A process that starts with a physiological or psychological deficiency or need or motive

  • that activates behavior or drive

  • that is aimed at a goal or incentive or reward.”


Motivasi

Classic Motivation Theory

Stick & carrot - Frederic Taylor

vs Inner motivation


Motivasi

PERFORMANCE / RESULT /PRODUCTION

Performance

Ability +

Knowledge

Motivational,

Feelings

=

X

Patrick Forsyth: “How to Motivate People”

(Kogan Page, 2000)

“Can-Do” Factors

“Will-Do” Factors

  • Knowledge

  • Skills

  • Aptitudes

  • Motivation

  • Interests

  • Personality

  • Characteristics

X

=

Performance

Arthur Sherman, George Bohlander, & Scott Snell

“Managing Human Resources”

(South-Western College Publishing, 1996)

Aptitude is a person’s capacity

to learn or acquire skills


Motivasi

Motivation A FRAMEWORK

kemanjuran

kemustajaban

The Individual

Interest

Needs/

Desires/

Goals

Self-

Efficacy

The

Environment

“Want to Do”

Attitude

The Job

Signs of

Motivation

Performance

Knowledge, Skills,

Aptitude


Motivasi

3 Motivational Need Theories

Maslow

Alderfer

McClelland

Growth

Need for

Achievement

Self-actualization

Higher

Order

Needs

Esteem

self

interpersonal

Need for

Power

Belongingness(social & love)

Need for

Affiliation

Relatedness

Safety & Security interpersonal

physical

Lower

Order

Needs

Existence

Physiological


Motivational theories

MOTIVATIONAL THEORIES

Robert B.Burns

“Psychology for Effective Managers”

(Business and Professional Publishing, 1997)


Motivational theories1

MOTIVATIONAL THEORIES


Motivasi

APPROACHES TO MOTIVATION

Motivation

Adolf Haasen and Gordon F.Shea: “A Better Place to Work: A New Sense of Motivation Leading to High Productivity”

(AMA Management Briefing, 1997)


Motivasi

FACTORS INFLUENCING MOTIVATION

  • Environment

  • Education

  • Understanding

  • Aesthetics

  • Self-Esteem

  • Heredity

  • Experience

tergantung

diri sendiri

Tony Simmonds

“Managing People and Activities”

(Blackwell Publishers Ltd., 1995)


Motivasi

Kalau dinilai memakai skala 1 – 10 berapa nilai yang

cocok untuk diri Anda dibandingkan pak Bill Porter ?

KONSEP – DIRI:

  • Penilaian terhadap diri-sendiri; kumpulan kesan terhadap pemikiran, nilai-nilai, dan sikap diri sendiri.

  • Dapat berubahbila mendapat penga-laman baru dan ada pendapat baru.

     mengamati lingkungan

     belajar dari pengalaman (gosip, ngrasani)

  • Diri sendiri   Orang lain

Adaptasi – merubah diri

Tindakan:


Motivasi

Konsep diri

hasilpenilaianterhadapdirikitasendiri - mempengaruhi: self image – self esteem.

Orang yang memiliki high self esteem (merasaditerima, PD, dianggapmampu, yakin, mampukontroldiri / kendalikankritik / mampu ha-dapitantangan) lebihmudahjuga “menerima” orang lain

danKONSEP DIRInyaakanmantap.

self perception


Motivasi

Self image

tidak bisa berdiri sendiri terlepas dari orang lain -

ada karena “perbandingan” dengan

pihak-pihak lain.

Self image

terpancar saat kita berkomunikasi

 persepsi orang terhadap diri kita

 lingkungan menilai diri kita.

“Bagaimana orang lain bereaksi terhadap kita

sering ditentukan oleh bagaimana kita bertindak

- ini dasar penilaian orang lain terhadap kita ”


Motivasi

CHANGE

  • Mental barrier

  • Physical barrier

Adaptasi – merubah diri

COMFORT ZONE –

Get out of it !!!

Tindakan:

Jika kita melakukan hal sama setiap hari

Kita dapatkan hasil yang sama

Bila ingin HASIL BERBEDA

Kita harus MERUBAH tindakan


Motivasi

ZONA

TAK

NYAMAN

ZONA

NYAMAN

locus of control !!

COMFORT

ZONE

Maturitas


Motivasi

KEBIASAAN – PERILAKU DAPAT DIUBAH:

  • Pengetahuan/ Pengalaman

  • Mau

    • Tekad

  • Bertindak

    • Coba  Latih  ‘Paksain’

  • Kebiasaan BIASA  BISA Bisa karena biasa

    • Kemampuan  Keterampilan

MATURITAS

Adaptation - self changing Self development  professionalism Environment development monitoring

17


Motivasi

Terbentuknya KEBIASAAN

berulang-ulang

--> PERILAKU --> POLA --> MEKANISME/otomatis

Bukan bawaan / alamiah

Adaptation - self changingSelf development  professionalism Environment development monitoring

Hasil proses belajar

--> DAPAT BERUBAH

Pemenang punya kebiasaan melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak disukai para pecundang. Mereka sebenarnya juga tidak menyukai kebiasaan-kebiasaan itu, namun rasa tak suka itu ditaklukkan oleh kekuatan niatnya.

18


Motivasi

Maturity Development Process

Tindakan:

Adaptasi – merubah diri

Dependence

Independence

Interdependence

Building Relationship with Customers

Negotiation

Communication

Systemic and Strategic Thinking

Reactive Mentality

Depends on external factors

Locus of Control

Achievement Motive

Adaptasi – merubah diri

Tindakan:

. Physical

. Emotional

. Intellectual

. Physical

. Emotional

. Intellectual

. Physical

. Emotional

. Intellectual


Motivasi

“Bergaul” di lingkungan sosial

INTERDE-

PENDEN

Tkt

Kede-

wa-

saan

Tindakan:

INDEPEN-

DEN

Adaptasi – merubah diri

DEPEN-

DEN

Mutu Hubungan


Motivasi

Kompetensi

Seseorang dengan kemampu-an tinggi: mempunyai penge-tahuan dan keahlian di suatu bidang tertentu.

Kepercayaan

Trustworthiness

Seseorang dengan keyakinan diri, kematangan dan mentalitasyang “menonjol” dan dapat dijadikan contoh oleh orang lain

Sikap

Kompetensi

Gaul,

di lingkungan

sosial

 Saling percaya

saling terpengaruh, saling

membantu, saling menilai


Motivasi

Antusiasme menular

Kegembiraan menular

Mood jelek menular

Gosip bisa membuat

semangat + / - menjalar

Provokasi membuat semangat

- (negatif) menyebar

locus of control !!

Maturitas


Motivasi

Motivation, Contemporary theory

Bermotivasi:

Semakin orang percaya bahwa ia MAMPU, semakin be- sar kemungkinannya BERHASIL.

Perasaan MAMPU ini dapat DIKEM- BANGKAN. Dapat dipelajari. Dapat diatur oleh orang itu sendiri.

Kalau sudah TERBIASA, ia juga da - pat MEMPENGARUHI orang lain supaya juga mempunyai perasaan MAMPU tersebut.


Motivasi

David McClelland:

  • Need for Achievement: dorongan untuk berhasil, terbaik

    • mengatasi hambatan2,melakukan dengan efisien,,

    • menangkan kompetisi, strive for excellence, kerjakan

    • dengan cara baru, libatkan pemikiran jk panjang.

  • Need for Power: untuk punya pengaruh, mengontrol,

  • tanggungjawab, mendominasi, mengontrol, menguasai,

  • memaksa, mengancam, menghukum – lebih superior

Need for Affiliation: ingin bangun hubungan, perbaiki /lestarikan hubungan – aktivitas yang tonjolkan hubu-ngan antar manusia - untuk bersahabat, diterima, di- pahami, dimengerti, dihargai – mendapat “kehangatansosial”.


Motivasi

Motivasi

Keberhasilan

- Pemerkayaan otak

- "Penuh" secara emosional

- Membangun komunitas

positive

Optimis

thinking


Motivasi

Optimism Defined

Optimis

temporer

terisolasi

tak ada usaha

Pesimis

permanen

dampak ikutan

personal

Kegagalan / Kemalangan /

Kesalahan

Pesimis

temporer

terisolasi

aksidental

Optimis

permanen

dampak ikutan

personal

Keberhasilan /

Prestasi /

Keberuntungan


Motivasi

Optimis

Temporer

Ah, baru sekali ini !

Terisolasi

Itu hanya tes !

Tak ada Usaha

Saya akan belajar lagi

Pesimis

Permanen

Payah deh ! Gagal deh !

Dampak ikutan

Saya siswa yang buruk !

Personal

Saya emang bodo !

Kegagalan / Kemalangan /

Kesalahan

Gagal tes

Optimis

Permanen

Wah, sejarah baru nih !

Dampak ikutan

Dunia keliatan cerah !

Personal

Kita ‘kan sudah latihan ..

Pesimis

Temporer

Nggak bakalan lagi

Terisolasi

Ah, cuma olahraga !

Aksidental

Beruntung saja kok !

Keberhasilan /

Prestasi /

Keberuntungan

Juara olahraga


Motivasi

PESIMIS

Reaktif

OPTIMIS

Proaktif

KALAU………

KARENA…….

WALAUPUN…..

Lingkungan 10%

Diri sendiri

90%

Lingkungan 90%

10%


Motivasi

IF YOU THINK …

If you think you can, you can

and if you think you can’t, you’re right

-- Mary Kay Ash --

Kata2 mempengaruhi kondisi otak  TINDAKAN

(pikiran)(Kotulak & Dr. Baxter)

EMOSI POSITIF  OPTIMISME MOTIVASI

  learned optimism (posirtive thinking)


Motivasi

JOHARI WINDOW

DIKETAHUI DIRI

TAK DIKETAHUI DIRI

Feedback

K

e

t

e

r

b

u

k

a

a

n

DIKETAHUI

ORANG LAIN

  • Area Buta

  • Terlena

  • Area Bebas

  • Terbuka

III. Tertutup

(Private Self)

Tersembunyi

TAK DIKETAHUI ORANG LAIN

  • Tak Diketahui

  • Tak dikenal


Motivasi

JOHARI WINDOW

DIKETAHUI DIRI

TAK DIKETAHUI DIRI

Feedback

K

e

t

e

r

b

u

k

a

a

n

DIKETAHUI

ORANG LAIN

  • Area Buta

  • Terlena

  • Area Bebas

  • Terbuka

III. Tertutup

(Private Self)

Tersembunyi

  • Tak Diketahui

  • Tak dikenal

TAK DIKETAHUI ORANG LAIN


Motivasi

JOHARI WINDOW

DIKETAHUI DIRI

TAK DIKETAHUI DIRI

Feedback

K

e

t

e

r

b

u

k

a

a

n

DIKETAHUI

ORANG LAIN

  • II.

  • Area Buta

  • Terlena

  • Area Bebas

  • Terbuka

TAK DIKETAHUI ORANG LAIN

III. Tertutup

(Private Self)

Tersembunyi

Tak

Dike-

tahui

Olympiade


  • Login