1 / 20

PEMBANGKITAN SINYAL

PEMBANGKITAN SINYAL. Meet 6 Fitri Amillia , S.T., M.T. Sinyal. Sinyal merupakan sebuah fungsi yang berisi informasi mengenai keadaan tingkah laku dari sebuah sistem secara fisik . Sinyal. Terdapat 2 tipe dasar sinyal , yaitu : Sinyal waktu kontinyu ( continous -time signal)

sunila
Download Presentation

PEMBANGKITAN SINYAL

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PEMBANGKITAN SINYAL Meet 6 FitriAmillia, S.T., M.T.

  2. Sinyal • Sinyalmerupakansebuahfungsi yang berisiinformasimengenaikeadaantingkahlakudarisebuahsistemsecarafisik.

  3. Sinyal • Terdapat 2 tipedasarsinyal, yaitu: • Sinyalwaktukontinyu (continous-time signal) variable independent (yang berdiri sendiri) terjadi terus-menerus dan kemudiansinyaldinyatakansebagaisebuahkesatuannilaidari variable independent. - sinyalwaktukontinyudinyatakandenganfungsix(t) 2. Sinyalwaktudiskrit (discrete-time signal) menyatakanwaktudiskritdanmengakibatkanvariabel independent hanyamerupakanhimpunannilaidiskrit. - sinyalwaktudiskritdinyatakandenganfungsix(n)

  4. SinyalWaktuKontinyu • SinyalPeriodik • Suatu sinyal waktu kontinyu x(t) dikatakan periodik terhadap waktu dengan periode T jika ; x(t + T) = x(t) untuksemuanilai t, − ∞ < t < ∞ • contoh, sinyalperiodikmemilikipersamaansepertiberikut x(t) = A cos( ωt + θ)

  5. SinyalDiskrit • Padateori system diskrit, lebihditekankanpadapemrosesansinyalyang berderetan.

  6. Sinyaldiskrit

  7. SinyalDiskrit • Sinus Diskrit • Dereteksponensial real adalahderet yang nilainyaberbentukan, dimana a adalahnilai real. • Deret sinusoidal mempunyainilaiberbentukAsin(ωon + φ).

  8. Sinus Diskrit

  9. Pembangkitan Sinyal Waktu Kontinyu Sinusoida

  10. figure

  11. PembangkitanSinyalPersegi

  12. figure

  13. PembangkitanSinyalWaktuDiskrit, SekuenKonstan

  14. figure

  15. PembangkitanSinyalWaktuDiskrit, SekuenPulsa

  16. figure

  17. PembentukanSinyal Sinus waktuDiskrit

  18. figure

  19. clear all; • clc; • Fs = 100; %Frekuensi sampling 100 kali per detik • t = [0:2*Fs+1]'/Fs; %waktu sampling adalahsepanjang 2 detik • Fc = 10; % Frekuensi carrier 10 Hz • x = sin(2*pi*t); % menghasilkansinyal sinus sebagaisinyalinformasi • subplot(2,1,1);%menghasilkan 3 gambar dalam 1 jendela • plot(t,x); %menampilkansinyal x sebagaifungsiwaktu t • hold on; %menahangambarsinyal x • ydouble = amod(x,Fc,Fs,'amdsb-sc'); %modulasi am-dsb-sc • plot(t,ydouble,'r'); %menampilkansinyalydoublesebagaifungsiwaktu t • xlabel('waktu t (detik)');%memberikankomentarpadasumbudatargambar • ylabel('amplituda');%memberikankomentarpadasumbutegakgambar • axis([0 2 -1 1]);%membatasisumbudatardengannilai 0 sampai 2 dansumbu • %tegakdengannilai -1 sampai 1 • grid on %menampilkan garis putus-putus grafik

  20. ydoubletc = amod(x,Fc,Fs,'amdsb-tc',1);%memodulasi x dengan am-dsb-fc • subplot(2,1,2);%menghasilkan 3 gambardalam 1 jendela, untukjendela ke-2 • plot(t,x); %memplotsinyal x terhadap t • hold on %menampilkansinyal x sebagaifungsiwaktu t • xlabel('waktu t (detik)'); %memberikankomentarpadasumbudatargambar • ylabel('amplituda AM-DSB-FC'); %memberikankomentarpadasumbutegakgambar • plot(t,ydoubletc,'r');%menampilkansinyalydoubletcsebagaifungsiwaktu t, berwarnamerah

More Related