1 / 19

Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)

Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Pendahuluan.

powa
Download Presentation

Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)

  2. Pendahuluan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan alat utama pemerintah untuk mensejahterakan rakyatnya dan sekaligus alat pemerintah untuk mengelola perekonomian negara. Sebagai alat pemerintah, APBN bukan hanya menyangkut keputusan ekonomi, namun juga menyangkut keputusan politik, pendidikan dan Sosial,

  3. Pembahasan • Teori Keynes... Berdasarkanteori Keynes, APBN merupakansalahsatumesinpendorongpertumbuhanekonomi. APBN juga berperansebagaipendorongsalahsatumakroekonomiuntukmengatasiberbagaikendaladanpermasalahanpokok,serta juga dapat mewujudkan agenda masyarakat yang sejahtera, mandiri dan dapat melihat perkembangan perekonomian pada negara tersebut.

  4. Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dinegara Indonesia ada Beberapa tahap yaitu sebagai berikut : • Penyusunan APBN • SumberPenerimaan APBN • Belanja Negara • Pembiayaan • Fungsi APBN

  5. Penyusunan APBN APBN disusundarirencanaanggaranbelanjadulubarukemudianditentukanpendapatan Negara. SetelahituPertanggungjawabanPelaksanaan APBN Selambatnya 6 bulansetelahtahunanggaranberakhir, Presidenmenyampaikan RUU tentangPertanggungjawabanPelaksanaan APBN kepada DPR berupaLaporankeuangan.

  6. Langkah Pemerintah Menyusun APBN Melalui 7 indikator Yaitu : • ProdukDomestikBruto(PDB) • Pertumbuhanekonomitahunan • Inflasi • Nilaitukar rupiah per USD • SukubungaSBI3 bulan • Hargaminyakdunia • Produksiminyakdunia

  7. SumberPenerimaan APBN • Penerimaanpajak yang meliputi • PajakPenghasilan (PPh), • PajakPertambahanNilai (PPN), • PajakBumidanBangunan(PBB), • Bea PerolehanHakatas Tanah danBangunan (BPHTB) &Cukai, dan • PajaklainnyasepertiPajakPerdagangan (beamasukdanpajak/pungutanekspor)

  8. Penerimaan Negara BukanPajak (PNBP) meliputi • Penerimaandarisumberdayaalam, • Setoranlaba BUMN, • Penerimaanbukanpajaklainnya,

  9. Belanja Negara Belanjaterdiriatasduajenis: • BelanjaPemerintahPusat, adalahbelanja yang digunakanuntukmembiayaikegiatanpembangunanPemerintahPusat, baik yang dilaksanakandipusatmaupundidaerah (dekonsentrasidantugaspembantuan). • Belanja Daerah, adalahbelanja yang dibagi-bagikePemerintah Daerah, untukkemudianmasukdalampendapatan APBD daerah.

  10. Pembiayaan • Pembiayaan Dalam Negeri, meliputi Pembiayaan Perbankan, Privatisasi, Surat Utang Negara, serta penyertaan modal negara. • Pembiayaan Luar Negeri, meliputi: Penarikan Pinjaman Luar Negeri, terdiri atas Pinjaman Program dan Pinjaman Proyek. Pembayaran Cicilan Pokok Utang Luar Negeri, terdiri atas Jatuh Tempo dan Moratorium.

  11. Fungsi APBN APBN MempunyaiBeberapa Fungsi Yaitu: • Otorisasi • Perencanaan • Pengawasan • Alokasi • Distribusi, Dan • Stabilisasi.

  12. FungsiOtorisasi, mengandungartibahwaanggarannegaramenjadidasaruntukmelaksanakanpendapatandanbelanjapadatahun yang bersangkutan. • FungsiPerencanaan, mengandungartibahwaanggarannegaradapatmenjadipedomanbaginegarauntukmerencanakankegiatanpadatahuntersebut. • FungsiPengawasan, berartianggarannegaraharusmenjadipedomanuntukmenilaiapakahkegiatanpenyelenggaraanpemerintahnegarasesuaidenganketentuan yang telahditetapkan.

  13. FungsiAlokasi, berartibahwaanggarannegaraharusdiarahkanuntukmengurangipenganggurandanpemborosansumberdayasertameningkatkanefesiensidanefektivitasperekonomian. • FungsiDistribusi, berartibahwakebijakananggarannegaraharusmemperhatikan rasa keadilandankepatutan. • FungsiStabilisasi, memilikimaknabahwaanggaranpemerintahmenjadialatuntukmemeliharadanmengupayakankeseimbangan fundamental perekonomian.

  14. Kesimpulan • APBN sebagai alat pemerintah dalam mensejahterakan rakyatnya sehinnga dapat mengelola perekonomian negara. • Menurut Keynes, APBN merupakansalahsatumesinpendorongpertumbuhanekonomi. • APBN bukan hanya menyangkut keputusan ekonomi, namun juga menyangkut keputusan politik dan Sosial, • APBN disusundarirencanaanggaranbelanja,kemudianditentukanoleh pendapatan Negara, penyusunan ini dilakukan melalui 7 indikator.

  15. Lanjutan • APBN berfungsi untuk membuat perencanaan, melakukan pengawasan dan mengalokasikan perekonomian yang ada.

  16. Referensi • "UU Nomor 17 Tahun 2003 tentangKeuangan Negara“ • (pdf). Pasal 15 Ayat 4. BadanPemeriksaanKeuangan. http://www.bpk.go.id/web/files/2009/01/uu2003_17.pdf. Diaksespada 7 januari 2010. • DPR RI. "UU Nomor 47 Tahun 2009 tentang APBN 2010" (pdf). Pasal 23 Ayat 2 & 3. DepartemenKeuangan RI. http://www.anggaran.depkeu.go.id/peraturan/UU%2047%20-%202009%20-%20APBN%202010.pdf. Diaksespada 7 januari 2010.

More Related