1 / 16

PENTINGNYA PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK

PENTINGNYA PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK. OLEH: HAFIZ NUZAL DJUFRI MAN 2 PADANG. Kata Pengantar. Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa , atas berkat rahmat-Nya karya ilmiah ini dapat di selesaikan tepat pada waktunya .

peers
Download Presentation

PENTINGNYA PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PENTINGNYA PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK OLEH: HAFIZ NUZAL DJUFRI MAN 2 PADANG

  2. KataPengantar PujidansyukurkepadaTuhan Yang MahaEsa, atasberkatrahmat-Nyakaryailmiahinidapatdiselesaikantepatpadawaktunya. Adapunpenulisaninibertujuanuntukmemberiinformasitentangpentingyadalammelindungianakdariberbagaiancaman yang akanmembahayakandirinyadandapatmempengaruhimentalitasanaktersebut. Penulisjugamengucapkanterimakasihkepadasemuapihak yang telahmembantudalampenulisanini. Kamijugaberharapdenganadanyamakalahinidapatmenjadisalahsatusumber literature atausumberinformasipengetahuantentangpentingnyadalammenjagahaksertakewajibananak,kepadasemuapihak yang telahmembacakaryailmiahini. Penulismenyadarikaryailmiahinimasihjauhdarikesempurnaan. Olehkarenaitu, kepadapembaca,penulissangatmengharapkankritikdan saran yang membangununtukmenjadikaninilebihsempurna. Semogainidapatbermanfaatbagikitasemua. Padang, 15 juni 2010

  3. BAB IPENDAHULUAN A. LatarBelakang Masihbanyakanak yang diperlakuantidakselayaknya yang iaterimaterutamadi Indonesia. Banyaknyakejadianinikarenafaktorekonomi yang tidakmemadaisehinggaanakkehilanganhak yang seharusnyaiadapatilayaknyaanak-anaklainnya. Padahaldapatdiketahuibanyakundang-undang yang menjagahak-hakanak. Bahkan PBB telahmendirikanorganisasikhusustentanganak yang dinamakan UNICEF. Iniditekankankhususnyaterhadapkeluarga agar mengetahuibahwapentingnyamenjagahak-hakanak agar menjadimanusiaseutuhnyadikemudianhari. B. IndentifikasiMasalah Kekerasanterhadapanaksering kali terjadipadaabad ke-21 inikhususnyadi Indonesia. Contohkasuspelanggaranhakanakyaitudarisegimakanbergizi yang idealnyamendukungpertumbuhanjiwadanfisiknyasecara normal dan “gizipendidikan” yang mengantarkandirinyasecarintelektual,ternyataanak Indonesia saatinisedangberadadalamkantongketidakberdayaanatashak-hakfundamentalnya,terbuktipadasaatinilebihdari 2 jutaanak Indonesia yang berusiadibawahduatahunmengalamikekurangangizidansebanya 7,2 jutaanaktingkatSiswadapatdan SLTP yang terancamputussekolah (Kompas,3 juli 2000)

  4. Penyebabterjadinyakekerasanterhadapanakpadaumumnyadikarenakanfaktorekonomidanketidakmatanganmentalitaskeluargadalammenghadapisuatumasalah. Seringnyaterjadikekerasaninimembuat mental anakmenjadilabildanakhirnyamenyebabkandampakdalamkehidupannyabaikdilingkungankeluargamaupundimasyarakatluas. Oleh karena itu penulis mengambil tema perlindungan terhadap anak di dalam karya ini. • C.PembatasanMasalah • Karenaluasnyamateritentangperlindunganterhadapanak ,makapenulismembatasiruanglingkupmasalahiniyaituhak-hakanaksertaupayapenanggulangankekerasanterhadapanak. • D. RumusanMasalah • Apa yang dimaksud dengan anak? • Apa hak-hak yang harus diterima anak? • Kewajibandantanggungjawabsiapaanak? • ApaUndang-Undangatauperaturan yang mengaturtentangperlindungananak? • Apakah yang dimaksud dengan kekerasan terhadap anak? • Bagaimanaangkakekerasanterhadapanak? • Bagaimanaupayauntukmencegahterjadinyakekerasanterhadapanak?

  5. E. TujuandanManfaatPembahasan • Tentunyasetiappekerjaanmemilikitujuansertamanfaatmasing-masing. karyailmiahinibertujuan agar public mengetahuibahwapentingnyadalammelindungianak-anaksertamemberikanhak yang seharusnyaiadapati. Dan sayaberharap agar karyainidapathendaknyamenguragiangkakekerasankhususnyaterhadapanak.

  6. BAB IILANDASAN TEORI A. Anak Anakmerupakankaruniatuhan yang mestidilindungidandijagahak-haknyasebagaimanusia. Tentunyaanakmempunyaisuatu yang bisamempertanggungjawabkannyayaitunegaraserta yang berkewajibanuntukmembmbingsertamendapatkanhak-haknyasecarautuhyaitukeluargadanmasyarakat. Pihaktersebuttentunyaharusmelindungi,memenuhisertamemeliharahak-hakanak agar berkembanghendaknyamenjadimanusiaseutuhnyadanbergunabagibangsaserta agama nantinya. B. Undang-UndangPerlindunganAnak Undang-UndangNomor 23 Tahun 2002 tentangPerlindunganAnak agar terpenuhinyahak-hakanak agar dapathidup, tumbuh, berkembang, danberpartisipasi optimal sesuaiharkatdanmartabatkemanusiaan, mendapatperlindungandarikekerasandandiskriminasi.

  7. C. KekerasanTerhadapAnak Kekerasanadalahperbuatan penyalahgunaan kekuatan fisik dengan atau tanpa menggunakan sarana secara melawan hukum dan menimbulkan bahaya bagi badan, nyawa, kemerdekaan, penderitaan fisik, seksual, psikologis, termasuk menjadikan orang pingsan atau tidak berdaya.

  8. BAB IIIMETODOLOGI PENULISAN A. MetodePenulisan Metode yang digunakanialahmetodestudipustaka (study research) denganmencaribahandarisumbersertamenggunakan media telekomunikasi internet. B. WaktudanTempat Dalam menyelesaikan karya ini dimulai pada tanggal 1 juni hingga 15 juni 2010 dan bertempat di Madrasah Aliyan Negeri (MAN) 2 Padang

  9. BAB IVISI A. Pengertian Anak Menurut John Locke (1986) anak adalah pribadi yang masih bersih dan peka terhadap rangsangan-rangsangan yang berasal dari lingkungan. Sobur (1988), mengartikan anak sebagai orang yang mempunyai pikiran, perasaan, sikap dan minat berbeda dengan orang dewasa dengan segala keterbatasan. Haditono (1992), berpendapat bahwa anak merupakan mahluk yang membutuhkan pemeliharaan, kasih sayang dan tempat bagi perkembangannya. Selain itu anak merupakan bagian dari keluarga, dan keluarga memberi kesempatan bagi anak untuk belajar tingkah laku yang penting untuk perkembangan yang cukup baik dalam kehidupan bersama. Augustinus (1987), yang dipandang sebagai peletak dasar permulaan psikologi anak, mengatakan bahwa anak tidaklah sama dengan orang dewasa, anak mempunyai kecenderungan untuk menyimpang dari hukum dan ketertiban yang disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dan pengertian terhadap realita kehidupan, anak-anak lebih mudah belajar dengan contoh-contoh yang diterimanya dari aturan-aturan yang bersifat memaksa.

  10. B.Hak-hak Anak: • Anak berhak mendapatkan nama dan kewarganegaraan(Pasal 7) • Tidakadasatupihak pun bisaseenaknyamerubahidentitasdankewarganegaraan anal (Pasal 8) • Anak memiliki hak berkarya, berpendapat dan berkumpul (Pasal 12, 13, 15) • ANAK memiliki hak berkarya, berpendapat dan berkumpul (Pasal 12, 13, 15) • ANAK berhak mendapat dan mengetahui informasi yang bermanfaat (Pasal 13 & 17) • Kehidupanpribadi Ku, harusdilindungidaricampurtangansemena-menadanberbagaiserangan (Pasal 16) • Anakharusdilindungidaritindakkekerasandanperlakuanseenaknya (Pasal 37 (a)) • ANAK berhakdiasuholehorangtuadenganpenuhkasih saying dalamkeluargabahagiasampaidewasa (Pasal 5) • Apabilaorangtuatidakmampumerekaharusdibantu agar ANAK terhindardaribahayaNamunapabilaorangtuamengancamkelangsunganhidup KU (Pasal 19) • Maka ANAK berhakdicarikanorangtuaasuh yang bias menjagadanmemelihara (Pasal 20) Atauiangkatanaksecarahukumdengankepentinganterbaiksebagaipertimbanganutama (Pasal 21) • ANAK berhak mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baikPasal 24 • Agar tetapsehat ANAK perlugizi, pakaiandantempattinggal yang sehat pula Pasal 26 • Meski ANAK berbedakemampuan baik jasmani dan rohani Anak tetap harus mendapat pendidikan dan perawatan khusus Pasal 23 • Pendidikansangatpenting ANAK berhakmendapatkannyawalaupunkeluarga Ku miskinPasal 28

  11. Denganpendidikan ANAK bias tumbuhmenjadimanusiabergunamenghargaisesamasertamemilikikemampuandanketrampilanPasal 29 • Agar ANAK bisaberkembang, rekreasidanmengikutikegiatanbudayamenjadihak Ku pula Pasal 31 • Ketikaadabencanaalamataukekacauan, terpaksamenjadipengungsi, ANAK berhakmemperolehperlindungandanbantuankemanusiaanPasal 22 • Apabilaterjadiperangjanganpaksa ANAK menjaditentaraPasal 38 • Dalamperang ANAK lah yang paling seringjadikorban, makalindungidanrawatlah ANAK Pasal 39 • Manakala ANAK terlibatkejahatanhukumlah ANAK sejauhtidakmelanggarhak-hak yang ANAK milikiPasal37 • Jangan biarkan ANAK berada dan tenggelam dalam keadaan yang tidak menyenangkan dan mengancam jiwa anak • Jangan paksa ANAK bekerja seperti orang dewasa Pasal 32 • Jangan jerumuskan ANAK untuk menggunakan narkotika, obat-obatan terlarang dan minuman keras Pasal 33 • ANAK harusdilindungidariKekerasanSeksualPasal 34 • ANAK harus dilindungi dari penculikan, penjualan dan perdagangan anak Pasal 35 • Apabila ANAK kelompok minoritas, hak-hak anak tidak boleh diingkari termasuk penghargaan terhadap budaya, agama dan bahasaku Pasal 30

  12. C. Kewajiban dan Tanggung Jawab Siapa Anak • Yaitu negara melalui pemerintah, DPR/D dan kehakiman dengan membuat bermacam-macam peraturan terhadap perlindungan anak yang mana Negara berkewajiban atas menghargai,melindungiUU No. 23/2002 dan memenuhi hak-hak anak sedangkan yang bertanggung jawab terhadap anak adalah orang tua dan masyarakat dalam melaksanakan hak-hak anak agar anak kelak menjadi manusia seutuhnya • D. Undang-Undang yang mengaturperlindungananakdi Indonesia • Undang-UndangNomor 23 Tahun 2002 tentangPerlindunganAnaksudahdisahkanselamaduatahun, tetapipelaksanaandilapanganbelumberjalanseperti yang diharapkan. Masing-masingpihak yang terlibatdalampelaksanaanundang-undangitumenyampaikansederetpersoalan yang secaranyatamerekahadapisehari-haridilapangandalampelaksanaanundang-undangtersebut.UNDANG-UndangPerlindunganAnakdiadakandengantujuanmenjaminterpenuhinyahak-hakanak agar dapathidup, tumbuh, berkembang, danberpartisipasi optimal sesuaiharkatdanmartabatkemanusiaan, mendapatperlindungandarikekerasandandiskriminasi. • E.Pengertiankekerasan • Pengertian kekerasan dalam RUU KUHP adalah setiap perbuatan penyalahgunaan kekuatan fisik dengan atau tanpa menggunakan sarana secara melawan hukum dan menimbulkan bahaya bagi badan, nyawa, kemerdekaan, penderitaan fisik, seksual, psikologis, termasuk menjadikan orang pingsan atau tidak berdaya. Ancaman kekerasan adalah suatu hal atau keadaan yang menimbulkan  ra­sa takut, cemas, atau khawatir pada orang yang diancam. Secarafitrah Allah telah menganugerahkan rasa kasih dan sayang orangtua kepada anaknya sebagai modal awal untuk melakukan pengasuhan dan pendidikan anak.

  13. F. Angkakekerasanterhadapanak • Sejumlahperaturanterkaitperlindungananakdinilaitidakbergigi. Kurangnyasosialisasiperundang-undangantersebutmembuateskalasikekerasanterhadapanaktetaptinggi. Sebanyak 25 jutaanak Indonesia pernahmendapattindakkekerasan. AngkaitukemudiandinilaimengkhawatirkanolehMenteriPemberdayaanPerempuandanPerlindunganAnak Linda Amalia Sari Gumelar. • Data inidihitungberdasarkanhasilsurveikekerasanterhadapperempuandananakpada 2006, yaknisekitar 2,29 jutaanakpernahmenjadikorbankekerasan. Sementarajumlahpendudukanakmenurut data BadanPusatStatistik (BPS), hinggapertengahan 2009, tercatat 85.146.600 jiwaatau 38,86 persendaripenduduk Indonesia. • "Jikapersentasekekerasan 2009 dianggapsamadengan 2006, berartiadasekitar 25 jutaanakpernahmendapattindakkekerasan. Inisudahmengkhawatirkan, perluadakebijakanpencegahandanpenanganan," kata Linda seusaipeluncuranPeraturanMenteri Negara PemberdayaanPerempuandanPerlundunganAnakNomor 2 Tahun 2010 tentangRencanaAksiNasional (RAN) PencegahandanPenangananKekerasanterhadapAnakdiJa-karta, Jumat (19/3). • Sebenarnyasejumlahperaturanterkaitperlindungananaksudahdibuat, diantaranya UU Nomor 23 Tahun 2002 tentangPerlindunganAnak, UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, dan UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang PKDRT. Namun keberadaan UU tersebut tidak membuat tingkat kekerasan terhadap anak menurun.

  14. G.Upayapencegahankekerasanterhadapanak • Anakanakdiharapkanpatuhdanrajinbelajar agar terjadikeharmonisandidalamkeluargadandiharapkankepadakeluarga agar tidakmemeberihukuman yang melanggar UU jikaanakberbuatsuatu yang diangaptidakbenarselainitudaripemerintahdibutuhkansosialisasi . • ProsesSosialisasimenurut Astrid Dionisio, spesialisperlindungananakdariUnicef, peraturanterkaitperlindungananak yang adatidakmaksimaldalamimplementasinya. Hal tersebutdisebabkanadanyahambatandalamprosessosialisasi. "Adakesenjanganinformasidansosialiasi yang dilakukanpadapublik," ujarnya. • Untukitu, iamenanggapipositiflahimyaPeraturanMenteri (Penmen) Negara PemberdayaanPerempuandanPerlindunganAnakNomor 2 Tahun 2010 tentang RAN PencegahandanPenangananKekerasanterhadapAnak. "Permeninisayaanggapsebagaibentukkomitmenpemerintahterhadapperlindungananak," imbuh Astrid. • Peraturanmenteritersebutdiluncurkandengantujuanmelengkapiberbagaiinstrumenhukumditataranoperasional. Intidaripelaksanaan RAN iniadalahmenitikberatkanpadasosialiasisejumlahperaturanterkaitperlindungananak yang sudahada. • Sosialisasidilakukandenganberkoordinasidengansejumlahkementeriandanlembaga, diantaranyaKementerianSosial, BadanKoordinasiKeluargaBerencanaNasional (BKKBN), dansejumlahorganisasimasyarakatsertalembagaswadayamasyarakat

  15. BAB V PENUTUP A. Kesimpulan Anakadalahmakhluksosial yang membutuhkanpemeliharaan, kasihsayangdantempatbagiperkembangannya, anakjugamempunyaiperasaan, pikiran, kehendaktersendiri yang merupakantotalitaspsikisdansifat-sifatsertastruktur yang berlainanpadasetiapfaseperkembangan. Kekerasan pun dalampandamnganislamdinilaitidakbaikdanbukansuatusolusidalamsebuahmasalah. B. Saran Penulismenguraikanseharusnya Negara melaluipemerintah, DPR/D dankehakimanmemenuhi, memeliharasertamenjagahak-hak yang harusdiperoleholehanaksertakeluargadanmasyarakatlebihmemahamiperan. Penulisberharapdenganadanyainipembacamengetahuidanmemahamiapa yang seharusnyadilakukanterhadapanak

  16. DAFTAR PUSTAKA • http://www.unicef.org/indonesia/id/children.html • http://hizbut-tahrir.or.id/2008/03/20/kekerasan-terhadap-anak/ • http://travel.kompas.com/read/2009/03/17/03242174/kak.seto.kampanye.pencegahan.kekerasan.pada.anak • http://reformasikuhp.org/opini/?p=7 • http://www.kesrepro.info/?q=node/253 • http://bataviase.co.id/node/138250 • Hurluck, E. , 1990. PsikologiPerkembangan. Jakarta: Erlangga. • Hurlock, Elizabeth B., 1973. Adolescent Development. Tokyo: Mc Graw-Hill     Kogakusha Ltd, • Nasution ,Andi hakim.1992.Panduan BerfikirdanmenelitisecaraIlmiahbagiRemaja.jakarta:PTGramediaWidiasarana. • M.Irvan.wahid, abdul. Huda, khairul.2004.Pendidikan HAM Modal Fundamental BagiAnakDidikIndonesia.Jakarta:CVFauzanIntiKreasi. • Hakim,Andi nasution.2001.Pendidikan agama danaklakbagianakdanremaja.Jakarta:WacanaIlmudanPemikiran.

More Related