1 / 51

KBK

KBK. Tim Kerja KBK dan UP Direktorat Akademik DIKTI 2006. PT. policy ?. pedoman ?. metoda ?. APA ITU ?. model belajar ?. ?...?...?. KBK. PEMAHAMAN YANG BERAGAM TENTANG. KURIKULUM BERBASIS ISI. KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI. POKOK MASALAHNYA ADALAH ADANYA PERUBAHAN :.

neith
Download Presentation

KBK

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KBK Tim Kerja KBK dan UP Direktorat Akademik DIKTI 2006

  2. PT policy ? pedoman ? metoda ? APA ITU ? model belajar ? ?...?...? KBK PEMAHAMAN YANG BERAGAM TENTANG

  3. KURIKULUM BERBASIS ISI KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI POKOK MASALAHNYA ADALAH ADANYA PERUBAHAN : MENGUSIK KETENTRAMAN SAAT INI

  4. ATAU KITA MEMANG TIDAK MAU BERUBAH(KEMAPANAN><PERUBAHAN) TERUSIK KARENA “MUNGKIN “ : • KURIKULUM YANG BERJALAN SAAT INI DIANGGAP SUDAH BAIK, APA PERLU DIUBAH. • KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI ITU SENDIRI BELUM JELAS TAPI DIRASA AKAN MENGIKAT.

  5. SUDAH UENNAAK ……….. UNTUK APA BERUBAH ? BIKIN SUSAH AJA ! SEPERTI INI TERMASUK KASUS BERAT ?

  6. KONDISI GLOBAL :PERSAINGAN PERSYARATAN KERJA PERUBAHAN ORIENTASI PERUBAHAN KOMPETENSI LULUSAN PERUBAHAN KURIKULUM PERUBAHAN PARADIGMAPENGETAHUAN, BELAJAR DAN MENGAJAR PERUBAHAN PEMBELAJARAN PERUBAHAN

  7. MENGAPA ADA PERUBAHAN KONSEP KURIKULUM

  8. LATAR BELAKANG PERUBAHAN KEBIJAKAN • Persaingan • Perubahan Orientasi Lembaga Pendidikan • Perubahan Persyaratan kerja MASALAH INTERNAL PERG.TINGGI DI INDONESIA • Penataan Lembaga • Penataan Arah dan Tujuan pendidikan • Penataan Program Studi. MASALAH EKSTERNAL (TATANAN GLOBAL) KURIKULUM NASIONAL 1994 ( no. 056/ U/ 1994 ) KURIKULUM INTI & INSTITUSIONAL ( no. 232/ U/ 2000.) KONTEKS KEBUDAYAAN KONTEKS ILMU/ IPTEKS • MKU • MKDK • MKK • FENOMENA ANTHROPOS • FENOMENATEKNE • FENOMENAOIKOS • FENOMENAETNOS DISARIKAN DARI :: DIKTI, Dokumen Penjelasan, 2000 perubahan Kep. Men. DIK BUD No. 056/U/1994,, 2000

  9. fenomenaanthrophosdicakup dalam pengembangan manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, berkepribadian mantap, dan mandiri serta mempunyai rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. • fenomenateknedicakup dalam penguasaan ilmu dan ketrampilan untuk mencapai derajat keahlian berkarya. • fenomenaoikosdicakup dalam kemampuan untuk memahami kaidah kehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya. • fenomena etnos,dicakup dalam pembentukan sikap dan perilaku yang diperlukan seseorang dalam berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keahlian yang dikuasai.

  10. 1 TINJAUAN PERUBAHAN DARI SISI STRUKTUR KURIKULUM

  11. KURIKULUM BERBASIS SUBSTANSI / ISI

  12. KONSEP KURIKULUM DARI EEDP TAHUN 2000 BIDANG ENGINEERING (BERBASIS SUBSTANSI) P3AI ITS

  13. DASARNYA LOGIKA / PETA KEILMUAN P C3 D C2 ? C1 MK A MK B ORGANISASI MATERI

  14. KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI

  15. TUGAS AKHIR PLANNING & ENVIRONMENT DESIGN PRINCIPLE & ARCH. THEORY ARCHITECTURAL DESIGN STRUCTURE PRINCIPLE SCIENCE & TECHNOLOGY SOCIAL & HUMANITIES KONSEP KURIKULUM JURUSAN ARSITEKTUR ITS

  16. PENYUSUNANYA BERDASARKAN STRATEGI PEMBELAJARAN DAN KOMPETENSI

  17. Humanistic,social science , profesional practice & ethic Humanistic,social science , profesional practice & ethic Mathematic & Basic Science Engineering Disp. Specialization Basic Engineering (E.P) Engineering Design STRUKTUR KURIKULUM MODEL SERI MODEL PARALEL BERDASAR LOGIKA KEILMUAN BERDASAR STRATEGI PEMBELAJARAN

  18. 2 TINJAUAN PERUBAHAN DARI ORIENTASI KURIKULUM DAN LUARAN PERGURUAN TINGGI

  19. KBK 2000 BERBASIS PADA KEBUDAYAAN BERBASIS PADA ISI KEILMUAN ADA PERUBAHAN ORIENTASI KURIKULUM KURNAS 1994 ADANYA KONSORSIUM SAINS,TEKNOLOGI , SENI KONSEP UNESCO ( 4 PILAR PENDIDIKAN ) learning to know learning to do learning to be learning to live together

  20. KURNAS 1994 KOMPETENSI SESEORANG UNTUK DAPAT MELAKUKAN TINDAKAN CERDAS, PENUH TANGGUNG JAWAB SEBAGAI SYARAT UNTUK DIANGGAP MAMPU OLEHMASYARAKAT DALAM MELAKSANAKAN TUGAS-TUGAS DI BIDANG PEKERJAAN TERTENTU KEMAMPUAN MINIMAL PENGUASAAN PENGETAHUAN, KETRAMPILAN DAN SIKAP SESUAI SASARAN KURIKULUM PROGRAM STUDINYA PERUBAHAN LUARAN PERGURUAN TINGGI KBK 2000 PENILAIAN DILAKUKAN OLEH MASYARAKAT PEMANGKU KEPENTINGAN PENILAIAN OLEH PERGURUAN TINGGI SENDIRI

  21. Kebutuhan Stakeholders Lulusan • Lulusan Perguruan tinggi diharapkan mempunyai kompetensi ( 5 elemen kompetensi ) yang sesuai kebutuhanstakeholders, berupa : • Kebutuhan kemasyarakatan(societal needs) • Kebutuhan dunia kerja(industrial needs) • Kebutuhan profesional(professional needs) • Kebutuhan generasi masa depan(aspek scientific vision)

  22. 3 TINJAUAN KBK MENURUT SK MENDIKNAS DAN PERUBAHANNYA

  23. INTI :Pancasila dan Kewarganegaraan , Agama, Bahasa Indonesia. INST :Bahasa Inggris, ISD, IBD, IAD, Filsafat Ilmu, Olah Raga dsb. KURIKULUM INTI ( Kompetensi Utama ) ditetapkan oleh Menteri. SK. MENDIKNAS RI NO. 232/U/2000, TENTANG PEDOMAN PENYUSUNAN KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI DAN PENILAIAN HASIL BELAJAR MAHASISWA

  24. DASAR PEMIKIRAN PENGELOMPOKAN MATA KULIAH PADA SK MENDIKNAS NO 232/U/2000. ADALAH : • KONSEP EMPAT PILAR PENDIDIKAN DARI UNESCO. • PERSYARATAN KERJA YANG DITUNTUT OLEH DUNIA KERJA GLOBAL. • USAHA PENYEPADANAN DALAM KONTEKS NASIONAL.

  25. Dasar Pertama :Kurikulum yang disarankan oleh The International Bureau of Education UNESCO( The International Comission on Education for the 21 st Century ) Life long learning

  26. Dasar kedua :

  27. Dasar ketiga :Usaha penyepadanan

  28. PEDOMAN PENYUSUNAN KURIKULUM MENURUT : SK MENDIKNAS NO 232/U/2000. YANG MENIMBULKAN BANYAK TAFSIR TERUTAMA TENTANG PENGELOMPOKAN MATA KULIAH

  29. PADA SK MENDIKNAS NO 045/U/2002 TERDAPAT PERUBAHAN DAN PENJELASAN

  30. SK. MENDIKNAS RI NO. 045/U/2002. TENTANG KURIKULUM INTI PENDIDIKAN TINGGI Kompetensi Utama ditetapkan oleh kalangan Perguruan Tinggi, masyarakat profesi dan pengguna lulusan. Kompetensi Pendukung dan Kompetensi lainnyaditetapkan oleh Institusi penyelenggara program studi

  31. KOMPETENSI UTAMA : Kemampuan minimal untuk menampilkan unjuk kerja yang memuaskan sesuai dengan penciri program studi. • KOMPETENSI PENDUKUNG : Kemampuan yang gayut dan dapat mendukung kompetensi utama serta merupakan ciri khas PT yang bersangkutan. • KOMPETENSI LAIN : • Kemampuan yang ditambahkan yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup, dan ditetapkan berdasarkan keadaan serta kebutuhan lingkungan PT.

  32. KELOMPOK MATA KULIAH( pada SK Mendikbud no 323/U/2000)BUKAN SASARAN DARI PENYUSUNAN KURIKULUM TETAPI YANG MENJADI SASARAN PENYUSUNAN KBK ADALAH TERCAPAINYA KELIMA ELEMEN KOMPETENSI( pada SK Mendiknas no 045/U/2002)

  33. 4 TINJAUAN TENTANG KOMPETENSI

  34. Pengertian KOMPETENSI : • Seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggung jawab yang dimiliki seseorang sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas dibidang pekerjaan tertentu. ( SK. Mendiknas No.045/U/2002 ). • Merupakan perpaduan dari pengetahuan, ketrampilan, nilai dan sikap yang direfleksikan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak.( Mulyana 2000 ). • Spesification of knowledge and skill and the appication of that knowledge and skill to the standart of performance required by the standards or learning outcomes. (Jones J,Malcohm,2000). • A statement which describe integrated demonstration of a cluster of related skills and attitude that are measureable and observable necessary to perform a job independently ( Hamlin, 1994 ). • Knowledge, skilland attitudeneeded to perform anabilityto do a certainjob / proffesion( Tillman, 1996 ). P3AI ITS

  35. PENGERTIANKOMPETENSI KOGNITIF AFEKTIF PSIKOMOTOR kompetensi

  36. KOMPETENSI BISA DIDAPATKAN DENGAN CARA BERIKUT : SCIENTIFIC VISION MARKET SIGNAL COMPETENCY

  37. CIRI-CIRI KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI • Menyatakan kompetensi secara jelas dari proses pembelajaran bidang studinya ; • Proses pembelajaran memberi bekal kepada tercapainya kompetensi dan berfokus pada mahasiswa; • Lebih mengutamakan kesatuan penguasaan ranah kognitif, psikomotorik, dan afektif ,secara utuh; • Proses penilaian hasil belajar lebih ditekankan pada kemampuan untuk mendemonstrasikan kognitif, psikomotorik dan afektif (evaluasi proses & hasil ).

  38. DOKUMEN ( CURRICULUM PLAN ) KEGIATAN NYATA( ACTUAL CURRICULUM ) KURIKULUM • SERANGKAIAN MATA KULIAH • SILABUS • PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN ( GBPP - SAP ) • PROSES EVALUASI ( ASSESSMENT ) • PENCIPTAAN PROSES PEMBELAJARAN • SUASANA PEMBELAJARAN

  39. PENGERTIAN KURIKULUM MENURUT : SK MENDIKNAS NO 232/U/2000. • KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI ADALAH : • SEPERANGKAT RENCANA DAN PENGATURAN MENGENAI ISI MAUPUN BAHAN KAJIAN DAN PELAJARAN SERTA CARA PENYAMPAIAN DAN PENILAIANNYA YANG DIGUNAKAN SEBAGAI PEDOMANPENYELENGGARAAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI PERGURUAN TINGGI.

  40. SECARA SPESIFIK YANG BERUBAH ADALAH : • PERUBAHAN ORIENTASI KURIKULUM • PERUBAHAN LUARAN PERGURUAN TINGGI • SEBAGAI KONSEKUENSINYA DIPERLUKAN PERUBAHAN PEMBELAJARAN • (Perencanaanmencantumkan kompetensi, metoda pembelajaran, indikator penilaian)

  41. KURIKULUM BARU YANG SELALU BERUBAH YANG SULIT BERUBAH • JUMLAH MATA KULIAH • BESARNYA SKS MATA KULIAH • ISI MATERI MATA KULIAH • SUSUNAN MATA KULIAH • NAMA DAN KODE MATA KULIAH • RUMUSAN TUJUAN PENDIDIKAN • SARANA PEMBELAJARAN • BENTUK PEMBELAJARAN • ( BENTUK DAN MACAM TUGAS ) • ( CARA MENILAI / ASSESSMENT ) • PARADIGMA PENDIDIKAN • ( MENGAJAR / MENDIDIK ) • ( TEACHING / LEARNING ) • ( AKADEMIK / PROFESIONAL ) • ( KEMAPANAN / PERUBAHAN )

  42. Perencanaan MENINGKATKAN KUALITAS LULUSAN LEWAT PENERAPAN KBK PT Pemahaman bersama evaluasi TUTORIAL uji coba

  43. TERIMA KASIH

  44. keterangan tambahan

  45. Lulusan Sarjana (S1) bidang Teknik diharapkan mempunyai kompetensi berikut : (terjemahan dari ABET – EEDP)

  46. LEMBAGA SERTIFIKASI SERTIFIKAT KOMPETENSI IJASAH ASOSIASI PROFESI A STANDART KOMPETENSI KOMPETENSI UTAMA PROGRAM PENDIDIKAN AKADEMIK (S1) ASOSIASI PROFESI B STANDART KOMPETENSI GENERIC SKILL (TRANSFERABLE SKILL) KOMPETENSI PENDUKUNG ASOSIASI PROFESI C KOMPETENSI LAINNYA STANDART KOMPETENSI TUGAS MASYARAKAT PEMANGKU KEPENTINGAN TUGAS PERGURUAN TINGGI

  47. LEMBAGA SERTIFIKASI IJASAH KOMPETENSI UTAMA JENIS PEKERJAANATAU LAPANGAN KEHIDUPAN TERTENTU PROGRAM PENDIDIKAN AKADEMIK (S1) STANDART KOMPETENSI GENERIC SKILL (TRANSFERABLE SKILL) KOMPETENSI PENDUKUNG KOMPETENSI LAINNYA LEMBAGA PELATIHAN Training SERTIFIKAT TUGAS MASYARAKAT PEMANGKU KEPENTINGAN TUGAS PERGURUAN TINGGI

  48. LEMBAGA SERTIFIKASI SERTIFIKAT KOMPETENSI IJASAH KOMPETENSI UTAMA PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI JENIS PEKERJAAN TERTENTU STANDART KOMPETENSI BASIC SKILL (APLICABLE SKILL) KOMPETENSI PENDUKUNG KOMPETENSI LAINNYA ASOSIASI AHLI TUGAS MASYARAKAT PEMANGKU KEPENTINGAN TUGAS PERGURUAN TINGGI

  49. BASIC SKILL GENERIC SKILL TRANSFERABLE SKILL STANDART KOMPETENSI PROFESI / BID. KERJA TUJUAN PENDIDIKAN TINGGI PADA PRINSIPNYA ADALAH MEMPERSIAPKAN SESEORANG DENGAN KUALIFIKASI KESARJANAAN, YANG SIAP MENYESUAIKAN DIRI DENGAN PERUBAHAN CEPAT YANG MUNGKIN DIHADAPINYA DALAM PROFESI ATAU LAPANGAN KERJA YANG DIGELUTINYA.

  50. A B PENGETAHUAN KETRAMPILAN SIKAP apa yang diperlukan C KURIKULUM BERDASARKAN KOMPETENSI BIDANG KERJA

More Related