1 / 15

SYOK HIPOVOLEMIK E/C DIARE AKUT DEHIDRASI BERAT

SYOK HIPOVOLEMIK E/C DIARE AKUT DEHIDRASI BERAT. Dr. Sri Martuti , Spa., M.Kes. DIARE AKUT. Definisi : BAB cair frekuensi lebih dari normal Derajat dehidrasi: 1. Diare akut tanpa dehidrasi 2. Diare akut dehidrasi ringan sedang 3. Diare akut dehidrasi berat.

Download Presentation

SYOK HIPOVOLEMIK E/C DIARE AKUT DEHIDRASI BERAT

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. SYOK HIPOVOLEMIK E/C DIARE AKUT DEHIDRASI BERAT Dr. Sri Martuti, Spa., M.Kes

  2. DIARE AKUT • Definisi : BAB cair frekuensi lebih dari normal • Derajat dehidrasi: 1. Diare akut tanpa dehidrasi 2. Diare akut dehidrasi ringan sedang 3. Diare akut dehidrasi berat

  3. Diare akut dehidrasi berat  tidak teratasi  syok hipovolemik Kehilangan cairan: • Dehidrasi ringan sedang  cairan interstitial • Dehidrasi berat  cairan intravaskuler dan intra selluler

  4. PENYEBAB SYOK HIPOVOLEMIK • Perdarahan • Diare akut dehidrasi berat • Luka bakar luas • Demam berdarah dengue

  5. GANGGUAN HEMODINAMIK • ↓ curah jantung • ↓ tekanan pengisian ventrikel kiri • ↑ resistensi pembuluh darah sistemik

  6. DIAGNOSIS SYOK • Anamnesis • Pemeriksaan fisik • Pemeriksaan penunjang • Pemeriksaan fisik

  7. Tanda dan gejala syok • Kesadaran menurun • Capillary refill time > 2detik • Akral dingin • Frekuensi nadi meningkat, isi dan tegangan lemah • Tekanan nadi ≤ 20 mmHg • Frekuensi nafas meningkat • Jumlah kencing berkurang • Tensi turun

  8. PRINSIP PENGELOLAAN • Pemberian oksigen • Cairan resusitasi yang adekuat • Rehidrasi dehidrasi berat (Infus Ringer Laktat atau ringer asetat 100cc/kg BB) • Koreksi gangguan asam basa • Waspadai hipoglikemia

  9. PEMBERIAN OKSIGEN • Oksigen nasal 2 lt/menit • Oksigen masker 5 lt/menit • Oksigen head box 6 – 10 lt/menit TERGANTUNG KONDISI PASIEN

  10. PEMBERIAN CAIRAN RESUSITASI • Cairan kristaloid 20 cc /kg secepatnya (10 menit) • Cairan kristaloid 20 cc /kg secepatnya • Cairan koloid 20 cc /kg secepatnya • Cairan koloid 20 cc /kg secepatnya Sudahteratasi lanjutkanrehidrasi Belumteratasi lanjutkan Sudahteratasi lanjutkanrehidrasi Belumteratasi lanjutkan Sudahteratasi lanjutkanrehidrasi Belumteratasi lanjutkan

  11. REHIDRASI DEHIDRASI BERAT • Infus Ringer Laktat atau Ringer Asetat 100 cc/kgBB Cara pemberian : • < 1th 30 cc/kgBB dalam 1 jam pertama, dilanjutkan 70cc/kgBB dalam 5 jam berikutnya • > 1th 30 cc/kgBB dalam 1/2 jam pertama, dilanjutkan 70cc/kgBB dalam 2,5 jam berikutnya

  12. KOREKSI ASAM BASA • Koreksi gangguan asam basa untuk perbaikan: o fungsi sel, kontraktilitas jantung o resistensi pembuluh darah o kompensasi respiratorik

  13. TUJUAN PENGELOLAAN • Perbaikan perfusi • Memberikan support nutrisi pada sel • Mencegah gangguan metabolik

  14. TERIMA KASIH

More Related