1 / 43

D r. Supriyantoro, Sp.P, MARS Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan

KETERSEDIAAN DAN KESIAPAN FASYANKES DALAM PENCAPAIAN RPJMN. D r. Supriyantoro, Sp.P, MARS Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan . KEGIATAN POKOK PROGRAM PEMBINAAN UPAYA KESEHATAN 2010-2014 . Pembinaan Upaya Kesehatan Dasar Pembinaan Upaya Kesehatan Rujukan

kaiyo
Download Presentation

D r. Supriyantoro, Sp.P, MARS Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KETERSEDIAAN DAN KESIAPAN FASYANKES DALAM PENCAPAIAN RPJMN Dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan

  2. KEGIATAN POKOK PROGRAM PEMBINAAN UPAYA KESEHATAN 2010-2014 • PembinaanUpayaKesehatanDasar • Pembinaan Upaya Kesehatan Rujukan • PembinaanUpayaKeperawatandanKeteknisianMedik • Pembinaan Upaya Penunjang Medik dan Sarana Kesehatan • Pembinaan Upaya Kesehatan Jiwa • Pelayanan Kesehatan Rujukan bagi Masyarakat Miskin (Jamkesmas) • Pelayanan Kesehatan Dasar bagi Masyarakat Miskin (Jamkesmas) • Pelayanan Kesehatan bagi Ibu Bersalin (Jampersal) • Peningkatan dan Pengawasan Rumah Sakit Indonesia • DukunganManajemendanPelaksanaanTugasTeknisLainnyaPada Program Pembinaan Upaya Kesehatan Sumber : Renstra Tahun 2010-2014 & RKP 2012

  3. DITJEN BINA UPAYA KESEHATAN KANTOR DAERAH / UPT DIT. BINA UPAYA KESEHATAN DASAR 32 RS, 4 BBLK, 3 BBKPM, 2 BKMM, 4 BPFK, 2 LOKA Program Pembinaan Upaya Kesehatan DIT. BINA UPAYA KESEHATAN RUJUKAN DIT. BINA YAN. KEPERAWATAN & TEKMED Meningkatnya akses dan kualitas pelayanan kesehatan KANTOR PUSAT DIT. BINA YAN. PENUNJANG MEDIK & SARKES DIT. BINA KESEHATAN JIWA Faskesdasar & rujukan (1.984RS, 9.323PKM) SETDITJEN BINA UPAYA KESEHATAN 3

  4. UU No. 36 Tahun 2009 tentangKesehatan • UU No. 44 Tahun 2009 tentangRumahSakit • UU No. 25 Tahun 2004 tentangSistemPerencanaan Pembangunan Nasional • UU No. 32 Tahun 2004 tentangPemerintah Daerah • UU No. 33 Tahun 2004 tentangperimbanganKeuanganAntaraPemerintahPusatdenganPemerintah Daerah • UU No. 17 Tahun 2007 tentangRencana Pembangunan JangkaPanjangNasional 2005 – 2025 • KEPMENKES No. 374/MENKES/SK/V tahun 2009 tentangSistemKesehatanNasional DASAR HUKUM

  5. RPJMN 2010 - 2014

  6. Kondisisaatini Sebagian besar layanan dipusatkan di rumah sakit Kurangnya kualitas layanan yang baik Banyak yang tumpang tindih antara perawatan kesehatan pertama dan perawatan rujukan Kurangnya hubungan baik dengan masyarakat Tinggi biaya perawatan (teknologi oriented) Ketidakadilan akses pelayanan kesehatan

  7. Apa yang diperlukan • PelayananKesehatan yang TerjangkaudanMenjangkau (adildanefektif) • Pelayanan yang efisiendanefektif (terstandar, terstrukturdanterakreditasi) • Perbaikansarana-prasaranadanpengendalianteknologi • Sistemrujukan yang terintegrasi • Efisiensi yang tinggi (package Benefit, Solidaritas, menghilangkankelebihan)

  8. Masalah: Aksesyankes : keterjangkauan Mutuyankes : relatifrendah • Tantangan : • Disparitasfaskes, • Karakteristik penduduk, • Kondisi geografis, • Budayakerja, • Keterbatasananggaran MASALAH DAN TANTANGAN RPJMN & RENSTRA 2010-2014

  9. Fasyankes UKP dan UKM Sumber RPP Fasyankes

  10. Lanjutan....Fasyankes UKP dan UKM Sumber RPP Fasyankes

  11. Ketersediaantempattidursebagaifasilitaspelayanankesehatan, dandistribusinyasertapenganggarandaerah • Regionalisasisistemrujukan, ditetapkanolehperaturandaerah • OperasionalisasikelanjutanbantuanRS daripemerintahpusat KomitmenPemenuhan Fasyankes

  12. Supply side • Pemenuhan Tempat Tidur (TT) • Puskesmas • RS Pratama Software • Sistem Rujukan • Sistem Informasi • ManajemenKesehatan Hardware

  13. Menyusun Roadmap pemenuhan tempat tidur (RS online) • Mendirikan RS Pratama di 42 Kab/Kota tanpa RS (Podes) • Mendirikan Puskesmas Baru di 383 Kecamatan tanpa PKM (Podes). • Perbaikan Kerusakan Puskesmas (sedang-berat) termasuk pemenuhan listrik dan air. • Pengembangan Sistem Informasi pada Sistem Rujukan PRIORITAS PEMENUHAN FASKES, SISTEM RUJUKAN & INFRASTRUKTUR

  14. RS online 2012 • E-Planning 2012 • Rifaskes 2011 • Podes 2011 • Susenas 2010 Sumber Data

  15. 9.323 PUSKESMAS Puskesmas (N = 9323) Puskesmas Perawatan (N = 3019) P Non Perawatan (N = 6304) 1404 5802 7602 DTPK DTPK DTPK PONED PONED PONED 73 37 36 1 28 27 1552 2016 464 DATA PUSKESMAS

  16. SebaranPuskesmasPerawatan menurutKategoriJumlahTempatTidur Sumber: Rifaskes, 2011

  17. KONDISI FISIK BANGUNAN UTAMA PUSKESMAS SumberRIFASKES, 2011 • Sarana listrik dan air Sumber :PODES, 2010

  18. SARANA PELAYANAN DASAR Kendaraan • Motor : 4.179 • Perahu : 1.081 • Ambulans: 3.325 18 Sumber : Pusdatin Kemkes,, Desember 2010

  19. UPAYA KESEHATAN BERBASIS MASYARAKAT Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat • Posyandu: 266.287 Posyandu • Poskesdes: 51.996 • Poskestren: 1.040 Poskesdes Poskestren 19 Sumber : Sesditjen Bina Kesmas Kemkes, 2010

  20. Peta : Akses Masyarakat terhadap Puskesmas Terdapat 383 kecamatan yang belum memiliki Puskesmas Sumber Podes 2010

  21. Mendirikan Puskesmas Baru di 383 Kecamatan tanpa PKM (Podes). • Membangun Puskesmas di 383 Kec. yang belum memiliki Puskesmas. • Akan memperhatikan kembali ratio 1: 30.000 pddk • Perbaikan Kerusakan Puskesmas (sedang-berat) termasuk pemenuhan listrik dan air. • Merehabilitasi PKM rusak ringan-berat • Prioritas pada kerusakan berat termasuk rumah dinas dokter & Paramedis • Termasuk pemenuhan sarana listrik dan air

  22. KONDISI RUMAH SAKIT SAAT INI Sumber : http://202.70.136.52/rsonline/report/report_by_catrs.php

  23. PENYEDIAAN SARANA PELAYANAN KESEHATAN UNTUK DTPK TA. 2011

  24. PETA DISTRIBUSI KEKURANGAN RS 24

  25. Kekurangan Nasional Kekurangan Tk Provinsi Kekurangan Tk Kab/Kota • Memperhatikan • Disparitassebarankekurangan TT • Geografisygsulit (DTPK) • Aksestransportasibelummendukung Asumsi Kebutuhan TT berdasarkan Ratio 1 : 1.000 100.000 TT

  26. Grafik Distribusi (Kelebihan dan Kekurangan) TT per-Provinsi Disparitas penyebaran TT

  27. Peta : Akses Masyarakat Terhadap Rumah Sakit Sumber Podes 2010

  28. PETA LOKASI DAERAH TERTINGGAL DI INDONESIA 183 KABUPATEN TERTINGGAL • SEBARAN 183 DAERAH TERTINGGAL BERDASARKAN WILAYAH : • Kawasan Timur Indonesia : 128 Kab • Kawasan Barat Indonesia : 55 Kab (Jawa, Sumatera) 28

  29. Skema Roadmap Pemenuhan TT MULAI Monev SELESAI 2012 2014 KemKes Implementasi Penyiapan kebijakan untuk pemenuhan kebutuhan TT Budgeting Kemkes + Pemda KemKes + Pemprov + Pemkab Sharing Penganggaran Kemkes + Pemda Penyiapan SKB terkait pemenuhan Kebutuhsn TT Mapping

  30. ROADMAPKebutuhan Anggaran Pemenuhan TT Sumber dana APBN dan APBD

  31. Rencana TT yg diperoleh dari APBN 2012: a.DAK 2012 : 5.588 TT b. TP 2012: 3.683 TT c. RS pratama 50 TT x 4 unit : 200 TT Kebutuhan (Roadmap) : 40.000 TT 9.471 TT total UPAYA PEMENUHAN TEMPAT TIDUR TAHUN 2012 Kekurangan 40.000 TT – 9.471 TT = 30.529 Kekurangan ini diharapkan ada peran dari APBD

  32. DATA RATA-RATA BOR DAN KEKURANGAN TEMPAT TIDUR PER PROPINSI

  33. Mendirikan RS Pratama di daerah tanpa RS • Prioritas dibangun di 42 Kab/Kota yang belum memiliki RS (sumber Podes, 2010) • Jumlah TT 10 – 100 TT tergantung jumlah penduduk yang ada. • Tahun 2012 dipenuhi di APBNP 25 unit.

  34. RS Bergerak 2012 34

  35. PEMBENAHAN KUALITAS PELAYANAN DI FASYANKES SISTEMIK DAN TERSTRUKTUR • Pembinaandanpengawasandalampemenuhanstandarsarana-prasarana-alatfasyankessertapelayanan (IGD, Lab, Radiologi, SPGDT dsb) • AkreditasiRumahsakit (NasionaldanInternasional) • RevitalisasiPuskesmas • Pelaksanaan Program PONED, PONEK dan RSSIB • Pengembangan Telemedicine dansistemrujukan

  36. Sistem Rujukan UPAYA KES. PERORANGAN (UKP) Pemerintah Swasta Sinergi UPAYA KES. MASYARAKAT (UKM) Pemerintah Swasta / UKBM

  37. 3. PUSKESMAS 3. PUSKESMAS rawat inap RSU PUSKESMAS PONED SWASTA 1. Polides/ Wahana /Bidan di desa Pola Jenjang Sistem Rujukan 1. Praktek Dokter Umum/ Spesialis 2.Poliklinik/ Klinik Dokter spesialis

  38. A. Pelayanan sistem rujukan diharapkan : • Desentralisasi: Fasilitas kesehatan harus ditempatkan dekat dengan masyarakat untuk mengurangi biaya, Resep, transportasi dan waktu yang dihabiskan berobat. • Permanen: Fasilitas Kesehatan harus cepat untuk melayani tidak hanya pada jam resmi, tetapi juga pada saat malam hari. • Polyvalen: Kuratif, perawatan preventif dan promotif harus tersedia di setiap sumber daya kesehatan terutama untuk pusat kesehatan. B. Tidak ada overlapping Refferal system Komitmen RS daerah/publikdibuatkomitmen agar terjadiregionalisasirujukan Yang ditunjukolehPemda Road Map Sistem Rujukan

  39. Penetapan Regional: • Tidakterbataspadastrukturorganisasidanadministrasi • Harusmempertimbangkanfungsidangeografis • Perludisepakatidengan lintas kementerian terkait peraturan lain REGIONALISASI PEMETAAN SARANA KESEHATAN (PUSKEMAS, RS) PER PROVINSI PEMETAAN TENAGA KESEHATAN DI SARANA KESEHATAN MENETAPKAN DAERAH / WILAYAH BINAAN SEBAGAI PUSAT RUJUKAN REGIONAL MENETAPKAN RS KAB/KOTA SEBAGAI PUSAT RUJUKAN REGIONAL DARI BEBERAPA SARANA KESEHATAN DISEKITARNYA MenjaminSistemRujukanyang EfektifdanEfisien MODEL POLA RUJUKAN PELAYANAN KESEHATAN bbb

  40. RS Pertamina Klayan RS TANGKIL RS GUNUNG DJATI RSUD ARJAWINANGUN RST CIREMAI RS PELABUHAN RS MITRA PLUMBON Anjung MIGAS Lepas pantai Penghasil MIGAS Pertamina Industri Rotan Industri kue PINTU TOL YANG ADA RSUD WALED Contoh mapping model RegionalisasiSistem Rujukan (GIS): di Ciayumajakuning Jabar RSD INDRAMAYU RSIA SUMBER KASIH RS SUMBER WARAS RS PUTRA BAHAGIA RSD MAJALENGKA RSD MAJALENGKA RS MEDIMAS Industri Batik Trusmi bbb RSD KUNINGAN

  41. STRATEGI PENETAPAN PENCAPAIAN PENYEDIAAN FASILITAS KESEHATAN 2010 - 2014 KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA Dokter Keluarga Dokter Keluarga Dokter Keluarga

  42. Melakukan updating kekurangan TT berdasarkan data utilisasi Faskes (BOR, BTO, NDR, Alos) hingga tingkat Kab/Kota. • Pemetaan seksama pada daerah yang belum memiliki fasyankes • Pemenuhan kebutuhan sarana-prasaranadanalatdifasyankes melalui pendaan yang secara bertahap Tindak Lanjut

  43. TERIMA KASIH

More Related