1 / 27

PP NO 2 THN 2003 TTNG PERATURAN DISIPLIN ANGGOTA POLRI

PP NO 2 THN 2003 TTNG PERATURAN DISIPLIN ANGGOTA POLRI. GARDA TERDEPAN BENTENG TERAKHIR PENJAGA CITRA POLRI. LATAR BELAKANG. UURI NO. 26 THN 1997 TTG HUKUM DISIPLIN PRAJURIT ABRI. TAP MPR NO : VI/MPR/2000 TGL 18 AGUSTUS 2000 TTG PEMISAHAN TNI/POLRI. ABRI. UURI NO 2 THN 2002.

ishi
Download Presentation

PP NO 2 THN 2003 TTNG PERATURAN DISIPLIN ANGGOTA POLRI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PP NO 2 THN 2003 TTNG PERATURAN DISIPLIN ANGGOTA POLRI • GARDA TERDEPAN BENTENG TERAKHIR PENJAGA CITRA POLRI

  2. LATAR BELAKANG UURI NO. 26 THN 1997 TTG HUKUM DISIPLIN PRAJURIT ABRI TAP MPR NO : VI/MPR/2000 TGL 18 AGUSTUS 2000 TTG PEMISAHAN TNI/POLRI ABRI UURI NO 2 THN 2002 UURI NO. 31 THN 1997 TTG RADMIL TAP MRP NO : VII/MPR/2000 TGL 18 AGUSTUS 2000 TTG PERAN TNI/POLRI KUHPM

  3. PSL 31 s/d 35 PEDOMAN PRILAKU&MORAL ANGGT PERKAP NO. 14 THN 2011 KEPP & NO. 19 THN 2012 SOTK KKEP SANKSI MORAL PSL 27 PERATURAN DISIPLIN ANGGT Amanat UU NO 2 THN 2002 PP NO 2 THN 2003 PERATURAN DISIPLIN SANKSI DISIPLIN PSL 29 PERATURAN GAR TP PP NO 3 THN 2003 LAKNIS INSTITUSIONAL PERADILAN UMUM SANKSI PIDANA KEP/42/IX/2004 TGL 30 SEPT 2004 TTG ANKUM KEP/43/IX/2004 TGL 30 SEPT 2004 TTG SELRA GARPLIN KEP/44/IX/2004 TGL 30 SEPT 2004 TTG TATA CARA SIDPLIN

  4. APA SICH ISINYA PP 2 ….Bang OCId? SUBBID PROVOS BIDPROPAM POLDA

  5. PERATURAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2003 • TENTANG • PERATURAN DISIPLINANGGOTA POLRI • BAB I : PENGERTIAN – PENGERTIAN PASAL 1 • BAB II : KEWAJIBAN, LARANGAN DAN SANKSI • PSL 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12 DAN PSL 13 • BAB III : PENYELESAIAN PELANGGARAN DISIPLIN • PSL 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, DAN PSL 32. • BAB IV : PELAKSANAAN PENEMPATAN DALAM TEMPAT KUSUS PSL 33. • BAB V : KETENTUAN PERALIHAN PSL 34 DAN PSL 35. • BAB VI : KETENTUAN PENUTUP PSL 36

  6. BAB I KETENTUAN UMUM PASAL I * ANGGOTA POLRI ADLH PEG NEGERI PD KEPOL NEG RI. * DISIPLIN ADLH KETAATAN DAN KEPATUHAN YG SUNGGUHS THDP PERAT. DISIPLIN. *PERATURAN DISIPLIN ADLH SERANGKAIAN NORMA UTK MEMBINA, GAKPLIN & HARTIBPLIN KEHIDUPAN ANGGOTA POLRI *GARPLIN ADLH UCAPAN, TULISAN/PERBUATAN ANGGT POLRI YG GAR PERATURAN DISIPLIN *SIDPLIN ADLH SIDANG UTK RIKSA & MEMUTUS KARA GARPLIN YG DILAKUKAN OLH ANGGT POLRI *TINDAKAN DISIPLIN ADLH SERANGKAIAN TGR LISAN/TINDAKAN FISIK YG SIFAT MEMBINA YG DIJATUHKAN SCR LANGSUNG KPD ANGGT POLRI * KUMPLIN ADLH HUKUMAN YG DIJATUHKAN OLH ATASAN YG BERHAK MENGHUKUM KPD ANGGT POLRI LALUI SIDPLIN *ATASANADLH SETIAP ANGGT POLRI YG KRN PANGKAT & JBTN NYA KEDUDUKAN LEBIH TINGGI DR ANGGT POLRI *ATASAN LANGSUNG ADLH ANGGT POLRI YG KRN JBTN NYA MEMPUNYAI WEWENANG LANGSUNG THD BAWAHAN YG DIMPIMPIN *ATASAN TDK LANGSUNG ADLH SETIAP ANGGT POLRI YG TDK MEMPUNYAI WEWENANG LANGSUNG TERHDP BAWAHANNYA *ANKUM ADLH ATASAN YANG KRN JBTN NYA DIBERIKAN KEWENANGAN JATUHKAN KUMPLIN KPD BAWAHAN YG DIPIMPINNYA *PROVOS ADLH SATFUNG PD POLRI YG BERTUGAS MEMBANTU PIM UTK BINA & GAKPLIN SERTA HARTIBPLIN ANGGT POLRI SUBBID PROVOS BIDPROPAM POLDA

  7. *PATSUS ADALH SUATU JENIS KUMPLIN YG DIJATUHKAN KPD AGT POLRI YG TLH MELAKUKAN GARPLIN DG MENEMPATKAN TERHUKUM DLM TEMPAT KHUSUS. *BAWAHAN ADLH SETIAP AGT POLRI YG PKT DAN ATAU JABATANNYA LEBIH RENDAH DR ATASAN. *ANKUMADAL ATASAN YG KRN JABATANNYA DIBERI KEWEWEWNANGAN MENJATUHKAN HUKUMAN DISIPLIN KEPADA BAWAHAN YANG DIPIMPIMNYA. *KAPOLRI ADLH PIMPINAN POLRI DAN PENANGGUNGJAWAB PENYELENGGARAAN FUNGSI KEPOLISIAN. SUBBID PROVOS BIDPROPAM POLDA

  8. KAPANSICH BERLAKUNYA DAN UNTUK SIAPA Bang ? SUBIBID PROVOS BIDPROPAM POLDA

  9. PASAL 2 AYAT 1 DAN 2 SUBBID PROVOS BIDPROPAM POLDA

  10. MAS….. INGAT KAWAJIBANGGG LHHOOO?

  11. KEWAJIBAN, LARANGANPASAL 3, 4, 5 & 6 • PASAL 3 • DLM RANGKA KEHIDUPAN BERNEGARA & BERMASYARAKAT ANGGT POLRI WAJIB: • A. SETIA & TAAT SEPENUHNYA KPD PANCASILA, UUD NEG RI TH 1945 NEG & PEMERINTAH • B. MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN NEGARA DIATAS KEPENTINGAN PRIBADI/GOL SERTA MENGHINDARI SEGALA SESUATU YG DPT MERUGIKAN KEPENTINGAN NEGARA • MENJUNJUNG TINGGI KEHORMATAN & MARTABAT NEGARA, PEMERINTAH & KEPOL NEG RI • MENYIMPAN RAHASIA NEGARA DAN ATAU RAHASIA JABTN DNG SEBAIK BAIKNYA • HORMAT MENGHORMATI ANTAR PEMEUK AGAMA • F. MENJUNJUNG TINGGI HAM • G. MENAATI PER UU YG BERLAKU, BAIK YG BERHUB DNG TGS KEDINASAN MAUPUN YG BERLAKU SCR UMUM • H. MELAPORKAN KPD ATASANNYA APBL MENGETAHUI ADA HAL-HAL YG DPT MEMBAHAYAKAN DAN ATAU MERUGIKAN NEGARA/PEMERINTAH • I. BERSIKAP & BERTINGKAH LAKU SOPAN SANTUN TERHDP MASYARAKAT • J. BERPAKAIAN RAPI & PANTAS

  12. PASAL 4 • DLM LAKS TUGAS AGT KEPOL NEG RI WAJIB: • A.MEMBERIKAN LINDUNG, AYOM & YAN DNG SEBAIK-BAIKNYA KPD MASYARAKAT • B.MEMPERHATIKAN & MENYELESAIKAN DNG SEBAIK-BAIKNYA LAP/DUMAS • MENTAATI SUMPAH/JANJI ANGGT POLRI SERTA SUMPAH/JANJI JABTN BERDASARAKAN PER UU YG BERLAKU • MELAKS TUGAS SEBAIKP-BAIKNYA DNG PENUH KESADARAN & RASA GUNG JWB • MEMELIHARA DAN MENINGKATKAN KEUTUHAN, KEKOMPAKAN, PERSATUAN DAN KESATUAN POLRI • MENTAATI SGLA PER UU & PERATURAN KEDINASAN YG BERLAKU • BERTINDAK & BERSIKAP TEGAS SERTA BERLAKU ADIL & BIJAKSANA THD BAWAHANNYA • MEMBIMBING BWHNNYA DLM LAKGAS . • MEMBERIKAN CONTOH & TAULADAN YG BAIK TERHDP BAWAHANNYA • J.MENDORONG SEMANGAT BAWAHANNYA TUK KATKAN PRESTASI KERJA • K.MEMBERIKAN KESEMPATAN KPD BAWAHANNYA TUK BANG KARIR • L.MENTAATI PERINTAH KEDINASAN YG SAH DR ATASAN YG BERWENANG • M.MENTAATI KETENTUAN JAM KERJA • N.MENGGUNKAN & HAR BARANG MILIK DINAS DNG SEBAIK-BAIKNYA • O.MENCIPTAKAN & HAR SUASANA KERJA YG BAIK

  13. PASAL 5 • DLM RANGKA HAR KEHIDUPAN BERNEGARA & BERMASYARAKAT ANGGT POLRI DILARANG : • A. MELAKUKAN HAL-HAL YG DPT MENURUNKAN KEHORMATAN & MARTABAT NEGARA, PEMERINTAH/POLRI • B. MELAKUKAN GIAT POLITIK PRAKTIS • C. MENGIKUTI ALIRAN YG DPT MENIMBULKAN PERPECAHAN/MENGANCAM PERSATUAN & KESATUAN BANGSA • D. BEKERJA SAMA DENGAN ORG LAIN DIDLM/DILUAR LINGKUAN KERJA DNG TUJUAN UTK MEMPEROLEH KEUNTUNGAN PRIBADI, GOL/PIHAK LAIN YG SECARA LANGSUNG/TDK LANGSUNG MERUGIKAN KEPENTINGAN NEGARA • E. BERTINDAK SELAKU PERANTARA BG PENGUSAHA/GOL UTK MENDPTKAN PEKERJAAN/PESANAN DR KANTOR/INSTANSI POLRI DEMI KEPENTINGAN PRIBADI • F. MEMILIKI SAHAM MODAL DLM PERUSAHAAN YG GIAT USAHANYA BERADA DLM RUANG LINGKUP KEKUASAANNYA • BERTINDAK SBG PELINDUNG DITEMPAT PERJUDIAN, PROSTITUSI & TEMPAT HIBURAN • H. MENJADI PENAGIH HUTANG/MENJADI PELINDUNG ORG YG PUNYA HUTANG • I. MENJADI PERANTARA/MAKELAR PERKARA • J. MENELANTARAKAN KELUARGA

  14. PASAL 6 • DLM LAKS TUGAS ANGGT POLRI DILARANG : • A. MEMBOCORKAN RAHASIA OPS KEPOLISIAN • B. MENINGGALKAN WIL GAS TANPA IJIN PIMPINAN • C. MENGHINDARKAN GUNG JWB DINAS • D. MENGGUNAKAN FASILITAS NEGARA TUK KEPENTINGAN PRIBADI • E. MENGUASAI BARANG MILIK DINAS YG BUKAN DIPERUNTUKAN BAGINYA • F. MENGONTRAKKAN/MENYEWAKAN RUMAH DINAS • G. MENGUASAI RUMDIN LEBIH DR 1 (SATU) UNIT • H. MENGALIHKAN RUMDIN KPD YG TDK BERHAK • I. MENGGUNAKAN BB TUK KEPENTINGAN PRIBADI • J. BERPIHAK DALM PERKARA PIDANA YG SEDANG DITANGANI • K. MANIPULASI PERKARA • L. MEMBUAT OPINI NEGATIF TTG REKAN SEKERJA, PIMPINAN DAN ATAU KESATUAN • M. MENGURUSI, MENSPONSORI DAN ATAU MEMPENGARUHI PETUGAS DGNPANGKAT DAN JABTN NYA DLM PENERIMAAN ANGGT POLRI • N. MEMPENGARUHI PROSES SIDIK TUK KEPENTINGAN PRIBADI SEHINGGA MENGUBAH ARAH KEBENARAN PERKARA • O. MELAKUKAN UPAYA PAKSA PENYIDIKAN YG BUKAN KEWENANGANNYA • P. MELAKUKAN TINDAKAN YG DPT MENGAKIBATKAN, MENGHALANGI/MEMPERSULIT SALAH SATU PIHAK YG DILAYANINYA SEHINGGA MENGAKIBATKAN KERUGIAN BG PIHAK YG DILAYANI

  15. Q . .MENYALAHGUNAKAN WEWENANG • R. MENGHAMBAT KELANCARAN PELAKSANAAN TUGAS • S. BERTINDAK SEWENANG-SEWENANG TERHADAP BAWAHAN • T. MENYALAHGUNAKAN BARANG, UANG ATAU SURAT BERHARGA MILIK DINAS • U. MEMILIKI, MENJUAL, MEMBELI, MENGGADAIKAN, MENYEWAKAN, MEMINJAMKAN ATAU MENGHILANGKAN BARANG, DOKUMEN ATAU SURAT BERHARGA MILIK DINAS SECARA TIDAK SAH • MEMASUKI TEMPAT YG DPT MENCEMARKAN KEHORMATAN ATAU MARTABAT KEPOLISIAN, KECUALI KRN TUGASNYA • W. MELAKUKAN PUNGUTAN TDK SAH DLM BENTUK APAPUN UNTUK KEPENTINGAN PRIBADI, GOL/PIHAK LAIN • X. MEMAKAI PERHIASAN SCR BERLEBIHAN PD SAAT BERPAKAIAN DINAS POLRI

  16. SANKSIPASAL 7 s/d 12 • PSL 7 • AGT KEPOL NEG RI YG TERNYATA MELAK GARPLIN AGT KEPOL NER RI DIJATUHI SANKSI BERUPA TINDAKAN DISIPLIN DAN / ATAU KUMPLIN. • PSL 8 • TINDAKAN DISIPLIN BRP TEGORAN LISAN/TINDAKAN PISIK • TINDAKAN DISIPLIN TDK MENGHAPUS KEWENANGAN ANKUM UTK MENJATUHKAN KUMPLIN. • PSL 9 KUMPLIN BERUPA • a. TEGURTAN TERTULIS • b. TUNDA DIK PALING LAMA 1 TH • c. PENUNDAAN KENAIKAN GAJIH BERKALA • d. PENUNDAAN KENAIKAN PKT PALING LAMA 1 TH. • e. MUTASI YANG BERSIFAT DEMOSI • f. PEMBEBASAN DARI JABATAN • G. PENEMPATAN DLM TP KUSUS PALING LAMA 21 HARI.

  17. PSL 10 • (1) BILMN ADA HAL-HAL YG MEMBERATKAN GARPLIN, PATSUS SBGMN DISUD DLM PSL 9 HRUF G DPT DIPERBERAT DG TAMBAHAN MAK 7 HARI. • (2) HAL – HAL YG MEMBERATKAN APBL GARPLIN DILAKUKAN PD SAAT • a. NEG ATAU WIL TP TUGAS DLM KEADAAN DARURAT • b. DLM OPSUS KEPOLISIAN • c. DLM KONDISI SISGA. • Psl 11 • (1) TINDAKAN DISIPLIN SBGMN DISUD DLM PSL 8 DPT DIJATUHKAN SCR KUMULATIF • (2) KUMPLIN SBGMN DISUD DLM PSL 9 DIJATUHKAN SECARA ALTERNATIF ATAU KUMULATIF. • PSL 12 (1) PENJATUHAN KUMPLIN TDK MENGHAPUSKAN TUNTUTAN PIDANA . • (2) PENJATUHAN KUMPLIN GUGUR KRN GARPLIN • a. MENINGGAL DUNIA • b. SAKIT JIWA DINYATAKAN OLH DOKTER DAN ATAU BADAN PENGUJI KESEHATAN POLRI • PSL 13 • AGT KEPOL NEG RI YG DIJATUHKAN KUMPLIN LEBIH DR 3 KALI & DIANGGAP TDK PATUT LG DIPERTAHANKAN STATUSNYA SBG ANGGT KEPOL NEG RI DPT DI PTDH MELALUI SIDANG KKE

  18. PENYELESAIAN PELANGGARAN DISIPLIN • PSL 14 • PENJATUHAN TINDAKAN DISIPLIN DILAKS SEKETIKA LASUNG PD SAAT DIKET GARPLIN YG DILAKUKAN OLEH AGT KEPOL NEG RI. • PENJATUHAN KUMPLIN DIPUTUS MELALUI SIDPLIN. • PENENTUAN PENYELESAIAN GARPLIN MELALUI SIDPLIN MERUPAKAN KEWENANGAN ANKUM. • PSL 15 • PEJABATA YG BERWENANG JATUHKAN TINDAKAN DISIPLIN ADLH • ATASAN LANGSUNG • ATASAN TDK LANGSUNG • c. AGT PROVOS KEPOL NEG RI SESUAI DG LINGKUP KEWENANGANNYA. • PSL 16 • (1) PEJABAT YG BWNANG MJATUHKAN KUMPLIN • a. ANKUM DAN ATAU b. ATASAN ANKUM. • (2) ATASAN ANKUM BWENANG MEMERIKSA DAN MEMEMUTUS ATAS KEBERATAN YG DIAJUKAN TERHUKUM. • (3) ANKUM DILINGK KEPOL NEG RI SCR BERJENJANG SBB • a. ANKUM BERWENANG PENUH. b. ANKUM BERWNANG TERBATAS • c. ANKUM BERWEWNANG SANGAT TERBATAS. • (4) KET SBGMN DISUD DLM AYAT (2) DIATUR LEBIH LANJUT DG KEP KAPOLRI

  19. PENYELESAIAN PELANGGARAN DISIPLIN • PSL 17 • SEBELUM MENJATUHKAN KUMPLIN,ANKUM WAJIB MEMERIKSA LEBIH DAHULU AGT KEPOL NEH RI YG DISANGKA MELAKUKAN GARPLIN ITU. • PEJABAT YG BERWENANG RIKSA GARPLIN ADALAH ; • a. ANKUM b. ATASAN LANGSUNG. c. ATASAN TDK LANGSUNG. • d. PROVOS e. PEJABAT LAIN YG DITUNJUK OLEH ANKUM. • PSL 18 • APBL ATS PERTIMBANGAN ANKUM GARPLIN YG DILAKUKAN OL AGT KEPOL NEG RI DPT DIJATUHI KUMPLIN, MK PEMERIKSAAN DILAKUKAN MELALUI SIDPLIN. • PEMERIKSAAN SBGMN DISUD DLM AYAT (1) DLAKUKAN SCR INTERN. • PSL 19 • ANKUM BERWENANG MEMERINTAHKAN PROVOS KEPOL NEG RI UNTUK MELAKUKAN PEMERIKSAAN THDP AGT KEPOL NEG RI YG DISANGKA MELAKUKAN GARPLIN. • PSL 20 • ANKUM BERWENANG MEMERINTAHKAN DISELENGGARAKANNYA SIDPLIN THD AGT YG DISANGKA MELAKUKAN GARPLIN

  20. Psl 21 • SEBELUM MELAKSANAKAN SIDPLIN, ANKUM MEMINTA PENDAPAT DAN SRAN HUKUM DR FI BINKUM KEPOL NEG RI GUNA MENENTUKAN PERLU ATAU TDKNYA DILAKUKAN SIDPLIN. • PSL 22 • PROVOS KEPOL NEG RI BERWENANG : • a. MELAKUKAN PEMANGGILAN DAN PEMERIKSAAN. • b. MEMBANTU PIMPINAN MENYELENGGARAKAN PEMBINAAN DAN GAKPLIN, SERTA HARTIBPLIN KEHIDUPAN AGT KEPOL NEG RI. • c. MENYELENGGARAKAN SIDPLIN ATAS PERINTAH ANKUM • d. MELAKSANAKAN PUTUSAN ANKUM. • PSL 23 • ANKUM MENYELENGGARAN SIDPLIN PALING LAMBAT 30 HARI SETELAH MENERIMA DPPPD DARI SATFUNG PROVOS. • PSL 24 • DLM PENJATUHAN KUMPLIN PERLU DIPERTIMBANGKAN • a. SIKON KETIKA GAR ITU TERJADI • b. PENGULANGAN DAN PERILAKU SEHARI-HARI PELANGGARPLIN. • c. TERWUJUDNYA KEADILAN DAN MAMPU MENIMBULKAN EFEK JERA, SERTA TETAP MENJUNGJUNG TINGGI HAM

  21. PSL 25 PENYELESAAIN GARPLIN DILAKSANAKAN MELALUI TAHAPAN • a. LAPORAN ATAU PENGADUAN • b. PEMERIKSAAN PENDAHULUAN • c. PEMERIKSAAN DIDEPAN SIDPLIN. • d. PENJATUHAN KUMPLIN. • e. PELAKSANAAN HUKUMAN • PENCATATAN DALAM DATA PERSONNEL PERORANGAN. • PSL 26 • SIDPLIN DILAKSANAKAN SESUAI DG KEBUTUHAN PD SATKER KEPOL NEG RI. • PSL 27 • SATKER YG BERWENANG MELAKSANAKAN SIDPLIN, SSUNAN KEANGGOTAAN DAN PKT SIDPLIN DIATUR LEBIH LANJUT DG KEP KAPOLRI. • PSL 28 • APBL PELANGGAR DISIPLIN TDK DIKETAHUI KEBERADAANNYA, SETELAH MELALUI PROSEDUR PENCARIAN MENURUT KETENTUAN DINAS YG BERLAKU, MAKA DPT DILAKUKAN SIDPLIN TANPA KEHADIRAN PELANGGAR. • PSL 29 (1) KUMPLIN DITAPKAN DG KEP KUMPLIN DAN DISAMPAIKAN KPD TERHUKUM. • (2) PROVOS MELAKSANAKAN PUTUSAN SIDPLIN YG BRP PENEMPATAN DLM TP KUSUS. • (3) ANKUM BERKEWAJIBAN MEDLAPORKAN HASIL PELAKSANAAN SIDPLIN KPD ATASAN ANKUM. • (4) SKEP KUMPLIN DICATAT DLM DATA PERS PERORANGAN YBS.

  22. MAS TERIMA SAJA …. AKU RAPOPO , ITS OK WAE !!!!!?

  23. PSL 30 (1) AGT KEPOL NEG RI YG DIJATUHI KUMPLIN BERHAK MENGAJUKAN KEBERATAN • KEBERATAN DIAJUKAN KPD ATASAN ANKUM MELALUI ANKUM DG MENCANTUMKAN ALASAN KEBERATAN • TENGGANG WKT PENGAJUAN KEBERATAN PALING LAMA 14 HARI SETELAH TERHUKUM MENERIMA PUTUSAN KUMPLIN • (4) ANKUM WAJIB MENERIMA PENGAJUAN KEBERATAN DR TERHUKUM DAN MENERUSKANNYA KPD ATASAN ANKUM. • PSL 31 (1) APABILA KEBERATAN TERHUKUM DITOLAK SELEURUHNYA, MAKA ATASANANKUM MENGUATKAN PTUTUSAN ANKUM YG MENJATUHKAN KUMPLIN • APABILA KEBERTAN TERHUKUM DITERIMA SELURUHNYA MAKA ATASAN ANKUM MEMBATALKAN PUTUSAN YG DIBUTA OLEH ANKUM YG MENJATUHKAN KUMPLIN . • APABILA ATASAN ANKUM MENERIMA SEBAGIAN ATAS KEBERATAN TERHUKUM, MAKA ATASAN ANKUM MENGUBAH PTUTSAN YG DIBUAT OLEH ANKUM YG MENJATUHKAN KUMPLIN. • ATASAN ANKUM BERWENANG MENOLAK ATAU MENGABULKAN SELURUH ATAU SEBAGIAN KEBERATAN DG MEMPERHATIKAN PENDAPAT DAN SARAN SATFUNG BINKUM . • PUT ATASAN ANKUM DITETAPKAN PALING LAMA 30 HARI SEJAK DITERIMANYA PENGAJUAN KEBERATAN. • SKEP ATASAN ANKUM THDP PENGAJUAN KEBERATAN TERHUKUM DISAMPAIKAN KPD PEMOHON KEBERATAN. • PUTUSAN ATASAN ANKUM ATAS KEBERATAN TERHUKUM, MERUPAKAN KEPUTUSAN TERAKHIR.

  24. PENGAJUAN KEBERATAN REKOMENDASI PENGAWASAN (PROVOS) PSL 30 AYAT 3 PP 2 THN 2003 PSL 31 AYAT 5 PP 2 THN 2003 14 HARI 30 HARI DIAJUKAN SCR TERTULIS KPD ATASAN ANKUM MELALUI ANKUM ( PIMP. SIDANG ) PUTUSAN ATASAN ANKUM TERBIT KEP. ATASAN ANKUM (SKHD) PUTUSAN SIDANG DISIPLIN PSL 22 KEP. KAPOLRI NO. 44 THN 2004 MENGAJUKAN KEBERATAN PSL 30 & 31 PP 2 THN 2003 FINAL PSL30 AYAT 2 PP 2 THN 2003 KUATKAN PUTUSAN ANKUM MENOLAK SELURUHNYA PERTIMBANGAN ANKUM DLM PENJATUHAN KUMPLIN 1. SIKON GAR TERJADI. 2. PENGULANGAN DAN PERILAKU SEHARI-HARI 3. TERWUJUD KEADILAN ( PSL 24 PP 2 THN 2003 ) MENERIMA SELURUHNYA BATAL PUT ANKUM MENERIMA SEBAGIAN UBAH PUTUSAN ANKUM

  25. PSL 32 • (1) HUKUMAN DISIPLIN SBGMN DISUD DLM PSL 9 BERLAKU • a. APBL DLM TENGGANG WAKTU 14 HARI TERHUKUM TDK MENGAJUKANKEBERATAN, MK PUTUSAN YG DIJATUHKAN ANKUM BERLAKU PD HARI KE-15. • b. APBL ADA KEBERATAN DR TERHUKUM, MK PUTUSAN HUKUMAN MULAI BERLAKU SEJAK TGL PUTUSAN ATAS KEBERATAN ITU DIPUTUSKAN. • (2) DLM HAL TERHUKUM TDK HADIR DLM SIDPLIN DAN/ATAU SETELAH DILAKUKAN PENCARIAN THDP TERHUKUM UTK MENYAMPAIKAN HASIL PUTUSAN KUMPLIN TDK DITEMUKAN, MK PUTUSAN KUMPLIN TSB BERLAKU SEJAK HARI KE-30 TMT KEP ITU DIPUTUSKAN. • PELAKSANAAN PENEMPATAN DALAM TEMPAT KUSUS • PASAL 33 • (1) PENEMPATAN DALAM TEMPAT KUSUS DITENTUKAN OLEH ANKUM. • (2) AGT KEPOL NEG RI YG DITEMPATKAN DLM TP KUSUS DILARANG MENINGGALKAN TEMPAT KUSUS TERSEBUT KECUALI ATAS IZIN ANKUM.

  26. MEKANISME PELAKSANAAN SIDANG DISIPLIN ANGGOTA POLRI TR KAPOLRI NO STR/706/VIII//2010 TGL 31 AGUST 2010 BEBAS PATSUS PSL 21 PP 2 THN 2003 30 HARI PSL 9 PP NO. 2 THN 2003 PENDAPAT SARAN HUKUM BINKUM TEGURAN TERTULIS 1. LAP. POLISI 2. PENGADUAN 3. KAP TANGAN WAS 6 BLN 7 HARI TUNDA DIK, TUNDA KGB, TUNDA UKP, M. DEMOSI, BEBAS JAB REK SIDPLIN ANKUM PUT HUK PROVOS RIKSA PROVOS GARPLIN ANGGT POLRI DP3D CATATAN : 1. PENJATUHAN KUMPLIN TDK HAPUS TUNTUTAN PIDANA. (PSL 12 (1) PP 2 THN 2003); 2. KUMPLIN DIJATUHI SCR ALTERNATIF & KUMULATIF; (PSL 11 (2) PP 2 THN 2003). 1. PERANGKAT SIDANG SIAP 2. PIM BUKA SIDANG 3. HADAPKAN TERPERIKSA 4. PERSANGKAAN 5. RIKSA SAKSI2 & TERPERIKSA 6. TUNTUTAN 7. PEMBELAAN 8. JATUHKAN HUKUMAN 9. TTD SKHD 10. TUP SIDANG TERIMA PUTUSAN AJUKAN KEBERATAN LAKS KUMPLIN SIAP SIDPLIN 1. SPRIN 2. TEMPAT 3. SARANA 4. SUN ACARA 5. TATIB 6. PENGAWAL 7. PAM SIDANG

  27. MATUR SUKSEMA GARDA TERDEPAN BENTENG TERAKHIR DLM JAGA CITRA POLRI Email : wirapradhana93@gmail.com Hp 085247830777 / 087818071963 SUBBID PROVOS BIDPROPAM POLDA

More Related