1 / 27

Oleh : Lastiko Runtuwene

KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL PEMIMPIN JEMAAT BELAJAR DARI YESUS KRISTUS Materi Presentasi Pembinaan bagi Pimpinan Umat se Paroki St. Yohanes Rasul Tahuna-sangihe 17 September 2011. Oleh : Lastiko Runtuwene. Ya Yesus Hamba Sedia. Reff: Ya Yesus hamba sedia jadi

hedya
Download Presentation

Oleh : Lastiko Runtuwene

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL PEMIMPIN JEMAATBELAJAR DARI YESUS KRISTUSMateri Presentasi Pembinaan bagi Pimpinan Umat se Paroki St. Yohanes Rasul Tahuna-sangihe17 September 2011 Oleh : Lastiko Runtuwene

  2. Ya Yesus Hamba Sedia Reff: Ya Yesus hamba sedia jadi karyawan setia, membaharui dunia, menuju bahagia. 1. Sabda Kristus pd kita: ladangKu menanti anda. Padinya kuning melambai dimana para penuai? Reff: 2. Betapa luas ladangku! Dunia bingung & ragu. Dengar jeritannya pilu, maukah anda membantu? Reff: 3. Roh Kristus tolonglah kami, menurut panggilan suci, ikut menuai padiMu, membangun dunia baru. Reff:

  3. PERTANYAAN REFLEKSI Apakah selama ini anda merasa sbg pemimpin? Selama ini bagaimana Yesus berperan dalam kepemimpinan anda? Apakah pernah ada (satu saja:coba sharingkan) dlm pengalaman kepemimpinan anda dimana terjadi perubahan2 yg berarti dlm umat? Apa tantangan & kesulitan kepemimpinan anda?

  4. PENDAHULUAN • Perubahanadalahhukumalam, Heraclitus : Pantharei:segalasesuatumengalir, berubah! Nothing is permanent but change (takadasesuatuygpermanenkecualiperubahanitusendiri/Tidakada yang tidakberubahselainperubahanitusendiri. • John Fitzgerald Kennedy mengatakan: “Change is the law of life those who look only the past or the present are certain to miss the future”. Kita tidakakanpernahmendekatikesempurnaanapabilakitamenolakperubahan. • Kebahagiaanhidupsangattergantungbagaimanakitamenyingkapiperubahan.

  5. PENDAHULUAN Gereja adalah communio (persekutuan), memiliki struktur2 tertentu, di antaranya pemimpin & kepemimpinan. Beberapa gaya kepemimpinan yg lasim: otoriter, konsultasi, delegasi, partisipasi. Kepemimpinan transformasional sbg paradigma baru, relevan utk diterapkan dlm rangka menghadapi pelbagai perubahan dlm sekolah sbg komunitas pembelajar.

  6. PENGERTIAN KT Kepemimpinan transformasional: sbg proses di mana pemimpin & pengikutnya bersama-sama saling meningkatkan & mengembangkan moralitas & motivasi. Kepemimpinan yg mampu mendefinisikan, mengkomunikasikan, & mengartikulasikan visi organisasi & bawahan menerima & mengakui kredibilitas pemimpinnya. Kepemimpinan oleh pemimpin/manajer utk melampaui status quo & mencapai sasaran organisasi secara baru.

  7. DIMENSI KEPEMIMPIANAN TRANSFORMASIONAL A. Pengaruh Ideal (idealized influence): Memiliki karisma, berprinsip, kepercayaan, komit & konsekuen pd etika keputusan, memiliki visi & sense of mission. Karakter: menjadi teladan. Pemimpin yg dikagumi, dihormati & dipercayai. Ing ngarso sung tulada. B. Motivasi inspirasi (inspirational motivation): Memiliki visi menarik, standar yg tinggi, optimistik & antusiasme. Pencipta semangat kelompok & mampu mengartikulasikan harapan atas kinerja.

  8. DIMENSI KEPEMIMPIANAN TRANSFORMASIONAL C. Stimulasi Intelektual (intellectual stimulation): Kemampuan mendorong, bawahan mampu menyampaikan ide, penumbuhkembang ide kreatif, pemecah masalah. Ing madya mangun karsa • Konsiderasi individu (individualized consideration): Memperlakukan orang lain sbg individu, perhatian pd kebutuhan dan aspirasi bawahan. Mampu mendengarkan, mendidik dan melatih bawahan.

  9. Selingan lagu YesusTuhan Allah Kami

  10. KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL YESUS KRISTUS GambaranYesussbgpemimpintransformasional: 1. Pelayan : pelayanan, dukungan & pemberdayaan 2. Gembala : kepedulian, keberanian & tuntunan. 3. Pengurus: dapatdipercaya & mampumempertanggung-jawabkan.

  11. KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL YESUS KRISTUS SIFAT KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL YESUS: • Ennoble (memaknai) • Enable (memampukan) • Empower (memberdayakan) • Encourage (mendorong).

  12. Ennoble (memaknai) • Memberi atau menanamkan makna & tujuan maupun cara kerja; • Menanamkan visi & misi. Dengan cara: memberi alasan, memotivasi, inovasi, merumuskan visi, misi & tujuan. - Pemimpin & anggota berinisiatif & proaktif

  13. Enable (memampukan) • Mendorong pengikut utk mampu berdaya guna & efektif. • Menggunakan pendekatan manusiawi • Pengikut merasa memiliki apa yg hrs dibuat, tanpa merasa diperintah • Di lakukan dengan HATI yg berbelas kasih.

  14. Empower (memberdayakan) • Membangkitkan kegairahan • Membangun kepercayaan • Menghasilkan tindakan • Dengan komitmen yg tinggi • Memberi kepercayaan Untuk berkembang dan berdaya.

  15. Encourage (mendorong) • Mendorong utk membuahkan hasil • Kegairahan yg lebih besar • Menghasilkan perubahan2 besar secara terus-menerus • Membeharui diri terus-menerus • Menemukan potensi sendiri & mendorong orang lain/pengikut menemukan potensi mereka

  16. BEBERAPA APLIKASI KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM JEMAAT

  17. Beberapaketerampilanteknis a. KomunikasidalamJemaat • Apasajaygperludikomunikasikan?Tujuan-tujuan, misi, rencana & strategi, hasilygdicapaidlmkegiatanjemaat, prediksi-prediksikejadianygakanterjadi, alasan2 diadakankegiatan, bantuanygdisediakanoleh/bagijemaat, keinginan-keinginananda & jemaat. • Bagaimanacaraberkomunikasi?Sbanyakmungkinkomunikasitatapmuka, memilihorngyg benar2 dptdiajakbrbicaramengenairencanapengembanganjemaat, mintalah pd jemaatdlmhalapamerekainginmendapatinformasilebihbanyakttngkebutuhan & masalahjemaat. • Komunikatorygbaikmlakukan: mlihatperspektifmnyeluruhtdk bgian2,rasional,mmakai bhasasndiri,antusias, enerjik &yakin pd topikygdibicarkan,mnggunkananekdot,cerita&imajinasi,mnggunakanbhsassuaidgnpndengar,brhentibrbicara pd waktunya. • Indikatorkomunikasiygburuk/tdkberhasil:gelisah & tegang,tdkpeduli & tdkprhatian, usahasmakinberkurang & mlemah,kraskpala & kurangkrja-sama,bnykmnuntut,seringabsen & senangbertengkar.

  18. b. Menangani konflik • Anda harus mendiamkan bila: isu kecil dan tidak berarti, tidak ada kesempatan untuk menang, memenangkan masalah tapi membuat masalah baru, ada orang lain yg bisa menyelesaikan. • Anda harus menyelesaikan dengan cara halus/sopan bila: anda yang bersalah dan perlu dipandang orang yang bertanggung-jawab, isu lebih penting bagi orang lain daripada anda, anda perlu orang lain untuk membahas kerja-sama. • Anda berkompromi bila: anda memerlukan waktu untuk menyelesaikan masalah, anda memerlukan pemecahan dalam waktu yang sempit dan menekan, anda siap menghadapi lawan yang seimbang yang memiliki tujuan yang berlawanan. Posisi anda kuat tetapi tidak cukup kuat untuk bertindak tegas. • Anda harus mendominasi bila: ada keadaan darurat, hal penting telah dilanggar, ada pertikaian dan anda dalam posisi yang benar. • Anda harus bekerja sama, bila: kedudukan orang yang ada sangat penting untuk diajak kompromi, anda perlu belajar dari orang lain, untuk menyatukan titik pandang yang berlainan, memperoleh kesepakatan semua pihak, hubungan yg retak harus diperbaiki.

  19. c. Mengatasi masalah jemaat • Menghadapi anggota/jemaat yg suka bikin ribut & merusak hubungan baik, pemimpin perlu: memberikan contoh yg benar, menghentikan masalah pd permulaan jika masalah itu potensial menjadi masalah serius, mencoba sesuatu yg positif, menghindarkan bias-bias emosi pribadi, mendisiplinkan utk menghindarkan cemoohan & hilangnya rasa hormat, bertindak sgera trhadap keluhan, menjaga kpala tetap dingin. • Bagaimana melakukan konseling pastoral (bimbingan pengembangan iman): tujuan bukan menyelesaikan masalah tapi memberi wawasan, tunjukkan bhwa anda serius mendengarkan &peduli, berusaha utk melihat sesuatu yg baik dlm diri anggota atau dlm jemaat, tanyakan kesan & pendapat anggota/jemaat atas tanggapan anda, yakinkan bhw anda menyimpan semua pembicaraan, katakan bhw anda tetap menghargai mereka. Temukan teks2 Kitab Suci/ajaran Gereja yg berhubungan dgn masalah jemaat.

  20. d. Rapat (pertemuan) • Sebelumrapatsebarkantujuan & masukanygdibutuhkandaripartisipan, tetapkanbataswaktulamanyarapat, mulai pd waktunya, batasijumlahsasaran pd ygdptdicapaidlmwaktuygtersedia, pakaialat bantu/sarana/media jikadibutuhkan, kendalikandiskusidgnmencatatsiapaygharusberbicara & kapan. • Bukarapatdenganmenyebutkansasaran-sasaran, bentukdanharapan-harapan, tunjukseseoranguntukmencatattitik-titikpentingdankeputusan yang dicapai, berikesempatanapengurus/pimpinan lain untukmemimpin, dorongpartisipasi & yakinkanbahwakontribusitiaporangsangatpenting, pastikansemuadiskusirelevanpadasasaran, mintalahkepadaorang yang banyakbicarauntukmemperjelasmaksuddanpendapatmerekalangsungpadasasaran, mencatatmasukan-masukanygtepatsasarandengancepat & tepat. • Ambilkeputusansecaratepatdantegas (tanparagu-ragu; salahsatu cirri pemimpinmampumengambilkeputusanapapunresikonya), keputusanhendaknyadapatditerimaolehmayoritas.

  21. e. Berbicara di depan umum • Memperkuat kesan penyajian dilakukan dengan: buat ringkasan/garis besar, tekankan kata-kata penting, gunakan kata-kata sederhana, langsung dan positif, pakai lelucon, analogi (perbandingan) dan humor yang berkaitan, tetapkan waktu untuk berbicara, perhatikan kecepatan berbicara, jeda (antara) dan intonasi, pastikan pendengar tahu apa yang anda harapkan. • Penyajian memerlukan pendahuluan yang kuat. Untuk masuk ke dalam permasalahan, perlu dimunculkan: masalah menarik, lelucon, anekdot, pertanyaan, pujian, sesuatu yang menimbulkan keingintahuan, fokus pada masalah, batasi pembicaraan/masalah, tujuan diungkapkan.

  22. 2. KEUTAMAAN PEMIMPIN JEMAAT a. Visi : melihat semuanya secara luas dan mendorong anggota tentang bagaimana mereka harus menyesuaikan diri dengan visi, berbagi dengan anggota tentang kemungkinman baru di masa mendatang, menyemangati & memotivasi yang lain dengan visi tentang apa yang akan diraih, mendorong anggota untuk memikirkan cara untuk sampai ke sana (visi). b. Realitas: Jangan terlalu muluk-muluk akan tetapi sederhana yang mudah dijangkau dan jemaat mampu, sesuai dengan situasi (kebutuhan dan masalah).

  23. c. Orang (manusia): yang dihadapi adalah manusia sama dengan kita, sensitif, simpatik, empati, peduli dan menanggapi kebutuhan dan masalah jemaat, bangun rasa percaya & menghormati. d. Keberanian: Berinisiatif, mau bertanggung-jawab & mengambil resiko, tidak terbelenggu cara-cara lama atau ketakutan akan kesalahan masa lalu, berani berdiri seorang diri, bersedia menentang pendapat umum demi kemajuan bersama, tetap berusaha supaya tidak tercela, tidak puas dengan hasil yang belum memadai.

  24. Spiritualitas: Panggilan (dipercayai & diberitugasoleh Allah danmanusia), hiduprohani yang mendalam (doa, ibadat, permenungan); KASIH (1 Kor 13:4-8): sabar, murahhati, tidakcemburu/iri, tidakmemegahkandiri/sombong, takcongkak, takmementingkandiri, takkasar, takmenuntutkemauansendiri, tidakmudahmarah/tersinggung, takmenaruhdendam, tidakmemperhatikankesalahanorang, tidaksenangmelihatkelaliman, bergembirabilakebenaranmenang, setiabetapapunbesarpengorbanan, selalumempercayaiorang lain, selalumembelaorang lain, kasihtdkberkesudahan. SelalubelajardariYesus: sbgpelayan, gembala & pengurus.

  25. f. Membinapengikut/anggotamenjadipemimpin: langkah-langkahpengkaderan: • Pengikutmelaksanakanpetunjukpemimpin; • Pengikutmelaksanakanpetunjukdaripemimpin, tetapipemimpinmemintamasukandaripengikut; • Pemimpinmenugaskanpengikututkmerancang & melaksanakansebuahproyek/kegiatandgnmasukandaripemimpin. Pemimpinmenugaskanorang lain utkdipimpinolehpengikut; • Pengikutmerancang &melaksanakansebuahproyek/kegiatantanpamasukandaripemimpin. Pengikutmenyarankan pd pemimpinyg hrs bekerjadibawah sang pengikutdlmproyek/kegiatan. Pemimpinmemeriksahasilnyabersamadgnpengikut; • Pengikutmenyiapkankelompok/regu/timkerjasendiridanbekerjabebasdaripemimpin, kecuali member masukanbiladiperlukandanpemeriksanaan.

  26. Jadilah Saksi Kristus (JSK) • 1. Sesudahdirimudislamatkan, JSK • Cahayahatimujaditerang, JSK • Tujuanhidupmujadinyata, JSK • 2. Setelahdirimukautinggalkan,JSKKehidupanbarukaudapatkan, JSK • ApicintaKristuskaukobarkan, JSK • 3. Di saathatimujadihampa, JSK • tiadahasratmudalamkarya, JSK • TiadaHarapan ‘kanberjuang,JSK • Bagiygditimpaazabduka, JSK • Bagiygdilandaputusaasa, JSK • Bagiygdiderakegagalan • Jikacelamaludihatimu, JSK • Jika rasa cemastakmenentu, JSK • Jikabebanjiwataktertanggung, JSK • Di manatiadaperhatian, JSK • Di manatiadakejujuran, JSK • Di manasahabatbermusuhan, JSK • 7. Dalammemaafkankawanlawan, JSK • Dalammenggagahkanpersatuan, JSK • Dalammeluaskankerja-sama, JSK • 8. Dlmmembangunkanmasyarakat, JSK • Dlmmeningkatkannasibrakyat, JSK • DlmmembagikansluruhsmngatJ ADILAH SAKSI KRISTUS

  27. TERIMA KASIH

More Related