1 / 37

Oleh: Prof. Slamet PH. MA, MEd, MA, MLHR, Ph.D.

RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH (RPS). Oleh: Prof. Slamet PH. MA, MEd, MA, MLHR, Ph.D. A. Pentingnya RPS.

jana
Download Presentation

Oleh: Prof. Slamet PH. MA, MEd, MA, MLHR, Ph.D.

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH (RPS) Oleh: Prof. Slamet PH. MA, MEd, MA, MLHR, Ph.D.

  2. A. Pentingnya RPS RPS penting dimiliki untuk memberi arah dan bimbingan para pelaku sekolah dalam rangka menuju perubahan atau tujuan sekolah yang lebih baik (peningkatan, pengembangan) dengan resiko yang kecil dan untuk mengurangi ketidakpastian masa depan.

  3. B. Arti Perencanaan Sekolah/RPS • Perencanaan sekolah adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan sekolah yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumberdaya yang tersedia. • RPS adalah dokumen tentang gambaran kegiatan sekolah di masa depan dalam rangka untuk mencapai perubahan/tujuan sekolah yang telah ditetapkan.

  4. C. Istilah-istilah Penting • Visi adalah rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan; • Misi adalah rumusan umum mengenai tindakan (upaya-upaya) yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi; • Tujuan (baku) adalah rumusan mengenai apa yang diinginkan pada kurun waktu tertentu; • Sasaran/tujuan situasional adalah rumusan spesifik mengenai apa yang diinginkan pada kurun waktu tertentu dengan memperhitungkan tantangan nyata yang dihadapi (sasaran merupakan jabaran tujuan); • Strategi adalah langkah-langkah berisikan program-program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi; • Kebijakan adalah arah/tindakan yang diambil oleh Pemerintah Pusat/Daerah untuk mencapai tujuan; • Program adalah instrumen kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah untuk mencapai tujuan.

  5. D. Tujuan RPS RPS disusun dengan tujuan untuk: (1) menjamin agar perubahan/tujuan sekolah yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan tingkat kepastian yang tinggi dan resiko yang kecil; (2) mendukung koordinasi antar pelaku sekolah; (3) menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar pelaku sekolah, antarsekolah dan dinas pendidikan kabupaten/kota, dan antarwaktu;

  6. (4) menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan; (5) mengoptimalkan partisipasi warga sekolah dan masyarakat; dan (6) menjamin tercapainya penggunaan sumber-daya secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan.

  7. E. Sistem Perencanaan Sekolah (SPS) • SPS adalah satu kesatuan tata cara perencanaan sekolah untuk meng-hasilkan rencana-rencana sekolah (RPS) dalam jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara sekolah dan masyarakat (diwakili oleh komite sekolah).

  8. F. TUJUAN SISTEM PERENCANAAN PENDIDIKAN • Mendukung koordinasi antarpelaku pendidik-an; • Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antara sekolah dengan dinas pendidikan, dinas pendidikan propinsi, dan pusat • Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan; • Mengoptimalkan partisipasi masyarakat; dan menjamin tercapainya penggunaan sumber-daya secara efisien, efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

  9. G. RPS Jangka Panjang, Menengah (Strategis), dan Tahunan • RPS Jangka Panjang adalah dokumen perencanaan sekolah untuk periode 20 (dua puluh) tahun; • RPS Jangka Menengah (Rencana Strategis) adalah dokumen perenca-naan sekolah untuk periode 5 (lima) tahun; • RPS Tahunan adalah dokumen perencanaan sekolah untuk periode 1 (satu) tahun.

  10. H. Jenis Perencanaan Pendidikan Tergantung dari kepentingannya, jenis perencanaan pendidikan sekolah meliputi: • Pemerataan Kesempatan • Persamaan kesempatan • Akses • Keadilan atau kewajaran

  11. Contoh-contoh perencanaan pe-merataan kesempatan misalnya: bea siswa untuk siswa miskin, peningkatan angka melanjutkan, pengurangan angka putus sekolah, dsb.

  12. 2. Peningkatan Kualitas Kualitas pendidikan sekolah meliputi input, proses, dan output, dengan catatan bahwa output sangat ditentukan oleh proses, dan proses sangat dipengaruhi oleh tingkat kesiapan input. Contoh-contoh perencanaan kualitas misalnya, pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan (guru, kepala sekolah, konselor, pustakawan, laboran, dsb.), pengembangan komite sekolah, rasio

  13. (siswa/guru, siswa/kelas, siswa/ sekolah), pengembangan bahan ajar, pengembangan model pembelajaran (pembelajaran tuntas, pembelajaran dengan melakukan, pembelajaran kontekstual, pembelajaran koope-ratif, dsb.), pengembangan komite sekolah, dsb. peningkatan kualitas siswa (UAN, UAS, keterampilan kejuruan, kesenian, olahraga, karya ilmiah, keagamaan, ke-disiplinan, karakter, budi-pekerti, dsb.)

  14. 3. Peningkatan Efisiensi Efisiensi merujuk pada hasil yang maksimal dengan biaya yang wajar. Efisiensi dapat diklasifikasikan menjadi dua yaitu efisiensi internal dan efisiensi eksternal. Efisiensi internal merujuk kepada hubungan antara output sekolah (pencapaian prestasi belajar) dan input (sumberdaya) yang digunakan untuk memroses/ menghasilkan output sekolah.

  15. Efisiensi eksternal merujuk kepada hubungan antara biaya yang digunakan untuk menghasilkan tamatan dan keuntungan kumulatif (individual, sosial, ekonomik dan non-ekonomik) yang didapat setelah kurun waktu yang panjang diluar sekolah. Contoh-contoh perencanaan peningkatan efisiensi misalnya: peningkatan angka kelulusan, rasio keluaran/masukan, angka kenaikan kelas/transisi, penurunan angka mengulang, angka putus sekolah, dan peningkatan angka kehadiran.

  16. 4. Peningkatan Relevansi Relevansi merujuk kepada kesesuaian hasil pendidikan dengan kebutuhan (needs), baik kebutuhan peserta didik, kebutuhan keluarga, dan kebutuhan pembangunan yang meliputi berbagai sektor dan sub-sektor. Contoh-contoh perencanaan relevansi misalnya; program keterampilan kejuruan/ kewirausahaan/usaha kecil bagi siswa- siswa yang tidak melanjutkan, kurikulum muatan lokal, pendidikan kecakapan hidup khususnya untuk mencari nafkah, dsb.

  17. 5. Pengembangan Kapasitas Sekolah Pengembangan kapasitas sekolah adalah upaya-upaya yang dilakukan secara sistematik untuk menyiapkan kapasitas sumberdaya sekolah (sumberdaya manusia dan sumberdaya selebihnya), pengem-bangan kelembagaan sekolah, dan pengembangan sistem sekolah agar mampu dan sanggup menjalankan tugas pokok dan fungsinya dalam kerangka untuk meng-hasilkan output yang diharapkan.

  18. I. Prinsip-Prinsip Penyusunan RPS Penyusunan RPS menerapkan prinsip-prinsip: memperbaiki prestasi belajar siswa, membawa perubahan yang lebih baik (peningkatan/pengembangan), sistematis, terarah, terpadu (saling terkait & sepadan), menyeluruh, tanggap terhadap perubahan, demand driven (berdasarkan kebutuhan), partisipasi, keterwakilan, transparansi, data driven, realistik sesuai dengan hasil analisis SWOT, dan mendasarkan pada hasil review dan evaluasi.

  19. Rencana Pengembangan Pendidikan Propinsi Rencana Pengembangan Pendidikan Propinsi Rencana Pengembangan Pendidikan Propinsi Rencana Pengembangan Pendidikan Propinsi Rencana Pengembangan Pendidikan Propinsi Rencana Pengembangan Pendidikan Kab./Kota Rencana Pengembangan Pendidikan Kab./Kota Rencana Pengembangan Pendidikan Kab./Kota Rencana Pengembangan Pendidikan Kab./Kota Rencana Pengembangan Pendidikan Kab./Kota Rencana Pengembangan Pendidikan Sekolah Rencana Pengembangan Pendidikan Sekolah Rencana Pengembangan Pendidikan Sekolah Rencana Pengembangan Pendidikan Sekolah Rencana Pengembangan Pendidikan Sekolah Keterkaitan Antara Jenjang Perencanaan Rencana Pengembangan Pendidikan Nasional

  20. TEAMWORK Tujuan sekolah dicapai melalui upaya secara teamwork yang kompak, cerdas, dinamis dan lincah melalui semboyan “bersatu kita maju”.

  21. Anggota (Unsur Komite Sekolah) Anggota (Unsur Wali Murid) Anggota (Unsur Masyarakat) Kelompok Kerja Rencana Pengembangan Sekolah (KK-RPS) Anggota (Unsur Kepala Sekolah) Anggota (Unsur Guru)

  22. Kelompok Komite Sekolah Pengelompokan Konsultatif Anggota (Unsur Komite Sekolah) Pengelompokan Konsultatif Kelompok Masyarakat Kelompok Wali Murid Anggota (Unsur Wali Murid) Anggota (Unsur Masyarakat) (KK-RPS) Pengelompokan Konsultatif Anggota (Unsur Kepala Sekolah) Anggota (Unsur Guru) Pengelompokan Konsultatif Kelompok Kepala/Wakil Kepala Sekolah Pengelompokan Konsultatif Kelompok Guru

  23. PROSES PERENCANAAN STRATEGIS Situasi pendidikan saat ini • Analisis lingkungan eksternal • Analisis lingkungan internal • Profil Pendidikan: • Pemerataan & perluasan • Mutu & Relevansi • Managemen & governance Isu-isu strategis pendidikan Dimana kita sekarang ? Situasi pendidikan yang diharapkan Kemana kita akan pergi ? • Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Kebijakan, dan Program Strategi pelaksanaan Bagaimana caranya mencapai kesana ? Formulasi Strategi Pelaksanaan Alokasi Sumberdaya Evaluasi & Kontrol Apakah kita sampai disana? Pengumpulan & Pemaparan Data Saran/ Rekomendasi Evaluasi

  24. I. Tahap-tahap Penyusunan RPS • Melakukan analisis lingkungan strate-gis sekolah • Melakukan analisis situasi untuk mengetahui status situasi pendidikan sekolah saat ini (IPS) • Memformulasikan pendidikan yang di-harapkan di masa mendatang • Mencari kesenjangan antara butir 2 & 3 • Menyusun rencana strategis • Menyusun rencana tahunan • Melaksanakan rencana tahunan • Memonitor dan mengevaluasi

  25. Gambar 1. Proses Penyusunan RPS Analisis Lingkungan Strategis Kesenjangan Situasi Pendidikan saat ini Situasi Pendidikan yang diharapkan Rencana Strategis (5 tahun) Rencana Operasional (1 tahun) Pelaksanaan Program Monitoring & Evaluasi

  26. Rencana Strategis Sekolah Strategi (5Tahun) Situasi Sekolah (tahun ini) Situasi Sekolah (5 tahun ke depan) menuju • Pemerataan • Mutu • Efisiensi • Relevansi • Tata kelola • Pemerataan • Mutu • Efisiensi • Relevansi • Tata kelola

  27. Rencana Strategis Sekolah (Renstra) • Analisis situasi pendidikan sekolah saat ini • Analisis situasi pendidikan sekolah yang diharapkan 5 tahun kedepan (visi, misi, dan tujuan yang mencakup pemerataan, mutu, relevansi, efisiensi, kapasitas) • Kesenjangan antara situasi pendidikan sekolah saat ini dan yang diharapkan 5 tahun kedepan • Kebijakan dan program-program strategis untuk mencapai situasi pendidikan sekolah yang diharapkan 5 tahun kedepan • Strategi pelaksanaan • Milestone (output apa & kapan) • Rencana biaya (besar, alokasi, dan sumber dana) • Rencana pemantauan dan evaluasi

  28. Rencana Tahunan Sekolah Upaya (1Tahun) Situasi Sekolah (tahun ini) Situasi Sekolah (tahun depan) menuju • Pemerataan • Mutu • Efisiensi • Relevansi • Tata kelola • Pemerataan • Mutu • Efisiensi • Relevansi • Tata kelola

  29. Format Rencana Tahunan Sekolah(Alternatif I) • Analisis situasi pendidikan sekolah tahun ini • Analisis situasi pendidikan sekolah tahun depan (yang diharapkan) • Kesenjangan antara pendidikan sekolah tahun ini dan pendidikan tahun depan (tantangan/loncatan) • Program-program untuk mengurangi kesenjangan atau untuk menghadapi tantangan/loncatan • Tonggak-tonggak kunci keberhasilan (milestones) • Rencana biaya (besar dana, alokasi, sumber dana) • Rencana pelaksanaan program • Rencana pemantauan dan evaluasi • Jadwal pelaksanaan program • Penanggungjawab program/kegiatan

  30. FORMAT RENCANA TAHUNAN SEKOLAH (ALTERNATIF II: SWOT) • Analisis situasi pendidikan sekolah tahun ini • Analisis situasi pendidikan sekolah tahun depan (yang diharapkan) • Kesenjangan antara situasi pendidikan sekolah tahun ini dan tahun depan (tantangan/loncatan) • Tujuan tahunan/sasaran berdasarkan hasil kesenjangan/tantangan • Urusan-urusan sekolah yang perlu dilibatkan untuk mencapai setiap sasaran dan yang masih perlu diteliti tingkat kesiapannya • Analisis SWOT (mengenali tingkat kesiapan masing-masing urusan sekolah melalui analisis SWOT) • Langkah-langkah pemecahan persoalan, yaitu mengubah ketidaksiapan menjadi kesiapan urusan sekolah. • Rencana dan program sekolah berdasarkan hasil langkah-langkah pemecahan persoalan • Tonggak-tonggak kunci keberhasilan (milestones) • Rencana biaya (besar, alokasi, dan sumber dana) • Rencana pelaksanaan program • Rencana pemantauan dan evaluasi • Jadwal pelaksanaan program • Penanggungjawab program/kegiatan

  31. Desain, Implementasi dan Evaluasi RPS Desain RPS Implementasi RPS Evaluasi RPS • Cakupan Isi RPS • Kualitas RPS • Kepatuhan Implementasi dengan Desain RPS • Kesesuaian Hasil dengan Desain RPS

  32. Perbaikan RPS secara terus menerus Rencana Refleksi & Revisi Implementasi Evaluasi

  33. KRITERIA PERENCANAAN PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA KRITERIA RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH (RPS)

  34. KRITERIA PERENCANAAN PENDIDIKAN KABUPATEN/KOTA KRITERIA RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH (LANJUTAN)

  35. Tonggak-tonggak Kunci Keberhasilan Sekolah

More Related