1 / 32

Klasifikasi & Provisioning Kredit

Klasifikasi & Provisioning Kredit. Klasifikasi Kredit. Klasifikasi (Kualitas) Kredit ditetapkan: Lancar (L), Dalam Perhatian Khusus (DPK), Kurang Lancar (KL), Diragukan (D), & Macet (M). Permasalahan Pokok. Pengendalian kredit

ganit
Download Presentation

Klasifikasi & Provisioning Kredit

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Klasifikasi & Provisioning Kredit

  2. Klasifikasi Kredit • Klasifikasi (Kualitas) Kredit ditetapkan: • Lancar (L), • Dalam Perhatian Khusus (DPK), • Kurang Lancar (KL), • Diragukan (D), & • Macet (M)

  3. Permasalahan Pokok • Pengendalian kredit • Pada saat kredit belum diberikan, siapa yang memegang kendali? • Setelah kredit diberikan, siapa yang pegang kendali? • Uncertainty • Terkait kondisi internal debitur • Terkait kondisi eksternal debitur

  4. Grafik kredit lancar Baik Q Buruk t Q = credit quality, t = time

  5. Grafik kredit karena bencana Jarang terjadi Baik Q Buruk Total loss t Q = credit quality, t = time

  6. Grafik kredit pemburukan bertahap Sering terjadi Information A Baik Point of exit Q Information B Buruk t Q = credit quality, t = time

  7. Yg terjadi pd kredit macet • Kredit adalah present value. • Jumlah PV tertentu • Jumlah Future Value untuk bank jelas • Nilai discount rate ada • Nilai suku bunga tersedia • Apabila terjadi gangguan pada pembayaran cicilan, apa yg terjadi?

  8. Yg terjadi pd kredit macet • Asumsi ; • Nominal kredit 10.000 • Suku bunga 12% • Jangka waktu 1 thn • Cicilan perbulan • Tidak memperhitungkan agunan

  9. Yg terjadi pd kredit macet • Kesimpulan : • Bagi nasabah justru mendapat keuntungan dengan adanya kredit macet. • Bank harus berupaya untuk mengamankan posisi kerugian ini. • Nilai pasar dari kredit harus dikurangi dan bank mengakui kerugian.

  10. Struktur Kredit • Underlying transactions • Alasan dibutuhkannya kredit • Sumber pembayaran kembali • Sumber pendapatan • Perjanjian kredit • Klausul dan term & condition kredit • Agunan • Jaminan tambahan

  11. Klasifikasi VS Agunan • Apa yg menentukan klasifikasi kredit? • Jenis proyek? • Sumber pembayaran? • Ketepatan Pembayaran? • Kualitas perjanjian? • Agunan? • Kombinasi beberapa faktor

  12. Penetuan kualitas kredit Proyek Agunan Baki Debet Kredit Rp10.000.000,- Pembayaran Yang mana penentu kualitas kredit? Bagaimana menghitung provision?

  13. Actual Loss • Dalam kredit macet, berapa kerugian bank? • Seluruh jumlah yang diperjanjikan? • Seluruh jumlah yang ditarik? • Seluruh jumlah yang ditarik, dikurangi dengan agunan? • Sejumlah opprotunity loss terhadap expected return?

  14. Kualitas Kredit (HKMA) • L (Pass) : • Borrowers are meeting commitmens • DPK (Special Mention) : • Experiencing difficulties • KL (Substandard) : • Defineable weakness • D (Doubtfull) : • Probable of sustain loss • M (Loss) : • Uncollected after all

  15. Kualitas Kredit • Kualitas Kredit ditentukan berdasarkan signifikansi & materialitas faktor dan komponen, serta relevansi faktor: • Prospek usaha • Kinerja debitur • Kemampuan membayar

  16. Prospek Usaha • Potensi Pertumbuhan Usaha • Kondisi pasar dan posisi debitur dalam persaingan • Kualitas manajemen dan permasalahan tenaga kerja • Dukungan dari grup atau afiliasi • Upaya yang dilakukan debitur dalam rangka memelihara lingkungan hidup

  17. Kinerja Debitur • Perolehan laba • Struktur permodalan • Arus kas • Sensitivitas terhadap risiko pasar

  18. Kemampuan Membayar • Ketepatan pembayaran pokok dan bunga • Ketersediaan dan keakuratan informasi keuangan debitur • Kelengkapan dokumentasi kredit • Kepatuhan terhadap perjanjian kredit • Kesesuaian penggunaan dana • Kewajaran sumber pembayaran kewajiban

  19. Ketepatan Pembayaran Pokok & Bunga • Penetapan kualitas didasarkan pada ketepatan pembayaran pokok/bunga untuk: • kredit & penyediaan dana < 500 jt • kredit usaha kecil sesuai ketentuan BI • kredit & penyediaan dana dengan lokasi daerah tertentu (distressed area)

  20. Laporan Keuangan Debitur • Bank wajib memiliki ketentuan intern yang mengatur kriteria/ persyaratan debitur yang menyampaikan laporan keuangan • Kriteria/persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan • Wajib dicantumkan dalam perjanjian dengan debitur • Debitur tidak menyampaikan laporan keuangan, kualitas turun 1 tingkat & maksimum KL

  21. Agunan • Prinsip umum: legally enforceable & fair value • Yang dapat diperhitungkan: • SB & saham yang aktif diperdagangkan atau memiliki peringkat investasi, & diikat secara gadai • tanah,rumah tinggal,gedung, & diikat dengan hak tanggungan • pesawat,kapal >20m3, & diikat dg hipotik • kendaraan, persediaan, & diikat secara fidusia • Kelengkapan Dokumen : • dilengkapi dokumen hukum yang sah • diikat sesuai peraturan • dilengkapi asuransi dengan banker’s clause (perusahaan asuransi memenuhi ketentuan permodalan dan bukan pihak terkait dengan Bank atau debitur)

  22. Agunan • Perhitungan: • SB & saham 50% dari nilai yang tercatat di bursa pada akhir bulan • tanah, gedung, rumah, pesawat, kapal, kendaraan, persediaan : • penilaian < 12 bln = 70% • penilaian > 12 bln & < 18 bln = 50% • penilaian > 18 bln & < 24 bln = 30% • penilaian > 24 bln = 0% • Penilaian dilakukan oleh penilai independen untuk AP > 5M kepada debitur/kelompok debitur

  23. Agunan Tunai • Split Classification • Kualitas Lancar untuk bagian Aktiva Produktif yang dijamin Agunan Tunai (Cash Collateral) • Agunan Tunai yang diakui berupa: • giro,deposito,tabungan,setoran jaminan,emas • SBI, SUN • jaminan Pemerintah Indonesia • SBLC dari prime bank

  24. Agunan Tunai • Syarat Agunan Tunai (kas & SUN/SBI) • diblokir & surat kuasa pencairan (termasuk pencairan sebagian) • jangka waktu pemblokiran = Aktiva Produktif • pengikatan hukum kuat • disimpan di prime bank atau bank penyedia

  25. Agunan Tunai • Syarat Agunan Tunai (jaminan) • bersifat tanpa syarat & tidak dapat dibatalkan • harus dapat dicairkan maks 7 hr sejak klaim jangka waktu agunan = jangka waktu Aktiva Produktif • tidak dijamin kembali oleh Bank penyedia atau yang bukan prime bank

  26. Agunan Tunai • Prime bank sekurang-kurangnya: • Memiliki peringkat investasi • BBB- dari S&P • Baa3 dari Moody’s • BBB- dari Fitch • setara di atas berdasar ketetapan BI, dan • Total aset 200 besar dunia berdasar banker’s almanac

  27. Agunan Tunai • Bank wajib mengajukan klaim pencairan maks 7 hari kerja setelah debitur wanprestasi • Wanprestasi • tunggakan pokok/ bunga selama 90 hari meski AP belum jatuh tempo • tidak diterima pembayaran saat AP jatuh tempo • tidak terpenuhinya persyaratan lainnya yang mengakibatkan wanprestasi

  28. Agunan Yang Diambil Alih • Kewajiban penilaian AYDA • penilaian kembali pd saat diambil alih untuk menetapkan NRV (Net Realizable Value) dengan nilai 5M/ lebih • oleh penilai independen > 5M • oleh penilai intern < 5M

  29. Agunan Yang Diambil Alih • Agunan Yang Diambil Alih yang dilakukan upaya penyelesaian: • Lancar  dimiliki < 1 th • Kurang Lancar dimiliki > 1 th & < 3 th • Diragukan  dimiliki > 3 th & < 5 th • Macet dimiliki > 5 th • Agunan Yang Diambil Alih yang tidak dilakukan upaya penyelesaian: • dinilai satu tingkat lebih rendah dari ketentuan di atas

  30. Penyisihan Penghapusan Aktiva • Peranan : • Koreksi terhadap nilai pasar kredit • Mitigasi risiko kredit • Transfer beban kepada nasabah • Portfolio off-setting effect • Income tax reduction • Income buffer

  31. Penyisihan Penghapusan Aktiva • Jenis : • Cadangan Umum • 1% dari total aktiva lancar • Cadangan Khusus (stlh agunan) • L : 0% • DPK : 5% • KL : 15% • D : 50% • M : 100%

  32. Penyisihan Penghapusan Aktiva Outstanding Kredit Dikurangi Loss given level Agunan Faktor pengali Kualitas kredit Provision

More Related