1 / 26

PROGRAM PEMBINAAN KESEHATAN ANAK PENYANDANG CACAT MELALUI RBM

PROGRAM PEMBINAAN KESEHATAN ANAK PENYANDANG CACAT MELALUI RBM. Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik Cisarua, 08 Oktober 2009. Pendahuluan. YANMED PRIMA INDONESIA SEHAT 2010 Masyarakat Hidup dalam Lingkunggan Sehat, Prilaku sehat mampu menjangkau Yankes bermutu

fedora
Download Presentation

PROGRAM PEMBINAAN KESEHATAN ANAK PENYANDANG CACAT MELALUI RBM

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PROGRAM PEMBINAAN KESEHATAN ANAK PENYANDANG CACAT MELALUI RBM Direktorat Jenderal Bina Pelayanan Medik Cisarua, 08 Oktober 2009

  2. Pendahuluan YANMED PRIMA INDONESIA SEHAT 2010 Masyarakat Hidup dalam Lingkunggan Sehat, Prilaku sehat mampu menjangkau Yankes bermutu Derajat Kesehatan Optimal Visi Kualitas Hidup Sehat

  3. SITUASI SAAT INI • SKRT 1995 • Gangguan kemampuan baring-bangun : 25/1000 • gangguan duduk-berdiri : 30/1000 • Gangguan berjalan : 27/1000 • Gangguan dalam melakukan kegiatan sosial : 30/1000 • Prevalensi disabilitas : komunikasi 217/1000, • rawat diri 105/1000, lokomotor 24/1000 • SKRT 2001 • Prevalensi Disabilitas 39%

  4. Lanjutan ……… • Penca Mempunyai Kedudukan, Hak, Kewajiban Dan Peran Yang Sama Di Indonesia (UUD 45)  Salah Satu Hak Tersebut Adalah Memperoleh Pendidikan & Mendapatkan Pekerjaan (UU No 4/1997 Ttg Penca) • Kompetensi Tenaga Kesehatan (Dokter umum dan Rehab Medik) untuk menfasilitasi agar penca terutama anak-anak agar dapat bersekolah&bekerja  mempunyai kesempatan yang sama : masih terbatas

  5. DASAR HUKUM • UU NO 23/1992 tentang Kesehatan • UU NO 4/1997 TENTANG Penyandang Cacat • UU RI No 29/2004 tentang Praktik Kedokteran • PP No 32/1996 tentang Tenaga Kesehatan • PP No 43/1998 tentang Upaya Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Cacat • PERMENKES No 104/Menkes/Per/II/1999 tentang Rehabilitasi Medik • KEPMENKES No 378/Menkes/SK/IV/2008 tentang Pedoman Pelayanan Rehabilitasi Medik di RS • KEPMENKES RI NOMOR:609/MENKES/SK/VIII/2009 TENTANG Pedoman Pemeriksaan Fungsional penca Pelamar Sekolah & Pelamar Kerja • KEPDIRJEN BINA YANMED NOMOR:YM.01/II/556/08 TENTANG Pedoman Pelayanan Rehab Medik di Puskesmas

  6. PENGERTIAN • PELAYANANREHABILITASI MEDIK • Pelayanan kesehatan terhadap gangguan fisik & fungsi yg diakibatkan oleh keadaan/kondisi sakit, penyakit atau cedera melalui intervensi medik yg terpadu dgn keterapian fisik&/rehabilitatif pendekatan medik, psiko sosial, edukasional, vokasional untuk mencapai kemampuan fungsional yg optimal • GANGGUAN FUNGSI menurut ICIDH • 1. IMPAIRMENT (hendaya) • Kondisi kehilangan/kelainan/abnormalitas dari struktur/fungsi organ/system yg bersifat psikologik, fisiologik dan atau anatomi /fungsi

  7. Lanjutan …… • 2. Disability/Ketidakmampuan • Kondisi terbatasnya atau kurangnya kemampuan sebagai akibat adanya impairmen untuk melakukan kegiatan dgn cara dan batas yg dianggap normal bagi setiap orang sesuai umur & jenis kelamin 3. Handicap / Ketunaan /kecacatan • Kondisi kemunduran seseorang akibat adanya impairmen dan atau tanpa disability yg membatasinya dalam memenuhi peranannya yg normal menurut umur, jenis kelamin serta faktor sosial budaya

  8. PELAYANAN REHABILITASI MEDIK DI INDONESIA A. PELAYANAN RM DI RS MELIPUTI • PROMOTIF • PREVENTIF • KURATIF • REHABILITATIF B. PELAYANAN RM DI PUSKESMAS C. REHABILITASI BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (RBM)

  9. PELAYANAN REHAB MEDIK DI RUMAH SAKIT • STRATA I :Primer Pelayanan RM Dasar (RS Klas C,D &Puskesmas) Tenaga : dr umum terlatih, terapist/perawat RM • STRATA II : Sekunder (RS C &B Non Pendidikan ) Layanan :RM Spesialistik, fisioterapi dg alat dasar ,okupasi terapi,ortotik prostetik tanpa bengkel sendiri dan asuhan keperawatan RM Tenaga : dokter spesialis RM,Terapist& perawat RM

  10. Lanjutan…………… 3. STRATA III A : Tersier Pelayanan RM Spesialistik & subspesialistik (RS B Pdd & A) Layanan Spesialistik &subspesialistik, asuhan keperawatan RM, Fisioterapi ,okupasi terapi,terapi wicara dg alat lengkap, ortotik prostotik dg bengkel sederhana, layanan psikologi, sosmed Tenaga : dr RM, dr umum, D3 FT,OT,TW,Pelat OP,Psikolog,petugas Sosmed Penelitian &pengembangan : penelitian terapan & pengembangan subspesialistik

  11. Lanjutan…………… 4.STRATA IIIB ( Pusat Rujukan Nasional) Pelayanan RM Rujukan tertinggi Layanan Spesialistik &subspesialistik, asuhan keperawatan RM, Fisioterapi ,okupasi terapi,terapi wicara dg alat canggih, ortotik prostotik dg bengkel lengkap , layanan psikologi, sosmed, konseling vokasional Tenaga : dr RM (&K), dr umum, D3 FT,OT,TW,Pelat OP,Psikolog,petugas Sosmed Penelitian &pengembangan : penelitian dasar & terapan pengembangan sub&/spesialistik

  12. Lanjutan…………… Catatan: • RS Khusus umumnya mengikuti layanan sek &tersier (RS Jantung,kusta,ortopedi,RSIA,dll)

  13. HUBUNGAN KERJA DLM PELAYANAN RM • Terpadu sesuai kebutuhan  inter &/intra disiplin sesuai dengan sarana dan prasarana yg tersedia • Lintas program • Lintas sektoral

  14. UPAYA DITYANMED DALAM PEMBINAAN BAGI ANAK PENCA • Anak PENCA diupayakan mendapatkan hak yang sama • Pemeriksaan Fungsional Penca Pelamar Sekolah &Pelamar Kerja - PEDOMAN • Rujukan RS  PEDOMAN • Pelayanan rehab medik di puskesmas PEDOMAN • Di masyarakat melalui RBM BINKESMAS

  15. RBM Suatu strategi pembangunan masyarakat untuk rehabilitasi, persamaan kesempatan, integrasi sosial penyandang cacat dalam semua aspek kehidupan dan penghidupan (WHO) SECARA OPERASIONAL PENGERTIAN RBM : Adalah upaya pencegahan dan rehabilitasi kecacatan yg dilaksanakan oleh keluarga & masyarakat dgn merubah perilaku penca, keluarga & masyarakat agar lebih meningkatkan kesadaran mereka untuk berperan aktif secara optimal dalam memandurikan penca dgn menggunakan sumber daya & dana yg ada di masyarakat. (Lokakarya Nasional 1995)

  16. Apa Program RBM(Rehabilitasi Bersumberdaya Masyarakat) • Adalah program pembinaan wilayah untuk memberdayakan penyandang cacat, keluarga dan masyarakat dalam hal pencegahan kecacatan, deteksi, rehabilitasi kesehatan, pendidikan, kekaryaan dan sosial

  17. Tujuan RBM • Umum : memberdayakan keluarga/masyarakt dalam pencegahan kecacatan, deteksi dan rehabilitasi penca. • Khusus : • Detekdi kecacatan oleh kader RBM RW/Desa • Keluarga penca mampu melaksanakan manual RBM untuk keluarga • Penca mandiri sesuai dengan 23 kriteria kemandirian • Masyarakat mampu melaksanakan upaya pencegahan kecacat.an

  18. Siapa Sektor beperan dalam RBM • Jajaran Depdagri : pengelola wilayah • Jajaran Depkes : rehabilitasi kesehatan • Jajaran Depdiknas : rehabilitasi pendidikan • Jajaran Depsos : rehabilitasi sosial • Jajaran Depnaker : rehabilitasi kekaryaan • Jajaran PKK : Kader RBM • PU/Cipta Karya,Perumahan, Perhubungan : aksesibilitas : rehab sosial • Agama, informasi, pariwisata : rehabilitasi sosial • PPCI : penggunanan & pelaksana utama

  19. Siapa Penca dalam program RBM ? • Ialah semua jenis penca, semua umur yang tinggal di wilayah binaan RBM • Meliputi gangguan kejang, belajar, bicara/ pendengaran, tingkah laku, penglihatan, rasa raba, gerak, perkembangan, lainnya.

  20. Siapa Tim RBM Provinsi ? • Pemda Provinsi • Dinas Kesehatan Provinsi • Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik RSUD • Dinsos Provinsi • Dinas Pendidikan Provinsi • Dinas Tenaga Kerja Provinsi • Depag Provinsi • Dinas Penerangan Provinsi • Dinas PU/Dinas Cipta Karya Provinsi • TP PKK Provinsi • PPCI Provinsi

  21. Siapa Tim RBM Kota/Kabupaten ? • Pemda Kota/Kabupaten • Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten • Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik RSUD • Dinsos Kota/Kabupaten • Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten • Dinas Tenaga Kerja Kota/Kabupaten • Depag Kota/Kabupaten • Dinas Penerangan Kota/Kabupaten • Dinas PU/Dinas Cipta Karya Kota/Kabupaten • TP PKK Kota/Kabupaten • PPCI Kota/Kabupaten

  22. Siapa Tim RBM Kecamatan ? • Pemda Kecamatan • Puskesmas • PSK (Petugas Sosial Kecamatan) • Dinas Pendidikan Kecamatan • Pendasis • PKK Kecamatan

  23. Bagaimana RBM dapat direalisasikan • Deseminasi informasi dan pelatihan berjenjang Provinsi, Kota/Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan, Kader RBM RW/Desa. • Survei mawas diri oleh Kader RBM RW/Desa. • Saresehan • Manual RBM, rujukan • Intensifikasi & ekstensifikasi

  24. PENUTUP Strategi Rehabilitasi :Pelayanan Institusi Keliling Jangkauan Jauh RBM saling bergantung dan berhubungan RBM pemberdayaan Institusi klien mendatangi Keliling profesional mendatangi PROGRAM RUJUKAN

  25. Pelayanan RM INTERVENSI Sasaran - Keluarga - Masyarakat - Penderita Strategi • Community development dgn pendekatan edukatif • Intervensi medik sederhana oleh masyarakat • Income generating • Pelayanan Medik profesional dasar & spesialistik (sesuai kebutuhan) tgt STRATA PELAYANAN PENGUATAN FASILITAS PELAYANAN RBM

  26. Terima Kasih

More Related