1 / 16

BUDAYA SEKOLAH YANG SENSITIF GENDER

Managed by IDP Education Australia. BUDAYA SEKOLAH YANG SENSITIF GENDER. IAPBE 2005. KOMPETENSI DASAR. PESERTA MAMPU MEMAHAMI KONSEP, KARAKTERISTIK BUDAYA SEKOLAH YANG SENSITIF GENDER SERTA MAMPU MELAKUKAN PERUBAHAN BUDAYA BIAS GENDER MENUJU BUDAYA SENSITIF GENDER. INDIKATOR.

ezhno
Download Presentation

BUDAYA SEKOLAH YANG SENSITIF GENDER

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Managed by IDP Education Australia BUDAYA SEKOLAH YANG SENSITIF GENDER IAPBE 2005

  2. KOMPETENSI DASAR PESERTA MAMPU MEMAHAMI KONSEP, KARAKTERISTIK BUDAYA SEKOLAH YANG SENSITIF GENDER SERTA MAMPU MELAKUKAN PERUBAHAN BUDAYA BIAS GENDER MENUJU BUDAYA SENSITIF GENDER.

  3. INDIKATOR • PESERTA MAMPU MENGIMPLEMENTASIKAN BUDAYA SEKOLAH SENSITIF GENDER DARI ASPEK SIKAP, NORMA DAN RELASI SOSIAL DI SEKOLAH MASING-MASING

  4. OUTCOME URAIAN KONSEP, KARAKTERISTIK BUDAYA SENSITIF GENDER DAN HASIL YG POSITIF DARI PERUBAHAN BUDAYA SEKOLAH BIAS GENDER KEPADA BUDAYA SEKOLAH SENSITIF GENDER

  5. OUTPUT PESERTA MAMPU MEMAHAMI KONSEP, KARAKTERISTIK, HASIL YG POSITIF DARI PERUBAHAN BUDAYA SEKOLAH BIAS GENDER KEPADA BUDAYA SEKOLAH SENSITIF GENDER

  6. MATERI • Budaya sensitif gender • Tingkah laku, kebiasaan, norma, nilai, filosofi sensitif gender • Konsep budaya sekolah sensitif gender • Pentingnya budaya sekolah sensitif gender • Dampak budaya sekolah sensitif gender • Cara membangun budaya yang sensitif gender melalui sikap, norma-norma, dan hubungan sosial antara pimpinan, guru, murid, karyawan, sebagai warga sekolah yang sensitif gender

  7. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN PENGANTAR 5’ IDENTIFIKASI 15’ CURPAT 15’ PENGUATAN 15’ PRESENTASI 20’ DISPOK 20’

  8. PENGANTAR5’

  9. IDENTIFIKASI15’ IDENTIFIKASI MASALAH GENDER DALAM BUDAYA SEKOLAH

  10. LEMBAR IDENTIFIKASI

  11. CURPAT15’ MENDISKUSIKAN FAKTOR PENYEBAB KETIMPANGAN GENDER DALAM BUDAYA SEKOLAH: STEREOTYPE SUBORDINASI MARJINALISASI BEBAN GANDA KEKERASAN

  12. DISKUSI KELOMPOK20’ Peserta dibagi beberapa kelompok berdasarkan meja dengan komposisi laki-laki dan perempuan seimbang Materi diskusi 3 tema: • Sikap warga sekolah sensitif gender • Norma-norma sekolah sensitif gender • Relasi warga sekolah sensitif gender

  13. Kelompok I SikapKelompok II NormaKelompok III Relasi

  14. PRESENTASI 20’ • DIPILIH 3 KELOMPOK BERBEDA UNTUK MEMPRESENTASIKAN HASIL DISKUSINYA. • BEBERAPA PESERTA MENGKRITISI HASIL DISKUSI KELOMPOK LAIN.

  15. PENGUATAN15’

  16. PEREMPUAN DAN LAKI-LAKI MEMANG BERBEDATETAPITIDAK UNTUK DIBEDA-BEDAKAN TERIMA KASIH

More Related