1 / 30

Pemisahan Pati dan Maltosa Menggunakan Membran Komposit PMMA - Silica Fume - Poliamida

Pemisahan Pati dan Maltosa Menggunakan Membran Komposit PMMA - Silica Fume - Poliamida. Oleh : Wenny Sulistia Dewi /10506082 Pembimbing : Dr. Suryo Gandasasmita. Pendahuluan. M akanan rendah kalori menjadi alternatif utama makanan sehat karena kalori yang berlebihan

ceana
Download Presentation

Pemisahan Pati dan Maltosa Menggunakan Membran Komposit PMMA - Silica Fume - Poliamida

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Pemisahan Pati dan Maltosa Menggunakan Membran Komposit PMMA-Silica Fume-Poliamida Oleh : WennySulistiaDewi/10506082 Pembimbing : Dr. SuryoGandasasmita

  2. Pendahuluan • Makananrendahkalorimenjadialternatifutama • makanansehatkarenakalori yang berlebihan • memicuberbagaipenyakit • Siruppatidanmaltosamerupakanbahanbaku • utamadalampengolahanmakananrendahkalori • Diperlukanadanyateknikpemisahanpatidan • maltosauntukmenghasilkanpati yang lebihmurni • Makadibuatmembranpolimer PMMA/SF komposit, • selektifterhadappatidanmaltosa

  3. Pendahuluan Molekulmaltosa LarutanPati-Maltosa FasaPermeat FasaUmpan Membranselektif Molekulpatitertahan

  4. Tujuan • Membuat atau mensintesis membran komposit Poli(metilmetakrilat) atau (PMMA) dan silica fume dengan teknik inversi fasa. • Menentukan komposisi terbaikPoli(metilmetakrilat)/silica fume. • Melakukankompositmembrandenganteknikpolimerisasiantarmuka (interfacial polymerisation) antaratrimesoilklorida (TMC) dan m-fenilendiamin (MPD). • Mengkarakterisasi danmengevaluasikinerjamembran komposit PMMA-silica Fume dalam memisahkan pati dan maltosa.

  5. TinjauanPustaka MembranPemisahan Menurut IUPAC membran didefinisikan sebagai struktur, memiliki sisi lateral yang jauh lebih besar dibandingkan ketebalannya, dapat melakukan transfer massa dengan bantuan variasi gaya dorong. 3 Jenismembranpemisahan : Membrancarrier MembranberporiMembrantidakberpori

  6. TinjauanPustaka MembranKomposit Merupakan membran yang terdiri dari beberapa lapisan yang berasal dari campuran senyawa yang berbeda, atau beberapa lapis membran yang sejenis maupun yang berlainan. (IUPAC) Membran komposit bertujuanmengatasi kekurangan dari membran yang ada sebelumnya

  7. TinjauanPustaka ProsesAnealling • Prosesperlakuanpanas yang ditujukanuntukmelunakkandanmenaikkankembalikeuletanbendakerja agar dapatdideformasilebihlanjut, • Proses annealing biasanyadigunakandalambidangteknologi material, misalnyapadapembentukanbajadanlogamlainnya. • Perlakuanpemberianpanaspadamembranbertujuan agar strukturmembranberdeformasimembentukpori yang lebihrapat, sehinggadiharapkandapatmeningkatkanselektivitas.

  8. TinjauanPustaka Poli(metilmetakrilat)atau PMMA Sintesis Sifat Aplikasi

  9. TinjauanPustaka Silica Fume (SF) Sintesis Sifat Aplikasi

  10. TinjauanPustaka Pati (starch) Bentukpolimerglukosa (polisakarida), bahan utama yang dihasilkan tumbuhan untuk menyimpan kelebihan glukosa yang sebagai hasil dari fotosintesis. Terdapat 2 jenis pati antara lain, amilosa dan amilopektin. Amilosa Amilopektin

  11. TinjauanPustaka Maltosa Bentuk dimer dari glukosa(disakarida) Maltosa dihasilkan dari hasil degradasi pati dengan menggunakan enzim amilase Maltosa memiliki karakteristik yang khas, mengatur viskositas, tidak mempengaruhi flavor(rasa), tekanan dan kelarutan tinggi, dan tidak mengubah tekstur produk

  12. TinjauanPustaka Fluks Salah satu tolok ukur kinerja membran Didefinisikansebagaivolum • permeat yang dihasilkandalamjangkawaktutertentuuntukluaspermukaantertentu Semakinbesarfluks, semakinmudahsuatuspesiberpemeasimelewatimembran.

  13. TinjauanPustaka Rejeksi Merupakan alat ukur kinerja membran, menjadidasarevaluasiterhadappemisahan yang dilakukan. Didefinisikansebagaiperbandinganantarakonsentrasianalitdalamfasapermeat (Cp) dengankonsentrasianalitdalamfasaumpan (Cu)

  14. MetodePenelitian GarisBesar Cara Kerja

  15. Cara Kerja SintesisMembran PMMA/SF

  16. Cara Kerja UjiKarakterisasiMembran UjiFluksdan % RejeksiMembran MorfologiMembran

  17. Cara Kerja UjiKarakterisasiMembran StrukturdanIkatan Kimia dengan IR Ketebalan Sudutkontak

  18. HasildanPembahasan Data KomposisiMembran

  19. HasildanPembahasan • Fungsi SF dalammembranadalahmengisiporimembran, menambahsifathidrofobmembran. • Komposisi SF tertentumenunjukkanpuncakfluks. • Namunsemakinbanyak SF akanmenurunkanketahananmembran.

  20. HasildanPembahasan • Peningkatankonsentrasi PMMA, menurunkannilaifluks. • Pori membransemakinrapatseiringpeningkatankonsentrasi PMMA • Makadipilihmembrandegankomposisiterbaikyaitumembran PMMA 25 %, denganjumlah SF 1:15

  21. HasildanPembahasan • Terjadifenomenafouling • Perlakuananealling & casting dengan air dinginmembuatporimembranlebihrapat • Pori membrankomposit paling rapat. Ket : TanpaPerlakuan (1) Anealing (2) Anealing + Casting air dingin (3) 2 perlakuan + komposit (4)

  22. HasildanPembahasan Ket : TanpaPerlakuan (1) Anealling(2) Casting air dingin (3) Anealling + Casting air dingin (4) 2 perlakuan + komposit (5)

  23. HasildanPembahasan • PerlakuanAnealling , casting air dingin, maupunkeduanyamenunjukkanpeningkatan % rejeksimembranterhadappati. • Hasilterbaikditunjukkanolehmembrankomposit, yang jugadiberikankeduaperlakuantersebut. • Dayapisahdenganmaltosajugasangatbaik, ditinjaudari % rejeksimembran yang sangatrendahterhadapmaltosa. • Namunkekurangannyaadalahnilaifluks yang sangatkecil.

  24. HasildanPembahasan UjiSifatFisikMembran 1. KetebalanMembran = 0,13 mm Membrankompositlebihtebaldibandingkanmembran non-komposit, karenakeberadaanpoliamida yang terbentukdipermukaan. 2. SudutKontak = 52 Nilaitersebutmenunjukkanbahwamembranbersifathidrofobik.

  25. HasildanPembahasan MorfologiMembran • Terdapatlapisankompositpadapermukaanmembran • Strukturpori yang tidaksimetrisdansangatrapat

  26. HasildanPembahasan Struktur & Ikatan Kimia

  27. HasildanPembahasan PMMA Silica Fume MembranKomposit

  28. Kesimpulan • Komposisi membran terbaik adalah PMMA 25%, dengan jumlah SF 1:15. ditinjau dari nilai % rejeksi membran terhadap pati & maltosa, besar fluks , dan ketahanan mekanik membran. • Perlakuan anealling dan casting dengan air dingin meningkatkan % rejeksi membran terhadap pati. • Membran komposit yang dilakukan kedua perlakuan tersebut menunjukkan hasil terbaik, yaitu % rejeksi membran terhadap pati mencapai 100% dan terhadap maltosa sebesar 6,39%. • Namun kekurangannya adalah fluks yang sangat kecil, oleh karena itu diperlukan studi lebih lanjut untuk meningkatkan fluks membran komposit PMMA-SF-poliamida tersebut.

  29. DaftarPustaka Rusli, Handajaya. 2009. Studi Pemisahan Pati dan Maltosa Menggunakan Membran Komposit PMMA – Bentonit – Poliamida,, Skripsi. Institut Teknologi Bandung. Bandung. Kuncoro, Robert. 2008. Amobilisasi Enzim Ekstrak Kasar Pada Membran Poli(metilmetakrilat) sebagai Membran Bioreaktor,, Skripsi. Institut Teknologi Bandung. Bandung. Paramita, Ratih. 2008. Pembuatan Membran Bioreaktor Ekstrak Kasar Enzim α-Amilase untuk Penguraian Pati,, Skripsi. Institut Teknologi Bandung. Bandung.

  30. TerimaKasih

More Related