1 / 36

PROTEIN

PROTEIN. Makanan mengandung protein merupakan bagian penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh : mulai dari rambut dan kuku, kulit, organ dalam tubuh sampai ke tulang dan otot.

brigit
Download Presentation

PROTEIN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PROTEIN

  2. Makanan mengandung protein merupakan bagian penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh :mulai dari rambut dan kuku, kulit, organ dalam tubuh sampai ke tulang dan otot.

  3. ►FUNGSI PROTEIN1. bahan dasar pembangun tubuh dan regulator gen. 2. diperlukan sebagai bahan pembantu dlm memelihara struktur tubuh 3.mempercepat reaksi kimia dlm tubuh4.pembawa pesan kimiawi5. melawan infeksi 6.mengangkut O2 dari paru-paru ke jaringan tubuh.

  4. Ingat ... !! Walaupun protein menyediakan 4 kalori energi / gramnya,tubuh menggunakan protein hanya apabila karbohidrat dan lemak yang tersedia tidak mencukupi.

  5. Seperti halnya Karbohidrat, Protein juga tersusun dari karbon, hidrogen dan oksigen. Perbedaanya: protein mengandung nitrogen, dan dalam beberapa kasus tertentu terdapat kandungan sulfur.

  6. Protein dalam makanan, seperti misalnya albumin pada putih telur, casein dalam susu, dan gluten pada gandum,diurai dalam proses pencernaan menjadi asam amino.

  7. Asam amino esensial ini terdiri dari: histidine, isoleucine, leucine, lysine, methionine, phenylalanine, threonine, tryptophan dan valine. Asam amino ini dikategorikan sebagai nutrisi esensial, dimana harus didapatkan dari makanan yang kita santap.

  8. Ketika kita menyantap makanan dengankadar protein tinggi↓pencernaan kita memecah makanan berprotein menjadi asam amino. ↓Asam amino ini kemudian diserap kedlm aliran darah dan didistribusikan ke sel-sel yang membutuhkan.

  9. Protein hewani, banyak terdapat pada makanan seperti telur, susu, daging, ikan, dan unggas↓merupakan protein yang lengkap karena makanan itu mengandung semua asam amino yang sangat diperlukan tubuh.

  10. Protein nabati, terdapat dalam sayuran, padi-padian, dan buncis↓namun memiliki kandungan asam amino yang kurang lengkap. Maka protein nabati dapat dikombinasikan dalam pola makan untuk mencukupi semua asam amino yang penting

  11. Contoh yang baik adalah nasi dan buncis. Salah satu dari dua makanan ini, kurang memiliki kandungan asam amino yang cukup; tetapi asam amino yang tidak terdapat dlm nasi ada dalam buncis dan sebaliknya.apabila dimakan secara bersama-sama, makanan ini menyediakan sumber protein yang cukup.

  12. Dengan demikian, orang yang tidak makan hewan/vegetarian ↓dapat mencukupi kebutuhan protein mereka dengan pola makan yang kaya protein nabati ,misal: gandum, kacang polong dan buncis yang dikeringkan, nasi, biji-bijian, dan tofu, serta produk kacang kedelai

  13. World Health Organization(W.H.O) merekomendasikan konsumsi protein kualitas baik sebesar 0,75 gram /hari/ kg berat tubuh.

  14. Beberapa orang, terutama di Amerika Serikat dan di negara maju lain, mengkonsumsi protein lebih dari yang dibutuhkan tubuhnya.↓ Karena asam amino tidak dapat di simpan untuk digunakan lain waktu, tubuh menghancurkannya dan membuang sisa-sisanya dalam bentuk urea dalam urine.

  15. Sebaliknya, defisiensi dlm konsumsi protein sering ditemui pada pola makan pada negara berkembang,↓ dapat mengakibatkan masalah kesehatan Marasmus & kwashiorkor, ↓keduanya kondisi yang membahayakan jiwa, merupakan dua bentuk kekurangan protein yang sering ditemui.

  16. Pada beberapa kondisi, seperti sakit, stress, kehamilan dan menyusui pada wanita, menyebabkan peningkatan kebutuhan tubuh karena tubuh membangun jaringan atau memerangi infeksi, dan kondisi ini memerlukan peningkatan konsumsi protein.

  17. Sebagai contoh, wanita sehat memerlukan 45 gram protein / hari Kemudian para ahli merekomendasikan wanita hamil untuk mengkonsumsi 55 gram protein /hari, dan ibu menyusui mengkonsumsi 65 gram /hari demi menjaga kesehatannya.

  18. Kwashiorkor merupakan salah satu penyakit yang timbul akibat kekurangan protein, kwashiorkor banyak diderita oleh bayi dan anak pada usia enam bulan sampai usia tiga tahun (Batita). Akibat dari kekurangan protein dapat menyebabkan kwashiorkor.

  19. Gambar 1 : penderita Kwashiorkor

  20. Tanda-tanda yang sering dijumpai pada pada penderita Kwashiorkor yaitu : 1.Gagal untuk menambah berat badan 2.wajah membulat dan sembap 3.Rambut pirang, kusam, dan mudah dicabut 4.Pertumbuhan linear terhenti 5.Endema general (muka sembab, punggung kaki, dan perut yang membuncit). 6.Diare yang tidak membaik

  21. 7. Dermatitis perubahan pigmen kulit8. Perubahan warna rambut yang menjadi kemerahan dan mudah dicabut9. Penurunan masa otot10. Perubahan mental seperti apatis 11. Terjadi perlemakan hati, gangguan fungsi ginjal, dan anemia12. Pada keadaan akhir (final stage) dapat menyebabkan shok berat, coma dan berakhir dengan kematian.

  22. Selain Kwashiorkor, Kekurangan Kalori Protein (KKP) dapat terjadi baik pada bayi, anak-anak, maupun orang dewasa • Anak-anak batita (bawah tiga tahun) serta ibu-ibu mengandung dan ibu yang sedang menyusui merupakan golongan yang sangat rawan terhadap kekurangan protein.

  23. ►Perbedaan antara penderita penyakit Kwashiorkor dengan Marasmus ◙ penderita kwashiorkor tidak kelihatan kurus, ◙ penderita marasmus penderita akan terlihat sangat kurus dan kelihatan lebih tua dari usia sebenarnya.

  24. Gambar 1: Penderita Marasmus

  25. Marasmus adalah gangguan gizi karena kekurangan karbohidrat. Gejala yang timbul:1. muka seperti orangtua (berkerut), 2.tidak terlihat lemak dan otot di bawah kulit (kelihatan tulang di bawah kulit)3.rambut mudah patah dan kemerahan,4. gangguan kulit, gangguan pencernaan (sering diare), 5.pembesaran hati dan sebagainya

  26. Tanda-tanda klinis anak gizi buruk yang marasmus, antara lain: 1. Tampak sangat kurus 2. Wajah seperti orang tua 3. Iga gambang perut cekung 4. Otot paha mengendor (BaggyPant) 5. Mengecilnya (atrofi) otot lengan dan tungkai

  27. Gambar 3: Penderita gabungan antara Marasmus-Kwashiorkor

  28. Tanda-tanda yang dialami oleh anak gizi buruk merupakan gabungan antara marasmus dan kwashiorkor.Yaitu :Makanan sehari-harinya tidak cukup mengandung protein dan juga energi u/ pertumbuhan yg normal.

  29. Pada penderita demikian disamping menurunnya berat badan dibawah 60% dari normal memperlihatkan tanda-tanda kwashiorkor, seperti edema, kelainan rambut, kelainan kulit,dan kelainan biokimiawi.

  30. Komplikasi Gizi Buruk pada Balita • Kondisi gizi buruk akan mempengaruhi banyak organ dan sistem karena terjadi defisiensi asupan makro/mikro nutrien lain yang sangat diperlukan bagi tubuh. AKIBATNYA Gizi buruk akan melemahkan sistem pertahanan tubuh terhadap kuman penyakit maupun pertahanan mekanik sehingga mudah terkena infeksi.

  31. Pada kondisi akut, gizi buruk dapat mengancam jiwa karena berbagai disfungsi yang dialami, a/l : hipotermia (mudah kedinginan) karena jaringan lemaknya tipis, hipoglikemia (kadar gula dalam darah yang dibawah kadar normal), dan kekurangan elektrolit penting serta cairan tubuh.

  32. Dampak jangka pendek dan jangka panjang gizi buruk terhadap perkembangan anakdampak jangka pendek : Anak menjadi apatis, mengalami gangguan bicara dan gangguan perkembangan yang lain.

  33. Dampak jangka panjang1.Penurunan skor tes IQ, 2.Penurunan perkembangn kognitif, 3.Penurunan integrasi sensori, 4.Gangguan pemusatan perhatian, 5.Gangguan penurunan rasa percaya diri dan merosotnya prestasi akademik di sekolah.

  34. Penderita Kwashiorkor

  35. Cara mengatasi kwashiorkor • Dalam mengatasi kwashiorkor ini secara klinis adalah dengan memberikan makanan bergizi secara bertahap. • Contohnya : Bila bayi menderita kwashiorkor, maka bayi tersebut diberi susu yang diencerkan. Secara bertahap keenceran susu dikurangi, sehingga suatu saat mencapai konsistensi yang normal seperti susu biasa kembali.

  36. Sekian , terima kasih semoga bermanfaat

More Related