PEMIKIRAN MUTAKHIR BIROKRASI - PowerPoint PPT Presentation

pemikiran mutakhir birokrasi n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
PEMIKIRAN MUTAKHIR BIROKRASI PowerPoint Presentation
Download Presentation
PEMIKIRAN MUTAKHIR BIROKRASI

play fullscreen
1 / 10
PEMIKIRAN MUTAKHIR BIROKRASI
487 Views
Download Presentation
bona
Download Presentation

PEMIKIRAN MUTAKHIR BIROKRASI

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. PEMIKIRAN MUTAKHIR BIROKRASI

  2. 1. REINVENTING GOVERNMENT : CARA BARU PENGELOLAAN SEKTOR PUBLIK • Adanyakepercayaan yang mendalamakanartipentingnyapemerintahan. • Terdapatkepercayaanmendalambahwamasyarakat yang beradabtakakanbisaberfungsisecaraefektiftanpaadapemerintahan yang efektif. masy industrial (perubahan cepat)– mekanisme pelayanan yg satu – untuk semua melayani semua • Adanyakeyakinanlingkungan yg bisa lebih baik. (tidak dgn soal anggaran, lembaga baru dan privatisasi) • Terdapatkeyakinanakanadanyalingkungan yang bisajadibaik. • Kamipercayasecaramendalamakankesetaraan, akankesempatan yang samabagisemuaorang.

  3. Reinventing Government • Pembaruan bukan hanya perubahan dalam sistem politik saja; ref leg-eks, ref keuangan. • Pembaruan bukan hanya berarti reorganisasi belaka. • Perubahan bukan parsial; menghilangkan pemborosan, kecurangan dan penyelewengan (bukan sekali jadi). • Pembarian tidak sinonim dengan perampingan. • Pembaruan tidak sinonim dengan privatisasi.

  4. Lanjutan REINVENTING • David osbornedan peter Plastrikmenjawabbahwa yang dimaksuddengan PEMBARUAN adalahtransformasisistemdanorganisasipemerintahsecara fundamental gunamenciptakanpeningkatan dramatis dalamefektivitas, efisiensi, dankemampuanmerekauntukmelakukaninovasi. Transformasiinidicapaidenganmengubahtujuan, sisteminsentif, pertanggungjawaban, strukturkekuasaan, danbudayasistemdanorganisasipemerintah.

  5. 5 strategi – David O dan Peter P

  6. 2. Konsep leader manager dalambirokrasi • berpikirdalamjangkapanjangdandemimasadepan. • mengarahkanperhatiannyalebihjauhdaripadasekedarwilayah yang menjaditanggungjawablangsungmereka. • tidakterpakuhanyapadausahauntukmempengaruhilingkunganorganisasimerekasaja. • memahamibahwakepemimpinandanmanajemenmencakup pula faktor-faktoremosional, selainlogika. • beradaptasidenganberagamsituasidantuntutan. • melihatstruktursebagaisesuatu yang secaraniscayaakanberubahubahseiringdegankebutuhan-kebutuhanorganisasiatauduniasekelilingmereka ,sertaseiringdenganwaktu. • memanfaatkanbakat yang terbaik yang adauntukmembantuorganisasitumbuhdanmaju, danmerekatidakmerasaterancamolehkompetisi-kompetisi yang dipunyaiolehorang-orang lain.

  7. 3. Enterpreneurship : pengelolabirokrasi yang berjiwawiraswasta. • Jiwaenterpreneurshipadalahjiwadimanaindividuataukelompokdalamorganisasidapatmengelolasumber-sumber yang berupakesempatan, tantanganmenjadihasil. • Enterpreneurshipadalahkemampuankuatuntukberkaryadengansemangatkemandiriantermasukkeberanianuntukmengambilrisikousahadanmeminimalisasirisikotersebutmenjadikeuntungan.

  8. 4. New Public Management • NPM adalahsebuahpendekatandalamadministrasipublik yang memanfaatkanpengetahuandanpengalaman-pengalaman yang didapatdalammanajemenbisnisdandisiplin-disipinilmu lain untukmeningkatkanefisiensi, efektivitasdankinerjaumumdanlayanan-layananpublikbirokrasi-birokrasi modern. • Adaduakonsepkuncidari NPM, yaitupasardanmanajemen. Pasarberartipersaingan, dandenganpersainganini, perusahaan-perusahaanswastadidoronguntukterusmenerusmenemukanproduk-produkdanlayanan-layanan yang lebihbaikkarenajikatidak, merekatakakanbisa.

  9. Prinsip-prinsip NPM • Penekanan pada manajemen keahlian manajemen professional dalam mengendalikan organisasi; • Standar-standar yang tegas dan terukur atas performa organisasi, termasuk klarifikasi tujuan, target, dan indikator-indikator keberhasilannya; • Peralihan dari pemanfaatan kendali input menjadi output, dalam prosedur-prosedur birokrasi, yang kesemuanya diukur lewat indikator-indikator performa kuantitatif; • Peralihan dari system manajemen tersentral menjadi desentralistik dari unit-unit sektor publik;

  10. Lanjutan Prinsip NPM • Pengenalan pada kompetisi yang lebih besar dalam sektor publik, seperti penghematan dana dan pencapaian standar tinggi lewat kontrak dan sejenisnya; • Penekanan pada praktek-praktek manajemen bergaya perusahaan swasta seperti kontrak kerja singkat, pembangunan rencana korporasi, dan pernyataan misi; dan • Penekanan pada pemangkasan, efisiensi, dan melakukan lebih banyak dengan sumber daya yang sedikit.