slide1 n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Jakarta, 20 Februari 2014 PowerPoint Presentation
Download Presentation
Jakarta, 20 Februari 2014

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 19

Jakarta, 20 Februari 2014 - PowerPoint PPT Presentation


  • 257 Views
  • Uploaded on

PEMBEKALAN DALAM RANGKA PENYUSUNAN SKRIPSI. MAHASISWA STIK – PTIK BAGI ANGKATAN KE-63. Oleh : Prof. Dr. Farouk Muhammad. Jakarta, 20 Februari 2014. 1. Penelitian ( Research ). YANG DIRENCANAKAN (TERLEBIH DAHULU). UNTUK PEROLEH PENGETAHUAN PEMECAHAN PERMASALAHAN.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'Jakarta, 20 Februari 2014' - bertha-dunlap


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
slide1

PEMBEKALAN DALAM RANGKA

PENYUSUNAN SKRIPSI

MAHASISWA STIK – PTIK

BAGI ANGKATAN KE-63

Oleh :

Prof. Dr. Farouk Muhammad

Jakarta, 20 Februari 2014

slide2

1. Penelitian (Research)

YANG DIRENCANAKAN (TERLEBIH DAHULU)

UNTUK PEROLEH

PENGETAHUAN

PEMECAHAN

PERMASALAHAN

SUATU

PERMASALAHAN

RANGKAIAN

KEGIATAN

MEMPELAJARI

DGN CARA-CARA TERTENTU (ILMIAH)

Prof. Dr. Farouk Muhammad

1

slide3

1.a. Permasalahan Penelitian (Sosial)

● Kehidupan menyajikan berbagai permasalahan dlm banyak masalah sosial (pertambahan pnddk, pengangguran, inflasi, gangguan keam. masy., dll).

● Permasalahan penelitian bersifat lebih terfokus shg jelas duduk persoalan (problematik) nya dan layak utk menjadi obyek penelitian yg mencerminkan :

- ketiadaan/kekurangan penget. (lack of knowledge)

- kebut. utk memprediksi sesuatu.

-adanya kesenjangan antara kenyataan dan kesemestian (Das Solen dan Das Sein).

Shg harus dirumuskan secara tepat.

Catatan :

masalah vs permasalahan

Prof. Dr. Farouk Muhammad

2

slide4

1.b. Penggolongan

■Pertama, dari segi instrumen ; yg digunakan utk mendekati obyek yg diteliti:

- Pendekatan kuantitatif (yg membaca data dgn menggunakan angka)

- Pendekatan kualitatif (yg membaca data dgn menggunakan uraian kata atau narasi).

■Kedua, dari segiproses: penelitiandeduktif(darihalygumum/pemikiranabstrakkepada yang khusus/faktual) danpenelitianinduktif(dari yang khusus/faktualkepada yang umum/abstrak)

■Ketiga, tujuan atau sifatnya: apakah suatu penelitian dimaksudkan utk memberikan gambaran (deskriptif), mengungkapkan sesuatu (eksploratif) dan atau menerangkan hub. 2 variabel/lbh (eksplanatif).

Prof. Dr. Farouk Muhammad

3

slide5

Lanjutan 1.b. ...

■Keempat,yg disebut sebagai metode dlm penelitian itu sendiri: survei, eksperimen, field research, studi kasus, evaluasi program, dll (pengelompokan ini tdk dpt sepenuhnya mendikotomikan metode yg satu dgn metode yg lain scr definitif. Metode studi kasus, misalnya, bisa tumpang tindih dengan metode field research).

■Kelima,cara’s tertentu yg lbh bersifat teknis (teknik pengumpulan data); wawancara, pengamatan, kuisioner, test, pemeriksaan dokumen, penelaahan isi (content analysis), dll.

Prof. Dr. Farouk Muhammad

4

slide6

TUJUAN

Jamin Keterarahan Proses Lit.)

1.c.

EKSPLORASI

DESKRIPSI

EKSPLANASI

PEMAHAMAN AWAL/ UMUM DARI FENOMENA

PENGUKURAN/PELAPORAN SCR TEPAT TTG KARAKT POPULASI/FENOMENA (WHAT)

PENEMUAN/PELAPORAN TTG HUBS ANTARA ASPEKS YG BERBEDA DARI FENOMENA (WHY)

  • RELATIF BARU/ BELUM PERNAH
  • MEMENUHI RASA INGIN TAHU/ MEMAHAMI LBH BAIK
  • MENGUJI KEMUNGKINAN LAKS LIT LEBIH DALAM
  • MENGEMB METODE YG TEPAT
  • CONTOH:
  • * Penyerangan Mapolres
  • Manggarai
  • * Konflik Pilkada
  • PEROLEH GAMBARAN TTG SUATU SIT/PERIST
  • JAWABAN PENGET LBH AKURAT/TEPAT
  • CONTOH:
  • * Nelayan mem bom ikan
  • * Praktik pekerjaan intel
  • * Sensus
  • * Survei korban
  • MENERANGKAN HUB/ KORELASI ANTARA 2 ATAU LBH VARIABLE
  • CONTOH:
  • * Pilkada: mengapa A/B
  • * Korelasiantarakepuasandanlayanankepolisian

TUJUAN GANDA

  • Sensus: Deskriptif + Eksploratif
  • Pilkada : Gambaran hsl suara (Deskrip.) dan mengapa pemilih memilih A/B (Ekspl.)
  • Imam Mahdi : Pemahaman umum ttg nilai’s, pola kom internal dan hub eksternal (Eksplo.) dan gambaran yg lbh rinci ttg pola kehidupan, jumlah/karakteristik pendukung, dll. (Deskrip.)

5

slide7

2. Penget. & Penelitian

Ciri’s I. Pengetahuan

Proses Penelitian

- Didasarkan atas akal sehat (rasionalitas)

- Deduktif

Membuktikan hipotesis

  • dituangkan ke dalam teori

- disusun secara sistematis

divalidasihasilpenelitian

Generlss fakta

- Didukung oleh fakta (empiris)

- Induktif

Prof. Dr. Farouk Muhammad

6

slide8

2.a. Siklus Teori dan Penelitian

Teori

Generalisasi

Empirik

Hipotesis

Induksi

Deduksi

Observations

Prof. Dr. Farouk Muhammad

7

slide9

3. Definisi Ilmu Kepol.

● Ilmu kepolisian = bidang studi terapan yg mempelajari fenomena sosial yg berkenaan dgn masalah kepol. dgn memadukan teori dan hasil studi bidang disiplin ilmu terkait.

(sosiologi/kriminologi, hukum, ekonomi/manajemen, administrasi negara serta ilmu’s lain seperti psikologi, antropologi dll).

Prof. Dr. Farouk Muhammad

8

slide10

4. Masalah/Fenomena Sosial Obyek Ilmu Kepol.

Sosiologi / Kriminologi

Kejahatan

- Ilmu Adm. Negara/ Manajemen Publik

Lingk. Industri (Indus. Security)

Lingk. Pemukiman/Polmas

I. Bin Kam

(Cegah Kej./Harkam /P’dayaan masy.)

▪ Kenakalan Remaja

Narkoba dll.

Fenomena Dalam Pengelolaan Kepol.

- Lembaga/Org

- Sumber Daya/Manajemen

III. Teknologi Kepol.

Kriminalistik

II. Gak Kum

(P.ungkpn Kej./

Pembukian)

Kej. Korporasi/Terorg.

Aturan2Hukum

Penget. Hukum

9

Prof. Dr. Farouk Muhammad

slide11

5. Teori (Sosial) & Penelitian

Bukan filsafat/

kepercayaan

Realita/Faktual

Pengamatan/ pengukuran

IlmuPenget. Sosial

Generalisasi

Keteraturan sosial

PENELITIAN

TEORI

Representative

Kelompok

Interpretasi/ Analisis

Korelasi

Variabel

KONSEP

10

Prof. Dr. Farouk Muhammad

slide12

6. Konsep

● Ide, gagasan, pemikiran atau abstraksi ttg sesuatu (meja, komputer, pendidikan, korupsi, kenakalan, remaja, dll).

● Variabel: Semacam konsep yg terdiri atas seperangkat atribut

(kenakalan: anak nakal/tdk nakal

remaja: usia antara 15-18 tahun)

Prof. Dr. Farouk Muhammad

11

slide13

7. Pengamatan/pengukuran (empirik)

■ Dilakukan scr sadar (conscious) dan telaten (deliberate)

■ Tentukan scr pasti apa yg akan diteliti (focus)

■ Waspadai kemungkinan pengamatan yg salah

- opini (pribadi) ttg apa yg semestinya

- miskonsepsi (pemahaman yg keliru)

- mitos/kepercayaan umum yg tdk benar (superstition)

- perhatian sepintas/tdk telaten (sloppy / erroneous)

■ Rekam hasil pengamatan scr sistematis

■ Menerapkan pendekatan:

- Kuantitatif (angka)

- Kualitatif (narasi)

■Menggunakan instrumen: kuisioner, pedoman wawancara, test, pencatatan, laboratorium dll.

12

Prof. Dr. Farouk Muhammad

slide14

8. Interpretasi / Analisis

Penterjemahan / Interpretasi

■ Dilakukan scr hati’s dan obyektif (terlepas dari perasaan peneliti ttg apa yg semestinya)

■ Analisis : Bahasa variable

(amati orang, fokus, kelamin, dan ukur variasi laki/perempuan)

Prof. Dr. Farouk Muhammad

13

slide15

9. Isu-Isu Utk Topik Penelitian Kepol.

(1) PenambahankekuatanPolridanJumlahKejahatan

Sampaisejauhmanapenambahankekuatankepol. dptmengurangijmlhkej. (penambahankekuatanjugadptmencakuppeningkatan sistem; kej. dibatasi pd kej. jalanan. Ref. TeoriEfekJera).

(2) EfektivitasOperasiPenanggulanganPremanisme

Sampaisejauhmanaoperasi’s khususpenanggulanganpremanismedptmemberipengaruh (efek) dlmupayapenguranganjmlhkej. jalanan pd suatuwil. secaraumum (general deterrence) danpengulanganperbuatanpelakukhususnya (special deterrence).

(3) PengambilanKep. DlmTindakanPenahanan/PenangguhanPenahanan

Kriteriaapasajaygdijadikandasarolehpenyidikdlmmengambilkep. melakukanpenahanan (penangguhanpenahanan) thdpseseorangtersangka.

Prof. Dr. Farouk Muhammad

14

slide16

Lanjutan 9. ...

(4) EfektivitasTindakanAtasGar. Lantas (Tilang)thdppenguranganjmlhLaka Lantas atauketerulanganGar Lantas

SejauhmanapenerbitanTilangefektifmengurangijmlh (bsjgtermasukfatalitas) Laka Lantas atauterulanganGar Lantas olehpelaku (bsjgsecaraumumolehpemakaijalan).

(5) EfektivitasTindakanKepolisianWanita (Polwan)DlmPenanggulanGar Lantas

Bgmnsikappengemudi (dlmPerspektifPengemudiAngkutanUmum, misalnya) menilaidampaktindakankepol. penerbitanTilangolehPolwandibandingkanolehpolisipria.

(6) KeterlibatanPerempuanSbgPelakuTindakPidana

Bgmnintensitasketerlibatanperempuandlmperbuatanpidanaygterjadidiwilayah rural dibandingkandgnwil. urban (ataudrtahunketahun) dankasus-kasus‘s pidanaapabiasanyaperempuanintensterlibat (Ref. Feminist theory).

Prof. Dr. Farouk Muhammad

15

slide17

Lanjutan 9. ...

(7)PenangananTerorisdanIsuHakAsasiManusia

Dihadapkan “tuduhan” sejumlahpenggiat HAM, tokohmasy./agama, LSM, bgmnrealitasmekanismeupayapaksadanperlakuananggotaDensus 88 thdptersangkateroris.

(8) PengaruhNilai-nilai Moral dalamPengendalianKejahatan

Sampaisejauhmanapengaruhnilai’s moral (bs jgdibandingkandgnnilai’s hukumpositif) dlmmengendalikandirinyamenghindarkandiridrperbuatanmenyimpang (Ref. General Theory, Self-Control Theory).

(9) KalkulasiUntungRugiBagiPenjahatKarier

Dasar’s pertimbanganapasjygdigunakanolehpenjahatkarier (biasanyastreet crimes) dlmmenjalankanaksikejahatannya, khususnyaterkaitkalkulasiuntungrugi (Ref. Crime as a Choice Theory).

Prof. Dr. Farouk Muhammad

16

slide18

Lanjutan 9. ...

(10)PerananKorbanBagiTerjadinyaTindakPidana

Faktor’s apasjygmelekat pd korbanygmenjadipertimbanganataumendorongpelakumenjalankanaksikejahatan (jalanan)nya (Ref. Routine Activities Theory).

(11) EfektivitasPenerapan Model Polmas

Sampaisejauhmanapenerapan model Polmasefektifmengendalikanperkemb. jmlhkej. (bsjgmengurangi rasa takutwargathdpkejahatan).

(12)Kasus-kasusMenonjol

Studi kasus DS, perampokan, pelanggaran disiplin, terorisme dan lain’s.

Prof. Dr. Farouk Muhammad

17

slide19

SEKIAN

DAN

TERIMA KASIH