1 / 9

“ SOSIOLOGI POLITIK ” KULIAH 2 Jakarta, 20- Februari - 20 13 Departemen Sosiologi FISIP-UI

“ SOSIOLOGI POLITIK ” KULIAH 2 Jakarta, 20- Februari - 20 13 Departemen Sosiologi FISIP-UI. NEOPLURALISME. Pluralisme-Ilmu Politik: kompetisi dan konflik kelompok2 kepentingan (interest groups), parpol, dan pemilu.

seanna
Download Presentation

“ SOSIOLOGI POLITIK ” KULIAH 2 Jakarta, 20- Februari - 20 13 Departemen Sosiologi FISIP-UI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. “SOSIOLOGI POLITIK”KULIAH 2 Jakarta, 20-Februari- 2013Departemen Sosiologi FISIP-UI

  2. NEOPLURALISME Pluralisme-Ilmu Politik: kompetisi dan konflik kelompok2 kepentingan (interest groups), parpol, dan pemilu. Neopluralisme: perluasan pluralisme dan mencakup kelas sosial dan gerakan sosial, SARG

  3. TEORI KONFLIK (1) Kritik pada teori konsensus *Konlik kelas: Marx & Weber *Marxist: “mode of production,” supra struktur (politik) refleksi dari “class structure,”. *Lenin: buruh sulit untuk revolusioner, hanya reformis, perlu peran dari partai * Peran kultur borjuis: “false consiusness” (Lukacs, Korsch) “hegemony” (Gramsci), “instrumental rationality” (Frankfurt School, Horkheimer, Adorno) *

  4. TEORI KONFLIK (2) *Konsesi pada buruh (Welfare State, Eropa) & New Deal (Amerika), menghambat socialism (Domhoff: “Corporate Liberalism” vs “conservative business”: Miliband: “state menjad intrument capitalist dan mencegah reform) * Negara relatif otonom, kelompok dominan beraliansi dengan yang didominasi guna legitimasi, mempertahankan kapitalisme. * Teori Kritis-Emansipatoris:

  5. TEORI KONFLIK (3) *“False consciousness” buruh *Colonizaton of the life world (Habermas): Negara dan pasar mendominasi masyarakat *Weber: class, status, party *Pareto, Mosca, Michels: teori elit politik *Dahrendorf: dominasi-otoritas

  6. TEORI KONFLIK (4) *Mann: Ideologi, Ekonomi, politik, Militer * Bourdieu: social, cultural, symbolic capital, economic & political capital

  7. NEGARA & INSTITUSIONAL * Teori negara didasarkan pada Weber, Hintze * Peran utama negara, birokrasi * Indonesia: colonial state & post-colonial * State corporatism * Societal corporatism

  8. TANTANGAN PADA NEGARA 1. Globalisasi: memperlemah kekuasan negara 2. Neo-liberalisme: kekuasaan disebar ke masyarakat demi perekonomian bebas (“deregulasi) 3. New Social Movement: tidak mempercayai negara.

  9. DINAMIKA MASYARAKAT INDONESIA * Masyarakat suku-chiefdom * Peradaban dunia: Hindu,Budhisme, Islam, Eropa-Kristen, Sekularisme-Humanisme *Konflik PKI, DI/TII, Regional * InklusifKonsensus vs EksklusifKonflik-dominasi

More Related