1 / 28

MENGENALI DAN MEMAHAMI PENGARUSUTAMAAN GENDER (PUG) DALAM PEMBANGUNAN

MENGENALI DAN MEMAHAMI PENGARUSUTAMAAN GENDER (PUG) DALAM PEMBANGUNAN. YURNI SATRIA. J UMLAH PENDUDUK INDONESIA TAHUN 20 10. MASYARAKAT SEBAGAI LINGKUNGAN STRATEJ IK/ASET PEMBANGUNAN. KUALITASNYA ?. 2. G E N D E R. SEKS (JENIS KELAMIN) Perbedaan organ biologis laki-laki dan perempuan

trisha
Download Presentation

MENGENALI DAN MEMAHAMI PENGARUSUTAMAAN GENDER (PUG) DALAM PEMBANGUNAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MENGENALI DAN MEMAHAMI PENGARUSUTAMAAN GENDER (PUG) DALAM PEMBANGUNAN YURNI SATRIA

  2. JUMLAH PENDUDUK INDONESIATAHUN 2010 MASYARAKAT SEBAGAI LINGKUNGAN STRATEJIK/ASET PEMBANGUNAN KUALITASNYA ? 2

  3. G E N D E R SEKS (JENIS KELAMIN) Perbedaan organ biologis laki-lakidanperempuan khususnyapada bagianreproduksi. Perbedaan peran, fungsi dan tanggung jawab antara laki-laki dan perempuan sebagai hasil konstruksi sosial - CiptaanTuhan - Buatanmanusia - BersifatKodrat - TidakbersifatKodrat - Tidak dapat berubah - Dapat berubah - Tidak dapat ditukar - Dapat ditukar - Berlakukapandan dimanasaja - Tergantungwaktudan budayasetempat

  4. KONSEP GENDER • Konsep Gender : mengacu pada peran dan tanggung jawab sebagai perempuan dan sebagai laki2 yang diciptakan dan diinternalisasi dalam keluarga, dalam masyarakat, dalam budaya masyarakat dimana kita hidup termasuk harapan-harapan, sikap, sifat, perilaku bagaimana menjadi seorang laki2 dan bagaimana menjadi seorang perempuan (culturally learned and assigned behaviour);

  5. 3 PERAN GENDER • PERAN PRODUKTIF; • PERAN REPRODUKTIF; • PERAN SOSIAL.

  6. Perbandingan IPM, IPG dan IDG Sumber: Pembangunan Manusia Berbasis Gender Tahun 2007. KNPP dan BPS

  7. RPJM 2010-2014 • 3 (TIGA) AGENDA PRIORITAS • MEWUJUDKAN INDONESIA YANG ADIL DAN DEMOKRATIS • MENCIPTAKAN INDONESIA AMAN DAN DAMAI • MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN RAKYAT • 3 (TIGA) STRATEGI PENGARUSUTAMAAN (MAIN STREAM/ TERINTEGRASI) KEDALAM SEMUA SEKTOR • PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN • TATALAKSANA PEMERINTAHAN YANG BAIK (GOOD GOVERNANCE) • GENDER

  8. KEBIJAKAN NASIONAL PENGARUSUTAMAAN GENDER I. INPRES NO.9/2000 TTG PUG DALAM PEMB.NASIONAL Instruksi Presiden kepada : Menteri; Kepala Lembaga Pemerintah Non Departemen; Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Tertinggi/Tinggi; Panglima Tentara Nasional Indonesia; Kepala Kepolisian Republik Indonesia; Jaksa Agung Republik Indonesia; Gubernur; Bupati/Walikota Untukmelaksanakanpengarusutamaan gendergunaterselenggaranyaperencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauandanevaluasiataskebijakan, program dankegiatanpembangunannasional yang berperspektif gender sesuaidenganbidangtugasdanfungsisertakewenanganmasing-masing.

  9. II. PERPRES NO. 5/2010 RPJMN 2010-2014 Buku II : Memperkuat Sinergi antar Bidang Bab I : Kebijakan Pengarusutamaan dan Lintas Bidang Salah satunya “Pengarusutamaan Gender” Permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan PUG adalah : Pertama Meningkatkan kualitas hidup dan peran perenpuan, a.l. : • Kesenjangan gender dalam hal akses, manfaat, partisipasi dalam pembangunan, serta penguasaan terhadap sumber daya; • Rendahnya indeks pemberdayaan gender dan indeks pembangunan gender.

  10. Kedua Meningkatkan perlindungan bagi perempuan terhadap berbagai tindak kekerasan, a.l. • Masih belum memadainya jumlah dan kualitas tempat pelayanan bagi perempuan korban kekerasan. Ketiga Meningkatkan kapasitas kelembagaan PUG dan pemberdayaan perempuan, a.l. • Belum optimalnya penerapan peranti hukum, peranti analisis dan dukungan politik terhadap kesetaraan gender sbg prioritas pembangunan; • Belum memadainya kapasitas kelembagaan pelaksanaan PUG serta koordinasi pelaksanaannya.

  11. PELAKSANAAN PUG • PUG TERMASUK STRATEGI MENGEMBANGKAN DAN MELAKSANAKAN : Program /kegiatan yang spesifik diperuntukkan bagi laki2 atau perempuan; Program/kegiatan yang strategik gender untuk memberdayakan laki2 dan perempuan dalam rangka menghilangkan subordinasi,diskriminasi sehingga; mereka dapat setara dalam pembangunan Program/kegiatan untuk meningkatkan kapasitas (CAPACITY BUILDING) dalam melaksanakan PUG.

  12. Lanjutan • TUJUAN AKHIR PUG ADALAH TRANSFORMASI DARI KEADAAN TIDAK SETARA ANTARA PEREMPUAN DAN LAKI-LAKI DLM HAK DAN KONDISI SOSIAL, MENJADI SETARA BAGI KE DUANAYA SERTA TERPENUHINYA KEBUTUHAN PRAKTIS DAN STRATEGIS GENDER. • STRATEGI PUG TIDAK SAMA DENGAN PROGRAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN. • DLM MELAKSANAKAN PUG MUNGKIN DIPERLUKAN PERUBAHAN DLM AGENDA PEMBANGUNAN, TUJUAN, DLM ALOKASI DANA, STRATEGI DAN RENCANA AKSI AGAR LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DPT BERPARTISIPASI DAN MENDAPAT MANFAAT YANG SAMA DAN ADIL DLM PROSES PEMBANGUNAN.

  13. PENGARUSUTAMAAN GENDER • INTEGRASI : • Permasalahan • Kebutuhan • Pengalaman • Aspirasi • PerempuandanLaki-laki KKG Analisis gender STRATEGI PEMBANGUNAN Perencanaan, Pelaksanaan, PemantauandanEvaluasiseluruhkebijakan, program dankegiatanpembangunan 13

  14. KKG INDIKATOR PUG Terhadap Sumberdaya Akses Partisipsi Terhadap Pengambilan keputusan Kontrol Dari kebijakan & program dlm pembangunan Manfaat

  15. lanjutan Apakah kebijakan, program dan kegiatan pembangunan saat ini sudah responsif GENDER? PERENCANAAN ? PENGANGGARAN PELAKSANAAN ? PEMANTAUAN ? EVALUASI ? AKSES ? PARTISIPASI ? KONTROL ? MANFAAT ? LAKUKAN ANALISIS GENDER

  16. PRA SYARAT PELAKSANAAN PUG • Komitmen politis • Kebijakan • Kelembagaan • Sumber daya: SDM, sarana dan dana • Data dan informasi terpilah • Alat: metode analisis,pedoman, juklak, juknis • Peran masyarakat

  17. MENGAPA PUG DIPERLUKAN ? • Pemerintah dapat bekerja lebih efisien dan efektif dalam memproduksi kebijakan, program, kegiatan yang adil dan res ponsif Gender kepada rakyatnya, perempuan dan laki-laki. • Kebijakan dan pelayanan publik serta program dan perundang-undangan yang adil dan responsif gender akan membuahkan manfaat yang adil bagi semua rakyat perempuan dan laki-laki • PUG merupakan upaya untuk menegakkan hak-hak perempuan dan laki-laki atas kesempatan yang sama, pengakuan yang sama • dan pengahargaan yang sama dimasyarakat • PUG mengantar kepada pencapaian kesetaraan Gender dan karena PUG meningkatkan akuntabilitas pemerintah terhadap rakyatnya. • Keberhasilan pelaksanaan PUG memperkuat kehidupan sosial politik dan ekonomi suatu bangsa. 16

  18. PERENCANAAN PEMBANGUNAN • Perencanaan yang bias gender : perencanaan yang mengarah kepada kepentingan salah satu laki-laki atau perempuan • Perencanaan yang netral gender: tanpa mempertimbangkan aspirasi/kebutuhan laki-laki dan perempuan • Perencanaan yang responsif gender: mempertimbangkan kebutuhan, aspirasi laki-laki dan perempuan

  19. PERENCANAAN YANG RESPONSIF GENDER • PERENCANAAN YANG PARTISIPATIF DENGAN MEMPERTIMBANGKAN EMPAT ASPEK YAITU AKSES, PARTISIPASI, KONTROL DAN MANFAAT YANG SETARA BAGI LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN. • MENGINTEGRASIKANASPIRASI, KEBUTUHAN , PERMASALAHAN LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN KEDALAM PERENCANAAN (PUG) • DIDASARKANKEPADA HASIL ANALISIS GENDER YANG MENGGUNAKAN DATA TERPILAH/STATISTIK GENDER (GAP) • PROGRAM AKSI YANG DISUSUN BERTUJUAN MENGATASI ISU GENDER/ KESENJANGAN GENDER

  20. PROSES PENYUSUNAN PPRG • Data terpilah • Isu gender (APKM) • Penyebab & solusi KONSEP GENDER • SPN/D • SKN/D • PBK • GBS (PAG) • TOR (KAK)

  21. Dasar Hukum Pelaksanaan ARG

  22. PRINSIP ARG • Bukan anggaran yang terpisahuntuk laki-laki dan perempuan. • Anggaran yg menjembatani kesenjangan gender • Bukan anggaran yang dialokasikan sama untuk laki-laki dan perempuan • Bukan anggaran yang diusulkan untuk program perempuan atau tambahan dalam penganggaran • Bukan anggaran yang disisihkan sekian % untuk kepentingan perempuan • Tidak semua program /kegiatan perlu di koreksi agar responsif gender

  23. KRITERIA PEMILIHAN PROGRAM/KEGIATAN YANG AKAN DISUSUN ARG • Yang memilikidayaungkitbesarterhadappenurunankesenjangan gender terutama yang menanganiBidangPerekonomiandanPolsoskum • Berkaitandenganprioritaspembangunannasional (mis: tujuanpencapaian MDGs) • Berhubungandenganpelayananpublik/service delivery • Memperkuatpelembagaan PUG temasukcapacity building , advokasi, sosialisasi, kajian, danpengumpulan data terpilah

  24. MENGENAL ISU GENDER DI BIDANG PERHUBUNGAN UDARA • Apakah ada kesenjangan gender (APKM) perempuan dan laki-laki terhadap sumberdaya pembangunan terkait transportasi dan perhubungan?. • Misalnya: terhadap layanan yang diberikan seperti: • Kebutuhan akan ruang perawatan bayi & balita • Pojok asi • Ruang merokok • Kondisi bus dan alat angkutan lainnya • Kamar kecil • Tangga kepsawat dan alat transportasi lainnya dll

  25. TUJUAN ARG • Meningkatkan kesadaran, pemahaman dan kepedulian terhadap isu gender dalam berbagai bidang pembangunan • Mewujudkan anggaran yang efisien, efektif dan adil • Mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam mewujudkan KKG • Membantu mewujudkan prinsip “good governance” (tansparan, akuntabel & partisipatif)

  26. 3 Kategori Belanja ARG

  27. LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN ARG • ANALISIS GAP • PMK 93 TH 2011 • PMK 104 TH 2010 • DOKUMEN ANGGARAN

  28. DISKUSI DAN TANYA JAWAB

More Related