1 / 17

RUMUSAN MASALAH DAN HIPOTESIS

METODOLOGI PENELITIAN Dr. Agung Martono. RUMUSAN MASALAH DAN HIPOTESIS. MASALAH DAN PEMECAHANNYA. Pada dasarnya, penelitian dilakukan guna mendapatkan data yang digunakan untuk memecahkan masalah. Masalah: penyimpangan ( gap ) antara yang seharusnya dengan apa yang terjadi. FENOMENA BISNIS/

snowy
Download Presentation

RUMUSAN MASALAH DAN HIPOTESIS

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. METODOLOGI PENELITIAN Dr. Agung Martono RUMUSAN MASALAH DAN HIPOTESIS

  2. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti MASALAH DAN PEMECAHANNYA Pada dasarnya, penelitian dilakukan guna mendapatkan data yang digunakan untuk memecahkan masalah. Masalah: penyimpangan (gap) antara yang seharusnya dengan apa yang terjadi.

  3. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti FENOMENA BISNIS/ DATA LAPANGAN LATAR BELAKANG MASALAH RUMUSAN MASALAH RUMUSAN MASALAH PENELITIAN RESEARCH GAP THEORY GAP ROUTE MAP MASALAH PENELITIAN

  4. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti LATAR BELAKANG MASALAH FENOMENA BISNIS Analisis SWOT (Mintzberg, 1994) menyatakan bahwa kajian terhadap ancaman lingkungan adalah penting untuk merencanakan kinerja organisasi. Namun demikian penelitian Ferdinand (2002) menemukan bahwa tidak ada bukti adanya pengaruh yang signifikan antara kemampuan adaptasi ancaman lingkungan terhadap kinerja pemasaran. Oleh karena itu sebuah penelitian empirik lebih lanjut dibutuhkan untuk meneliti kontroversi ini. RESEARCH GAP Teori Keunggulan Komparatif Heckscher-Ohlin telah gagal menjelaskan perobahan-perobahan penting da- lam posisi ekspor Amerika dan Jepang selama periode tahun 1970 – 1980 an (Dudley dan Moenius, 2001) THEORY GAP

  5. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti RUMUSAN MASALAH Terjadi penurunan penjualan yang berkepanjangan selama tahun 2002 Rumusan masalah Analisis SWOT (Mintzberg, 1994) menyatakan bahwa kajian terhadap ancaman lingkungan adalah penting untuk merencanakan kinerja organisasi. Namun demikian penelitian Ferdinand (2002) menemukan bahwa tidak ada bukti adanya pengaruh yang signifikan antara kemampuan adaptasi ancaman lingkungan terhadap kinerja pemasaran. Oleh karena itu sebuah penelitian empirik lebih lanjut dibutuhkan untuk meneliti kontroversi ini. Terdapat Kontroversi pandangan Mengenai pengaruh Adaptasi ancaman lingkungan Rumusan Masalah Gagalnya teori Keunggulan Kom- paratif dari Heckscher-Ohlin men- jelaskan kinerja eksport Jepang dan Amerika Teori Keunggulan Komparatif Heckscher-Ohlin telah gagal menjelaskan perobahan-perobahan penting da- lam posisi ekspor Amerika dan Jepang selama periode tahun 1970 – 1980 an (Dudley dan Moenius, 2001) Rumusan Masalah

  6. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti RUMUSAN MASALAH YANG BAIK Menurut Fraenkel dan Walen (1990): Masalah harus feasible dapat dijawab melalui sumber yang jelas, tidak banyak menghabiskan dana, tenaga dan waktu. Masalah harus jelas  semua orang memberi persepsi yang sama terhadap masalah. Masalah harus signifikan  jawaban memberi kontribusi terhadap pengembangan ilmu da pemecahan masalah kehidupan manusia. Masalah bersifat etis  tidak berkenaan dengan hal-hal bersifat etika, moral, nilai keyakinan, agama. Menurut Tuckman (1988): masalah yang baik adalah yang menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih, dinyatakan dalam kalimat tanya atau secara implisit mengandung pertanyaan.

  7. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti MASALAH PENELITIAN RUMUSAN MASALAH RUMUSAN MASALAH PENELITIAN Mengapa terjadi penurunan penjualan Mengapa penurunan penjualan berkepanjangan Bagaimana menghindari penurunan penjualan Bagaimana menghindari penurunan yang berkepanjangan Apa penyebab terjadinya titik balik penurunan Dan Lainnya dipikirkan lagi………………………….. Terjadi penurunan penjualan yang berkepanjangan selama tahun 2002 Terdapat Kontroversi pandangan Mengenai pengaruh Adaptasi ancaman lingkungan Mengapa Adaptasi ancaman tidak selalu berpengaruh Apa saja kharakteristik adaptasi yang berpengaruh Apa saja kharakteristik adaptasi yang tidak berpengaruh Dan lainnya dipikirkan lagi……………………………. Mengapa teori ini gagal? Apa prasyarat yang dibutuhkan? Bagaimana mekanisme peranan teori ini? Dan lainnya dipikirkan lagi…………………………….. Gagalnya teori Heckscher-Ohlin Menjelaskan kinerja Ekspor Negara Industri

  8. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti BENTUK MASALAH PENELITIAN Masalah Deskriptif: Suatu permasalahan yg berkenaan dengan variabel mandiri  tanpa perbandingan dan menghubungkan. Contoh: Seberapa tinggi produktivitas kerja karyawan di STIE IPWIJA? Seberapa baik interaksi kerja karyawan di STIE IPWIJA? Bagaimana sikap masyarakat terhadap KB Mandiri?

  9. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti BENTUK MASALAH PENELITIAN Permasalah Komparatif: Suatu permasalahan penelitian yang bersifat membandingkan keberadaan suatu variabel pada dua sampel atau lebih. Contoh: Adakah perbedaan produktivitas kerja antara pegawai negeri dan swasta? Adakah perbedaan interaksi kerja antara karyawan di STIE IPWIJA dan UI? Adakah disiplin kerja antara pegawai swasta dan BUMN?

  10. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti BENTUK MASALAH PENELITIAN Permasalahan Asosiatif: Suatu permasalahan yang bersifat menghubungkan dua variabel atau lebih. Ada 3 macam hubungan: Simetris  hubungan antara dua variabel atau lebih yang bersifat kebersamaan, bukan hubungan kausal maupun interaktif. Contoh: Adakah hubungan antara banyaknya semut di pohon dengan tingkat manisnya buah?

  11. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti BENTUK MASALAH PENELITIAN Permasalahan Asosiatif: Kausal  bersifat sebab-akibat, ada variabel independen dan dependen. Contoh: Adakah pengaruh gaji terhadap prestasi kerja? Seberapa besar pengaruh kepemimpinan terhadap disiplin kerja karyawan? Interaktif  saling mempengaruhi. Contoh: Hubungan antara motivasi dan prestasi.

  12. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti ROUTE MAP RANCANGAN PEMECAHAN MASALAH PENELITIAN LATAR BELAKANG RUMUSAN MASALAH RUMUSAN MASALAH PENELITIAN RUMUSAN MASALAH PENELITIAN TESIS Model Penelitian Empiris TELAAH PUSTAKA RANCANGAN PEMECAHAN M A S A L A H PENELITIAN Hipotesis dan/atau Pertanyaan Penelitian PENGUJIAN EMPIRIS

  13. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti HIPOTESIS PENELITIAN Jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian. Jawaban berdasarkan pada teori yang relevan, belum didasarkan pada fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data  jawaban teoritis, belum jawaban empiris.

  14. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti BENTUK HIPOTESIS PENELITIAN Deskriptif: Daya tahan lampu merk X = 600 jam (Ho) Daya tahan lampu merk X ≠ 600 jam (Ha) Komparatif: Tidak ada perbedaan produktivitas kerja antara karyawan di Lembaga A dan B (Ho) Ada perbedaan produktivitas kerja antara karyawan di Lembaga A dan B (Ha) Asosiatif: Tidak ada hubungan antara pengawasan melekat dan efisiensi kerja di Departemen X (Ho) Ada hubungan posistif antara pengawasan melekat dan efisiensi kerja di Departemen X (Ha)

  15. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti Karakteristik Hipotesis yang Baik Merupakan dugaan terhadap keadaan variabel mandiri, perbandingan keadaan variabel pada berbagai sampel dan merupakan dugaan tentang hubungan antara dua variabel atau lebih. Diyatakan dalam kalimat yang jelas, sehingga tidak menimbulkan berbagai penafsiran. Dapat diuji dengan data yang dikumpulkan dengan metode-metode ilmiah.

  16. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti Hubungan Teori, Hipotesis, dan Penelitian Teori: Alat terpenting dari suatu ilmu pengetahuan. Selain mengumpulkan fakta, teori juga memberikan kerangka orientasi untuk analisis dan klasifikasi dari fakta yang dikumpulkan dalam penelitian, memberi ramalan terhadap gejala baru yang terjadi, dan mengisi lowongan dalam pengetahuan kita tentang gejala yang telah atau sedang terjadi  generalisasi empiris Kerangka penelitian berfungsi sebagai pendorong proses pemikiran yang kongkret.

  17. Metodologi Penelitian - Titing Widyastuti Hubungan Teori, Hipotesis, dan Penelitian Kerangka teori membantu si peneliti dalam: Menentukan tujuan dan arah penelitian. Memilih konsep-konsep yang tepat guna membentuk hipotesis-hipotesisnya. Membimbing peneliti dalam menentukan bagaimana rumusan masalah, informasi yang perlu dikumpulkan dan bagaimana informasi harus dianalisis.

More Related