1 / 49

Handout No . 01 Ekonomi 2 / Prodi Manajemen – FENARO TATAP MUKA I & II

Handout No . 01 Ekonomi 2 / Prodi Manajemen – FENARO TATAP MUKA I & II. TATAP MUKA I. Bab I Pendahuluan. Perkembangan Teori Ekonomi Mikro-Makro Fokus pembahasan Ilmu Ekonomi Makro Peranan Pemerintah Aliran-aliran pemikiran dalam Teori Ekonomi Makro Memahami Model Ekonomi Makro.

siran
Download Presentation

Handout No . 01 Ekonomi 2 / Prodi Manajemen – FENARO TATAP MUKA I & II

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Handout No. 01 Ekonomi 2 / ProdiManajemen – FENARO TATAP MUKA I & II

  2. TATAP MUKA I

  3. Bab I Pendahuluan • PerkembanganTeoriEkonomiMikro-Makro • FokuspembahasanIlmuEkonomiMakro • PerananPemerintah • Aliran-aliranpemikirandalamTeoriEkonomiMakro • Memahami Model EkonomiMakro

  4. 1. PerkembanganTeoriEkonomiMikro-Makro • TeoriEkonomiMikroSebagaiTeoriEkonomiKlasik • Revolusi Keynes: LahirnyaTeoriEkonomiMakro

  5. a. TeoriEkonomiMikroSebagaiTeoriEkonomiKlasik • TitikawalperkembanganIlmuEkonomi Modern dimulaisaat Adam Smith (1723-1790) menerbitkanbukunyaberjudulAn Inquiri into the Nature and Causes of Wealth of Nations, yang kemudiandikenalsebagaiWealth of Nations (1776). • AnalisisIlmuEkonomimenggunakandasar-dasarilmiah, tanpaTeori Moral danTeologis. Dasar-dasarilmiahtsbmeliputigejala-gejalaekonomisepertiKenaikanHargaBarangdanPengangguranmenunjukkanadanyaGangguanKeseimbanganSistemEkonomi.

  6. lanjutan • Masalahekonomiakanteratasijikaekonomidikembalikankepadakondisikeseimbangan. • Alamsemestaberjalanteratur, sistemekonomi pun mampumemulihkandirinyasendiri (Self Adjustment) karenaadakekuatanpengatur yang disebutInvisible Hands. • Invisible hands dimaksudadalahMekanismePasar, yaitusuatumekanismealokasisumberdayaekonomiberlandaskaninteraksikekuatanDEMANDdanSUPPLY, yang mampumenjadialatalokasisumberdaya yang efisien, jikaPemerintah TIDAK IKUT campurdalamperekonomian.

  7. lanjutan • EkonomPerancis, Jean Baptiste Say (1767-1832), mematangkanpemikiran Smith denganpendapat yang disebutHukum Say: “ …. Supply creates it’s own demand …. “ dalambukuA Treatise on Political Economy (1803). • MaksudHukum Say adalahbahwabarangdanjasa yang diproduksipastiterserappermintaansampaitercapaikeseimbanganpasar. Pasarmampumenjadialatalokasisumberdaya yang efisienlewatprosespertukaran (Exchange Economics). • Pendapatinidiperkuatoleh Leon Walras (1834-1910) dengan model ekonomikeseimbanganpasarsimultan yang menjadidasaranalisis model keseimbanganumum (General Equilibrium Model).

  8. lanjutan • KesimpulandariparaekonomKlasiktersebutadalah : • Alokasisumberdaya yang efisienakantercapaibilaindividu-individudalamperekonomiantelahmencapaiefisiensi. • Indikatortelahterjadiefisiensi, bilamasing-masingindividutelahberadadalamkeseimbangan. • Efisiensidankeseimbanganibaratduamukauanglogam. Efisiensitidakakantercapaitanpakeseimbangan. Tidakadakeseimbangan yang tidakefisien. Itutercapaihanyamelaluimekanismepasar. • Kelompokinioleh John Maynard Keynes (1883-1946) disebutClassical Economists, sedangkanteorinyadisebutClassical Economics Theory.

  9. lanjutan • KeyakinanEkonomKlasikakanmekanismepasardidasariasumsi-asumsi (padaEkonomiMikro) : bahwastrukturpasarmerupakanpersaingansempurna, informasisimetrisdansempurna, input dan output adalahhomogen, parapelakuekonomibersifatrasionaldanbertujuanmemaksimumkankegunaanataukeuntungan. • UntukmemperdalampengertianTeoriEkonomiKlasikadaduaasumsipenting yang harusditambahkan, yaitu : ASUMSI Pertama, adalahprosespenyesuaianlewatmekanismepasardapattercapaiseketikaitujuga. Kita dapatmengabaikankendalawaktudantempatdalammenganalisisprosespertukaranantarparapelakuekonomi.

  10. lanjutan • Artinya, dalamprosespertukaran, individu-individu yang terlibattidakterbatasiwaktudantempat. DengandemikianPasaradalahinstitusi yang takterbatasiwaktudantempat (timeless and placeless). • ASUMSI Kedua, asumsiNetralitasUang (Money Neutrality): Fungsiuangadalahsemata-mataalattransaksi (medium of exchange). Tidakadapenggunaanuanguntuktujuanspekulasi. Karenanyauangtidakdapatmemengaruhijumlahoutput yang diproduksiparapelakuekonomi. Yang dapatdipengaruhiolehuanghanyalahtingkatharga. Bilajumlahuangberedarbertambah, hargabarangdanjasanaik.

  11. lanjutan • Padaasumsikeduainihargabersifatflexibeldapatberubahseketikaitujuga (Price flexibility). AsumsiinidikenalsebagaipemisahanantarasektormoneterdengansektorriilolehTeoriKlasik. • Asumsi-asumsiKlasikmempunyaikonsekuensibahwaprosespertukaranadalahsatu-satunyacarauntuksalingberinteraksi. AkibatnyafokusbahasanKlasikadalahanalisisperilakuindividu (Produsendankonsumen) dalamrangkamencapaikeseimbangan. Jikasetiapindividudalamperekonomiantelahmencapaikeseimbanganmakaperekonomiansecara total mencapaikeseimbangan. TeoriEkonomiKlasikidentikdenganTeoriEkonomiMikro.

  12. lanjutan • BerdasarkanHukum Say, permintaanrelatiftidakterbatas, makamasalahsentralperekonomianadalahPenawaran, baikpenawaran input maupun output. KarenaitulahIlmuEkonomiKlasikjugadikenalsebagaiilmuekonomi yang sangatmenekankansisipenawaran (SUPPLY SIDE ECONOMICS)

  13. b. Revolusi Keynes: LahirnyaTeoriEkonomiMakro • Diawalidenganadanya Great Depression (1929-1933) perekonomiandiberbagainegarabesarmenghadapimasalahbesar. Angkapengangguranmeningkat, output perekonomianberkurangdrastis, investasimerosottajam. Terjadikelesuanekonomi. Depresi yang berlangsung lama itumembuyarkankeyakinanterhadaphipotesisekonomiklasik. • Tahun 1936 terbitbukuberjudul “The General Theory of Employment, Interest and Money” karyaekonomInggrisbernama John Maynard Keynes, melontarkanpendapatuntukmemperbaikikeadaan.

  14. lanjutan • The General Theory menyampaikanduahalpokok: • Pertama, kritikterhadapkelemahanTeoriKlasik yang idealis (utopian) tentangasumsipasar, danterlaluditekankanmasalahekonomipadasisipenawaran. • Kedua, berupausulanpemulihanperekonomiandenganmemasukkanperananPemerintahdalamperekonomiandalamrangkamenstimulirsisipermintaan. • Keduapokokpikiran Keynes membawapembaruanradikaldalamilmuekonomi. Pembaharuantersebutmeliputi :

  15. lanjutan • SATU, Mulaidiperhatikandimensi global atau AGREGAT (MAKRO) dalamanalisisilmuekonomi. DengandemikianilmuekonomitelahberkembangmenjadiilmuekonomiMakro**). • DUA, Dimasukkannyaperananpemerintahdalamanalisisilmuekonomitelahmenimbulkanpentingnyaperanananalisikebijakan (Policies Analysis). • TIGA, Dengandiperlukannyaanalisiskebijakan, makaperlu pula studi-studiempiris. Dengandemikianterjadipenyempurnaanmetodologidalamanalisisekonomi. Dari hanyamengandalkanhanyadeduktif *) sajamenjadijugamenggunakanmetodeinduktif. Keynes menjadi “Bapak” IlmuEkonomiMakrosekaligusekonomperintisstudiinduktif.

  16. *)Metodedalammenalar : • Metode (berfikir) deduktif, adalahmetodeberpikir yang menerapkanhal-hal yang umumterlebihdahuluuntukseterusnyadihubungkandalambagian-bagiannya yang khusus. • Metode (berfikir) induktif, adalahadalahmetode yang digunakandalamberpikirdenganbertolakdarihal-halkhususkeumum. Hukum yang disimpulkandifenomena yang diselidikiberlakubagifenomenasejenis yang belumditeliti. Generalisasiadalahbentukdarimetodeberpikirinduktif.

  17. **) AsalmulaperkembanganMakroekonomi • Adabeberapahal yang tidakbisadijawabdengananalisismikroekonomi, seperti : • Faktor-faktorapakah yang menentukantingkatkegiatanekonomisuatunegara? • Mengapakahsetiapnegaramenghadapimasalahpengangguran, yang adakalanyasemakin lama semakinburukkeadaannya. • Mengapaharusterjadikenaikanharga-harga yang seringdiikutidenganmasalahpengangguran yang cukupserius? • Mengapakahberbagaiperekonomiantidakmengalamipertumbuhan yang samacepatnya?

  18. 2. FokuspembahasanIlmuEkonomiMakro • SubstansipembahasanEkonomiMikrodanMakroadalahbagaimanamanusiaselakuindividu yang rasionalmengatasimasalahkelangkaan (Scarcity). Dalamilmuekonomimikrofokusanalisisnyaadalahperilakuindividuseperti; perusahaan (produsen), tenagakerjadankonsumendalamkonteks yang lebihterbatas (industri). • DalamIlmuEkonomiMakrodibahas :

  19. lanjutan • Bagaimanasegidemanddansupplymenentukantingkatkegiatandalamperekonomian • Masalah-masalahutama yang selaludihadapisetiapperekonomian • PerananPolicydancampurtanganPemerintahuntukmengatasimasalahekonomi yang dihadapi • Fokuspembahasannyaadalahbagaimanaperilakuparaagenekonomidalamkonteksagregat (keseluruhan)

  20. lanjutan • Tujuancabangilmuekonomimakrosamasepertiekonomimikro, yaitu : melihatapakahsudahterjadialokasisumberdayaekonomi yang efisienataubelum? • Kalaubelum, apapenyebabnyadanbagaimanamengatasinya. • Kalausudah, apakahefisiensitersebutdapatditingkatkanlagiatautidak?

  21. lanjutan AdapunCakupanFokusbahasanEkonomiMakroadalah : • Masalahinflasi • Masalahpertumbuhanekonomi • Masalahpengangguran • Interaksidenganperekonomiandunia • Siklusekonomi

  22. TATAP MUKA II

  23. a. Masalahinflasi • Inflasiadalahkenaikanharga yang bersifatumumdanterusmenerus. • Dari sisiteoriekonomi, gejalainflasimenunjukkanterjadinyakelebihanpermintaan (Excess Demand) ditingkatmakroatauseluruhindustridalamperekonomian. • Inflasimenunjukkaninefisiensiperekonomiansecarakeseluruhan. • Jikatidakcepat-cepatdiatasi, inflasiakanmenekankemampuanperekonomiandalamberproduksi, melemahkanpermintaanmasyarakatberpenghasilanrendahdantetap. Berdampakpolitis yang besar.

  24. b. Masalahpertumbuhanekonomi • Ekonomi yang bertumbuhadalahekonomi yang titikkeseimbanganantarapermintaanagregatdanpenawaranagregatnyamakinbaikdibandingperiodesebelumnya. • MengatasiinflasidenganmemacuSupplyAgregat, ataumemengaruhiDemandAgregatsampaijumlah yang diinginkan. Perananpemerintahdiperlukan. Jikaterjadikemandekanproduksidanataupermintaandisebabkanolehterlalubesarnyacampurtanganpemerintah, makaperananpemerintahharusdikurangi. Begitujugasebaliknya.

  25. c. Masalahpengangguran • Pengangguradalahangkatankerja (orang yang mencarikerja) tetapitidakmendapatpekerjaan (spt yang diinginkan). Tingkat penganggurandinyatakandalampersen (%) dariangkatankerja. • Secarateoritispengangguran yang masihdapatditoleriradalahsekitar 4-5% per tahun. Jikalebih, akanberdampakpolitis, hilangnyakepercayaankepadapemerintah, adanyakrisissosial. • Secaraekonomi, tingkatpenganggurantinggimempunyaiartibahwaalokasisumberdayamanusiamasihbelumadildanatauefisien. • Agar diperhatikanpersentasedanangkaabsolutdaripengangguran.

  26. d. Interaksidenganperekonomiandunia • Sekarangtidakadanegara yang dapatberdirisendiridalamupayamenyejahterakanrakyatnya. • Kerjasamaekonomiinternasionalmutlakdiperlukan, terutamaperdaganganantarnegara. • Yang perludiperhatikan, apakahkerjasamatsbmakinmenguntungkanataumerugikan? • Secaraekonomis, keuntunganataukerugiansebagaidampakkerjasamainternasionalterdeteksimelaluianalisisneracapembayarandanataunilaitukarmatauang.

  27. e. Siklusekonomi • Dalamkenyataannya, output agregattidaktumbuhmengikutipolagarislurus, melainkanmengalaminaikturunsecarateratur. Gerakannaikturun output agregatinidisebutsiklusperekonomianatausiklusbisnis (business cycle). Polanaikturun yang teraturinimempunyaiberbagaitingkattenggangwaktu. Ada yang berjangkapendek (3-11 tahun), jangkapanjang (30-70 tahun), bahkanjangkasangatpanjang (200 tahun). Tenggangwaktusiklusekonomisangattergantungpadafaktor-faktor yang memengaruhinya. Untuksiklusjangkapendek, biasanyalebihdisebabkanolehperubahanmusim. Jangkapanjangolehperubahanteknologi, Jangkasangatpanjangolehperubahantatanansospoldankebudayaan.

  28. lanjutan • Siklusekonomimendapatperhatianpentingdalamteoriekonomimakro, karenadampat-dampak yang ditimbulkannya. Misalnya, resesiekonomi yang berkepanjanganakanmenjerumuskanperekonomiankekeadaandepresi. Sebaliknyaekspansi yang berkepanjanganjugaakanmenyulutinflasi, kemandekanekonomi, danakhirnyajugaresesi. • Upaya-upayapemerintahdalammengatasisiklusekonomidisebutkebijakanantisiklus (Anti-cycle Policies)

  29. 3. PerananPemerintah • PerananPemerintahdalamekonomimakromempunyaiporsi yang relatifbesar. KajianterhadapseberapabesarperananPemerintahdimanifestasikandalampembahasan KEBIJAKAN MONETER dan KEBIJAKAN FISKAL. • Kebijakanmoneteradalahkebijakanmengarahkanperekonomianmakrokekondisi yang lebihbaik (yang diinginkan) dengancaramengubah-ubahjumlahuangberedar. • Kebijakanfiskaladalahkebijakanmengarahkanperekonomianmakrokekondisi yang lebihbaik (yang diinginkan) dengancaramengubah-ubahpenerimaandanpengeluaranPemerintah.

  30. lanjutan • Dalamkonteksperekonomian global, kajianperananpemerintahdimanifestasikandalamanalisiskebijakanekonomiinternasional. Di dalamanalisisinitercakupjugakebijakanmoneterdanfiskaldalamperekonomian yang terbuka, yaituperekonomian yang melakukantransaksiekonomidenganperekonomian lain (dunia).

  31. 4. Aliran-aliranpemikirandalamTeoriEkonomiMakro • Teoriekonomimakrolahirdarikritik Keynes terhadapTeoriEkonomiKlasik. Sebaliknya, kritik Keynes mendapattanggapandariKaumKlasiksehinggamelahirkanaliranpemikiran yang dikenalsebagaiMoneteris (Monetarism). • PerdebatantiadahentikaumpenerusajaranKlasikdengan Keynesian, melahirkansintesis-sintesis (teori-teori) baru yang lebihbaikdanrealistis. • Denganteori-teoribaruituekonomi modern dikelolauntukmemberikanhasilmaksimalbuatmasadepanmanusia.

  32. lanjutan Adapunalirantersebutterbagiatas: • AliranKlasik (Akumulasipengetahuansejak Adam Smith sampai A.C. Pigou (1877-1959) • PandanganAliranKlasiktentangPasar • PandanganAliranKlasiktentangUang • Aliran Keynesian • Pandangan Keynesian tentangPasar • Pandangan Keynesian tentangUang

  33. a. 1) PandanganAliranKlasiktentangPasar • Keseimbanganperekonomianberpondasikanpadakeseimbanganindividu (konsumen, produsen). Para individumencapaikeseimbangannyajikaseluruhsumberdayanyahabisdigunakan/dikonsumsidalamrangkamencapai target maksimal (prinsipmaksimalisasihasil), atau target yang ditetapkantercapaidenganbiaya minimal (prinsipminimalisasibiaya). • Pasarmerupakanalatalokasisumberdaya yang efisien, selamastrukturpasaradalahpersaingansempurna, informasisempurnadansimetris, tidakadabarangpublik yang memunculkaneksternalitas, input dan output yang diperdagangkanmasing-masingbersifathomogen.

  34. lanjutan • Harga yang terbentukmerupakaninteraksiantarakekuatanpermintaandanpenawaran. • Harga yang terbentukmerupakanhargakeseimbangan . Bilaterjadikelebihanpermintaanataupenawaran, makakekuatanpermintaandanpenawaranberinteraksikembali, sehinggaterbentukhargakeseimbanganbaru (hargabergerakdengansangatfleksibel), dengancatatanbahwaprosesinteraksitersebutdapatberjalanseketikaitujuga.

  35. a. 2) PandanganAliranKlasiktentangUang • Uangtidaklebihsebagaialattransaksi (medium of exchange). Tidakpunyapengaruhterhadapvariabel-variabelriil (output dankesempatankerja). • Uanghanyaberpengaruhthdvariabel-variabelmoneter, misalnyahargabarang. Karenanyaantarasektorriildengansektormonetertidakadaketerkaitan, ataudengankata lain, adadikotomi (pemisahan) antarasektorriildengansektormoneter (Classical Dichotomy). • Implikasinya, tidakdiperlukanperanpemerintahdalamperekonomian, sebabfleksibilitashargaakanmendorongterjadinyaalokasisumberdaya yang efisien.

  36. lanjutan • Dalamaliranklasikterdapatduapandangan. • Pertama, pandangan yang sangatmenolakperanPemerintahdarialiranKlasikBaru (Real Business Cycle). • Kedua, yang masihdapatmenerimaperanPemerintah, selamahanyamelaluikebijakanmoneter, darialiran Monetarism.

  37. b. 1) Pandangan Keynesian tentangPasar • PandanganthdpasarberbandingterbalikdariKlasik. Dalamkenyataannyastrukturpasarcenderungmonopolistik, informasitidaksempurnadanasimetris. Input danouput yang dipertukarkanheterogen. Hargacenderungkaku (rigid) ataususahberubahseketika. Price rigidities menyebabkanpasartidakmampumelakukankeseimbangan (non-market clearing). Akibatnya, gangguan-gangguanperekonomiancenderunguntukmemunculkanresesi.

  38. b. 2) Pandangan Keynesian tentangUang • Uangbukansekedarmedium of exchange, tapijugasebagaipenyimpannilai (store of value). Fungsipenyimpaninimemungkinkanuangdigunakansebagaialatmemperolehkeuntunganmelaluitindakanspekulasi. • Uangtidakbersifatnetral, dapatmempengaruhivariabel-variabelriil (ouputdankesempatankerja). • Di sinidikotomiklasiktidakrelevan. • Pewranpemerintahdiperlukandalampengelolaanperekonomian, baikmelaluifiskalmaupunmonetary policies.

  39. 5. Memahami Model EkonomiMakro Merupakantindakanpenyederhanaanrealitasekonomi yang sangatkompleks, melaluipemahamanthdklasifikasi-klasifikasi model sbb: • Model Klasik Versus Keynesian • Model TigaPasar • Model KeseimbangandanKetidakseimbangan • Model Statis, StatisKomparatif, danDinamis • Model EkonomiTertutupdan Terbuka

  40. a. Model Klasik Versus Keynesian • DilihatdariasumsitentangPasardanUang. • MODEL KLASIK : Jikapasardiasumsikanberstrukturpersaingansempurna, campurtanganPemerintahrelatifkecil, sementarauangbersifatnetral. • MODEL KEYNESIAN : Jikapasardiasumsikanberstrukturbukanpersaingansempurna, uangtidakbersifatnetraldancampurtanganPemerintahdiperlukan.

  41. b. Model TigaPasar • Model-model ekonomimakro, baikKlasikmaupun Keynesian, dibangunberdasarkanasumsibahwaperekonomianterdiriatastigapasar, yaitu : • PasarTenagaKerja • PasarBarangdanJasa • PasarUang (Finansial) • Keseimbanganmakrotercapaiketikapasar, baiksecaraindividumaupunbersamaan, telahmencapaikeseimbangan.

  42. 3. Model KeseimbangandanKetidakseimbangan • Model keseimbangan (Equilibrium Model) adalah model yang analisisnyaberlandaskanasumsiperekonomianakansenantiasamencapaikeseimbangan. • Model ketidakseimbangan (Disequilibrium Model) adalah model yang analisisnyaberlandaskanasumsibahwaperekonomiantidakselaluberadadalamkeseimbangan.

  43. d. Model Statis, StatisKomparatif, danDinamis • Model Statis (Static Model) adalah model ekonomimakro yang mengabaikandimensiwaktu. Analisiekonomi (keseimbangandanketidakseimbangan) dilakukanpadasuatukeadaantertentu. • Model StatisKomparatif (Comparative Static Model) adalahmoelekonomi yang membandingkankondisikeseimbangandarisuatukondisikekondisi yang lain. • Model Dinamis (Dynamic Model) adalah model ekonomi yang analisisnyamempertimbangkanperubahandariwaktukewaktu.

  44. e. Model EkonomiTertutupdan Terbuka • Model EkonomiTertutup (Closed Economy Model) adalah model ekonomi yang mengasumsikanbahwaperekonomiantidakmelakukantransaksidenganperekonomian lain/ dunia (rest of the world). • Model Ekonomi Terbuka (Open Economy Model) mengasumsikanbahwaperekonomianmelakukantransaksidenganperekonomian lain/dunia.

More Related