Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 14

BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN PowerPoint PPT Presentation


  • 167 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN. Muhammad Bahrul Ilmi , S. E Lecturer of Accounting Economic Faculty Solo Business School – STIE Surakarta. TARIF PAJAK. HASIL BPHTB. DASAR HUKUM. OBJEK PAJAK. CARA HITUNG. SUBJEK PAJAK. DASAR HUKUM.

Download Presentation

BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan

BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN

Muhammad BahrulIlmi, S. E

Lecturer of Accounting Economic Faculty

Solo Business School – STIE Surakarta


Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan

  • TARIF PAJAK

  • HASIL

  • BPHTB

  • DASAR HUKUM

  • OBJEK PAJAK

  • CARA

  • HITUNG

  • SUBJEK PAJAK


Dasar hukum

DASAR HUKUM

  • Undang – UndangNomor 21 tahun 1997 sebagaimanatelahdiubahdenganUndang – UndangNomor 20 tahun 2000 tentang Bea PerolehanHakAtas Tanah danBangunan.

  • PP No 111 tahun 2000 tentangPengenaan BPHTB karenawarisdanHibah

  • PP No 112 tahun 2000 tentangPengenaan BPHTB karenapemberianHakPengelolaan

  • PP no 113 tahun 2000 tentangpenentuanbesarnya NPOPTKP BPHTB


Objek pajak

OBJEK PAJAK

  • Pemindahan hak karena :

    1. jual beli;

    2. tukar-menukar;

    3. hibah;

    4. hibah wasiat;

    5. waris;

    6. pemasukan dalam perseroan atau badan hukum lainnya;

    7. pemisahan hak yang mengakibatkan peralihan;

    8. penunjukan pembeli dalam lelang;

    9. pelaksanaan putusan hakim yang mempunyai kekuatan hukum tetap;

    10.penggabungan usaha;


Objek

OBJEK …

11.peleburan usaha;

12.pemekaran usaha;

13.hadiah.

  • Pemberian hak baru karena:

    1. kelanjutan pelepasan hak;

    2. di luar pelepasan hak.


Kecuali

Kecuali . . .

  • Perwakilandiplomatik, konsulatberdasarkanasasperlakuantimbalbalik

  • Negara untukpenyelenggaraanpemerintahandanatauuntukpelaksanaanpembangunangunakepentinganumum

  • Badanatauperwakilanorganisasiinternasional yang ditetapkandenganKeputusanMenteridengansyarattidakmenjalankanusahaataumelakukankegiatan lain diluarfungsidantugasbadanatauperwakilanorganisasitersebut

  • Orangpribadiataubadankarenakonversihakataukarenaperbuatanhukum lain dengantidakadanyaperubahannama

  • Orangpribadiataubadankarenawakaf

  • Orangpribadiataubadan yang digunakanuntukkepentinganibadah


Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan

Yang menjadisubjekpajakadalahorangpribadiataubadan yang

memperolehhakatastanahdanataubangunan


Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan

TARIF PAJAK DITETAPKAN SEBESAR

5 %

(LIMA PERSEN)


Dasar pengenaan pajak

DASAR PENGENAAN PAJAK

NilaiPerolehanObjekPajak (NPOP) dalamhal :

  • Jualbeliadalahhargatransaksi

  • Tukarmenukaradalahnilaipasar

  • Hibahadalahnilaipasar

  • Hibahwasiatadalahnilaipasar

  • Warisadalahnilaipasar

  • Pemasukandalamperseroanataubadanhukumlainnyaadalahnilaipasar

  • Pemisahanhak yang mengakibatkanperalihanadalahnilaipasar

  • Peralihanhakkarenapelaksanaanputusan hakim yang mempunyaikekuatanhukumtetapadalahnilaipasar


Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan

iPemberianhakbaruatastanahsebagaikelanjutandaripelepasanhakadalahnilaipasar

  • Pemberianhakbaruatastanahdiluarpelepasanhakadalahnilaipasar

  • Penggabunganusahaadalahnilaipasar

  • Peleburanusahaadalahnilaipasar

  • Pemekaranusahaadalahnilaipasar

  • Hadiahadalahnilaipasar

  • Penunjukanpembelidalamlelangadalahhargatransaksi yang tercantumdalamRisalahLelang

  • Apabila NPOP huruf a sampai n tidakdiketahuiataulebihrendahdaripadaNilaiJualObjekPajak yang digunakandalampengenaan PBB padatahunterjadinyaperolehan, dasarpengenaanpajak yang dipakaiadalahNJOP PBB

  • Apabila NJOP PBB belumditetapkan, besarnya NJOP PBB ditetapkanolehMenteri


Contoh a s d n

Contoh a s/d n

Pak Bachtiarmembelibangunandantanahdengan NPOP Rp. 150.000.000, NJOP daritanahdanbangunantersebutsebesarRp. 250.000.000. Maka yang dikenakansebagaidasarpengenaan PBHTB adalahRp. 250.000.000 danbukanRp. 150.000.000


Rumus

RUMUS

BPHTB

= NilaiPerolehanobjekPajakKenaPajak x Tarif

= (NPOP – NPOPTKP) x 5 %


Hitung

HITUNG

Pak AnjarmembelitanahdanbangunandengannilaiperolehanobjekpajakRp. 90.000.000. SedangkanNilaiPerolehanObjekPajakTidakKenaPajak yang berlakudikabupaten/kotatersebutRp. 87.000.000


Tempat pajak terutang

TEMPAT PAJAK TERUTANG

Tempatpajakterutangadalahdiwilayah :

1. Kabupaten

2. Kota, atau

3. Propinsi


  • Login