1 / 8

BAB 9

NAMA KELOMPOK : 1.Royan Himawan (094254238) 2. Muhammad Syaifuddin (124254073) 3. Ari Tri Maria ( 124254245 ) 4. Puspita Aulia Haq ( 124254253) 5. M . Nur Salim (124254255) 6. Dewi Ratna Y ( 124254256). BAB 9. TAHAPAN-TAHAPAN KOGNITIF DARI INTERAKSI DALAM PEMBAHASAN MORAL.

omar-scott
Download Presentation

BAB 9

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. NAMA KELOMPOK : 1.Royan Himawan(094254238)2.Muhammad Syaifuddin (124254073)3.Ari Tri Maria (124254245)4.Puspita Aulia Haq (124254253)5.M. Nur Salim (124254255)6.Dewi Ratna Y(124254256)

  2. BAB 9 TAHAPAN-TAHAPAN KOGNITIF DARI INTERAKSI DALAM PEMBAHASAN MORAL

  3. Tahapan-tahapankognitifdaripembahasan moral sebenarnyamerupakantahapaninteraksi yang didalamnyaterdiridaribeberapatahapan (level), tingkatan (stage), danperspektif. Perspektifmengacukepadacarabagaimanasuatukelompokmelahirkankarakteristikdarisuatutahapaninteraksi. Tahapaninteraksiiniterdiriempatperspektif, yang manadalamsetiapperspektifpokokmencakupduasubtahapan. Berikuttahapan-tahapaninteraksitersebut:

  4. 1. PERSPEKTIF FUNGSIONAL • Tahapaninimerupakantahapan yang sepenuhnya instrumental. Para pesertasituasikomunikatifmenggariskanpemecahantanpamempertanyakanlegitimasimoralnya. Subtahapandariperspektifiniyaitu: • Diskusipadasubtahapaninidibatasihanyasampaipengenalanseperangkatpemecahanpermasalahan moral. • Diskusipadasubtahapaninitetapberorientasisecarasempitkepadahasil.

  5. 2. PERSPEKTIF ANALISIS • Tahapanatauperspektifkeduabercirikankepercayaanbahwamengetahuifaktaakanmenjaminkebenarankeputusan yang diambil. Karenamereka yang beradapadatahapiniberupayauntukmemperhadapkanfakta-fakta. • analisisfaktadankebutuhanmendudukitempat yang sentral. Artinya, pengambilankeputusan moral hanyadapatdilaksanakandenganmendasarkandiripadafakta-fakta.

  6. 3.PERSPEKTIF NORMATIF • Padatahapaninimempersoalkankeadilan moral. Berbagaiaturan, nilaidannormakeadilanmengajukanberbagaipenafsiranmengenaifakta-fakta yang dihadapi. Dalammemecahkansebuahpermasalahan moral dilakukanmelaluidiskusidandiskusinyaberpusatpadanorma-norma, aturan-aturan, sertaprinsip-prinsip moral yang melandasisistemnilaiseseorang.

  7. 4. PERSPEKTIF FILSAFI (PERSPEKTIF MORAL AUTENTIK) • Padatahapankeempatberbagaikelompokmemecahkanpermasalah moral atasdasarkonsepetis-filosofis, yang ditafsirkandalamkerangkapandanganaplikasikonseptersebut. • Berbagaiteoridarifilsafat moral dianalisissecarakritisuntukmenjelaskanposisinyasendiri. Kritikterhadapnorma-norma, analisisfaktaserta proposal untukmencaripemecahan, kemudiandilihatdalamrangkateori-teoritersebut.

  8. KESIMPULAN Dalammenyelesaikanpermasalahan moral perhatikandampakadanyaaturankeadilanterhadaptahapankognitifinteraksi. Perhatikan pula dampakgarispembimbing (strategi) pelaksanaandiskusiterhadaptahapankekompakankomunikatifdariinteraksiitu. Tujuanpendidikan moral hendaknyamembantumengembangkankemahiranuntukberinteraksipadatahapan yang lebihtinggi. Selainitu, perlunyaargumentasirasionalmengenaiaturan-aturan, danbukansekadarperasaanataufakta-faktasosialsaja.

More Related