1 / 42

KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA PADA SATUAN PENDIDIKAN

KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA PADA SATUAN PENDIDIKAN. Tim Pengembang PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA DIREKTORAT JENDERAL PTK DIKMEN KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011. Apa Itu Pendidikan Karakter?.

lena
Download Presentation

KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA PADA SATUAN PENDIDIKAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA PADA SATUAN PENDIDIKAN Tim Pengembang PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA DIREKTORAT JENDERAL PTK DIKMEN KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL 2011

  2. Apa Itu PendidikanKarakter? PENDIDIKAN ADALAH USAHA SADAR DAN TERENCANA UNTUK MEWUJUDKAN SUASANA BELAJAR DAN PROSES PEMBELAJARAN AGAR PESERTA DIDIK SECARA AKTIF MENGEMBANGKAN POTENSI DIRINYA UNTUK MEMILIKI KEKUATAN SPIRITUAL KEAGAMAAN, PENGENDALIAN DIRI, KEPRIBADIAN, KECERDASAN, AKHLAK MULIA, SERTA KETERAMPILAN YANG DIPERLUKAN DIRINYA, MASYARAKAT, BANGSA DAN NEGARA. 2

  3. KARAKTER:SIFAT KHAS, KUALITAS DAN KEKUATAN MORAL PADA SESEORANG ATAU KELOMPOK. PUSKUR MEMBERIKAN PENGERTIAN KARAKTER SEBAGAI WATAK, TABIAT,AKHLAK,  ATAU KEPRIBADIANSESEORANG YANG  TERBENTUK DARI HASIL INTERNALISASI NILAI-NILAI KEBAJIKAN (VIRTUES) YANG DIYAKINI DAN DIGUNAKANNYA SEBAGAILANDASANCARA PANDANG, BERPIKIR, BERSIKAP, DAN  BERTINDAK. 3

  4. Proses terbentuknya? MELALUI PENDIDIKAN, PENGALAMAN, COBAAN HIDUP, PENGORBANAN DAN PENGARUH LINGKUNGAN,KEMUDIAN TERINTERNALISASI NILAI-NILAI SEHINGGA MENJADI NILAI INTRINSIK YANG MELANDASI SIKAP DAN PERILAKU SIKAP DAN PERILAKU TERSEBUT DILAKUKAN BERULANG-ULANG SEHINGGA MENJADI KEBIASAAN KEBIASAAN TERSEBUT DIJAGA DAN DIPELIHARA MAKA JADILAH KARAKTER 4

  5. PENDIDIKAN KARAKTER: USAHA SADAR DAN TERENCANA DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI SEHINGGA TERINTERNALISASI DALAM DIRI PESERTA DIDIK YANG MENDORONG DAN MEWUJUD DALAM SIKAP DAN PERILAKU YANG BAIK (MUHSIN). PENDIDIKAN KARAKTER HAKIKATNYA ADALAH PENDIDIKAN YANG BERUSAHA MENANAMKAN DAN MENEBARKAN KEBAJIKAN (RAHMATAN LIL ‘ALAMIN). JADI? 5

  6. PENDIDIKAN KARAKTER BUKAN TERLETAK PADA MATERI PEMBELAJARAN MELAINKAN PADA AKTIVITAS YANG MELEKAT, MENGIRINGI, DAN MENYERTAINYA (SUASANA YANG MEWARNAI, TERCERMIN DAN MELINGKUPI PROSES PEMBELAJARAN PEMBIASAAN SIKAP & PERILAKU YANG BAIK) PENDIDIKAN KARAKTER TIDAK BERBASIS PADA MATERI, TETAPI PADA KEGIATAN. 6

  7. Apa yang mejadiPemicu? Latar Belakang MORAL/AKHLAK/WATAK (KARAKTER) YANG LEMAH & KURANG BAIK PARADIGMA & SEBAGIAN NILAI-NILAI YANG DIJADIKAN ACUAN DALAM BERSIKAP & BERPERILAKU MASYARAKAT KELIRU TERJADINYA KRISIS MULTIDIMENSIONAL DALAM BERBAGAI ASPEK KEHIDUPAN KURANGNYA KETELADANAN PROSES PEMBELAJARAN LEBIH MENEKANKAN PADA ASPEK KOGNITIF & KURANG MEMPERHATIKAN PRAKTIK/PEMBIASAAN 7

  8. PERLU REVITALISASI PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA 8

  9. Dasar PemikiranPentingnya Pendidikan Karakter Pancasila sebagai dasar negara mengandung nilai-nilai: Ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan Pasal 31 ayat (3) UUD 1945 Amandemen:“Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia dalam rangka mencerdas-kan kehidupan bangsa, yang diatur denganundang-undang”

  10. Undang-undang nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 3: “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.

  11. UU No. 14/2005 Tentang Guru & Dosen • TUGAS UTAMAGURU : • MENDIDIK, • MENGAJAR, • MEMBIMBING, • MENGARAHKAN, • MELATIH, • MENILAI DAN • MENGEVALUASI • PESERTA DIDIK PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JALUR PENDIDIKAN FORMAL, PENDIDIKAN DASAR DAN PENDIDIKAN MENENGAH (PS.1:1)

  12. MENDIDIK BERARTI, MENANAMKAN NILAI-NILAI YANG BAIK MENATA: HATI, PIKIRAN DAN SIKAP MENTAL (HARUS DIAWALI DARI DIRI SENDIRI) • MENGAJAR BERARTI, MEMBERIKAN PENGETAHUAN/BEKAL (YANG BERMANFAAT) DALAM MENGHADAPI KEHIDUPAN • MEMBIMBING BERARTI, MENUNTUN KE ARAH TUJUAN YANG TELAH DITETAPKAN (HARUS JELAS) • MENGARAHKAN BERARTI, MENUNJUKKAN KEPADA PILIHAN YANG TERBAIK

  13. MELATIH BERARTI, MEMBIASAKAN PESERTA DIDIK MELAKUKAN SESUATU YANG BAIK SECARA BENAR DAN MELAKUKAN SESUATU YANG BENAR SECARA BAIK • MENILAI DAN MENGEVALUASI BERARTI, MENGHITUNG DAN MENGUKUR PROSES DAN HASIL KERJA KITA, APAKAH TUJUAN YANG INGIN KITA RAIH SUDAH SESUAI/TERCAPAI ATAU BELUM.

  14. 1. Undang - Undang RI Nomor 17 Tahun 2007 tentang RPJPN 2005 – 2025 2. Instruksi Presiden RI Nomor 1 Tahun 2010 tentang Percepatan Pelaksanaan Prioritas Pemb. Nas. Tahun 2010 Rujukan Penyusunan Kebijakan Nasional Pendidikan Karakter 3. Arahan Presiden RI dalam Sidang Kabinet Terbatas Bidang Kesra tanggal 18 Maret 2010 4. Arahan Presiden RI pada Rapat Kerja Nasional di Tampak Siring, Bali Tanggal 19- 20 April 2010 5. Arahan Presiden RI pada Puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Istana Negara Tanggal 11 Mei 2010

  15. Apa Tujuan Pendidikan Karakter? • MEMBANTU SISWA UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI KEBAJIKAN SEHINGGA TERWUJUD DALAM KEBISAAN BAIK (HATI, PIKIRAN, PERKATAAN, SIKAP, DAN PERBUATAN). • MENYIAPKAN SISWA MENJADI WARGA NEGARA (INDONESIA) YANG BAIK. • MENGARAHKAN SISWA AGAR MAMPU MEMBANGUN KEHIDUPAN YANG BAIK, BERGUNA DAN BERMAKNA.

  16. FUNGSI: • Pengembangkan potensi dasar, agar “berhati baik, berpikiran baik & berperilaku baik”. TUJUAN: Mengembangkan karakter bangsa agar mampu mewujudkan nilai-nilai luhur Pancasila • Pebaikan thd perilaku yg kurang baik dan penguatan perilaku yg sudah baik. • Penyaring budaya yg kurang sesuai dg nilai-nilai luhur Pancasila. RUANG LINGKUP SASARAN: Keluarga; satuan pendidikan; masyarakat sipil; masyarakat politik; pemerintah; dunia usaha; media massa. Tujuan, Fungsi, Ruang Lingkup

  17. Sasaran Pendidikan Karakter MENGAJAR TERBENTUKNYA PARADIGMA IQ TRANSFER OF KNOWLEDGE SIKAP & PERILAKU EQ TRANFORMATION OF VALUES SQ INTERNALISASI NILAI-NILAI MENDIDIK

  18. Tangguh, kompetitif, berakhlakmulia, bermoral, bertoleran, bergotongroyong, patriotik, dinamis, berbudaya, danberorientasiIpteksberdasarkanPancasiladandijiwaiolehimandantakwakepadaTuhan Yang MahaEsa Karakter Yang Diharapkan (UU RI NO 17 TAHUN 2007 TENTANG RPJPN 2005-2025)

  19. Puskur Mengembangkan 4 Karakter Minimal, Yang Di Dalamnya Terkandung Nilai-nilai • JUJUR (RELIGIUS, ADIL, IKHLAS, BERPIKIR POSITIF) • CERDAS (KREATIF, MENGENDALIKAN DIRI, RENDAH HATI, HEMAT) • TANGGUH (MANDIRI, PERCAYA DIRI, TANGGUNG JAWAB, DISIPLIN, KERJA KERAS, PANTANG MENYERAH) • PEDULI (KASIH SAYANG, TOLERANSI, SANTUN, CINTA DAMAI, KERJASAMA, CINTA TANAH AIR)

  20. cerdas, kreatif, mengendalikan diri, rendah hati, hemat jujur, religius, adil, ikhlas, berpikr positif OLAH PIKIR OLAH HATI Perilaku Berkarakter OLAH RASA/KARSA OLAH RAGA tangguh, mandiri, percaya diri, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, pantang menyerah peduli, kasih sayang, toleransi, santun, cinta damai, kerjasama, cinta tanah air NILAI-NILAI YANG DIKEMBANGKAN 20

  21. KEJUJURAN, RASA TANGGUNG JAWAB, SEMANGAT BELAJAR, DISIPLIN DIRI, KEGIGIHAN, APRESIASI TERHADAP KEBHINEKAAN, SEMANGAT BERKONTRIBUSI, DAN OPTIMISME 8 Karakter yang penting dikembangkan di sekolah 21

  22. Tabel 1. Nilai dan Deskripsi Nilai Pendidikan Budaya dan Kaarakter BangsaNILAI DESKRIPSI1. Religius Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakanajaran agama yang dianutnya, toleran terhadappelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukundengan pemeluk agama lain.2. Jujur Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikandirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercayadalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.3. Toleransi Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaanagama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakanorang lain yang berbeda dari dirinya.4. Disiplin Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib danpatuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.5. Kerja Keras Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguhdalam mengatasi berbagai hambatan belajar

  23. 6. Kreatif Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkancara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.7. Mandiri Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantungpada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.8. Demokratis Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilaisama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.9. Rasa Ingin Tahu Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untukmengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatuyang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.10. Semangat Kebangsaan Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yangmenempatkan kepentingan bangsa dan negara di ataskepentingan diri dan kelompoknya.11. Cinta Tanah Air Cara berfikir, bersikap, dan berbuat yangmenunjukkan kesetiaan, kepedulian, danpenghargaan yang tinggi terhadap bahasa,lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politikbangsa.

  24. 12. Menghargai Prestasi Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untukmenghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat,dan mengakui, serta menghormati keberhasilan oranglain.13. Bersahabat/KomuniktifTindakan yang memperlihatkan rasa senangberbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan oranglain.14. Cinta Damai Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkanorang lain merasa senang dan aman atas kehadirandirinya.15. Gemar Membaca Kebiasaan menyediakan waktu untuk membacaberbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagidirinya.

  25. 16. Peduli Lingkungan Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegahkerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, danmengembangkan upaya-upaya untuk memperbaikikerusakan alam yang sudah terjadi.17. Peduli Sosial Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberibantuan pada orang lain dan masyarakat yangmembutuhkan.18. Tanggung-jawab Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakantugas dan kewajibannya, yang seharusnya dialakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat,lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara danTuhan Yang Maha Esa.

  26. JUJUR TERBUKA BERANI MENGAMBIL RESIKO DAN BERTANGGUNG JAWAB KOMITMEN BERBAGI (SHARING) 5 (Lima) Sikap Dasar Karakter 26

  27. 4 (Empat) Sifat Nabi SHIDDIQ (JUJUR) AMANAH (DAPAT DIPERCAYA TANGGUNG JAWAB) FATHONAH (CERDAS) TABLIGH (PEDULI DAN BERBAGI) 27

  28. Strategi Pembangunan Karakter Bangsa A. Sosialisasi:Penyadaran semua pemangku kepentingan akan pentingnya karakter bangsa. Media cetak dan elektronik perlu berperanserta dalam sosialisasi B. Pendidikan: Formal (satuan pendidikan), nonformal (kegiatan keagamaan,kursus, pramuka dll.), informal (keluarga, masyarakat, dan tempat kerja), forum pertemuan (kepemudaan) C. Pemberdayaan: Memberdayakan semua pemangku kepentingan (orang tua, satuan pendidikan, ormas, dsb.) agar dapat berperan aktif dalam pendidikan karakter D. Pembudayaan: Perilaku berkarakter dibina dan dikuatkan dengan penanaman nilai-nilai kehidupan agar menjadi budaya E. Kerjasama: Membangun kerjasama sinergis antara semua pemangku kepentingan

  29. Strategi Pembangunan Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Agama, Pancasila, UUD 1945, UU No. 20/2003 ttg Sisdiknas PROSES PEMBUDAYAAN DAN PEMBERDAYAAN INTERVENSI Perilaku Berkarakter Teori Pendidikan, Psikologi, Nilai, Sosial Budaya Nilai-nilai Luhur MASYA- RAKAT SATUAN PENDIDIKAN HABITUASI KELUARGA Pengalaman terbaik (best practices)dan praktik nyata PERANGKAT PENDUKUNG Kebijakan, Pedoman, Sumber Daya, Lingkungan, Sarana dan Prasarana, Kebersamaan, Komitmen pemangku kepentingan.

  30. Pelaksanaan Pendidikan Karakter Di Satuan Pendidikan KEGIATAN EKSTRA KURIKULER Integrasi ke dalam KBM pada setiap Mapel Pembiasaan dalam kehidupan keseharian di satuan pendidikan KBM DI KELAS BUDAYA SEKOLAH: (KEGIATAN/KEHIDUPAN KESEHARIAN DI SATUAN PENDIDIKAN) KEGIATAN KESEHARIAN DI RUMAH DAN MASYARAKAT Integrasi ke dalam kegiatan Ektrakurikuler: Pramuka, Olahraga, Karya Tulis, Dsb. Penerapan pembiasaan kehidupan keseharian di rumah yang sama dengan di satuan pendidikan

  31. Prinsip-prinsip Pelaksanaan 1. Berkelanjutan; 2. Melalui semua mata pelajaran, pengembangan diri (ekstra kurikuler), dan budaya sekolah; 3. Nilai tidak diajarkan tapi dikembangkan 4. Proses pendidikan melibatkan peserta didik secara aktif dan menyenangkan; .

  32. Pendekatannya? • KETELADANAN • KEGIATAN • PENUGASAN (PENDAMPINGAN) • PEMBIASAAN • KO-KREASI (KETERLIBATAN AKTIF SISWA) • CIRI-CIRINYA: •  MELIBATKAN SECARA AKTIF KEPALA SEKOLAH, GURU,SISWA, DAN ORANG TUA •  HUBUNGAN SUBYEK-SUBYEK •  BELAJAR BERSAMA •  PROSES YANG BAIK UNTUK MENJAMIN HASIL YANG BAIK

  33. Strategi Implementasinya? • KEGEMBIRAAN BARU, BUKAN BEBAN BARU • MULAI DENGAN YANG MUDAH, MURAH DAN MENGEMBIRAKAN • MULAI DARI DIRI SENDIRI • BERBAGI DAN BERBAGI • APRESIASI DAN APRESIASI 33

  34. Tahap Pelasanaannya? • MENCERAHKAN DAN MENGUATKAN KEYAKINAN • MENGEMBANGKAN GAGASAN BERSAMA-SAMA • MENYUSUN RENCANA TINDAKAN • IMPLEMENTASI RENCANA TINDAKAN • MENGAMATI PERUBAHAN Metodenya? MULTI METODE, TERUTAMA YANG MENYENTUH HATI. KARENA SESUNGGUHNYA PENDIDIKAN KARAKTER ADALAH MENGELOLA HATI.

  35. Contoh-contohKegiatan • MERUMUSKAN DAN MEWUJUDKAN CIRI-CIRI KELAS YANG DIBANGGAKAN • MEMBANGUN HARAPAN & KOMITMEN SISWA • MERUMUSKAN PROFIL MANUSIA BERKARAKTER • MENYUSUN DAN MELAKSANAKAN PEDOMAN PERILAKU • MENINGKATKAN MINAT BACA • MENEMUKENALI KATA-KATA HIKMAH & MEMASANGNYA DI RUANGAN KELAS & TEMPAT-TEMPAT STRATEGIS

  36. STORY TELLING (MENGAMATI & MENGABARKAN KEBAJIKAN) • MEMBIASAKAN SIKAP & TINDAKAN BAIK • MENGAPRESIASI KEBAIKAN DAN IHKTIAR UNTUK MENJADI LEBIH BAIK • TEMA KARAKTER DALAM MAJALAH DINDING • MENGEMBANGKAN SUASANA APRESIATIF • MENYELENGGARAKAN FESTIVAL KREATIVITAS • PESTA OLAHRAGA DAN APRESIASI TERHADAP KARAKTER PEMAIN

  37. MENEMU-KENALI TOKOH IDOLA • MEMBANTU PESERTA DIDIK MERUMUSKAN CITA-CITA • PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN KELOMPOK MINAT DI SEKOLAH • MENDORONG PESERTA DIDIK MENINGKATKAN KEBERSIHAN DAN KEASRIAN SEKOLAH • MENUMBUHKEMBANGKAN KEPEDULIAN PESERTA DIDIK TERHADAP KORBAN BENCANA/KEMALANGAN

  38. MERAYAKAN HARI BESAR KEAGAMAAN DENGAN KEGIATAN SOSIAL DAN KEMANUSIAAN • NONTON FILM YANG BERTEMA PENDIDIKAN KARAKTER, SEJARAH, KEBUDAYAAN DAN LINGKUNGAN HIDUP • MEMBIASAKAN BEKERJA DALAM KELOMPOK • REFLEKSI • MELIBATKAN ORANG-TUA DALAM PENDIDIKAN KARAKTER

  39. Keyakinannya? • PADA DASARNYA, ANAK ITU BAIK & MEMILIKI POTENSI KEBAJIKAN. • POTENSI ITU AKAN TUMBUH DAN BERKEMBANG JIKA DIPUPUK & DIPELIHARA. • PEMUPUKAN & PEMELIHARAAN POTENSI ITU AKAN EFEKTIF BILA DILAKUKAN MELALUI: KETELADANAN, PENDIDIKAN, PENDAMPINGAN DAN PEMBIASAAN. • JADI KALAU ADA ANAK/PESERTA DIDIK YANG TIDAK BAIK, PASTI ADA YANG SALAH (SOMETHING WRONG)

  40. Keniscayaan • KALAU KITA MEMIKIRKAN ORANG LAIN, NISCAYA ALLAH AKAN MEMIKIRKAN KITA • KALAU KITA MEMBANTU ORANG LAIN, NISCAYA ALLAH AKAN MEMBANTU KITA • KALAU KITA BERBUAT BAIK KEPADA ORANG LAIN, NISCAYA ALLAH AKAN BERBUAT BAIK KEPADA KITA

  41. TEKAD KAMI HARI INI HARUS LEBIH BAIK DARI HARI KEMARIN

  42. TERIMA KASIH ATAS SEGALA PERHATIAN DAN KESABARAN DAN MOHON MAAF BILA ADA KEKURANGAN DAN KEKELIRUAN

More Related