1 / 20

MATRIKS (lanjutan……)

MATRIKS (lanjutan……). Matrix Bersekat. Kegunaan : untuk mempermudah dalam pengoperasian, khususnya untuk matrix berorde tinggi. Jika dua matrix seorde disekat secara sebangun, maka dapat dilakukan penjumlahan dan pengurangan pada sekatan-sekatannya.

annice
Download Presentation

MATRIKS (lanjutan……)

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MATRIKS (lanjutan……)

  2. Matrix Bersekat • Kegunaan : untuk mempermudah dalam pengoperasian, khususnya untuk matrix berorde tinggi. • Jika dua matrix seorde disekat secara sebangun, maka dapat dilakukan penjumlahan dan pengurangan pada sekatan-sekatannya.

  3. Berlaku juga untuk penyelesaian perkalian antar matrix. • Matrix-matrix yang akan dikalikan harus disekat sedemikian rupa sehingga memenuhi syarat operasi perkalian. • Jumlah kolom dari sekatan-sekatan yang dikalikan harus sama dengan jumlah baris dari sekatan-sekatan pengalinya.

  4. DETERMINAN MATRIX • Determinan selalu berbentuk bujursangkar, dilambangkan  |A| • Nilai numerik |A|

  5. Minor dan Kofaktor • Laplace Expansion by cofactors; if |A| = 0, then |A| is singular, i.e., under identified

  6. Pattern of the signs for cofactor minors

  7. Adjoin Matrix • C' or adjoint A: Transpose matrix of the cofactors of A

  8. PEMBALIKAN MATRIX (Matrix Inverse) Berorde 2x2 Determinan |A|

  9. AC'

  10. Matrix AC'

  11. Inverse of A

  12. Penyelesaian Sistem Persamaan Linier • Sehimpunan persamaan linier dapat disajikan dalam bentuk notasi matrix. • Bentuk umumnya : A mx n X n x 1 = c m x 1 • Jika m = n dan A mempunyai inverse  matrix bujursangkar yang non-singular, maka : A nx n X n x 1 = c n x 1

  13. Penyelesaian untuk vektor kolom x dapat diperoleh dengan membalik matrix A : X n x 1 = A-1nx n c n x 1 • Selain itu juga bisa diselesaikan dengan kaidah cramer

  14. Cramer’s Rule

More Related