Pengelolaan sistem informasi
This presentation is the property of its rightful owner.
Sponsored Links
1 / 47

Pengelolaan Sistem Informasi PowerPoint PPT Presentation


  • 458 Views
  • Uploaded on
  • Presentation posted in: General

Pengelolaan Sistem Informasi. Mengingat kembali Jenis sistem informasi Nilai dan keuntungan sistem informasi Tingkatan manajemen Proses pengembangan sistem Prinsip pengembangan sistem Pelaku pengembangan sistem. Mengingat kembali. Sistem Data dan Informasi Sistem Informasi

Download Presentation

Pengelolaan Sistem Informasi

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Presentation Transcript


Pengelolaan sistem informasi

PengelolaanSistemInformasi

Mengingat kembali

Jenis sistem informasi

Nilai dan keuntungan sistem informasi

Tingkatan manajemen

Proses pengembangan sistem

Prinsip pengembangan sistem

Pelaku pengembangan sistem


Mengingat kembali

Mengingat kembali

  • Sistem

  • Data dan Informasi

  • Sistem Informasi

  • Sistem Informasi berbasis komputer

  • Teknologi

  • Teknologi informasi

  • Aplikasi


Pengelolaan sistem informasi 5768369

Sistem Informasi adalah serangkaian hardware, software, data, manusia, dan prosedur yang bekerja bersama untuk memproduksi informasi.

Prosedur adalah suatu instruksi atau serangkaian instruksi, yang diikuti oleh users untuk menyelesaikan kegiatannya.

Kegunaan umum dari sistem informasi termasuk kategori dari sistem informasi yang dapat digunakan oleh hampir semua bagian di dalam perusahaan

Sistem informasi terintegrasi digunakan oleh banyak bagian dan memfasilitasi berbagi informasi (information Sharing) dan komunikasi dalam perusahaan


Why information system and why information technology

Why Information System andWhy Information Technology?

Terdapatempatalasanmengapa SI dan TI penting:

Pengelolaan Modal untukinvestasi TI

  • FondasiuntukmelakukanBisnis (e-business, e-commerce)

  • Produktivitasmeningkatkarenapenggunaan TI sebagaialatuntukinovasi.

  • KesempatandanKeuntunganStrategik, dalamhalinimengambilpeluangpasar, membangunprodukbarudanmenciptakanjasabaru yang sangatmemerlukaninvestasidi TI.

  • Memberikanpeluangbisnisbarudanakanmendapatkeuntunganstrategikdaripesaingapabiladapatmemberikanperbedaanataukeunikandibandingpesaingnya.


Why is an information system

Why Is an Information System?

  • SistemInformasidiartikansecarateknisadalahserangkaiankomponen yang salingterkait yang mengumpulkan (ataumenelusuri), memproses, menyimpandanmendistribusikaninformasigunamendukungpengambilankeputusandankontroldidalamsuatuorganisasi

  • Tambahanlagidalammendukungpengambilankeputusan, koordinasidankontrol, makasisteminformasijugadapatmembantumanajerdankaryawanmenganalisismasalah, memvisualisasisubyek yang kompleksdanmenciptakanprodukbaru.

  • Sisteminformasiberisiinformasimengenaiorang-orang, tempatdansesuatu yang pentingdidalamorganisasi.

  • Yang dimaksuddenganinformasiadalah data yang dibangunkedalambentuk yang berartidanbergunauntukmanusia

  • Sedangkan data adalahaliranfaktakasarmerepresentasikankejadian yang terjadikedalambentuk yang dapatdimengertimanusiadanmenggunakannya.


Pengelolaan sistem informasi 5768369

Database


Jenis sistem informasi

Jenis sistem informasi

(sumber: penghantar sistem informasi James A.O’Brien p16)


Jenis sistem informasi1

Jenis sistem informasi

  • Sistem pemroses transaksi. Memproses data yang dihasilkan dari transaksi bisnis, memperbaharui database operasional, dan menghasilkan dokumen bisnis Contohnya pmrosesan penjualan dan persediaan serta sistem akuntansi.

  • Sistem pengendali proses. Mengawasi dan mengendalikan berbagai proses industrial. Contohnya penyulingan minyak, poduksi tenaga listrik, dan sistem produksi baja.

  • Sistem kerja sama perusahaa. Mendukung komunikasi dan kerja sama tim, kelompok kerja, dan perusahaan. Contohnya email, forum bincang, dan sistem kelompok konferensi video.


Jenis sistem informasi2

Jenis sistem informasi

  • Sistem informasi manajemen. Memberikan informasi dalam bentuk laporan yang telah ditentukan sebelumnya untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis. Contohnya analis penjualan, kinerja produksi, dan sistem pelaporan tren biaya.

  • Sistem pendukung keputusan (decision support system - DSS). Memberikan dukungan interaktif khusus untuk proses pengambilan keputusan para manajer dan praktisi bisnis lainnya. Contohnya penetapan harga produk, perkiraan tingkat laba, dan sistem analisis resiko.

  • Sistem informasi eksekutif (executive information system - EIS). Memberikan informasi penting dari SIM, DSS, dan sumber lainnya yang dibentuk sesuai kebutuhan kebutuhan informasi para eksekutif. Contohnya sistem untuk akses yang mudah dalam menganalisis kinerja bisnis, tindakan para pesaing, dan perkembangan ekonomi untuk mendukung perencanaan strategis.


Nilai dan keuntungan sistem informasi

Nilai dan keuntungansisteminformasi

  • Peningkatankeuntunganperusahaan

  • Penguranganbiayabisnis

  • Biaya dan keuntungansistem

  • Peningkatanpangsa pasar

  • Perbaikanrelasipelanggan

  • Peningkatanefisiensi

  • Perbaikanpembuatankeputusan

  • Pemenuhanperaturanlebihbaik

  • Kesalahanlebihsedikit

  • Perbaikankeamanan

  • Kapasitaslebih besar


Pengaruh tingkatan manajemen terhadap sumber informasi

Pengaruh tingkatan manajemen terhadap sumber informasi


Pengaruh tingkatan manajemen terhadap bentuk informasi

Pengaruh tingkatan manajemen terhadap bentuk informasi


Proses pengembangan sistem system development proses

ProsesPengembanganSistem (System Development Proses)

Satu set aktivitas, metode, praktikterbaik, barangsiapadikirim, danperalatanterotomatisasi yang digunakanparastakeholderuntukmengembangkandansecaraberkesinambunganmemperbaikisisteminformasidanperangkatlunak.


Dari manakah proyek pengembangan system berasal

Darimanakahproyekpengembangansystemberasal?

  • Dayadorongkebanyakanproyekadalahkombinasidari:

    • Masalah (problem), situasitidakdiinginkan yang menghalangiorganisasiuntukmencapaimisi, visi, tujuandanatausasarannya

    • Kesempatan (opportunity), kesempatanuntukmemperbaikiorganisasibahkansaat problem teridentifikasitidakada

    • Perintah (directive), persyaratanataupermintaanbaru yang diberikanolehmanajemen, pimpinan, ataubeberapapengaruhluar.


Prinsip prinsip mendasar pengembangan system

Prinsip-prinsipmendasarpengembangan system

  • LibatkanPenggunaSistem

  • GunakanPendekatanPemecahanMasalah

  • Bentuklah Fase dan Aktivitas

  • DokumentasikanSepanjangPengembangan

  • Bentuklah Estándar

  • KelolaProses dan Proyek

  • MembenarkanSystemInformasisebagaiInvestasi Modal

  • JanganTakutuntukMembatalkanatauMerevisiLingkup

  • BagilahdanTakhlukkan

  • DesainlahSistemuntukPertumbuhandanPerubahan


Pelaku pengembangan sistem

Pelaku pengembangan sistem

  • System Owner/Pemilik sistem

    • Pemilik sistem adalah orang yang mendanai proyek pengembangan, pengoperasian, dan perawatan sistem informasi.

  • System User/Pengguna Sistem

    • Orang yang akan menggunakan atau terpengaruh sistem informasi pada basis reguler seperti mengcapture, memvalidasikan, memasukkan, menanggapi, menyimpan, dan bertukar data dan informasi.

  • System Desaigner/Perancang sistem

    • Spesialis teknis yang menerjemahkan persyaratan bisnis pengguna sistem dan pembatas solusi teknis,mendesain database, input, output, screen,jaringan, dan perangkat lunak komputer yang akan memenuhi persyaratan pengguna sistem.

  • System Builder/Pembangun sistem

    • Spesialis teknis yang membangun sistem informasi dan komponen yang didasarkan pada spesifikasi desain yang dihasilkan oleh perancang sistem.

  • System Analyst/Analisis sistem

    • Spesialis teknis yang menganalisa permasalahan dan menentukan kebutuhan teknis dalam proses pengembangan sistem.


Indikator diperlukannya pengembangan sistem

IndikatorDiperlukannyaPengembanganSistem

  • Kehilangan kesempatan kompetisi pasar

  • Persediaanbarang yang terlalutinggi

  • Pemesanankembalibarang yang tidakefisien

  • Biayaoperasi yang tinggi

  • File-file yang kurang teratur

  • Keluhandari supplier karenatertundanyapembayaran

  • Tertundanya pengiriman karena kurang persediaan

  • Investasi yang tidakefisien

  • Peramalanpenjualandanproduksitidaktepat

  • Kapasitasproduksi yang menganggur

  • Pekerjaanmanajer yang terlaluteknis

  • 24. DLL.

  • Keluhanpelanggan

  • Pengirimanbarang yang seringtertunda

  • Pembayarangaji yang terlambat

  • Laporan yang tidaktepatwaktu

  • Isi laporan yang sering salah

  • Tanggungjawab yang tidakjelas

  • Waktukerja yang berlebihan

  • Ketidakberesankas

  • Produktivitas tenaga kerja yang rendah

  • Banyaknya pekerja yang menganggur

  • Kegiatan yang tumpangtindih

  • Tanggapan yang lambatterhadappelanggan


Peningkatan yang di harapkan pada sistem baru

peningkatan yang diharapkanpadasistembaru

  • Kinerja, yang dapatdiukurdari throughput danrespon time.

    • Throughput : jumlahpekerjaan yang dapatdilakukanpadasuatusaattertentu

    • Respon time : Rata-rata waktutertundadiantaraduatransaksi.

  • Kualitasinformasi yang disajikan

  • Keuntungan (penurunanbiaya). Berhubungandenganjumlahsumberdaya yang digunakan

  • Kontrol (pengendalian)

  • Efisiensi

  • Pelayanan


Pengelolaan sistem informasi 5768369

Komplemendariasetorganisasi, sosialdanmanajerial yang diperlukanuntukmengoptimasikanpengembaliandariInvestasiTeknologiInformasi

  • Aset Organisasi

    • Budaya organisasi yang mendukung dan menilai keefisiensian dan keefektifan

    • Proses bisnis yang efisien

    • Otoritas yang terdesentralisasi

    • Hak pengambilan keputusan yang terdistribusi

    • Tim kuat dalam pengembangan SI


Pengelolaan sistem informasi 5768369

  • Aset Managerial

    • Dukungan kuat dari Senior manajer untuk perubahan dan investasi teknologi

    • Incentif untuk inovasi pengelolaan

    • Lingkungan kerja Tim dan kerja kolaboratif

    • Program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan pengelolaan keputusan (management decision skills)

    • Budaya pengelolaan yang menilai pengambilan keputusan yang fleksibel dan didasarkan knowledge

  • Aset Sosial

    • Infrastruktur Internet dan Telekomunikasi

    • Program pendidikan didasarkan pengkayaan TI guna meningkatkan tenaga kerja yang memahami komputer

    • Standar (baik sektor pemerintah maupun swasta)

    • Hukum dan aturan yang menciptakan lingkungan pasar yang stabil dan adil (fair)

    • Perusahaan teknologi dan jasa yang berdekatan dengan pasar untuk membantu implementasi


Dampak ti pada perubahan lingkungan bisnis

Dampak TI padaPerubahanLingkunganBisnis

  • Kombinasi dari inovasi di TI dan perubahan lingkungan bisnis domestik dan global membuat peranan TI di bisnis menjadi lebih penting lagi untuk manajer.

  • Terdapat lima faktor yang harus diperhatikan apabila mengkaji dampak yang ditumbuhkan dari TI dalam bisnis:

    • Pertumbuhan internet dan pemusatan pada teknologi

    • Transformasi dari perusahaan bisnis

    • Pertumbuhan ekonomi yang terkoneksi secara global

    • Pertumbuhan dari ekonomi berbasis knowledge dan informasi (knowledge and information-based economies)

    • Timbulnya perusahaan digital.


Metodologi pengembangan sistem

Metodologi Pengembangan Sistem

Metodologi adalah kesatuan metode-metode, prosedur-prosedur, konsep-konsep pekerjaan, aturan-aturan yang digunakan oleh suatu ilmu pengetahuan, seni atau disiplin lainnya. Metodologi pengembangan sistem (Jogiyanto, 2005, p59) berarti metode-metode, prosedur-prosedur, konsep-konsep pekerjaan, aturan-aturan yang akan digunakan untuk mengembangkan suatu sistem informasi.


Mengapa perlu metodologi sistem informasi

Mengapaperlumetodologisisteminformasi

  • Mengapaperlumetodologipengembangan system ?

    • Menjaminadanyakonsistensiproses

    • Dapatditerapkandalamberbagaijenisproyek

    • Mengurangi resiko kesalahan dan pengambilan jalan pintas

    • Menuntutadanyadokumentasi yang konsisten yang bermanfaatbagi personal barudalamtimproyek

  • Padaprinsipnyametodologidapatdikembangkansendiri, bisajugamenggunakanmetodologi yang sudahterujipenerapannya.


Metodologi pengembangan sistem1

Metodologi Pengembangan Sistem

  • SDLC

  • FAST

  • RAD

  • Waterfall

  • Iterasi

  • Sepiral

Metodologi yang cocok atau sesuai dengan

sistem yang kita kembangkan?


Waterfall

Waterfall


Pertimbangan pemilihan metodologi

Pertimbangan Pemilihan Metodologi

  • Kejelasan kebutuhan penggunaJika pada suatu saat kita dihadapkan pada kondisi ketidakjelasan kebutuhan pengguna, maka metodologi RAD berbasis prototipe dan prototipe sekali pakai (throwaway prototyping) merupakan salah satu metodologi yang tepat untuk digunakan.

  • Penguasaan teknologiPenguasaan teknologi merupakan satu bagian yang vital untuk dipertimbangkan dalam menentukan sebuah metodologi. Familiaritas terhadap teknologi dasar yang tidak memadai akan menimbulkan pembengkakan waktu dan biaya.

  • Tingkat kerumitan sistem yang akan dibangunSistem yang kompleks membutuhkan analisis dan desain yang sangat hati-hati. Oleh karena itu methodologi agile dan prototyping dipandang kurang begitu baik diterapkan jika tingkat kerumitan sistem sangat tinggi.


Pertimbangan pemilihan metodologi1

Pertimbangan Pemilihan Metodologi

  • Tingkat kehandalan sistemKehandalan sistem biasanya merupakan faktor penting dalam pengembangan sistem. Metodologi berbasis prototipe umumnya bukan pilihan yang baik karena mereka kurang berhati-hati tahap analisis dan desain.

  • Waktu pelaksanaan pengembanganMetodologi berbasis RAD cocok untuk proyek-proyek dengan jadwal waktu singkat yang membutuhkan kecepatan deliverables. metodologi berbasis waterfall adalah pilihan terburuk ketika waktu adalah penting karena tidak memungkinkan untuk memudahkan perubahan jadwal.

  • Visibilitas jadwal pelaksanaanMetodologi berbasis RAD banyak bergerak dari keputusan2 penting sehingga metodologi ini paling cocok diterapkan jika manager proyek mengenali dan memberikan perhatian lebih bagi tahapan yang mempunyai faktor resiko dan ekspetasi yang tinggi.


Tahapan dari metodologi secaraumum

Tahapan dari metodologi secaraumum

  • Perencanaan

  • Analisis

  • Perancangan

  • Implementasi

  • Pemeliharaan


Metodologi fast

Metodologi FAST


Analisis sistem

ANALISIS SISTEM

Penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan.


Tujuan analisis sistem

Tujuan Analisis Sistem

  • Memberikanpelayanankebutuhaninformasikepadafungsimanajerialdidalampengendalianpelaksanaankegiatanoperasionalperusahaan

  • Membantuparapemngambilkeputusan

  • Mengevaluasisistem yang telahada

  • Merumuskantujuan yang ingindicapaiberupapengolahan data maupunpembuatanlaporanbaru

  • Menyusunsuatutahaprencanapengembangansistem


Tugas utama dari menganalisis sistem

Tugas utama dari menganalisis sistem

  • Menentukan lingkup sistem

  • Mengumpulkan fakta

  • Menganalisis fakta

  • Mengkomunikasikan temuan-temuan tersebut melalui laporan analisis sistem

Fakta merupakan bagian dari informasi yang menunjukkan realita, situasi dan relasi yang menjamin analisis dan pemodelan.


Memahami permasalahan berdasarkan tingkatan manajemen

Memahamipermasalahanberdasarkantingkatanmanajemen


Pengelolaan sistem informasi 5768369

  • AnalisisMasalah

  • AnalisisSistem

  • Analisiskebutuhan


Langkah langkah di dalam analisis sistem

LANGKAH-LANGKAH DI DALAM ANALISIS SISTEM

  • Identify, mengidentifikasi masalah

  • Understand, memahami kerja sistem yang ada

  • Analyze, menganalisis sistem

  • Report, membuat laporan hasil analisis


Mengidentifikasi masalah

MENGIDENTIFIKASI MASALAH

  • Mengidentifikasi (mengenal) masalah merupakan langkah pertama yang dilakukan dalam tahap analisis sistem.

  • Masalah dapat didefinisikan sebagai suatu pertanyaan yang diinginkan untuk dipecahkan.

  • Masalah inilah yang menyebabkan sasaran dari sistem tidak dapat dicapai. Oleh karena itu langkah pertama yang harus dilakukan oleh analis sistem adalah mengidentifikasi terlebih dahulu masalah-masalah yang terjadi.


Mengidentifikasi masalah1

MENGIDENTIFIKASI MASALAH

  • Tugas yang harus dilakukan analis sistem adalah :

    • Mengidentifikasi penyebab masalah

    • Mengidentifikasi titik keputusan

    • Mengidentifikasi personil-personil kunci


Memahami kerja sistem

MEMAHAMI KERJA SISTEM

  • Langkah ini dapat dilakukan dengan mempelajari secara terinci bagaimana sistem yang ada beroperasi.

  • Diperlukan data yang dapat diperoleh dengan cara melakukan penelitian.

  • Bila di tahap perencanaan sudah pernah diadakan penelitian, sifatnya masih penelitian pendahuluan (preliminary survey). Sedangkan pada tahap analisis sistem, penelitiannya bersifat penelitian terinci (detailed survey).


Memahami kerja sistem1

MEMAHAMI KERJA SISTEM

  • Tugas yang perlu dilakukan di langkah ini adalah :

    • Menentukan jenis penelitian

    • Merencanakan jadual penelitian

      • Mengatur jadual wawancara

      • Mengatur jadual observasi

      • Mengatur jadual pengambilan sampel

    • Membuat penugasan penelitian

    • Membuat agenda wawancara

    • Mengumpulkan hasil penelitian


Menganalisis hasil penelitian

MENGANALISIS HASIL PENELITIAN

  • Langkah ini dilakukan berdasarkan data yang telah diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan.

  • Menganalisis Kelemahan Sistem

    • Penelitian dilakukan untuk menjawab pertanyaan :

      • apa yang dikerjakan ?

      • bagaimana mengerjakannya ?

      • siapa yang mengerjakan ?

      • dimana dikerjakan ?

    • Menganalisis kelemahan sistem sebaliknya dilakukan untuk menjawab pertanyaan :

      • mengapa dikerjakan ?

      • perlukah dikerjakan ?

      • apakah telah dikerjakan dengan baik ?


Menganalisis hasil penelitian1

MENGANALISIS HASIL PENELITIAN

  • Sasaran yang diinginkan oleh sistem yang baru ditentukan oleh kriteria penilaian sebagai berikut :

    • relevance,

    • capacity,

    • efficiency,

    • timeliness,

    • accessibility,

    • flexibility,

    • accuracy,

    • reliability,

    • security,

    • economy,

    • simplicity


Analisa yang dilakukan meliput

Analisa yang dilakukan meliput


Menganalisis hasil penelitian2

MENGANALISIS HASIL PENELITIAN

  • Menganalisis Kebutuhan Informasi Pemakai / Manajemen

    Tugas lain dari analis sistem yang diperlukan sehubungan dengan sasaran utama sistem informasi, yaitu menyediakan informasi yang dibutuhkan bagi para pemakainya perlu dianalisis.


Membuat laporan hasil analisis

MEMBUAT LAPORAN HASIL ANALISIS

  • Laporan hasil analisis diserahkan ke Panitia Pengarah (Steering Committee) yang nantinya akan diteruskan ke manajemen.

  • Pihak manajemen bersama-sama dengan panitia pengarah dan pemakai sistem akan mempelajari temuan-temuan dan analis yang telah dilakukan oleh analis sistem yang disajikan dalam laporan ini.


Membuat laporan hasil analisis1

MEMBUAT LAPORAN HASIL ANALISIS

  • Tujuan utama dari penyerahan laporan ini kepada manajemen adalah :

    • Analisis telah selesai dilakukan

    • Meluruskan kesalah-pengertian mengenai apa yang telah ditemukan dan dianalisis oleh analis sistem tetapi tidak sesuai menurut manajemen

    • Meminta pendapat dan saran dari pihak manajemen

    • Meminta persetujuan kepada pihak manajemen untuk melakukan tindakan selanjutnya (dapat berupa meneruskan ke tahap disain sistem atau menghentikan proyek bila dipandang tidak layak lagi)


  • Login