slide1 n.
Download
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
Gambaran Umum Sistem Saraf Pertemuan 6 PowerPoint Presentation
Download Presentation
Gambaran Umum Sistem Saraf Pertemuan 6

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 39

Gambaran Umum Sistem Saraf Pertemuan 6 - PowerPoint PPT Presentation


  • 247 Views
  • Uploaded on

Matakuliah : L0044 / Psikologi Faal Tahun : 2009. Gambaran Umum Sistem Saraf Pertemuan 6. Definisi. Jaringan saraf : Merupakan salah satu dari 4 jaringan dasar tubuh manusia. Tersusun oleh sel saraf (neuron) dan sel penyokong (neuroglia) yang berfungsi untuk komunikasi. Fungsi :.

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'Gambaran Umum Sistem Saraf Pertemuan 6' - urania


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
slide2

Matakuliah : L0044 / Psikologi Faal

Tahun : 2009

Gambaran Umum Sistem SarafPertemuan 6

slide3

Definisi

Jaringan saraf :

Merupakan salah satu dari 4 jaringan dasar tubuh manusia.

Tersusun oleh sel saraf (neuron) dan sel penyokong (neuroglia) yang berfungsi untuk komunikasi.

slide4

Fungsi :

  • Untuk memproses informasi dari lingkungan melalui komponen sensoris.
  • Fungsi kognitif yang lebih tinggi
  • Untuk mengkoordinasikan dan melakukan fungsi motorik.
slide5
OTAK

pusat saraf utama

terdiri dari otak besar, otak kecil dan sumsum lanjutan

berat ± 1300 gram (7/8 merupakan otak besar)

Otak Besar (Cerebrum)

terdiri dari dua belahan yang masing-masing mengontrol sisi yang berlawanan dari tubuh

Fungsi : sebagai pusat berpikir (kepandaian / intelegensi dan kehendak)

mengendalikan semua kegiatan yang disadari (co. mendengar, melihat berbicara)

Lapis luar serebrum disebut korteks serebri (substansi kelabu / substansia grisea)

lapis serebrum di bawah korteks → substansi putih (substansia alba)

slide11
Otak Kecil (cerebellum)

terdapat di bawah dan belakang serebrum

fungsi : mengatur keseimbangan tubuh dan mengkoordinasikan kerja otot ketika bergerak

Otak Tengah (talamus dan hipotalamus)

talamus → pusat sensorik

hipotalamus → pengatur suhu

Batang Otak atau sumsum lanjutan (medulla oblongata)

menghubungkan otak kecil dengan sumsum tulang belakang

berfungsi mengatur kecepatan bernafas, denyut jantung, suhu tubuh, tekanan darah dan kegiatan lain yang involunter

slide12
Sumsum Tulang Belakang (medulla spinalis)

tiap saraf spinal mempunyai dua akar.

Akar dorsal (sensorik dan akar ventral (motorik)

Susunan Saraf Tepi

terdiri dari 12 pasang serabut saraf otak dan 31 pasang serabut saraf sumsum tulang punggung

Sistem Saraf Otonom

terdiri dari simpatis dan parasimpatis yang saling berantagonis

Secara umum, simpatis menggiatkan dan parasimpatis menurunkan, kecuali pada sistem pencernaan dan pernafasan

struktur
Struktur

Sel saraf / Neuron

Badan sel (soma atau perikarion)

Nukleus

Sitoplasma

Organel-organel

Prosesus (juluran)

1 akson dengan 1 atau beberapa dendrit

Sel glia / Neuroglia

fungsi neuron
Fungsi neuron

Fungsi dasar : melakukan komunikasi

Iritabilitas

Kemampuan berespons thd rangsangan fisik & zat kimia dgn permulaan suatu impuls.

Konduktivitas

Kemampuan menghantarkan impuls tersebut.

badan sel saraf perikarion soma
Bentuk dan besar sangat beragam 4 – 135 um.

Bentuk : piramid, lonjong, bulat.

Nukleus umumnya besar, bulat/lonjong, ditengah (seperti mata burung hantu)

Sitoplasma : badan nissl (RE kasar), RE licin, kompleks golgi, mitokondria, neurofibril, neurofilamen.

Kebanyakan neuron menerima rangsang impuls dari saraf lain.

Peran utama : Pusat Trofik/pemberi makan sel2.

Mensuplai organel dan makromolekul sampai kecabang-cabangnya.

Memiliki prosesus berupa akson dan dendrit.

Badan sel saraf/Perikarion/Soma
jenis jenis neuron
Jenis-jenis Neuron

Berdasarkan polaritasnya :

Unipolar

Jarang pada vertebrata kecuali tahap embrional dini.

Bipolar

Di ganglia vestibuler dan koklear, dalam epitel olfaktori hidung.

Pseudounipolar

Ganglia kraniospinal.

Multipolar

Kebanyakan neuron, SSP.

jenis jenis neuron1
Berdasarkan fungsi :

Neuron motorik

Mengawasi organ efektor seperti otot dan kelenjar (contoh: sel kornu anterior atau sel saraf motoris pada medula spinalis).

Neuron sensorik

Menerima rangsang sensoris eksteroseptif dan interoseptif.

Neuron interneuron

Menghubungkan neuron-neuron lain untuk membentuk lingkungan fungsional kompleks/rantai neuron.

Jenis-jenis Neuron
sel glia sel neuroglia
Sel Glia (sel neuroglia)

Berfungsi sebagai penyokong & membantu sel saraf melakukan fungsi integratif dan komunikatifnya.

Merupakan 90% dari seluruh sel yang ada di SSP.

Mempunyai kemampuan bermitosis.

Walaupun jumlahnya besar, tugas sel glia hanya separuh dari volume otak, karena percabangan sel glia tidak se-luas percabangan yang dilakukan neuron.

macam macam sel glia
Macam-macam Sel Glia

Mikroglia (asal: mesoderm)

Oligodendroglia (asal: ektoderm)

Astrosit fibrosa (asal: ektoderm)

Astrosit Protoplasmatis

Sel ependim (asal: ektoderm)

Sel schwann (di SST)

Sel satelit / Sel Amphicyt (di SST)

Sel Muller (di retina)

astrocytes astrosit
ASTROCYTES / ASTROSIT

Bentuk seperti bintang.

Sebagai jaringan penyokong.

Memberikan arah percabangan bagi sel saraf selama perkembangan otak janin.

Bersama dengan pembuluh darah di otak membentuk sawar darah otak.

Penting dalam memperbaiki kerusakan otak dan pembentukan jaringan parut saraf.

Berperan penting dalam aktivitas neurotransmiter.

Meningkatkan pembentukan sinaps dan memodifikasi transmisi sinaps.

Menjaga konsentrasi ion K+ untuk menjaga rangsangan saraf normal.

(peningkatan konsentrasi K+ di CES (cairan ekstrasel) otak  meningkatkan eksitabilitas otak  lepas muatan konvulsif eksplosif  serangan epilepsi.))

oligodendrocytes oligiglia
OLIGODENDROCYTES / OLIGIGLIA

Sebagai sel penyokong.

Membentuk selubung mielin pada SSP.

microglia mikroglia
MICROGLIA / MIKROGLIA

Mikroglia = penyapu (scavenger) SSP.

Sel terkecil.

Mirip monosit, berperan fagositosis di SSP, diaktifkan oleh suatu infeksi / cedera.

ependymal cell sel ependim
EPENDYMAL CELL / SEL EPENDIM

Sel yang melapisi rongga/ruang yang terdapat pada otak yang disebut ventrikel & kanalis sentralis pada medula spinalis.

Bentuk sel silindris rendah/kuboid.

Cabang sitoplasma terdapat silia dan mikrovili.

Juga berperan dalam membentuk cairan serebrospinalis.

bagian bagian pelindung ssp
Bagian-bagian pelindung SSP

Tengkorak.

Meningen (duramater, araknoidmater dan piamater).

Cairan serebrospinal (CSF).

Sawar darah otak.

slide33
Terdapat 3 lapisan meningeal yang berfungsi membungkus, melindungi dan memberi nutrisi pada SSP,

Dari lapisan luar ke dalam: duramater, arachnoid dan piamater.

(Tiga “ibu” meningens)

slide34

Cairan Serebrospinal / CSF

  • Cairan serebrospinal : cairan yang terdapat di dalam ruang-ruang otak (ventrikel otak), yaitu:
    • Ruang subarakhnoid
    • Ventrikel otak
    • Kanal sentralis medula spinalis
  • Cairan dihasilkan oleh pleksus khoroid
  • Mengandung : air, glukosa, asam amino, vit C, B & asam folat.
  • Direabsorpsi dari ruang subaraknoid ke dalam darah vena melalui vilus araknoidalis.
slide35
Proses pembentukan, sirkulasi dan reabsorpsi terjadi terus menerus.

Volume CSF/CSS sekitar 125 – 150 ml digantikan lebih dari 3x sehari.

Gangguan salah satu proses  Hidrosefalus  kerusakan otak  retardasi mental bila tidak diterapi.

Fungsi:

Utama = cairan peredam getaran (shock-absorbing).

Pertukaran bahan antara cairan tubuh dan otak.

sawar darah otak
Sawar darah otak

Merupakan suatu lapisan yang menseleksi pemasukan zat-zat atau material ke dalam parenkim otak.

Dibentuk oleh 3 komponen, yaitu:

Dinding sel endotel

Lamina basal sel endotel

Kaki perivaskular astrosit

Diantara sel-sel endotel kapiler terdapat taut sekap yang akan melapisi celah antara sel-sel endotel kapiler darah dan mencegah lewatnya zat-zat yang melintasi celah ini.

fungsi sawar darah otak
Fungsi sawar darah otak

Melindungi SSP dari perubahan konsentrasi ion yang terjadi secara tiba-tiba di cairan ekstrasel.

Mencegah masuknya molekul-molekul dari sirkulasi ke dalam LCS yang dapat mengganggu fungsi normal neuron di dalam SSP.

references
REFERENCES

Lesson, T. S., Leeson, C. R., Paparo, A. A. (1988). Text/atlas of histology. Philadelphia: W. B. Saunders.

Sherwood, L. (2007). Human physiology: From cells to systems. Belmont, CA: Thomson.

Ganong, Review of Medical Physiology, 21st ed

Guyton, Textbook of Medical Physiology, 10th ed

Hole, Human Anatomy & Physiology, 10th ed