1 / 27

METODE DEMONSTRASI, POE, ANOMALI dan PERISTIWA ANEH

METODE DEMONSTRASI, POE, ANOMALI dan PERISTIWA ANEH. SEVERINUS DOMI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA. METODE DEMONSTRASI. Apa yang Anda ketahui tentang pengertian Metode Demonstrasi ? Apa saja yang bisa didemonstrasikan ?.

tomai
Download Presentation

METODE DEMONSTRASI, POE, ANOMALI dan PERISTIWA ANEH

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. METODE DEMONSTRASI,POE, ANOMALI dan PERISTIWA ANEH SEVERINUS DOMIUNIVERSITAS SANATA DHARMAYOGYAKARTA

  2. METODE DEMONSTRASI • Apa yang Anda ketahui tentang pengertian Metode Demonstrasi ? • Apa saja yang bisa didemonstrasikan ?

  3. Metode demonstrasi : metode pembelajaran yang dilakukan dengan cara “menunjukkan sesuatu” (Sund, 1973: 160). • Yang dapat ditunjukkan : • obyek (magnet, lensa, transistor, dll) • alat (amperemeter, jangka sorong, dll) • cara menggunakan atau mengoperasikan suatu alat (menggunakan multimeter, dll) • gejala atau proses (perubahan wujud, arus induksi, dll) • visualisasi atau simulasi dari obyek, alat, cara, gejala atau proses.

  4. Yang melakukan demonstrasi • Guru demonstrasi, siswa mengamati • Guru dan siswa demonstrasi bersama • Demonstrasi oleh kelompok siswa • Demonstrasi oleh seorang siswa yang ditunjuk guru • Demonstrasi oleh tamu atau narasumber.

  5. Tipe demonstrasi • Teacher Talking Demonstration (TTD) Pada TTD guru menginformasikan tujuan, nama alat, cara menggunakan, apa yang diharapkan terjadi, data yang harus dicatat. Setelah demonstrasi, guru menjelaskan hasil, kesimpulan, dll. • Silent Demonstration (SD) : sebanyak mungkin kegiatan dilakukan oleh siswa.

  6. Tujuan Demonstrasi • Membangkitkan masalah • Membangun konsep • Menguji kebenaran konsep • Menunjukkan alat dan bagian-bagiannya. • Menunjukkan fungsi alat • Menunjukkan cara kerja atau cara mengoperasikan alat. • Menunjukkan proses atau gejala

  7. Merancang Demonstrasi • Identifikasi konsep, alat, cara, gejala atau proses yang menjadi tujuan demonstrasi. • Tentukan alat yang akan digunakan • Tentukan langkah-langkah demonstrasi • Tentukan langkah-langkah analisis, agar dapat mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan penuntun • Tentukan kapan, di mana dan siapa yang akan melakukan demonstrasi • Mencoba sendiri sebelumnya

  8. Hal yang perlu diperhatikan dalam demonstrasi • Demonstrasi memerlukan waktu yang relatif lebih lama dari pada ceramah. • Letak alat, ukuran alat, kompleksitas alat harus diperhatikan agar semua siswa dapat mengamati demonstrasi dengan jelas.

  9. lanjutan … • Siswa perlu dilibatkan dalam proses : • melakukan demonstrasi secara bergiliran • mengamati • mencatat data pengamatan • menganalisa data pengamatan • menarik kesimpulan • Perlu LKS yang berisi : petunjuk kerja, pertanyaan-pertanyaan penuntun

  10. lanjutan … • Guru harus mencoba sendiri terlebih dahulu. • Identifikasi bagian-bagian dari perlengkapan demonstrasi yang beresiko macet, rusak, membahayakan, dll.

  11. selesai

  12. METODE POE (PREDICTION-OBSERVATION-EXPLANATION) • Apa yang anda ketahui tentang metode POE ? • Pernahkah anda melaksanakan, mengalami pembelajaran, melihat pembelajaran dengan metode POE ?

  13. Pengertian Metode POE Metode POE : metode pembelajaran yang melibatkan siswa dalam 3 kegiatan utama, yaitu prediksi (P), observasi (O) dan eksplanasi/penjelasan (E). (White & Gunstone, 1992).

  14. Langkah-langkah Metode POE • Pengantar(oleh guru) • menginformasikan topik yang akan dibahas • menunjukkan demonstrasi awal • menyampaikan masalah • menyampaikan konsep-konsep pendukung • menyampaikan langkah kerja yang ada dalam LKS

  15. lanjutan … • Prediksi dan Alasan • Siswa mengajukan prediksi beserta alasan, atas masalah yang dikemukaan guru. Prediksi bukan tebakan (untung-untungan) tetapi berdasarkan alasan tertentu. • Prediksi dapat disampaikan secara individu atau kelompok setelah berdiskusi • Guru tidak (belum) boleh mengadili kebenaran prediksi siswa

  16. lanjutan … • Observasi • Siswa mengamati demonstrasi yang dilakukan oleh guru, atau siswa. • Siswa mencatat data pengamatannya.

  17. lanjutan … • Eksplanasi • Siswa membandingkan hasil observasi dengan prediksinya. • Untuk siswa yang mendapatkan hasil observasi tidak cocok dengan prediksi, harus mengidentifikasi kesalahan yang terjadi kemudian dengan bimbingan guru memperbaiki prediksi yang salah. • Untuk siswa yang mendapatkan hasil observasi cocok dengan prediksi, dengan bimbingan guru melakukan penguatan

  18. Hal yang perlu diperhatikan dalam Metode POE • Pilihan masalah sebaiknya yang bersifat anomali, sehingga dapat menimbulkan konflik kognitif dan memicu rasa ingin tahu. • Perhatikan kaidah-kaidah demonstrasi yang baik. • Libatkan siswa dalam setiap tahap kegiatan POE.

  19. CONTOH • Topik : Daya listrik yang diserap lampu pada rangkaian seri dan paralel. • Pengantar : • Guru mendemonstrasikan bahwa lampu 40W -220 V menyala lebih terang daripada lampu 25 W-220 V yang dirangkai paralel. • Guru mengemukakan masalah : bagaimana nyala kedua lampu jika dirangkai seri. • Dilanjutkan dengan tahap prediksi, observasi dan eksplanasi.

  20. selesai

  21. ANOMALI dan PERISTIWA ANEH • Anomali berarti gejala atau kejadian yang berlainan dengan yang biasanya dimengerti dan dipikirkan orang banyak (Suparno, 2006: 92) • Peristiwa aneh adalah peristiwa dalam hidup ini yang dipandang aneh (misterius), magic, mitis. • Gejala anomali dan peristiwa aneh dapat dimanfaatkan guru untuk untuk membangkitkan minat belajar siswa.

  22. Siswa diajak melihat gejala atau peristiwa anomali atau peristiwa aneh. Diharapkan peristiwa itu akan menjadikan siswa kaget, dan tertantang untuk berpikir mendalam, “mengapa hal itu dapat terjadi?” • Guru mengungkap persoalan yang bersifat anomali atau aneh. Siswa diminta mengungkapkan gagasan mereka

  23. Langkah Pembelajaran Anomali dan Peristiwa Aneh • Guru mengungkapkan persoalan yang sering menimbulkan miskonsepsi • Siswa diminta mengungkapkan gagasan mereka tentang persoalan itu. • Peristiwa anomali atau peristiwa aneh dipresentasikan. • Siswa mengamati • Siswa diminta memberikan penjelasan berdasarkan hasil pengamatannya. • Guru membantu siswa untuk menyimpulkan gagasan yang baru.

  24. CONTOH PERISTIWA ANOMALIDAN PERISTIWA ANEH • Beberapa benda padat tidak tenggelam dalam air. • Es batu dalam gelas penuh air. Apakah air akan tumpah jika seluruh es mencair ? • Burung tidak tersengat listrik waktu hinggap di kawat berteganagan tinggi. • Sapi lebih mudah mati kena petir daripada ayam • Pemain akrobat dapat berjalan di atas bara api • Pemain akrobat dapat berjalan di atas papan penuh paku.

  25. TUGAS • Persiapkan sebuah demonstrasi untuk pembelajaran. • demonstrasi alat (bagian-bagian dan fungsinya). • demonstrasi cara kerja alat, cara mengoperasikan alat, cara melakukan suatu kegiatan • demonstrasi gejala atau proses • demonstrasi hasil visualisasi atau simulasi.

  26. lanjutan tugas • Tunjukkan pengetahuan yang hendak dibangun melalui demonstrasi tersebut.

  27. SELESAI terima kasih

More Related