1 / 20

Pengantar SIMULASI

Pengantar SIMULASI. Arif Rahman. Industrial Engineering.

todd
Download Presentation

Pengantar SIMULASI

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PengantarSIMULASI Arif Rahman

  2. Industrial Engineering ..is concerned with the design, improvement, and installation of integrated systems of men, materials, information, energy, and equipments. It draws upon specialized knowledge and skill in the mathematical, physical and social sciences together with the principles and methods of engineering analysis and design to specify, predict and evaluate the result to be obtained from such systems

  3. Design Knowledge & Skill Integrated Systems Physical Sciences Improvement Installation Mathematical Specify Engineering Predict Social Sciences Evaluate Optimal Result Industrial Engineering

  4. Referensi Simulasi • AM Law & WD Kelton, Simulation Modeling & Analysis, McGraw-Hill Publishing Co • M Pidd, Computer Simulation in Management Science, John Wiley & Sons • J Banks & JS Carson, Discrete Event System Simulation, Prentice Hall International • J Banks, Handbook of Simulation: Principles, Methodology, Advances, Applications and Practice, John Wiley & Sons • _, Arena User’s Guide, System Modeling Corporation • Harrell, Ghosh, & Bowden ; Simulation Using Promodel, McGraw-Hill Publishing Co

  5. Pendekatan Sistem Pendekatan Sistem Riset Operasional Statistik

  6. Simulasi Riset Operasional Model matematis 1. Heuristik 2. Analitis 3. Simulasi Problema sistem 1. Deterministik 2. Probabilistik 3. Stokastik

  7. Definisi Simulasi Simulasi merupakan salah satu pendekatan ilmiah untuk menganalisa sistem nyata dalam formulasi matematis yang dievaluasi secara numerik dengan bantuan komputer untuk mengestimasikan karakteristik dan perilaku yang mewakili sistem tersebut.

  8. Tujuan Simulasi • Membantu mempelajari interaksi antar komponen dan subsistem di dalam sistem kompleks • Mensimulasikan perubahan informasi, organisasi dan lingkungan di luar sistem dan mengamati pengaruhnya terhadap perilaku sistem • Memberikan langkah besar dalam perbaikan sistem melalui penelitian

  9. Tujuan Simulasi • Mencari variabel input paling berpengaruh dan seberapa penting pengaruhnya terhadap output sistem dengan mengamati bagaimana interaksinya dalam sistem • Mempercepat metodologi solusi analitis • Membantu percobaan rancangan baru yang akan diterapkan untuk melihat bagaimana dampak yang ditimbulkan. • Verifikasi solusi analitis.

  10. Manfaat Simulasi • Simulasi memungkinkan pelaksanaan pengamatan dan pengujian analitis terhadap sistem nyata yang kompleks dan berelemen stokastik. • Simulasi memudahkan pengamat untuk mengestimasikan kinerja sistem yang ada dengan sekumpulan kondisi operasi.

  11. Manfaat Simulasi • Simulasi memungkinkan mencoba dan membandingkan banyak alternatif rancangan sistem tanpa perlu menerapkan masing-masing alternatif pada sistem nyata. Sehingga untuk memperoleh alternatif yang terbaik dan relevan dengan kebutuhan yang diinginkan, tidak diperlukan proses bongkar pasang dari setiap alternatif rancangan sistem.

  12. Manfaat Simulasi • Simulasi dapat digunakan untuk mempelajari sistem yang berjalan terlalu lama dengan memendekkan waktu proses (compressing time), dan sebaliknya juga bisa untuk sistem yang terjadi dalam rentang waktu yang singkat dengan memperlambat waktu prosesnya (expanding time) • Simulasi dapat memberikan penelusuran sistem dalam jangka waktu lama dengan pengamatan yang relatif jauh lebih pendek (compressed time) dengan biaya yang lebih murah (less cost).

  13. Manfaat Simulasi • Simulasi membuka wawasan dalam menggali kemungkinan-kemungkinan yang dapat diambil dalam rangka mengubah dan memperbaiki sistem yang ada, dan memudahkan pelaksanaan uji penerapannya dalam kondisi percobaan • Simulasi mampu mendiagnosa permasalahan yang terjadi di sistem, menemukan penyebabnya dan mengidentifikasikan batasan-batasan dari sistem yang perlu diperbaiki.

  14. Manfaat Simulasi • Simulasi mengembangkan pemahaman logika manusia dalam memahami proses yang terjadi dalam sistem sebenarnya, yang seringkali berbeda dengan rancangan teori, karena adanya penyimpangan asumsi-asumsi disebabkan faktor probabilistik yang tidak diperhitungkan sebelumnya. • Simulasi mampu memberikan gambaran rancangan sistem yang dibuat dengan berikut animasinya pula.

  15. Manfaat Simulasi • Simulasi memberikan hasil kelayakan alternatif yang baik, karena sudah termodelkan, teruji, tervalidasi dan tervisualisasi, dibandingkan hasil kelayakan dari analisa personal. • Simulasi menunjukkan kemungkinan apa yang akan terjadi jika terdapat perubahan dalam sistem. Sehingga dapat digunakan sebagai dasar tindakan yang perlu diambil dalam mempersiapkan menghadapi perubahan tersebut.

  16. Manfaat Simulasi • Simulasi dapat digunakan dalam memberikan latihan sebelum menghadapi sistem nyata. Hal ini sangat penting terutama jika latihan langsung di sistem nyata mempunyai resiko kecelakaan dan kematian serta membutuhkan biaya besar jika terjadi sedikit kesalahan. • Simulasi bisa memberikan rujukan spesifikasi yang dibutuhkan oleh sistem.

  17. Kelemahan Simulasi • Simulasi terutama yang model stokastik hanya memberikan ‘perkiraan’ karakteristik sistem yang ada. • Pengembangan simulasi membutuhkan waktu dan biaya yang cukup besar. • Simulasi dengan volume tinggi mempengaruhi tingkat keyakinan yang diberikan. • Simulasi melemahkan kemampuan analisa matematis dari pemakai

  18. Perangkap Simulasi • Kegagalan mendefinisikan variabel sistem di awal simulasi. • Tingkat detail model belum mencakup kebutuhan atas sistem. • Kegagalan menerapkan keinginan manajemen pada simulasi • Simulasi merupakan pelatihan yang rumit dalam pemrograman komputer. • Kurangnya kemampuan riset operasi dan statistik di tim pemodelan • Perangkat lunak siap pakai tidak memberikan fasilitas untuk pemodelan sistem yang komplek seperti yang dikehendaki.

  19. Perangkap Simulasi • Simulasi berkaitan dengan yang mengoperasikan. • Kekeliruan pemodelan. • Kegagalan membangkitkan nilai acak atas sistem. • Penggunaan distribusi umum sebagai input simulasi. • Analisa hasil simulasi yang menggunakan formulasi statistik. • Merancang satu replikasi dari sistem dan memperlakukannya sebagai jawaban yang pasti. Membandingkan beberapa alternatif rancangan sistem dengan satu replikasi saja. • Keliru menghitung kinerja atau performansi sistem.

  20. Akhir Perkuliahan… … Ada Yang Ditanyakan

More Related