1 / 7

II. Sakalar dan Vektor

II. Sakalar dan Vektor. Besaran skalar: besaran fisis yg hanya memiliki besar (kuantitas) saja. ex. Suhu, energi, massa, volume, panjang Besaran Vektor : besaran fisis yg mempunyai besar (kuantitas) dan arah atau besaran yg memiliki arah dan nilai. ex. Gaya, percepatan.

tarala
Download Presentation

II. Sakalar dan Vektor

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. II. Sakalar dan Vektor Besaran skalar: besaran fisis yg hanya memiliki besar (kuantitas) saja. ex. Suhu, energi, massa, volume, panjang Besaran Vektor : besaran fisis yg mempunyai besar (kuantitas) dan arah atau besaran yg memiliki arah dan nilai. ex. Gaya, percepatan

  2. Besaran Vektor digambarkan sebagai anak panah A B. Dimana : A = titik tangkap panjang panah = besar / nilai vektor arah panah = arah vektor Pengaruh vektor tidak akan berubah jika terjadi pergesaran sepajang arah vektornya. A B……..A’B’ Pengaruh vektor AB dan A’B’ adalah sama

  3. Operasi Vektor: • Perkalian Vektor Perkalian tetapan (k) dengan vektor (V): k (V) = k V • Penjumlahan Vektor Jika ada Vektor A dan Vektor B maka: R = A + B • Pengurangan Vektor Jika ada Vektor A dan Vektor B maka: R’ = A – B = A + (-B)

  4. Resolution of Vector Sebuah vektor dapat ditentukan kedalam dua komponen yang mempunyai garis diketahui dari aksi dengan menggunakan aturan parallelogram.

  5. 4. Perkalian Titik Antara Dua Vektor Apabila terdapat dua vektor A dan B serta kedua vektor tersebut membuat sudur apit α dg demikian perkalian titik antara dua vektor: A . B = B . A = AB cos α Dengan: A dan B = vektor A dan vektor B

  6. 5. Perkalian Silang atara dua vektor Apabila terdapat dua vektor A dan B serta kedua vektor tersebut membuat sudur apit α dg demikian perkalian silang antara dua vektor: A x B = C dan C = AB Sin α

  7. Contoh Soal: • Diketahui 2 vektor masing2 besarnya 5 satuan dan 8 satuan. Sudut apit yg terbentuk adalah 30o. Tentukan perkalian titik dan perkalian silang atara dua vektor tersebut. • Buktikan melalui persamaan perkalian titik antara dua vektor C2 = A2 + B2 + 2AB cos α dan C2 = A2 + B2 - 2AB cos α

More Related