1 / 42

Proyek : HPEQ-PHK-PKPD-FKUB-2013 Program : Pengembangan Kurikulum

Bab III Proses Belajar Mengajar. Proyek : HPEQ-PHK-PKPD-FKUB-2013 Program : Pengembangan Kurikulum Kegiatan : Penyusunan Pedoman Akademik 2014. Susunan Bab III. Definisi Pendekatan Pembelajaran Rekomendasi WFME – PBM Koordinasi Proses Belajar Mengajar Prinsip Pembelajaran Kompetensi

sydney
Download Presentation

Proyek : HPEQ-PHK-PKPD-FKUB-2013 Program : Pengembangan Kurikulum

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Bab III Proses Belajar Mengajar Proyek : HPEQ-PHK-PKPD-FKUB-2013 Program : Pengembangan Kurikulum Kegiatan : Penyusunan Pedoman Akademik 2014

  2. Susunan Bab III Definisi Pendekatan Pembelajaran Rekomendasi WFME – PBM Koordinasi Proses Belajar Mengajar Prinsip Pembelajaran Kompetensi Doctoring Karakteristik Pembelajaran tiap Kompetensi PBM Tahap Pendidikan Akademik PBM Tahap Pendidikan Profesi

  3. 1 Definisi

  4. Kurikulum Berbasis KompetensiKurikulum Longitudinal TerintegrasiPembelajaran Longitudinal TerintegrasiBlok Longitudinal TerintegrasiAssesmen Longitudinal Terintegrasi

  5. Definisi • PBM Longitudinal  Competency Block Theme • PBM Terintegrasi  Blok Biosain, Blok Klinik • PBMTerintegrasi  PBM 7 Kompetensi dalam 1 Blok Smt VIII sd XI Smt I-II Smt III sd VII Blok Biosain Terintegrasi Blok Klinik Terintegrasi Rotasi Klinik Per Bagian Instructional Block Theme

  6. Blok Profesionalitas Blok Mawas/Pengemb.Diri Blok Komunikasi Blok Pengelolaan Informai Blok Landasan Ilmiah Kedokteran Blok Keterampilan Klinik Blok Pengelolaan Masalah Kes Blok Tema Kompetensi (Blok Longitudinal) (Tiap Kompetensi 1 Blok)) Blok 1. Blok Biosain ( 6) 2. Blok Kedokteran Klinik ( 10) Rotasi Klinik tiap Bagian Blok Terintegrasi ( 7 kompetensi Terintegrasi dalam setiap Blok)

  7. Koordinasi Proses Belajar Mengajar • Proses Belajar Mengajar dikoordinasikan dan dibawah tanggung-jawab Ketua Program Studi. • Administrasi Proses Belajar Mengajar dikoordinasikan oleh Sekretaris Program Studi didukung oleh Sekretariat Program Studi. • Dibawah Ketua Program Studi terdapat : 1) Koordinator Blok Kompetensi , 2) PJMK Blok Biosain, 3) PJMK Blok Klinik, 4) Koordinator Skill-Lab, dan5) Koordinator Tahap Pendidikan Profesi ( dalam konteks Proses Belajar Mengajar disebut : Koordinator Klinik. • Para Koordinator diatas ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Dekan FKUB.

  8. Koordinator Blok Kompetensi • Mengkoordinasikan perancangan, pembelajaran, assesmen, monitoring, evaluasi, dan pengembangan Blok Kompetensi dibawah tanggungjawabnya; • Dalam pengkoordinasian diatas, dapat membentuk Tim Blok Kompetensi sesuai tema blok. • Tim Blok Kompetensi diusulkan oleh Koordinator Blok Kompetensi untuk ditetapkan oleh Ketua Program Studi; • Berkoordinasi dengan PJMK Blok Biosain , PJMK Blok Klinik, Koordinator Klinik Rotasi Klinik. • Untuk efektivitas dan efisiensi : Blok Kompetensi Komunikasi Generic Skill-1 : History Taking, Physical Examination ), Blok Kompetensi Keterampilan Klinik, cukup dikoordinasikan oleh seorang Koordinator Blok Kompetensi. • Penggabungan blok ini adalah karena pada dasarnya History Taking dan Physical Examination adalah juga suatu keterampilan klinis dan dalam praktik selalu dibelajarkan bersama-sama dalam setiap blok.

  9. PJMK Blok Biosain & Blok Klinik • Mengkoordinasikan perancangan, pembelajaran, assesmen, monitoring, evaluasi, dan pengembangan Blok Biosain atau Blok Klinik yang menjadi tanggungjawabnya; • PJMK Blok Biosain dan Blok Klinik mengkoordinasikan Penanggungjawab Pendidikan (PJP) dari Laboratorium-laboratorium yang berintergasi vertikal maupun horisontal dalam Bloknya, • Koordinasi tersebut diatas distrukturkan dalam sebuah Tim Blok ( Blok Biosain atau Blok Klinik ), misalnya : Tim Blok Struktur, Fungsi, dan Patologi Umum, atau Tim Blok Sistem Muskuloskeltal; • Tim Blok diusulkan oleh PJMK Blok untuk ditetapkan oleh Ketua Program Studi; • Berkoordinasi dengan Koordinator Lab Skill dalam Pembelajaran dan assesmen Keterampilan Klinis dalam bloknya. • Berkoordinasi dengan Koordinator Blok Kompetensi terutama sekali dengan Blok Kompetensi Keterampilan Klinis untuk menentukan jenis keterampilan klinis untuk bloknya.

  10. Koordinator Lab-Skill • Koordinator Blok Keterampilan klinis , berkoordinasi dengan Koordinator Lab Skill , PJMK dan, Koord Rotasi Klinik dan Program Studi di lingkungan FKUB : • Usulan Pengadaan Sarana/prasarana/perangkat pembelajaran dan assemen keterampilan klinik; • Jadual pembelajaran dan assemen kompetensi keterampilan klinik agar tidak terjadi “ tabrakan” antar Program Studi Pengguna Lab-skill; • Memfasilitasi penggunaan ruangan , staf administrasi teknis, perangkat kompetensi keterampilan klinis; • Usulan Penghapusan sarana / prasarana / perangkat /tools pembelajaran dan assesmen kompetensi keterampilan klinik;

  11. 2 Pendekatan PBM

  12. Pendekatan Proses Belajar Mengajar • Pendekatan SPICES ( Harden) • Student Centered  Modul, tutorial • Problem –based  PBL • Integrated  Blok Integrasi horisontal dan vertikal • Community-based  Materi : evidence-based, Praktek Belajar Komunitas • Elective  Program Pilihan pada semester • Systematic  PBL • Pendekatan DOCTORING • Doctoring-1 • Doctoring-2 • Doctoring-3

  13. 3 Rekomendasi WFME

  14. 3. Rekomendasi WFME tentang PBM • Kembangkan kemampuan analitis , mahasiswa , sikap aktif, kuliah seminim mungkin, dan perbanyak pembelajaran aktif dalam small group setting seperti ( Problem-based Learning, danDoctoring; • Integrasi preklinik dan klinik fokus pada efisiensi dan efektivitas, pemahaman holistik komprehensif; • Pelatihan dosen : keterampilan mengajar, upervisi, mentoring individual • Tingkatkan pengetahuan dosen diluar disiplin ilmunya  kemampuan pembimbingan integrated multidisipliner; • Kembangkan Teknologi Informasi Kedokteran :bibliographic data base, computer assisted decision making • Internationalization seperti pertukaran mahasiswa asing, pertukaran dosen, program elektif di institusi kedokteran luar negeri harus menjadi bagian dari Program Pendidikan Dokter

  15. 4 Prinsip Pembelajaran Kompetensi

  16. Prinsip Pembelajaran Kompetensi • Dini dari semester I sd XI secara berkelanjutan  Blok Tema Kompetensi • Bertahap sesuai Level Kompetensi • Blok Tema terdiri dari : Topik, Dalam Blok Klinik, dalam Rotasi tiap bagian • Meliputi Domain Manusia : Kognitif, Psikomotor, Afektif • Sering Overlap Teori/Konsep/Prinsip Masing-2 Kompetensi Kuliah Tatap Muka Diskusi/SGD Pembelajaran terintegrasi dgn Pembelajaran Psikomotor Clinical Skill Doctoring Rotasi Klinik Pembelajaran terintegrasi dgn Pembelajaran Afektif Clinical Skill Doctoring Rotasi Klinik

  17. Pembelajaran harus memperhatikan level kompetensi • Tiap Tahap dan subtahapan harus jelas outcomesnya Novice  Advanced Beginner  Competent  Proficiency  Mastery

  18. 5 Doctoring

  19. A clinical skill is “what a doctor does”  all those skills required during patient-doctor interactions and in addition communication skills required during interactions with other health professionals as part of patient care. • Procedural skills involve an actual physical manoeuvre or intervention which may or may not require specific equipment and which may be undertaken for either investigative/diagnostic (beyond standard examination) or therapeutic/management purposes. Their execution requires both psychomotor skills and background knowledge. When undertaken each procedure should be underpinned by sound clinical reasoning. • Clinical reasoning guides a clinician, through ongoing critical analysis, evaluation, and synthesis, to gather information/evidence in order to translate a patient’s problems into a coherent diagnostic formulation and management plan.

  20. Doctoring : • Integrated • Clinical Skill Teaching : • Komunikasi • Pemeriksaan Fisik • Interaksi Dokter-Pasien • Profesionalitas • Etika • Aplikasi Biosain • dalam Klinik • Clinical Reasoning • Clinical Interpretation • Clinical Analysis • Problem-based Learning

  21. Icterus  Scenario Keluhan Utama • Keterampilan • Berkomunikasi : • Tatap muka • Mendengarkan • Mempertajam • Anamnesis • Empati • Menjelaskan • Mengajak • Mengambil • keputusan • Etika Kedokteran • Profesionalitas • Altruisme • Humanistik • Akuntabel • Excellence • Que Recognition  Sign & Symptom • Identifikasi Masalah • Hipotesis • Enquiry 1  • Patogenesis Riwayat Penyakit Pemeriksaan Fisik Liver, mata,urine • Enquiry 2  • Usul Clinical Testing • Reformulasi Masalah Menutup Anamnesis • Kemungkinan Diagnosis / DD • Menjelaskan Clinical Testing • Menjelaskan Prosedur Klinik Penjelasan awal pada pasien Keputusan Bersama Status Present  Rekam Medik Menjelaskan Clinical Reasoning pada keluarga pasien /Antar profesi Komunikasi Lanjut Komunikasi dgn kel.pasien Komunikasi dlm Tim Interaksi antar profesi Aplikasi clinical reasoning dlm Prosedur Klinik Komunikasi selama intervensi Prosedur Klinik

  22. Doctoring-1

  23. Doctoring-2

  24. Doctoring-3

  25. 6 Prinsip PBM tiap Kompetensi

  26. PBM Profesionalitas yang luhur • Pembelajaran Profesionalitas tidak berdiri sendiri • Berintegrasi dengan Landasan Ilmiah Kedokteran, Komunikasi, • Dasar Profesionalitas : Etika, Hukum Kedokteran, Medikolegal • Pilar Profesionalitas : Ada 4 • Teori • Pasien Standar • Review • Pasien sesungguhnya • Teori • Role-play

  27. 7 PBM Tahap Pendidikan Akademik

  28. Outline Pembelajaran Blok Klinik • Blok : Sistem X PJMK : Dr Y • Proses Pembelajaran : • Kuliah Tatap Muka • Praktikum • Tutorial / Small Group Discussion • Skill-Lab Practice : Patient safety, Relevant Clinical Skill (SKDI) • Doctoring-2 : Standardized Patient Modul Terintegrasi Clinical Skill Sistem X Komunikasi/ History Taking Physical Exam Profesionalitas Pengelolaan Info

  29. Modalitas PBM Tahap Pendidikan Akademik

  30. 8 PBM Tahap Pend Profesi

  31. Tata Tertib

  32. Buku Log Form Portopolio Rotasi Dasar Rotasi Komunitas Rotasi Kecil Siklus Rotasi Klinik Rotasi KlinikPenunjang

  33. Rotasi Klinik dalam Bagian/Lab Klinik  Microsystem PJP Integrating 7 Competencies

  34. Bersama Kita Bisa

More Related