1 / 12

MANAJEMEN MUTU PROYEK

MANAJEMEN MUTU PROYEK. BAB I. PENGANTAR: PENGENDALIAN MUTU. Memenuhi persyaratan mutu merupakan sasaran pengelolaan proyek di samping biaya dan jadwal .

sunee
Download Presentation

MANAJEMEN MUTU PROYEK

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. MANAJEMEN MUTU PROYEK

  2. BAB I PENGANTAR: PENGENDALIAN MUTU

  3. Memenuhipersyaratanmutumerupakansasaranpengelolaanproyekdisampingbiayadanjadwal.Memenuhipersyaratanmutumerupakansasaranpengelolaanproyekdisampingbiayadanjadwal. • Suatuperalatan, material dancarakerjadianggapmemenuhipersyaratanmutuapabiladipenuhisemuapersyaratan yang ditentukandalamkriteriadanspesifikasi. Dengandemikianinstalasi yang dibangunatauproduk yang dihasilkan yang terdiridarikomponenperalatandan material yang memenuhipersyaratanmutu, dapatdiharapkanberfungsisecaramemuaskanselamawaktutertentu.

  4. Mutu dan Pengelolaan Mutu • Dalam arti luas mutu atau kualitas bersifat subyektif. Suatu barang yang amat bermutu bagi seseorang belum tentu bermutu bagi orang lain. Oleh karena itu dunia usaha dan industri mencoba memberikan batasan yang dapat diterima oleh kalangan yang berkepentingan, misalnya dari ISO 9001 dll • Mutu adalah sifat dan karakteristik produk atau jasa yang membuatnya memenuhi kebutuhan pelanggan atau pemakai (customers)

  5. Mutu dan Pengelolaan Mutu • Langkah pertama untuk mengetahui mutu suatu proyek adalah mengidentifikasi obyek, mengkaji sifat obyek tersebut agar memenuhi keinginan pelanggan. Setelah diidentifikasi materi produknya selanjutnya dipertanyakan lebih jauh mengenai bentuk, ukuran, warna, berat, ketahanan, kinerja dan lain-lain dari produk itu. • Definisi lain untuk mutu yang sering diasosiasikan dengan proyek adalh fitness for use. Istilah ini di samping mempunyai arti seperti yang diuraikan di atas, juga memperhatikan masalah tersedianya produk, keandalan, dan masalah pemeliharaan

  6. Pengelolaan Mutu • Pengelolaan yang bertujuan mencapai persyaratan mutu proyek pada pekerjaan pertama tanpa adanya pengulangan dengan cara-cara yang efektif dan ekonomis. • Pengelolaan mutu proyek merupakan unsur dari pengelolaan proyek secara keseluruhan, yang antara lain adalah sebagai berikut : • A. Meletakkan dasar filosofi dan kebijakan mutu proyek • B. Memberikan keputusan strategis mengenai hubungan antara mutu biaya dan jadwal

  7. Pengelolaan Mutu • C. Membuat program penjaminan dan pengendalian mutu proyek (QA/QC) • D. Implementasi program QA/QC

  8. Pengelolaan Mutu • A. Meletakkan dasar filosofi dan kebijakan mutu proyek : umumnya perusahaan besar memiliki dokumen yang berisi pedoman dasar, filosofi, dan kebijakan mutu yang harus diikuti selama menjalankan operasi atau produksinya. Dokumen semacam ini memuat pula persyaratan mutu yang ditetapkan oleh perusahaan bersangkutan dan peraturan-peraturan dari badan di luar perusahaan yang berwenang, misalnya pemerintah. Untuk mengelola proyek disiapkan dokumen yang isinya spesifik ditujukan untuk proyek

  9. Pengelolaan Mutu • B. Memberikan keputusan strategis mengenai hubungan antara mutu biaya dan jadwal : dalam proyek terdapat triple constraints pada proyek yang saling tarik menarik yang terdiri dari jadwal, mutu dan biaya. Pimpinan perusahaan harus menggariskan bobot mutu relatif terhadap biaya dan jadwal proyek. Keputusan ini akan menjadi pegangan pengelolaan sepanjang siklus proyek.

  10. Pengelolaan Mutu • C. Membuat program penjaminan dan pengendalian mutu proyek (QA/QC) : program yang dimaksud adalah penjabaran pedoman dan filosofi yang tersebut pada butir A, tetapi disesuaikan dengan program mutu perusahaan secara keseluruhan. Dari pihak pelanggan adanya program QA/QC yang lengkap dan menyeluruh serta dokumen yang membuktikan bahwa program tersebut telah dilaksanakan dengan baik, akan memberikan keyakinan bahwa mutu proyek atau produk yang dipesannya telah memenuhi syarat yang diinginkan.

  11. Pengelolaan Mutu • D. Implementasi program QA/QC : setelah program QA/QC selesai disusun , implementasi program tersebut dilaksanakan sepanjang siklus proyek . Agar diperoleh hasil yang efektif perlu diselesaikan terlebih dahulu langkah-langkah persiapan, seperti melatih personil, menyusun organisasi, serta menyebarluaskan arti dan maksud QA/QC kepada semua pihak yang berkepentingan. Untuk proyek- proyek konstruksi implementasi ini dilaksanakan terutama pada kegiatan-kegiatan desain engineering, pembelian, manufaktur dan konstruksi.

More Related