1 / 17

PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN. INSPEKTORAT JENDERAL KKP 2012. DASAR HUKUM SPIP & MANAJEMEN RISIKO.

stevie
Download Presentation

PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PENERAPAN MANAJEMEN RISIKOKEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN INSPEKTORAT JENDERAL KKP 2012

  2. DASAR HUKUM SPIP & MANAJEMEN RISIKO Menteri/pimpinan lembaga selaku PA/PB memberikan pernyataan bahwa pengelolaan APBN telah diselenggarakan berdasarkan SPI yang memadai dan akuntansi keuangan telah diselenggarakan sesuai dengan SAP UU 1/2004 Untuk meningkatkan keandalan LK dan Kinerja, setiap Entitas Pelaporan dan Akuntansi wajib menyelenggarakan SPI sesuai dengan ketentuan PerUU-an terkait PP 8/2006 PP 60/2008 Pengendalian atas penyelenggaraan kegiatan pemerintahan, dilaksanakan dengan berpedoman pada SPIP. Instruksi 1 s.d. 3 ditujukan kepada K/L (percepatan penyelenggaraan SPIP dan efektivitas Manajemen Risiko) Inpres 4/2011 Permen KP 20/2011 Penyelenggaraan SPI di lingkungan KKP Penerapan Manajemen Risiko di lingkungan KKP Permen KP 21/2011

  3. MANAJEMEN RISIKO Kata Kunci Risiko  kemungkinan kejadian yg mengancam pencapaian tujuan Manajemen Risiko Proses yg berkesinambungan, sistematik, logik, dan terukur • Proses manajemen risiko meliputi: • Identifikasi risiko • Analisis risiko • Aktifitas pengendalian risiko • Pemantauan pengendalian risiko • Pelaporan pemantauan • Terhadap: • Tujuan Kegiatan dan • Tujuan Instansi Kewajiban Pimpinan Instansi wajib melakukan penilaian risiko

  4. PROSES MANAJEMEN RISIKO PENETAPAN TUJUAN MONITORING DAN REVIU IDENTIFIKASI RISIKO PENANGANAN RISIKO ANALISIS RISIKO EVALUASI RISIKO • Identifikasibeberapaopsipenangananrisiko • Memutuskanopsipenangananrisiko • TujuanInstansi • Tujuantingkatkegiatan • Identifikasikegiatan,penyebab, danprosesperistiwa • Membuatdaftarrisiko • PenilaianFrekuensi & Dampakrisikothdpencapaiantujuan • Memastikanbahwamanajemenrisiko & perbaikantelahdilaksanakansesuairencana • Perlutidaknyapenangananrisikolebihlanjut & prioritaspenanganannya

  5. Kelembagaan ManajemenRisiko KKP

  6. Tugas Satgas Manajemen Risiko KKP TUGAS SATGAS MANAJEMEN RISIKO KEMENTERIAN Menyusun Pedoman dan Juknis manajemen risiko lingkungan Kementerian Melakukan Pembinaan thd pelaksanaan manajemen risiko berupa sosialisasi, bimbingan, supervisi dan pelatihan Melakukan identifikasi dan analisis risiko thd pencapaian tujuan & sasaran tahunan dalam pencapaian visi-misi KKP Melakukan kegiatan pengendalian risiko di lingkungan KKP Melakukan pemantauan pelaksanaan manajemen risko di KKP Membuat laporan secara berkala 6 bulan sekali ke Menteri TUGAS KOMITE MANAJEMEN RISIKO UNIT ESELON I Menyusun arah kebijakan, strategi, dan metodologi manajemen risiko di unit Eselon I masing-masing Menyusun rencana kerja pelaksanaan manajemen risiko di unit Eselon I masing-masing Melaksanakan manajemen risiko di Unit Es. I masing-masing Melakukan Penilaian risiko thd pencapaian tujuan dan sasaran tahunan dlm pencapai program Eselon I Membuat laporan secara berkala 6 bulan sekali ke Pjb. Eselon I dan Satgas manajemen risiko Kementerian

  7. Unit Pemilik Risiko • Pemilik Risiko • Pemilik Risiko (Pej. Es II/Kepala UPT) : Memimpin/bertangung jawab terhadap penerapan manajemen risiko pada Unit Kerja. • Koordinator Manajemen Risiko (Pej. Es III/IV/Ditunjuk oleh Pemilik Risiko): • melakukan identifikasi dan analisis risiko terhadap pencapaian tujuan dan sasaran kegiatan pada unit pemilik risiko masing-masing; • melakukan kegiatan penanganan dan pemantauan risiko hasil identifikasi dan analisis risiko; dan • membantu pemilik risiko dalam proses operasional manajemen risiko seharihari. • Administrator manajemen risiko (Pej. Es III/IV/Ditunjuk oleh Pemilik Risiko): bertugas menatausahakan proses manajemen risiko.

  8. STRATEGI PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO

  9. SIMULASI PENGISIAN FORMULIR MANAJEMEN RISIKO

  10. FORMULIR: MR-01 JENIS DAN FORMAT LAPORAN HASIL IDENTIFIKASI DAN ANALISIS RISIKO TINGKAT KEMENTERIAN 1. Visi : 2. Misi : 3. Tujuan : 4. Tahun :………….

  11. FORMULIR: MR-02 HASIL IDENTIFIKASI DAN ANALISIS RISIKO PADA TINGKAT ESELON I 1. Unit Eselon I : 2. Program : 3. Tujuan : 4. Sasaran : 5. Tahun:………….

  12. FORMULIR: MR-03 HASIL IDENTIFIKASI DAN ANALISIS RISIKO PADA UNIT PEMILIK RISIKO KEGIATAN (TINGKAT ESELON II/UPT) 1. Unit Kerja : 2. Nama Kegiatan : 3. Tujuan Kegiatan : 4. Tahun:………….

  13. FORMULIR: MR-04 HASIL PENANGANAN DAN PEMANTAUAN RISIKO TINGKAT KEMENTERIAN 1. Visi : 2. Misi : 3. Tujuan : 4. Semester/Tahun:…………./20..

  14. FORMULIR: MR-05 HASIL PENANGANAN DAN PEMANTAUAN RISIKO INSTANSI TINGKAT ESELON I 1. Unit Eselon I : 2. Program : 3. Tujuan : 4. Sasaran : 5. Semester/Tahun:…………./20..

  15. FORMULIR: MR-06 HASIL PENANGANAN DAN PEMANTAUAN RISIKO PADA UNIT PEMILIK RISIKO KEGIATAN (TINGKAT ESELON II/UPT) 1. Unit Kerja : 2. Nama Kegiatan : 3. Tujuan Kegiatan : 4. Semester/Tahun:…………./20..

  16. MATRIK ANALISIS TINGKAT RISIKO(PROFIL RISIKO)

  17. TERIMA KASIH Inspektorat Jenderal KKP www.itjen.kkp.go.id Gedung Mina Bahari III Lt. 4, 5, dan 6 Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat Integritas , Profesional, dan, Inovasi

More Related