1 / 42

Leishmaniasis

Leishmaniasis. Etiologi. Infeksi oleh genus Leishmania sp yg patogen bagi manusia yi : Menimbulkan penyakit leishmaniasis viseralis : L. donovani , L. infantum , L.chagasi . Menimbulkan penyakit leishmaniasis kutan : L. tropika , L. major, L. aethiopica .

sitara
Download Presentation

Leishmaniasis

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. Leishmaniasis

  2. Etiologi • Infeksioleh genus Leishmania sp ygpatogenbagimanusiayi : • Menimbulkanpenyakitleishmaniasisviseralis : L. donovani, L. infantum, L.chagasi. • Menimbulkanpenyakitleishmaniasiskutan : L. tropika, L. major, L. aethiopica. • Menimbulkanpenyakitleishmaniasismukokutan : L. braziliensis.

  3. Morfologi sp leishmaniasama, hanyaberbedasifatbiakan, manifestasiklinik, penyebarangeografik, danvektor • Stadium padamanusia: amastigotdanstadpadavektor: promastigot • Pembiakansecaraaseksualyidgnpembelahanbiner • Kekebalaninfeksikalaazardan oriental sore dptmemberikankekebalandlmwaktu lama bahkanseumurhidup. • Imunisasi dg biakan/bahandariluka/limpabinatangmemberihasilygbaik

  4. Leishmaniasisvisceralis • = kalaazar / black disease/demam dum-dum/tropikalsplenomegali • Etiologidisebabkan L. donovani • Vektor: lalatpasir genus Phlebotomusyi; P. infantum, P. argentipes, P. orentalis, P. longipalis. • Hospes reservoir: anjingdanrodensia

  5. Gejala • Tergantungpadaumur • Lesi primer olehgigitanvektorjarangditemukan • Gambarankliniktergantung sp • Masainkubasi 10 hari-2 tahunbiasaberkisar 2-4 bln • Setelahmasa tunas timbulgejalaletih, sakitkepala, demam, double daily rise ( 2 puncakdemam ) • Anemi, lekopeni, edema, disentri, diare, perdarahangusi, hidung, splenomegalidisertainyeri abdomen akut, kadang-kadanghepatosplenomegali • Bilatdkdiobatibisasebabkankematian.

  6. Leishmaniasis dermis post kalaazar • Akibatpengobatanygtdksempurnaolehpreparatantimon, shgterjadiperubahansifatparasitygasalnyaviscerotropikberubahmenjadidermatotropik • Seringterjadididaerahendemi (India dan Sudan) • Gejalaygtimbul rasa gataldiseluruhtubuh, terjadimakuladanhipopigmentasiygmakin lama makinbesar

  7. Diagnosis ; berdasarkanhasilpemeriksaanklinis, kurvesuhutubuh, splenomegali, ditemukanparasitpadadarah, pungsi sternum, limfa, hati, kelenjarlimfe, biopsikulit. • Test intrakutanyi test Montenegro menyuntikan 0,1-0,2ml antigen ygtelahmatisecaraintrakutan, hasildibacasetelah 72 jam

  8. Pengobatan • Pemberianantibiotikutkygmengalamiinfeksiasekunder • Transfusidarah • Pentavalent`antimony • Sodium Stibogluconate ( pentostam ) • glucantime

  9. Epidemiologidanpencegahan • Pengobatanterhadapsumberinfeksi • Pemberantasanvektor • Melindungidarigigitanvektor • Mencegahinfeksitransplasental

  10. LeishmaniasisKutis • = oriental sore, Aleppo/ bisulbaghdad, old World cutaneousleishmaniasis, resividans/chronic relapsing cutaneousleishmaniasis • Etiologi L. tropica, L. major, L. aethiopica • Vektor genus Phlebotomus • L. major tersebardiperkampunganRusia, Afganistan, Iran, Arabia, Israel, Afrika Utara, Afrika Selatan • L. tropicasama dg L. major, Turkidan Greece tpterbataspadapusatperkotaan. • L. aethiopiapadadatarantinggi Ethiopia dan Kenya

  11. Gejala • Setelahmelaluimasa tunas beberapaminggudanbulanmulaitimbulgejalaygterbataspadakulit, danjarangmenyerangmukosa, kelainaninitidakmenimbulkan rasa gatal. • Padadaerahgigitanvektorterdapatperubahandimulaistadinfiltrasi, warnamerahdisekitargigitan, dilanjutkanstadpapelberbentukbenjolan, selanjutnyamenjadiulkusygkerasdanbernanahtjd pd blnke 3-4. epitelmemberigambaranakantosisdanhiperkeratosis, akansembuhdalamwaktu 2-10 bln dg meninggalkan jar parut

  12. Diagnosis danPengobatan • Menemukanparasitpadaulkus • Pembiakan dg test Montenegro • Hindarilukadaridebusertapenyebaranke org lain • Menutupluka, menjagakebersihanluka • Bilahanyaada 1 ulkusbisadiinfiltrasi dg stibofenataukuinakrin • Bilaulkusmultipeldiberipengobatansistemikyipentavalent antimony, sodium stiboguconate, ketokonazole

  13. Pemberantasan • Menutupulkus • Memberantasvektor • Melindungidarigigitanvektor • Imunisasiaktif

  14. Leishmaniasismukokutis • = LeishmaniasisAmerika, espundia, uta, danulkuschiclero • Parasitiniselainmenyerangkulitjugamenyerangmukosa, terutamalaki-lakidewasa • Etiologi L. braziliensis complex penyebableishmaniasismukokutan ( Espundia ) danleishmaniasiskutanduniabaru ( New World ) • L. braziliensisguyanensis ( Pian Bois ) menimbulkanlesiulseratiftunggalygkeringdantidaksakit ) penyembuhanlambatdanjarangterjadipenyebaran.

  15. L. braziliensispanamensissebabkansatuataubeberapaulkuspenyembuhantdkspontandanterjadipenyebaranpadalimfe, tpjarangsebabkankelaiananmukosa • Leishmaniasisbraziliensisbraziliensispenyebabutamadarileishmaniasismukokutan, ulkusdapattunggal/multipel, melebardansukaarsembuhsendiri, infeksi primer ygtdkdiobatiakanterjadipenyebarankemukosafaringealoronasal

  16. VektordanHospes reservoir • Vektorseranggalalatpasirdari genus Lutzomyia • Hospesreservoirnyabinatang liar • Penularandapatmelaluikontaklangsungataumelaluivektor

  17. Gejala • Selainkulitjugamenyerangmukosa • Pembentukanlesi, gambaranhistopatologis, dangejalaklinikseperti oriental sorulkus • chiclerolesipadadaerahmukadantelinga, biasanyaringandandapatsembuhsendiri • Pian bois lesididaerahbadandanlenganygmetastasemelaluipembuluhlimfemembentukulkusygmultipel

  18. Panama ulkusdangkaldptmestastasemembentukulkussekunder, tdkmelibatkannasofaring • Utalesididaerahbadantdkmengalamimetastase • Espundialesi primer terjadipadamukosa , menyerangtulangrawanpadamuka, danbermetastasekedaerahnasofaring, bibir, faring, laring, trakea, bronkus, danesofagus • Leishmaniasisdiseminasipadapenderitaygdiobatiimunosupresif

  19. Diagnosis • Menemukanparasitdaribiopsi, ulkus, kellimfe • Pengobatan ; Pentavalent antimony, ketokonazoleperoral, amfoterisin B, kadangpembedahanrekontruktif • Pencegahan ; menutupluka, mengobatipenderita, menghindarigigitanvektor, menghindarikontak dg penderita

  20. Trypanosomiasis

  21. Etiologipenyakitinidari genus trypanosoma • Trypanosomaygmenyerangmanusiaada 4 kelompokberdasarkanadanyaflagelbebas, letaksertaukurankinetoplastyi; Brucei-Evansi, Vivax, Congolense, Lewisi • Klasifikasiberdasarkanpenyakit, Trypanosomagambiense, danTrypanosomarhodesiense, Trypanosomacruzi, Trypanosomabrucei, Trypanosomaevansi, Trypanosomaequiperdum

  22. Trypanosomiasisgambia • = mid african sleeping sickness • PenyakittidurygtersebardiAfrika Barat, Tengah, terutamapadalaki-lakiberumur 20-40 th • Etiologi T. gambiense • Vektorlalattse-tseyiGlossinapalpalis, G. palpalisfuscipes, G. tachinoides, hylalatygmshmuda

  23. Penularan pd manusiamelauivektorlalat, padadaerahendemispenularandapatmelalui coitus dankongenital • Trypomastogotmskkedlmtbhhospesakibatgigitanlalattse-tse, parasitmenetap 1-2 mggdanberkembangbiakmenyebabkaninflamasilokalpadadaerahgigitan. Parasitkemudiantersebarbersamaalirandarahsampaipadajaringan, tampakpembesaranlimfedidaerahbelakangtelinga( gejalawinterbottom) pd stadawallunakkemudianmjdkeras.

  24. Masa tunas 14 hari –beberapabln, tahunpertamatjd stadium akut. Padastadiniparasitberadadlmdarahataukeljlimfe, bilatdkdiobatithke 2 masuk stadium kronis, parasitmenginvasissp, danpadathke 3 meninggal • Gejalaada 2 yistadakutdankronis • Stadakutprodormal, tdkspesifik, lekositosis,LEDmeninggi, monositosis, limfositosis, demam, winterbottom • Stadkronisterjadipenyebaranpada SSP yimeningoencefalitisdiffusadanmeningomyelitis, pemeriksaancairanotak protein tinggidanjumlahsel, lalumasukstadtidur, komadanmeninggal

  25. Trypanosomapadapotonganlalat tsetse Setelahtertelanolehlalat tsetse, trypomastigoteberubahmenjadibentukepimastigotedalamusustengah (terjadireproduksiaseksual), kemudianmenujulokasiantaramembranperitropikdengandindingususuntukkemudiankembalike pharynx, disiniberubahmenjadi stadium infektif (trypomastigotematasiklik) Gambarmemperlihatkanepimastigoteberadapadajalanmasukkedalamusustengahdansiapmenembusproventrikulus

  26. Stadium infektifbesama-sama air liurakanmasuk hopes padawaktumenggigit • Preparatberasaldari air liurlalatdikeluarkanmelauiproboscisnya • Trypanosomametasiklikdalamkelenjarludah

  27. Pembelahan biner HOSPES DEFINITIF Bentuktrypanosoma Bentuk trypanosoma Bentuk trypanosoma di dalam lambung vektor Bentuk trypanosoma metasiklik di dalam kelenjar ludah VEKTOR Bentuk kritidia SIKLUS HIDUP T. gambiensedanT. rhodesiense Sumber : Medical Parasitology in Plates G. Piekarski

  28. MATI Gejala Gejala - Inflamasi lokal - Inflamasi lokal SSP Di tempatgigitan, berkembang-biakdan menetap 1-2 minggu Limpadenopati Masa tunas 14 hr-bbrpbulan Alirandarah, pembuluhlim Trypanosomagambiense - Gejala akut - Winterbottom’s - Gejala kronis Sumber : Color Atlas of Medicine and Parasitology. 1977. W. Peters & H.M. Gillers

  29. Diagnosis • Menemukanparasit • Inokulasipadabinatangpercobaan • Kultur • Pemeriksaanimunologi

  30. Pengobatan • Sedinimungkinkrn prognosis burukbilaadatanda-tandaneurologis • Suramin sodium( bayer 205 ) efektifutkstaddlmdrh 100mg-200mg IV( dosispercobaan ) dilanjutkan 1 grpadahari 1,3,7,14 dan 21 • Pentamidinisethionatdosis 4mg/kg/hari IM dalam 10 hari • Stadium lanjut: melarsopol 2-3,6mg/kg/hari IV dibagi 3 dosisselama 1 mgg, laludilanjutkan 3,6mg/kg/hari IV dibagi 3 dosisdiulangsetelah 10 haridan 21 hari

  31. Tryparsamid 30mg/kg IV setiap 5 harisampai 12 x suntikandiulangsetelah 1 bln • Obattambahansuramin 10mg/kg IV setiap 5hari, diulangsetelah 1 bln • DFMO ( elfornithine ) dapatpo +400mg/kg/hari IV dibagi 4 bbrpminggu, dosisditurunkanmingguke 3 dan 4

  32. Pencegahan • Pengurangansumberinfeksi • Pengobatanpadapenderita • Melakukanperlindungan agar tidakterinfeksi • Memberantasvektor

  33. Tryphanosomiasisrhodesia • = East African sleeping sickness • Frekwensilbhrendahdibanding T. gambiense • Vektorlalattse-tsedaerahhutan, Glossinamorsitans, G. pallidipes, G. swynnertoni • H reservoir binatang liar

  34. Penyakitinilbh fatal bilatdkditxdlm 1 thmeninggal • PadastadakutmiripTrypanosomiasisgambia, hanyademamlbhseringterjadidanlebihberat • Stadakutseringterjadimiokarditis, badanlemah, kurus • Stadkronisjarangterjadikrnpdrtmeninggalsebterjadikelaiananpadaotak • Terapisama dg Trypanosomiasisgambia

  35. TrypanosomiasisAmerika • Penyakitchagas • Etiologi T. cruzi • PenyebarandiAmerika Selatan dan Tengah • Vektorseranggareduviide, yi: Panstrongilus, Rhodnius, Triatoma, Eutriatoma

  36. Patogenesis • Stadium tunas berlangsung 7-30 hari, keluarnyaparasitbersamatinjavektor(stekoraria) pd stadtrypomastigot, parasitmasukmelaluilukagigitan, parasitdifagositosisolehhistiosit, parasitberkembangbiakdidlmselshgtjdinflamasilokalygdiikuti jar ikatdisebuatchagoma (lesi primer)

  37. Stadium akutpadaanak-anakterjadidemamygtinggitiaphari, kemerahanpadakulit, radangkelenjarlimfelehr, ketiak, iliaka, sertakelenjarlainnya, anemia, lekositosis, limfositosis. Padamataterjadiconjungtivitis unilateral danoedem lateral padakelopakmata (ramona) parasitmenyerangselmasenkim, miokardium, retikuloendotelium, saraf

  38. Stadium kroniskerusakanpada neuron dari ganglion otonom pd esofagus, kolon, ureter, ygdptmenimbulkanmegakolon, megaureter, megaesofagus, dptjgterjadihepatosplenomegal

  39. Diagnosis • Menemukanparasitpadadarah, jaringan • Serologismelaluitesfikasasi • Inokulasipadabinatangpercobaan • Xenodiagnosis

  40. Pengobatan • Nifurtimok (Bayer 2502) 5-6mg/kg/qiddalam 15 haridilanjutkan 3-4mg/kg/qiddalam 75hari • Benzonidazole (RO-7-1051) menekanparasitemiapadafaseakut • Pembedahan • Pencegahanmengobatipenderita, memberantasvektor, melindungidarigigitanvektor

More Related