Download
bab i pers dan jurnalistik pertemuan 01 n.
Skip this Video
Loading SlideShow in 5 Seconds..
BAB I PERS DAN JURNALISTIK Pertemuan 01 PowerPoint Presentation
Download Presentation
BAB I PERS DAN JURNALISTIK Pertemuan 01

BAB I PERS DAN JURNALISTIK Pertemuan 01

362 Views Download Presentation
Download Presentation

BAB I PERS DAN JURNALISTIK Pertemuan 01

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript

  1. BAB I PERS DAN JURNALISTIKPertemuan 01

  2. Jurnalistik dan Sejarahnya • Journal artinya catatan harian tentang kejadian sehari-hari • Kata Latin diurnalis artinya harian/tiap hari • Orang yang melakukan pekerjaan jurnalistik disebut Jurnalis

  3. 3000 tahun lalu Raja Firaun Mesir (Amenhotep III) mengirim ratusan pesan kepada para perwiranya di propinsi-propinsi untuk memberitakan apa yang terjadi di ibukota

  4. Di Roma 2000 tahun lalu acta diurna (tindakan harian) misalnya tindakan senat, peraturan-peraturan pemerintah, berita kelahiran, dan kematian ditempelkan di tempat-tempat umum • Jurnalisme benar-benar dimulai saat huruf-huruf lepas untuk percetakan digunakan di Eropa tahun 1440

  5. Surat kabar pertama terbit teratur di Jerman (1609), Belanda (1618), Prancis (1620), Inggris (1620), Italia (1636) • Tahun 1650 surat kabar pertama terbit/harian di Jerman (Einkommende Zeitung) • Majalah berkembang 2 abad lalu, radio komersial tumbuh tahun 1920 dan akhirnya televisi komersial booming usai PD II

  6. Pengertian Pers • Kata Belanda pers artinya menekan/ mengepres. Dalam bahasa Inggris kata press: menekan/mengepres. Secara harafiah pers mengacu pada pengertian komunikasi yang dilakukan dengan perantaraan barang cetakan

  7. Sekarang kata pers digunakan untuk merujuk segala jenis kegiatan jurnalistik (terutama yang berhubungan dengan menghimpun berita oleh wartawan media elektronik/media cetak)

  8. Pers: Segala kegiatan komunikasi yang hanya dilakukan dengan perantaraan barang cetakan (arti sempit) • Pers: Kegiatan komunikasi baik yang dilakukan dengan media cetak pun media elektronik seperti radio, televisi, internet (arti luas)

  9. Falsafah Pers • Falsafah (philosophy) merupakan tata nilai/prinsip/pedoman dalam urusan praktis • Falsafah pers disusun berdasarkan sistem politik masyarakat di mana pers hidup & berkembang • Amerika menganut falsafah pers liberalistis, Uni Soviet komunistis, Myanamar militeristis, dll

  10. Siebert, Peterson, dan Schramm membagi pers dalam beberapa falsafah/teori: • Teori Pers Otoriter (Authoritarian Theory). Teori paling tua (abad 16) dan membela negara yang memiliki kekuasaan absolut. Pers mendukung pemerintah & mengabdi negara.

  11. Teori Pers Bebas (Libertarian Theory). Muncul abad 19 & memandang manusia sebagai makhluk rasional yang mampu bedakan yang benar/tidak benar. Pers mengawasi pemerintah dan bebas dari pengaruh/kendali pemerintah. Ruang kebebasan pers tak terbatas

  12. Teori Jawab Sosial (Social Responsibility Theory). Tidak ada kebebasan mutlak pers namun tekankan tanggung jawab sosial. 5 syarat pers bertanggung jawab: Sajikan berita yang terpercaya/lengkap/cerdas, forum pertukaran komentar & kritik, proyeksikan kelompok-kelompok masyarakat, jelaskan tujuan & nilai masyarakat, beri akses terhadap informasi yang tersembunyi

  13. Teori Pers Komunis Soviet (The Soviet Communist Theory). Teori ini menopang sistem sosial Soviet Rusia dan memelihara pengawasan yang dibuat pemerintah terhadap segala kegiatan sebagaimana dalam kehidupan komunis (tidak ada pers bebas, hanya pers pemerintah)

  14. Fungsi Pers • Informatif • Kontrol kinerja (pemerintah & perusahaan) • Interpretatif & direktif • Menghibur • Regeneratif • Melindungi hak warga negara • Ekonomi • Swadaya