slide1
Download
Skip this Video
Download Presentation
METABOLISME ASAM LEMAK

Loading in 2 Seconds...

play fullscreen
1 / 59

METABOLISME ASAM LEMAK - PowerPoint PPT Presentation


  • 2064 Views
  • Uploaded on

METABOLISME ASAM LEMAK. Sumber lemak : Makanan Biosintesis de novo Simpanan tubuh  adiposit Masalah utama  sifatnya tidak larut dalam air. Lemak  diemulsi oleh garam empedu – disintesis oleh liver & disimpan dlm empedu  mudah dicerna & diserap

loader
I am the owner, or an agent authorized to act on behalf of the owner, of the copyrighted work described.
capcha
Download Presentation

PowerPoint Slideshow about 'METABOLISME ASAM LEMAK' - sirius


An Image/Link below is provided (as is) to download presentation

Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author.While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server.


- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - E N D - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Presentation Transcript
slide3
Sumberlemak :
    • Makanan
    • Biosintesisde novo
    • Simpanantubuh adiposit
  • Masalahutama sifatnyatidaklarutdalam air.
  • Lemak  diemulsiolehgaramempedu – disintesisoleh liver & disimpandlmempedu  mudahdicerna & diserap
  • Transportasi  membentukkompleks dg protein  lipoprotein
slide4
Garam empedu terdiri dr asam empedu yg berasal dari kolesterol

Garam empedu  bersifat amfifatik  mengemulsi lemak  membentuk misel

Lemak  dipecah oleh lipase pankreas  hasil?

struktur tatanama asam lemak
Struktur & tatanamaasamlemak
  • penamaansistematis : namahkindukhuruf -a terakhirdiganti –oat
    • Mis. as lemakjenuhC18(18:0) : as oktadekanoat
  • (18:2) : ada 2 iktrangkap
  • Posisiiktrangkap
    • Missis-9: adaterdapatiktrangkapsis antara atom C 9 dan10
    • trans-2:adaikrangkap trans antara atom C 2 dan 3.
  • Cara lain menunjukkanposisiikatanrangkap:
    • denganmenghitungdariujung distal dengan atom karbon (karbonmetil) diberinomor1
      • MisAsam lemak -3
triasilgliserol
Triasilgliserol
  • bentuk simpanan energi metabolisme yang pekat
  • berada dalam bentuk tereduksi dan anhidrat
  • Perolehan energi :
    • oksidasi sempurna asam lemak : 9 kcal g-1 (38 kJ g-1)
    • karbohidrat dan protein hanya : 4 kcal g-1 (17 kJ g-1)
  • Pada sel mamalia, tempat akumulasi triasilgliserol adalah sitoplasma dari sel-sel adiposa (sel lemak). Tetesan-tetesan atau butiran-butiran triasilgliserol bergabung membentuk gumpalan besar yang dapat menempati sebagian besar volume sel lemak
proses pemakaian asam lemak sbg bahan bakar
PROSES PEMAKAIAN ASAM LEMAK SBG BAHAN BAKAR
  • 3 tahap :
    • Mobilisasi triasilgliserol
    • Aktivasi dan transportasi asam lemak
    • Pemecahan asam lemak menjadi asetil koA (β-oksidasi)
slide9
Mobilisasi

asamlemak

  • Hidrolisistriasilgliserol
  • menjadi asam lemak dan
  • gliserol di dalam sel lemak
  • pelepasan asam lemak dari
  • sel lemak, ditransport ke
  • jaringan-jaringan yang
  • memerlukan energi
aktivasi enzim lipase
Aktivasienzim lipase
  • Enzim lipase dalam jaringan adiposa (jaringan lemak) diaktivasi oleh hormon-hormon : epinefrin, norepienfrin, glukagon, dan adrenokortikotropik.
  • Hormon-hormon tsbmerangsang reseptor 7TM yang mengaktivasi adenilat siklase sehingga cAMP meningkat, yang akan mengaktifkan protein kinase A, selanjutnya mengaktifkan lipase dengan cara fosforilasi
slide13
Metabolismegliserol
  • Gliserol yang terbentuk pada lipolisis diabsorpsi oleh liver
    • difosforilasi dan dioksidasi menjadi dihidroksiaseton fosfat
    • diisomerisasi menjadi gliseraldehid-3-fosfat
  • Jadi gliserol dapat diubah menjadi piruvat atau glukosa di hati.
metabolisme asam lemak
Metabolismeasamlemak
  • β-oksidasiasamlemak
    • Tahapan :
      • Aktivasiasamlemak
      • Transport asillemakkoA (Fatty AcylCoA)
      • Reaksi-reaksi :
          • Oksidasi
          • Hidrasi
          • Oksidasi
          • Pemutusanikatan C-C (reaksithiolisis)
aktivasi asam lemak
Aktivasi Asam Lemak
  • Asamlemakdioksidasidimitokondria
  • Asamlemakmengalamiaktivasisebelummemasukimitokondria
  • ATP memacupembentukanikatantioesterantaraguguskarboksilasamlemakdangugussulfhidrilpadaKoA
  • ReaksiaktivasiberlangsungdimembranluarmitokondriadikatalisolehenzimasilKoAsintetase
slide16
Reaksi:

FA + CoA + ATP  asillemakkoA+ AMP + 2Pi

+ 34 kJ/mol

slide17
Trasportasiasil-koA
  • Gugusasilpadaasil-koAditransferkegugusOH karnitinmembentukasilkarnitinygdikataliskarnitinasiltransferaseI pd membranluarmitokondria
  • Asilkarnitinmelintasimembrandalammitokondriaygdikatalisenzimtranslokase
  • GugusasilditransferkembalikekoAygberadadalammatriksmit. ygdikataliskarnitinasiltransferaseII
  • enzimtranslokasememindahkembalikarnitinkesitosol
slide18
Trasportasiester Asil-koA

Rate-limiting step of FA oxidation

reaksi oksidasi
Reaksiβoksidasi
  • Terdiridari 4 prosesutama:
    • Dehidrogenasi
    • Hidratasi
    • Dehidrogenasi
    • Thiolisis
  • Berapakahjumlahreaksi yang dibutuhkanuntukmengoksidasiasampalmitatmenjadiasetil Co A?
step 1 dehidrogenasi oksidasi
Step 1 : dehidrogenasi / oksidasi
  • Berperan pada pembentukan rantai ganda antara atom C2 – C3.
  • Mempunyai akseptor hidrogen FAD+.
  • Antara asam lemak yg berbeda panjangnya beda enzimnya,
step2 hidrasi
Step2 : Hidrasi
  • Mengkatalisis hidrasi trans enoyl CoA
  • Penambahan gugus hidroksi pada C no. 3
  • Ensim bersifat stereospesifik
  • Menghasilkan 3-L-hidroksiasil Co. A
step 3 dehidrogenasi oksidasi
Step 3 : dehidrogenasi/ oksidasi
  • Mengkatalisis oksidasi -OH
  • pada Cno. 3 / C β menjadi keton
  • Akseptor elektronnya : NAD+
step 4 thiolisis
Step 4 : thiolisis
  • β-Ketothiolase mengkatalisispemecahanikatanthioester.
  • Asetil-koA dilepasdantersisaasillemakko A yang terhubungdgnthiosisteinmllikatantioester.
  • TiolHSCoAmenggantikancisteinthiol, menghasilkanasillemak-koA (denganpemendekan 2 C)
slide25
(a)

Repeat Sequence

perolehan atp pada oksidasi asam lemak
Perolehan ATP pada oksidasi asam lemak
  • Energi yang diperoleh pada oksidasi asam lemak dapat dihitung berdasarkan stoikhiometri setiap siklus sebagai berikut:
    • asilKoA dipendekkan sebanyak 2 karbon dengan pelepasan FADH2, NADH dan asetil KoA
    • Reaksi :

Cn-asil KoA + FAD + NAD+ + H2O + KoA 

Cn-2-asil KoA + FADH2 + NADH + asetil KoA + H+

perolehan atp pada oksidasi asam palmitat
Perolehan ATP padaOksidasiAsamPalmitat :
  • Pemecahan palmitoil KoA (C18-asil KoA) : perlu 7 daur reaksi
    • Pada daur ke -7, C4-ketoasil KoA mengalami tiolisis menjadi dua molekul asetil KoA

Palmitoil KoA + 7 FAD + 7 NAD+ + 7 KoA + 7 H2O →

8 asetil KoA + 7 FADH2 +7 NADH + 7 H+

  • Pembentukan ATP :
    • Oksidasi NADH → 2,5 ATP
    • FADH2→ 1,5 ATP
    • asetil KoA → 10 ATP
    • Jumlah ATP yang terbentuk pada oksidasi palmitoil KoA : 108
      • 10,5 dari 7 FADH2
      • 17,5 dari 7 NADH
      • 80 dari 8 mol asetil KoA
        • Dua ikatan fosfat energi tinggi dipakai untuk mengaktifkan palmitat (ATP → AMP + 2 Pi)

Jadioksidasisempurnasatu mol palmitatmenghasilkan 106 ATP

degradasi asam lemak tak jenuh
Degradasi asam lemak tak jenuh
  • Membutuhkan 2 enzim tambahan yi
      • Enoyl CoA isomerase
      • 2,4 dienoyl CoA reduktase
degradasi asam lemak dengan jumlah atom c ganjil
Degradasiasamlemakdenganjumlah atom C ganjil
  • Degradasi FA dgnjumlah C ganjil pd akhir beta oksidasi  asetoasetilKoA  dipecahakanmenghasilkanpropionilKoAdanAsetilKo A
  • PropionilKoA  diubahmenjadimetilmalonilKoA  suksinilKoA TCA
penggunaan asetil koa
Penggunaan Asetil KoA
  • Asetil KoA yang terbentuk pada oksidasi asam lemak dapat masuk ke dalam siklus asam sitrat hanya apabila degradasi lemak dan degradasi karbohidrat berjalan seimbang.
  • Proses masuknya asetil KoA ke dalam siklus asam sitrat tergantung pada keberadaan oksaloasetat dari sitrat. Konsentrasi oksaloasetat rendah apabila karbohidrat tidak tersedia atau digunakan secara berlebihan.
  • Secara normal aksaloasetat dihasilkan dari piruvat (produk glikolisis) oleh enzim piruvat karboksilase.
pembentukan badan keton
Pembentukan badan keton
  • Selama puasa atau pada diabetes
  • oksaloasetat dikonsumsi untuk menghasilkan glukosa melalui jalur glukoneogenesis, sehingga tidak ada yang dapat digunakan untuk kondensasi dengan asetil KoA.
  • asetil KoA diubah menjadi asetoasetat dan D-3-hidroksibutirat. Senyawa-senyawa asetoasetat, D-3-hidroksibutirat dan aseton dinamakan badan-badan keton.
  • Penderita diabetes yang tidak diobati, maka badan-badan keton ditemukan dalam darahnya dengan kadar yang tinggi.
badan badan keton
Badan-badanketon
  • Tempat pembentukan asetoasetat dan D-3-hidroksibutirat : liver
  • Senyawa ini berdifusi dari mitokondria liver menuju darah kemudian ditransport ke jaringan-jaringan perifer.
    • Otot jantung dan korteks ginjal menggunakan asetoasetat sebagai pengganti glukosa
    • Otak juga dapat beradaptasi ketika dalam kondisi berpuasa atau diabetes sehingga dapat menggunakan asetoasetat
      • Selama puasa jangka lama, 75 % bahan bakar yangdiperlukan otak dipenuhi oleh badan-badan keton.
reaksi degradasi badan keton
Reaksi degradasi badan keton
  • 3-hidroksibutirat dioksidasi menghasilkan asetoasetat dan NADH (selanjutnya diproses di rantai fosforilasi oksidatifmenghasilkan energi)
  • Asetoasetat diaktivasi melalui transfer KoA dari suksinil KoA membentuk asetoasetil KoA oleh enzim KoA transferase. Kemudian asetoasetil KoA didegradasi oleh tiolase menghasilkan asetil KoA (siap diproses di siklus asam sitrat untuk menghasilkan energi)
sintesis asam lemak
SintesisAsamLemak
  • Tidaksepenuhnyamerupakankebalikandaridegradasiasamlemak
  • Enzim yang berbedabekerjadlmreaksi yang berlawanan : degradasivsbiosintesis
sintesis asam lemak1
Sintesis Asam Lemak
  • SintesisAsamlemak
    • padaeukariotikdanprokariotik : sama
  • Biosintesisterdiridari3 langkah :
    • BiosintesisasamlemakdariasetilCoA (disitosol)
    • Pemanjanganrantaiasamlemak (dimitokondria & ER)
    • Desaturasi (di ER)
  • Biosintesis as lemak 
    • membutuhkanmalonil Co Asebagaisubstrat
    • Diperlukan ATP
  • Reaksibiosintesisasampalmitat:

Dari 8 acetyl-CoAdiperlukan 7 ATP +14 NADPH

  • Enzimuntuksintesisasamlemak : komplekfatty acid synthase
tahapan sintesis asam lemak
TahapanSintesisAsamLemak
  • Reaksi awal

- Karboksilasi gugus asetil menjadi malonil-KoA

- Reaksi dikatalis oleh asetil KoA karboksilase

  • Biotin-enzim + ATP + HCO3- CO2-biotin-enzim + ADP + Pi
  • CO2-biotin-enzim + asetil KoA  malonil KoA + biotin-enzim
slide52
2.Pemanjangan rantai putaran 1:
    • pembentukan asetil ACP dan malonil ACP
    • reaksi dikatalis oleh asetil transasilase dan malonil transasilase

Asetil KoA + ACP asetil ACP + KoA

Malonil KoA + ACP malonil ACP + KoA

  • Reaksi kondensasi
    • Asetil ACP + malonil ACP  asetoasetil ACP + ACP + CO2
r eduksi gugus keto pada c 3 menjadi gugus metilen
Reduksi gugus keto pada C-3 menjadi gugus metilen
  • (1) asetoasetil ACP direduksi menjadi 3-hidroksi butiril ACP. Reaksi ini memerlukan NADPH sebagai pereduksi.
  • (2) Dehidrasi 3-hidroksi butiril ACP menjadi krrotonil ACP (merupakan trans-2 enoyl ACP).
  • (3) Reduksi krotonil ACP menjadi butiril ACP dengan menggunakan senyawa peredusi NADPH, yang dikatalis oleh enzim enoyl ACP reduktase.
slide58
3. Pemanjangan rantai 2

Reaksi pemanjangan rantai putaran 2 : kondensasi buritil ACP dengan malonil ACP membentuk C6--ketoasil ACP

Reaksi ini sama dengan reaksi pemanjangan rantai putaran 1. Selanjutnya pemanjangan rantai diteruskan sampai terbentuk C16 asil ACP

stoikiometri sintesis asam palmitat
StoikiometriSintesisAsampalmitat
  • Asetil KoA + 7 Malonil KoA + 14 NADPH + 20 H+

→ palmitat + 7 CO2 + 14 NADP+ + 8 KoA + 6 H2O

  • Reaksi tersebut memerlukan malonil KoA yang disintesis dari :

7 Asetil KoA + 7 CO2 + 7 ATP → 7 malonil KoA + 7 ADP + 7 Pi + 14 H+

  • Jadi stoikhiometri keseluruhan sintesis palmitat adalah:

8 Asetil KoA + 7 ATP + 14 NADPH + 6 H+→ palmitat + 14 NADP+ + 8 KoA + 6 H2O + 7 ADP + 7 Pi

ad