1 / 13

PEMANFAATAN LENGKUAS MERAH SEBAGAI ANTIJAMUR DALAM SAMPO

PEMANFAATAN LENGKUAS MERAH SEBAGAI ANTIJAMUR DALAM SAMPO. Kelompok 4. Nindita Ayudyawati 125100301111046 Ravenska Narendra H 125100301111082 Gita Dwi Septiyana 125100301111088 Tri Yohana Nainggolan 125100301111087. LATAR BELAKANG.

Download Presentation

PEMANFAATAN LENGKUAS MERAH SEBAGAI ANTIJAMUR DALAM SAMPO

An Image/Link below is provided (as is) to download presentation Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher.

E N D

Presentation Transcript


  1. PEMANFAATAN LENGKUAS MERAH SEBAGAI ANTIJAMUR DALAM SAMPO

  2. Kelompok 4 NinditaAyudyawati 125100301111046 RavenskaNarendra H 125100301111082 Gita DwiSeptiyana 125100301111088 Tri YohanaNainggolan125100301111087

  3. LATAR BELAKANG Lengkuasmerah (Alpiniapurpurata K. Schum) merupakansalahsatujenisrempah-rempah yang memilikikomponenbioaktif yang berfungsisebagaiantijamur, yaitu 1’-Asetoksi khavikolasetat, eugenol, danflavonol. Potensibahanaktifantijamurdalamrimpanglengkuasmerahmerupakansalahsatusolusibagimerebaknyapenyakit yang disebabkanolehjamur. Pemanfaatanlengkuasmerahdalamsampomerupakanalternatifsumbersediaansampoantijamur yang lebihamanbagipenderitainfeksikulitkepala. Selainitu, tingginyaproduksilengkuas di Indonesia menjadikanpembuatansampolengkuasmerahsebagaiupayapeningkatannilaitambahdaritanamantersebut.Lengkuas (Alpiniagalanga) merupakansalahsatutanamanbiofarmaka.

  4. KLASIFIKASI LENGKUAS Kingdom : Plantae Subkingdom : Tracheobioma Superdivisi : Spermathophyta Divisi : Magnoliophyta Klas : Liliopsida Subklas : Zingiberidae Ordo : Zingiberales Keluarga : Zingiberaceae Genus : AlpiniaRoxb. Species : Alpiniapurpurata K. Schum

  5. KARAKTERISTIK BAHAN Nilai PH Viskositas Alkali bebas Kadar air

  6. Proses Pembuatan Sortasibasah Pencucian Perajangan Pengeringan Penggilingan Ekstraksi

  7. Hasilpenelitian A. Mutubahanbakurimpanglengkuas Mutubahanbakumemegangperanan yang cukuppenting, karenasetiapbahanbakuakanmemberikankandungandankomposisisenyawaaktif yang sangatspesifik (TrisnamurtidanBasuki, 2005). Hasilanalisisterhadaprimpanglengkuasmerahmenunjukkanbahwadarisemuakomponen yang dipersyaratkanoleh Material Medika Indonesia / MMI (Standaracuanuntukkualitastanamanobat yang dikeluarkanolehDepkes) ternyatasemuanyatelahmemenuhi yang dipersyaratkan, bahkanmempunyainilai yang jauhlebihtinggi (Tabel 1). Kadar air bahantidakdipersyaratkan, tetapilebihdiinginkankadar air yang rendah (< 12).

  8. B. RendemenekstrakmurnilengkuasRendemen yang dihasilkandaripelarutheksandengankonsentrasi 70 dan 80% berbedanyatadenganpelaruttoluenpadakonsentrasi yang sama. Untukrendemenpadakonsentrasiheksan 60 % ternyatatidakberbedanyata. Rendemen yang dihasilkanmerupakanjumlahsenyawa yang terekstrakolehberbagaimacampelarutdengantingkatkepolaran yang berbeda (Syahbirini et al., 2005). Dari Tabel 2 terlihatbahwarendemen yang dihasilkanolehpelarutheksancenderunglebihtinggidibandingkandenganpelaruttoluen. Dalam proses ekstraksiternyatapelarutheksancukupmampumenarik resin, guladan gum, sedangkanpelaruttoluenkemungkinanbisamenarikpati, karbohidratdankotoranlainnyaatausenyawamakromolekul

  9. C. MutuekstraklengkuasmurniAnalisiskimiadariekstraksangatpentingdilakukandalamupayapengendalianterhadapmutuataukualitasdariekstraktersebut. Persyaratankualitassangatdibutuhkanuntukmemenuhipersyaratanapabilaprodukalamiatauekstrakakandigunakansebagaibahanbakubidangfarmasi (Karlsen, 1991). Hal iniakanberpengaruhterhadapkhasiat yang dihasilkandalamproduk, baikberupa food , suplemen , sampo, ataupunobat.

  10. KHASIAT LENGKUAS Lengkuasberimpangmerahlebihseringdigunakansebagaibahanramuanobattradisional. Kegunaanrimpanglengkuaslainnyaadalahuntukmengobatieksim, bronkhitis, masukangin, radanganaktelinga, radanglambung, khlorela, dansebagaiobatkarminativ (obat yang dapatmerangsanggerakanusus, memperbaikipencernaan, danmenghilangkankembung) (Darwiset al., 1991). Khasiatantijamurekstraklengkuasmerahtelahbanyakdibuktikansecarailmiah. Parutanrimpanglengkuasmerahtelahbanyakdigunakansejakzamandahulusebagaiobatbagibeberapapenyakitkulit, sepertipanu, kurap, eksim, jerawat, koreng, bisul, dansebagainya (Anon, 2000). HasilpenelitianHezmela (2006) menyatakanbahwaekstraklengkuasmerahdapatmenghambatpertumbuhanjamurpenyebabpenyakitkulit, yaitujamurjenisTrichophytonmentagrophytesdanMicrossporumcanis. Lengkuasjugadigunakanuntuksanpo anti jamur

  11. kesimpulan Hasilanalisasampodenganekstraklengkuasmerahmenujukkanbahwapenambahanekstraklengkuasmerahmempengaruhikarakteristiksampo. Sampoekstraklengkuasmerah yang dihasilkanmemilikirentangPh 5.9-7.5, nilaiinimasihtermasukdalambakumutu pH sampomenurut SNI (1992). Viskositassampo yang dihasilkanberkisar 1185-8486.5 cP.Sampodengan 3 % ekstraklengkuasmerahsudahtidaksesuaidenganbakumutuviskositassampo yang memilikirentang 400-4000 cP.Nilaikadar air, denganrentang 77.5-80 % dan alkali bebassampo (untuksemuatingkatkonsentrasi = 0), padasemuatingkatkonsentrasiekstrakmasihmemenuhinilaisyaratmutukadar air dan alkali bebassampo. Nilaikestabilanemulsisampodenganekstraklengkuasmerahmemilikinilaiberkisar 21.21-23.29 %, sedangkanstabilitasemulsisampoNaturdanMerang (kontrol), berturut-turutsebesar 18.8 % dan 19.35 %.

  12. PRODUK – PRODUK SAMPO DARI LENGKUAS

  13. THANK YOU

More Related